
Willy sebenarnya Meminta 100 ekor Wyvern kepada Pamannya yaitu Raja Gibran, tetapi diluar dugaan Raja Gibran Memerintahkan kepada Jenderal Tavish untuk menyerahkan 450 ekor Wyvern.
Karena Raja Gibran sudah memperkirakan bahwa pasukan yang dipimpin oleh Willy akan di jadikan pasukan Udara kerajaan Lareagon.
Prediksi dari Raja Gibran bukan tidak beralasan, yang pertama Raja Gibran melihat Pasukan Raja Naga yang di pimpin Willy merahasiakan senjata yang mereka pake.
Kedua Pasukan Raja Naga menggunakan taktik Serangan Jarak jauh, yang berarti lebih Cocok menjadi Pasukan Udara dari pada harus berperang di darat.
Raja Gibran juga sudah menyadari semua karena dia juga seorang ahli strategi di kemiliteran Kerajaan Eldragon.
Raja Gibran memberikan 450 Ekor Wyvern karena jumlah pasukan yang di pimpin Willy berjumlah 1.000 orang dan setiap Wyvern ditunggangi 2 orang. 1 orang pengendali Wyvern dan 1 orang lagi sebagai penembak.
Jadi penunggang Wyvern nantinya berjumlah 900 orang dan sisanya adalah 100 orang mereka penunggang Gripon.
Willy sangat berterima kasih kepada Jenderal Tavish karena telah mengantarkan Wyvern kepada nya.
"Terima kasih Jenderal Tavish, anda telah mengantarkan Wyvern itu kesini dan titip salam kepada kakek, paman dan ibunda ya"
"Siap tuanku putra Eldra akan saya sampaikan kepada beliau semua, maaf saya tidak bisa lama-lama soalnya banyak yang harus saya kerjakan"
Jenderal Tavish pun berpamitan kepada semua orang yang ada di istana kerajaan.
Di dalam istana tersisa Raja Freevik Reagon, Clarisa, Raja Ferik Reagon, Maria dan Willy.
Mereka berbincang tentang Rancana Pembarangkatan menuju Federasi Bebas mereka akan berangkat sekitar 2 Minggu lagi,
Karena Kerajaan Lareagon adalah salah satu Kerajaan yang berpartisipasi untuk memberikan hadiah kepada para pemenang.
Sehingga mereka harus berangkat lebih awal untuk menyerahkan hadiah kepada panitia. Tetapi perjalanan menuju Federasi Bebas itu sangat berbahaya walaupun lewat jalur Udara.
Karena banyak perampok dan bandit yang mengincar Artefak yang akan di Hadiahkan kepada para pemenang pertandingan.
Sehingga perjalanan menuju ke Federasi Bebas harus dengan pengawalan yang ketat, meskipun begitu, ada saja bandit yang berani membegal dan mencegat rombongan pembawa barang hadiah.
Willy pun mempunyai ide dan rencana.
"Kek Bagai mana kalau pengawalan diserahkan kepada pasukan Raja Naga, mereka memang amatir tetapi Willy yakin mereka bisa dan mampu untuk mengemban misi ini"
Tanpa ragu Raja Freevik Reagon mengiakan pendapat Willy.
"Baiklah kalau itu, permintaan putra Eldra, kakek percaya sepenuhnya kepada pasukan mu itu"
Raja Ferik Reagon menentang.
"Kek, apa tidak berbahaya menyerahkan hadiah untuk di bawa oleh pasukan yang di pimpin Putra Eldra, ingat terakhir kali 5 tahun yang lalu.
Pasukan penunggang Gripon kita banyak yang tewas karena menjaga hadiah hadiah itu"
Willy tersenyum dan meyakinkan Raja Ferik Reagon.
"Iya, 5 tahun yang lalu pasukan Lareagon mengendarai Gripon tapi sekarang pasukan ku mengendarai Wyvern yang terbangnya lebih cepat dari pada Gripon, kak Ferik tenang saja percaya sama Willy"
Willy pun berhasil meyakinkan Raja Ferik Reagon dan menyetujui semua rencana Willy.
*
Ke esokan harinya.
Prajurit Raja Naga mulai berlatih mengendarai Wyvern, 450 Wyvern terbang keangkasa mereka berlatih Formasi penyerangan, Formasi bertahan dan Formasi penyergapan di angkasa.
Para prajurit sudah dibekali teori teori sebelum mereka terbang dan baru mempraktekannya ketika berada di angkasa.
900 prajurit dengan menunggani 450 Wyvern yang masing masing 2 orang di atas punggung Wyvern tersebut. Sisanya adalah pasukan Elang gunung mereka berada di markas sebagai penjaga, karena pasukan ini Memiliki 50 ekor Gripon.
Dan semua Gripon itu masih kecil belum bisa untuk terbang, kegiatan pasukan Elang gunung adalah membuat peluru dengan bahan baku Fulham.
Selain itu mereka juga membuat Basoka dan senapan besar untuk dipasang di tubuhnya Wyvern. Mereka membuat senjata itu masing-masing 10 buah dengan gambar yang sudah di gambar oleh Willy.
Willy memantau semua prajurit yang sedang terbang diangkasa dia menggunakan aba aba berupa bendera dan Willy pun terbang dengan menaiki Fallion.
Willy juga sedang mempersiapkan alat komunikasi sihir yang kecil sehingga mereka bisa berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
*
Raja Freevik Reagon membawa Pedang Dewa Naga Agung, kemudian dia berikan kepada Willy.
"Putra Eldra, terima lah ini karena sekarang kamu sudah saatnya menggunakan pedang ini"
"Tapi kek, itu kan harta Karun paling berharga milik kerajaan Lareagon"
Raja Freevik Reagon tertawa.
"Hahaha...tenang saja para Black Smith sudah membuat senjata tiruan yang besar untuk di pasang kembali di tugu pedang dewa naga Agung.
Besok sebelum kita berangkat pedang itu sudah terpasang kembali di tugu pedang dan orang diluar kerajaan Lareagon tidak akan menyangka bahwa itu pedang yang palsu.
Karena hanya kerajaan Eldragon yang tahu tentang pedang ini selain kita jadi itu semua tidak menjadi masalah"
"Jadi Willy boleh membawa pedang Dewa Naga ini kek"
"Iya ambilah tetapi ingat jangan di gunakan sembarangan, simpan saja di Sihir Dimensi Item Book kalau keadaan mendesak baru putra Eldra boleh menggunakannya"
"Baik kek terima kasih sarannya, eh bagai mana dengan hadiah yang akan kita bawa nanti"
Kemudian Raja Ferik Reagon berkata
"Tenang saja semua sudah di masukan kedalam peti kita tinggal membawanya saja"
Willy bertanya penasaran
"Berapa banyak hadiah yang kita bawa"
Raja Ferik sambil menyombongkan kemampuan para black Smith kerajaan Lareagon.
"Kita membawa 10 peti hadiah yang masing-masing peti terdiri dari 1 item senjata yang di buat oleh para master black Smith terbaik di kerajaan ini.
Dengan bahan pilihan dan dapat menciptakan daya serang dan pertahanan yang kuat, semua terbuat dari Logam kebanggaan bangsa Dwarf.
Yaitu logam hitam Uru dan di kombinasikan dengan bijih logam yang langka yang disebut Bijih Vibranium.
Perpaduan ke 2 logam ini membuat senjata atau pun Armor dan tameng menjadi lebih ringan dan kuat serta bisa meredam serangan dari musuh.
Sehingga hadiah ini menjadi incaran para perampok dan bandit, dan mereka rela kehilangan nyawa mereka demi mendapatkan ke 10 benda berharga ini"
Willy menjadi kagum dengan ucapan Raja Ferik Reagon.
"Wah hebat juga semua hadiah ini, pantas saja para perampok menginginkan benda ini pasti harganya kalau di jual sangat mahal sekali"
Clarisa pun ikut berbicara
"Tapi sayang sekali hadiah yang di berikan dari bangsa Dwarf hanya untuk juara 3 dan juara harapan saja sedangkan juara utama dan juara ke 2 itu berasal dari kerajaan Elf.
Mereka memberikan 4 item yang sangat berharga dan menjadi incaran banyak kerajaan diantaranya adalah Armor terbuat dari Logam Dewa yang mengandung Energi Sihir"
Maria pun ikut penasaran
"Maaf Putri Clarisa saya mau tanya selain Armor benda apalagi yang akan di Hadiahkan oleh bangsa Elf itu"
"Yang saya tahu 5 tahun yang lalu selain Armor mereka juga memberikan hadiah berupa Busur dan pedang dan yang terakhir adalah 2 buah token masuk menuju kerajaan Elf di lembah keabadian dan mendapatkan berkah dewa cahaya dan di angkat sebagai pendekar sebenua bagian Utara.
Bukan hanya itu saja para pemenang secara otomatis menjadi anggota kehormatan Guild Petualang Terbesar di benua dan mereka akan memberikan Plakat Gold kepada semua pemenang pertandingan"
Maria dan Willy menggebu-gebu ingin memenangkan hadiah tersebut setidaknya dia mendapat plakat Petualang level Gold karena dengan plakat gold mereka bebas keluar masuk suatu kerajaan.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.