PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Merobek Jantung Mu


Setelah mereka tersempas kebelakang Rion berbicara dalam hati


"Sialan jurus hentakan Harimau ku dan Telapak tangan ku yang telah ku balut dengan sihir yang kuat bahkan bisa menghancurkan Batu seberat 5 ton menjadi debu.


Sambil melihat telapak tangannya yang gemetar karena menahan rasa sakit.


"Sekuat apa si pangeran sampah itu bahkan malah tangan ku ini menjadi memar dan sakit"


Willy bersikap biasa-biasa saja seorang dia tidak terjadi apa pun dan dia juga tidak terluka sedikitpun.


Willy pun berkata kepada Rion.


"Apa kah sudah selesai untuk menyerang ku, kalau begitu sekarang giliran ku yang akan menyerang mu"


Rion pun meludah


"Cuih.... Ayo serang dan datang lah kemari akan aku robek badan mu itu"


Willy pun bersiap dengan memasang kuda-kuda.


"Jurus 9 Langkah harimau mencengkram mangsa....


Langkah pertama....hia...t...


Willy pun menerjang Rion untuk dia serang, Rion pun bersiap dia pun mengeluarkan jurus lainnya.


"Jurus Cakar harimau..."


Ketika Willy mendekati Rion, Rion mengayunkan tangan cakarnya kearah muka Willy dan Willy pun menunduk sambil melayangkan pukulan ke arah perut Rion.


Buk....


Rion terkena pukulan telak diperutnya tangannya menjadi terbuka dan matanya melotot menahan sakit akibat di pukul Willy.


"Guagh....


Ohok....


Ohok...."


Rion dengan posisi masih dalam keadaan terbuka Willy pun melancarkan lagi serangan.


"Langkah kedua....hia...t...."


Willy berlari dengan cepat dan berada di belakang Rion dan melancarkan serangan di punggung Rion.


Krekak....


"Gaaah....."


Terdengar suara tulang punggung yang patah akibat serangan jurus langkah harimau. Rion pun berteriak kesakitan.


Willy tidak diam dia melancarkan serangan ketiganya.


"Langkah ketiga....hia...t..."


Buk....


Willy menargetkan dan memukul Rion di bagian pinggang Rion pun terpental dan jatuh terguling ke bawah.


Brak....


Bruk....


Brak....


"Ugh....."


Kemudian Rion pun bangkit sambil merasakan sakit yang amat sangat karena serangan dari Willy.


Rion pun berteriak kepada Willy


"Kamu berani menekan ku, Sang Harimau Buas dari klan Harimau"


Kemudian Rion pun berteriak lagi


"Gerbang ke tiga terbuka lah...."


Wuss....


"Gerbang ke Empat Terbuka lah...."


Wuss....


Krekak....


Wuss....


Tulang punggung yang patah dan bergeser kembali menjadi normal malahan Rion menjadi semakin kuat bahkan levelnya naik darastis yang awalnya level C3.


Setelah membuka gerbang keempat levelnya menjadi B1 dengan kekuatan tempur sebesar 550 poin.


Setelah berhasil membuka gerbang keempat Rion pun berkata kepada Willy.


"Tidak ada masa depan yang tersisa untuk mu, karena aku akan menghancurkan mu sampai berkeping keping.


Willy pun berkata sambil mengelus hidungnya.


"Aku akan sangat kecewa kalau kamu tidak dapat membuktikan ucapan mu itu. Aku berencana untuk membuat contoh karena sudah berlaku sombong dan meremehkan orang lain.


Dengan mengalahkan mu lebih banyak lagi, dan ini akan terus berlanjut sampai kamu mengeluarkan seluruh kemampuan mu.


Aku kira kamu benar benar hebat dengan segala omongan mu itu ternyata kamu juga seorang sampah yang hanya mengandalkan bacot mu saja"


Rion sangat marah dia langsung menerjang Willy dengan jurus Harimaunya.


"Jurus Harimau mengamuk....hiat..."


Willy pun tidak segan segan untuk menahan dan kembali menyerang Rion.


"Majulah aku tidak takut kepada mu"


Wuss....


Brak....


Bruk....


Brak....


Mereka saling serang dan kecepatan gerak mereka pun meningkat drastis.


Rion berteriak kepada Willy sambil menyerang dan bertahan.


"Aku akan merobek jantung mu keluar dari tubuh mu, dan memakannya sebagai cemilan"


Hia...t


Willy menahan serangan dan membalasnya di dalam hari dia berkata.


"Dia memiliki teknik yang dapat memperkuat kekuatan fisiknya, dengan membuka gerbang Kekuatan.


Apa dia bisa menekan dan membuka kekuatannya seperti ku sehingga kekuatannya meningkatkan secara drastis.


Atau dia menggunakan jurus terlarang yang bisa meningkatkan kekuatan secara instan dengan waktu singkat"


Serangan Rion pun semakin cepat dan Willy pun kewalahan.


"Apa...serangan dia semakin Cepat"


Buk....


Brak....


Willy pun terkena serangan dari Rion dan dia terpental jauh sampai ke ujung arena pertandingan.


Beruntung Willy tidak terpental sampai ke luar arena, Willy pun cepat cepat bangkit dan berjalan menjauhi ujung arena pertandingan.


Rion pun tertawa


"Hahaha.... Rasakan lah itu baru permulaan dan sekarang aku akan mencabik mu lagi....hiat..."


Rion pun menyerang kembali Willy setelah satu kali menghantam Willy sampai terpental jauh.


Willy pun tidak menganggap enteng lagi Rion dia mulai serius dengan pertarungan ini, Willy pun meningkatkan kekuatannya dia bersiap untuk menghadang serangan dari Rion.


Wuss....


Brak....


Duwar....


Hantaman dan ledakan karena benturan energi sihir terjadi di pertarungan mereka berdua menunjukkan kemampuannya.


Willy pun merasa kaget kepada Rion dan berkata dalam hati


Willy menghindar dan bertahan dan sesekali balik menyerang tapi Rion saat ini mendominasi serangan dan Willy pun hanya dapat menghindarinya.


Dalam penyerangan itu Rion tersenyum jahat dan berbicara kepada Willy


"Sepertinya aku dapat mengejar mu, kamu hanya melarikan diri seperti tikus, akan aku habisi kamu dan kucabik menjadi bagian bagian kecil"


Willy menghindar dan bertahan dia pun menjawab ocehan dari Rion


"Heh...jangan memuji diri sendiri, bagi ku kamu seperti binatang buas yang bodoh, yang berjuang mati Matian sebelum kehabisan energi sihir nya"


Rion menyerang dengan membabi-buta


"Hah...kamu bilang aku akan kehabisan energi sihir, kamu hanya mengigau saja, energi sihir ku tanpa batas bahkan aku bisa membuka gerbang ku yang ke 5 dan naik level lagi"


Willy mengkerutkan jidatnya kemudian berkata dengan nada menantang.


"Kalau begitu tunjukan lah kekuatan mu yang sesungguhnya biar aku tidak ragu untuk menghabisi mu"


Kemudian Willy dan Rion beradu tinju dan mereka pun tersempas kebelakang sejauh beberapa meter.


"Baiklah kalau itu keinginan mu aku akan menggunakan kekuatan penuh ku...."


Hia...h....


"Gerbang kelima terbuka lah...."


Wuss.....


Aura yang sangat besar mengelilingi tubuh Rion dan dia pun naik level lagi yang tadinya level B1 dengan kekuatan tempur 550 poin sekarang naik level lagi menjadi level B2 dengan pertambahan 100 poin menjadi 650 poin.


Rion pun tertawa terbahak-bahak


"Hahaha....ini lah kekuatan ku yang sesungguhnya, kamu hanyalah sampah yang sebentar lagi akan mati, kalau kamu memang bisa mengimbangi ku keluarkan lah semua kekuatan mu itu"


Willy pun tersenyum dia pun mengeluarkan jurus pencak silat Pa-macan dan Willy pun membacakan suatu amalan yang mirip seperti mantra.


Sambil bergerak mengeluarkan aura Willy membacakan amalan tersebut.


"Sima aing si Ema warung, jual kolek dan SOP buah untuk berbuka puasa, eh salah aku lupa.


Sima aing Sima maung,


Maung Bandung bari padungdung,


Padungdung ulah pundung,


Maju juang bari tarung"


Kekuatan dari jurus Pa-macan Willy pun mengingkat dan auranya membentuk seperti sosok Harimau.


Rion pun mengeluarkan aura yang membentuk harimau yang besar dan mereka pun saling menyerang dengan menggunakan aura harimau mereka.


Rion berteriak


"Cabikan 5 Gerbang Harimau.... Majulah...."


Wuss....


Goar....


Willy pun sama berteriak.


"Maung Padungdung Tarung.... majulah...."


Wuss....


Goar....


Kedua Harimau yang di bentuk oleh mereka berdua pun berlari kemudian bertarung satu sama lainnya.


Di sisi lain Rion Mun berlari menghampiri Willy dan begitu pula Willy berlari ketengah arena pertandingan.


Brak....


Rion dan Willy pun bertarung dengan sengit, Mereka pun menggunakan kekuatan penuh. Willy terus menekan gerakan dari Rion.


Buk....


Buk....


Gugh....


Gugh....


Brak....


Duwar....


Mereka satu sama lain saling terkena serangan tetapi mereka terus saling menyerang.


Waktu pun sudah lama berlalu ketika mereka saling menyerang satu sama lainnya. Dan serangan terakhir Willy dia menendang perut dari Rion.


Buk...


Guagh....


Rion pun terhempas kebelakang dan mengeluarkan darah dari mulutnya.


Ohok....


Ohok....


Harimau sihir yang dia miliki pun di gigit oleh harimau milik Willy sampai terpental keluar arena dan menjadi ledakan


Brak....


Bruk....


Duwar....


"Hah...hah...hah"


Rion pun bernapas dengan terengah engah dia sudah kehabisan energi sihir dan staminanya.


Rion berusaha berdiri dengan tegak tetapi kakinya tidak sanggup lagi menumpu beban tubuhnya karena kehabisan stamina.


Kaki Rion gemetaran dia pun tidak sanggup berdiri lagi dan berlutut di hadapan Willy.


Rion pun bertanya kepada Willy.


"Sebenarnya makhluk apa kamu itu dan berada di level berapa, aku yang sudah berada di tingkatkan level BE tidak sanggup mengalahkan mu"


Willy pun tersenyum


"Aku hanya manusia Sampah yang di buang, aku hanya berusaha menjadi lebih kuat dengan cara ku sendiri untuk membuktikan diri bahwa aku bisa menjadi lebih kuat.


Aku orang yang berbelas kasih, aku lihat kamu tidak sanggup lagi untuk bertarung melawan ku, Menyerah lah dan berbicara ke wasit bahwa kamu tidak dapat melanjutkan pertandingan ini


Dengan ini aku akan melupakan setiap perkataan dan hinaan mu kepadaku, bahkan pertaruhan juga kamu kalah kamu tidak perlu memakan sampah dan menggonggong seperti anjing.


Bagaimana, apakah kamu akan menyerah atau aku akan menyeret mu ke luar arena untuk dinyatakan kalah karena sudah keluar dari Arena pertandingan"


Rion pun termenung sejenak dan berpikir, kemudian dia pun mengangkat tangannya dan berteriak.


"Wasit aku menyerahkan kalah...."


Semua penonton bersorak dan bertepuk tangan wasit pun langsung menuju ke atas arena pertandingan dan mengumumkan kemenangan Willy.


"Pertandingan ke 9 ini di menangkan oleh Wildan putra Eldra perwakilan dari kerajaan Lareagon"


Kemudian Willy berkata kepada wasit.


"Tolong panggilkan tim medis karena dia sudah tidak sanggup untuk berjalan"


Willy pun berjalan meninggalkan arena pertandingan dan wasit disana berteriak.


"Tim medis cepat kemari dan bawa peserta turnamen ini"


Rion pun di bawa dari arena pertandingan dengan belangkar dan masuk ke ruang perawatan.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.