
"Kalian adalah prajurit Raja Naga, dan senjata kalian adalah senjata tercanggih yang pernah ada dan pernah kita buat, senjata ini adalah sebagai simbol Prajurit Raja Naga.
Maka dari itu Jaga senjata kalian, anggap seperti kekasih kalian dan bagian dari tubuh kalian.
Dan apabila ada orang yang menghilangkannya atau senjata kalian di curi oleh orang lain maka saya tidak segan menghukum mati orang yang menghilangkan senjatanya.
Karena senjata kalian adalah bagian dari nyawa kalian, apa kalian mengerti"
"Siap mengerti"
"Sekarang kalian sudah menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 200 orang, dan sekarang saya ingin setiap 1 kelompok memecahkan diri menjadi 2 kelompok.
Jadi total kalian di pecah kembali menjadi 10 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 100 orang.
Setelah saya bubarkan kalian bentuklah kelompok tersebut dan berbaris lah sesuai dengan kelompok kalian"
Para prajurit yang sedang duduk secara melingkar kemudian berdiri dengan senjata berada di depan dada mereka masing-masing.
Kemudian mereka membentuk kelompok yang terdiri dari 100 orang dan berbaris sesuai dengan kelompoknya.
Salah seorang dari mereka melapor kepada Willy.
"Lapor komandan, pasukan sudah terbentuk menjadi 10 kelompok dan masing masing kelompok terdiri dari 100 orang"
Willy pun melihat barisan dari ke 10 kelompok tersebut.
"Bagus dan sekarang saya ingin setiap kelompok ada yang menjadi Kapten kelompok, silahkan kalian memilih sendiri siapa yang akan menjadi kapten dari kelompok kalian, kalau sudah menentukan kapten maka kapten kalian berdiri di depan kelompoknya masing-masing"
Semua prajurit berembuk untuk mencalonkan sebagai kapten di tiap kelompok, mereka pun sepakat memilih orang yang paling kuat dan pintar di antara mereka, kemudian kapten pun terbentuk dan mereka berdiri paling depan.
"Karena Kapten sudah di bentuk maka setiap kelompok akan saya beri nama"
Kelompok pertama dipimpin oleh siapa.
"Lapor nama saya Cody"
"Ya Cody, baiklah pasukan yang dipimpin Cody bernama Pasukan Harimau Putih"
Kemudian Willy memberikan bendera bergambarkan Harimau kepada kapten Cody
"Pasukan kedua siapa kaptennya"
"Lapor nama saya Blair"
"Kapten Blair Pasukan mu saya beri nama Pasukan Kura Kura hijau"
"Pasukan ketiga siapa kaptennya"
"Lapor nama saya Fergus"
"Kapten Fergus Pasukan mu bernama Serigala Abu"
Willy pun memberi nama kesemua kelompok dan memberikan bendera lambang dari pasukan masing-masing.
Kemudian Willy memanggil kesemua kelompok pasukan,
"Semua pasukan apakah kalian siap untuk sesi latihan yang lebih berat lagi"
Semua prajurit bersorak
"Siap komandan"
"Siap nama pasukan kalian saya ingin mendengarkannya"
"Pasukan harimau putih siap"
"Pasukan kura kura hijau siap"
"Pasukan serigala abu siap"
"Pasukan Gorila hitam siap"
"Pasukan Elang gunung siap"
"Pasukan beruang hitam siap"
"Pasukan Hiu martil siap"
"Pasukan Banteng Hitam Siap"
"Pasukan Badak cula siap"
"Pasukan Buaya Putih siap"
Sebenarnya itu sudah direncanakan 2 Minggu yang lalu dan waktu penyelenggaraan 3 Minggu lagi, maka dari itu kalian selama 2 Minggu kedepan harus lebih semangat berlatih"
Semua prajurit berteriak
"Siap komandan"
"Diperkirakan akan ada 3 pertandingan yaitu ketangkasan, keahlian dan Bela Diri. Saya yakin kalau segi ketangkasan kalian sudah siap karena selama ini saya melatih ketangkasan kalian semua.
Untuk keahlian kalian memiliki keahlian menembah dan membidik sasaran dengan akurat diatas rata rata, dan untuk pertandingan beladiri saya kira kalian sudah cukup hebat dengan Beladiri Pencak silat yang telah saya ajarkan.
Saya yakin pasukan Raja Naga ini bisa memenangkan kompetisi ini, walau pun nantinya kalian kalah jangan kecewa karena di kompetisi ada yang kalah dan ada yang menang"
Setelah itu mereka pun pergi kedalam hutan untuk melakukan latihan tempur bergerilya dengan menggunakan senjata api dan menggunakan peluru karet.
"Di dalam latihan ini kalian harus menyalurkan energi sihir pertahanan kepada baju rantai yang kalian gunakan karena latihan sekarang sangat menyakitkan.
Jangan sekali kali kalian menembak bagian kepala kepada teman kalian karena bisa mengakibatkan teman kalian mati,
meskipun kita menggunakan peluru karet tetapi apabila kena kepala tetap, kepala kalian akan pecah maka dari itu hindari bagian kepala, apa kalian mengerti"
Semua berteriak
"siap mengerti"
Latihan pun berlanjut sampai 2 Minggu dan di Minggu terakhir atau seminggu sebelum diadakannya kompetisi prajurit latihan mereka pun berkumpul kembali.
Willy disana memberikan pengarahan dan evaluasi terakhir sebelum Minggu depannya bertanding di kompetisi prajurit latih.
"Ingat kalian sudah menguasai sihir dimensi item Book dan kalian memiliki 4 kotak yang bisa menyimpan beberapa item gunakan dengan bijak.
Gunakan kotak pertama sebagai penyimpanan peluru runcing, dan kotak kedua untuk peluru karet, jangan lupa setiap Ruang kotak item Book hubungkan dengan magazine senjata kalian jadi senjata kalian akan terisi otomatis apabila peluru dalam Magazine senjata kalian habis.
Untuk kotak item Book ketiga kalian bisa digunakan untuk menyimpan senjata kalian dan kotak item keempat kalian gunakan untuk membawa makanan dan minuman dalam satu wadah.
Sehingga kalian tidak perlu lagi repot-repot menggendong tas untuk membawa peralatan kalian dan senjata kalian terhindar dari pencurian.
Dan ingat jangan pernah memperlihatkan senjata api milik kalian kepada siapapun, kalian bisa menggunakan senjata tersebut kalau sedang berlatih dengan kita atau dalam keadaan perang melawan musuh apa kalian mengerti"
Semua orang menjawab
"Siap mengerti"
Kemudian Willy memberikan komando kepada semua prajurit yang dia pimpin.
"Untuk latihan sekarang kita akan latihan di kota kita akan menyewa kedai makan, dan kita makan dan minum sepuasnya aku yang traktir"
Semua orang bersorak gembira
Hore....Hore....Hore....
Hidup ....komandan Raja Naga....
Hidup....komandan Raja Naga.....
Mereka pun berangkat ke kota dan menyewa kedai makan. Disana mereka berpesta ria dan bergembira.
Mereka memuji Willy karena selama berlatih dengan dirinya para prajurit latih tidak ada yang merasa tertekan, para prajurit justru merasa bahagia.
Selama mereka berlatih justru mereka merasa sedang bermain bersama dan ketika mereka membuat senjata mereka seperti membuat mainan.
Karena dari pertama membuat pistol peletok terus mereka membuat pistol jepret dan terakhir mereka membuat senjata api.
Mereka pun Bersumpah setia kepada Willy untuk mengabdi kepada dirinya sampai akhir hayatnya, dan Willy pun berpesan kepada mereka.
"Ingat ketika kita dalam kemiliteran Aku adalah Komandan Kalian, tetapi ketika kita disini kita adalah teman dan sebagai teman kita harus saling menjaga satu sama lain.
Perkuat persaudaraan kalian dan kekompakan kalian jangan Sampai di antara kalian memiliki perselisihan dan permusuhan"
Mereka pun bercanda ria tidak ada jarak diantara mereka dan mereka pun tidak sungkan kepada Willy.
Pesta makan pun selesai Willy mengumumkan sesuatu sebelum mereka bubar.
"Untuk hari besok kita tidak latihan kita libur sampai hari kompetisi tiba, selama liburan kalian harus beristirahat, siapkan fisik dan mental kalian supaya peforma kalian Fit"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.