PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Curhat


Di tempat Willy, dia masih di kejar oleh Rooney, karena mencari tempat yang cocok untuk bertarung yang jauh dari pemukiman.


Dan setelah sampai di tempat yang cocok, Willy pun berhenti berlari, dia berdiri di atas pohon yang paling tinggi.


Dengan ilmu meringankan tubuh yang berasal dari sihir elemen angin, Willy berdiri kokoh di puncak pohon tanpa terjatuh ke bawah.


Rooney yang berhasil mengejar Willy pun sama berdiri di atas puncak pohon, dengan memegang busur di tangan kanannya.


"Kenapa tidak terus berlari, apakah kamu sudah kelelahan ?" Tanya Rooney.


Willy pun menjawab "Aku ini mu justru menunggu mu, karena kamu begitu lamban"


Jarak antara Willy dan Rooney lumayan jauh, ada sekitar 200 meter dan masing-masing dari mereka berdiri di atas pohon yang paling tinggi.


"Lamban kata mu, apa anak panah ku akan secepat gerakan mu, kamu harus mati hari ini juga" ucap Rooney yang mengarahkan busur ke arah Willy.


Rooney pun membentuk anak panah dari sihir spesial elemen kayu yang dia miliki. Dia pun melepaskan anak panah tersebut.


"Serangan panah elang...."


Wuss....


Anak panah itu melesat seperti seekor burung elang yang menerjang mangsa, Willy pun dengan sigap mengeluarkan pedang kilin api dari sihir dimensi item Book.


Willy menangis anak panah itu dengan mengayunkan pedangnya.


"Ayunan pedang api pembelok...."


Wuss....


Pedang kilin itu mengeluarkan energi sihir api yang di hempaskan oleh Willy dengan cepat, sehingga menimbulkan aliran angin yang panas sehingga dapat membelokkan anak panah milik Rooney.


Crang....


Brak....


Duwar....


Setelah anak panah itu berbelok, anak panah itu mengenai batang pohon dan membuat pohon itu meledak dan tumbang.


"Ternyata kamu itu pengecut yang berani menyerang dengan panah, kalau kamu berani lawan aku dengan berhadapan secara langsung" ucap Willy.


Rooney pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha apa kamu takut, dengan anak panah ku, sehingga kamu minta aku bertarung dengan mu berhadapan secara langsung"


"Aku tidak takut, aku juga bisa menggunakan sihir serangan untuk melawan mu, ayo aku ladeni kamu kalau ingin bertarung jarak jauh dengan ku" cibir Willy.


"Ow jadi kamu mau pertarungan jarak jauh dengan ku, tetapi aku lebih suka memukul dan membunuh secara langsung" ucap Rooney.


Dia pun merubah busurnya menjadi pedagang kayu yang sangat kuat dan bahkan sangat tajam.


"Rasakan serangan ku ini...."


Rooney menghentakan kakinya dan meluncur ke arah Willy dengan memegang senjata pedang.


Willy pun menyeringai "baik lah, kalau kamu mau pertarungan jarak dekat, akan aku layani kamu"


Willy pun menghentak kakinya dan menerjang kearah Rooney sehingga mereka pun bertemu di tengah tengah.


Wuss....


Trang....Trong....Trang....Trong..... Trang....


Dengan cepat Willy dan Rooney mengayunkan pedangnya, mereka pun saling jual beli serangan, dan tidak ada yang mau mengurangi kekuatan mereka.


Melompat dan menginjak daun di pohon terus menerjang lagi, bahkan terkadang mereka berlari lari di atas pohon seperti 2 ekor burung yang sedang bermain.


Beberapa menit mereka bertarung tanpa Henti, membuat area pertarungan menjadi porak poranda, karena banyak pohon yang tumbang.


Itu baru menganggukan pedang belum dengan sihir yang mereka akan gunakan nanti, apa bila serangan pedang tidak melukai salah satu dari mereka.


"10 tahu aku dilatih di organisasi rahasia kedai pembunuh sebagai assassin, tidak mungkin aku kalah dari makhluk seperti mu yang berasal dari dunia ini" ucap Rooney sambil mengayunkan pedangnya.


"Apa maksud ucapan mu, apakah kamu pahlawan yang dipanggil ?" Tanya Willy.


"Hahaha.... ternyata kamu hebat juga, bisa menebaknya, ya aku pahlawan yang di panggil 10 tahun yang lalu, dan tugas ku adalah untuk membunuh mu sekarang" ancam Rooney.


Willy pun menyeringai "bunuh lah aku kalau kamu mampu, aku tidak akan takut dengan orang dunia lain, bahkan dewa sekali pun"


Mereka pun mengeluarkan Tebasan pedang terkuat mereka.


Wuss....


Duwar....


Akibat benturan keras kedua pedang, sehingga menimbulkan ledakan yang sangat besar.


Willy dan Rooney pun melompat dan mundur beberapa meter kebelakang.


Bisa di katakan Rooney bertarung dengan Willy dengan mencurahkan segala isi hatinya, seolah dia sedang curhat kepada Willy.


Rooney tidak peduli kalau itu di katakan lebay, karena dia anggap Willy akan mati dan tidak ada yang tahu bahwa Rooney itu orang dari dunia lain yang di panggil oleh para penyihir.


Rooney pun mengoceh, sambil menyerang Willy "Apa kamu tahu Jepang, pasti kamu tidak tahu, aku berasal dari negara yang di sebut Jepang"


Rooney pun menceritakan kisah kehidupan dirinya sebelum di panggil ke dunia ini, sambil menyerang dan mengayunkan pedangnya ke arah Willy.


Willy pun menjadi pendengar yang setia, dia pun mendengar cerita Rooney sambil menangkis setiap serangannya.


"Nama asli ku akegawa, waktu itu aku berusia 5 tahun, bisa kamu bayangkan usia segitu di dunia asal ku yang masih asik bermain dan berimajinasi, setiap pagi dan sore hari duduk di depan televisi dan menonton film kesukaan ku" Rooney sambil menyayunkan pedangnya.


"Pasti kamu tidak tahu apa itu televisi, karena kamu bukan berasal dari dunia ku, ketika itu kejadian yang tidak terduga, aku sedang nonton film anime kesukaan ku dan membayangkan aku menjadi seorang ninja.


Tetapi tanpa di duga lingkaran sihir terbentuk di rumah ku dan menghisap ku kedalamannya, dan aku pun terlempar ke dunia ini dan berada di kuil dewa kegelapan dengan di kelilingi para penyihir hitam"


Kemudian Rooney pun melanjutkan bicaranya sambil menahan dan menyerang Willy "kamu tahu tidak, aku di latihan oleh mereka seperti berada di neraka, dan setelah aku memperoleh kekuatan, aku di manfaatkan untuk menjadi mesin pembunuh.


Sudah ratusan orang yang telah aku bunuh, termasuk kamu yang akan mati di tangan ku, apakah aku salah jika aku mematuhi perintah mereka, karena mereka sudah berjasa membuat cita cita ku terkabul.


Sekarang aku sudah menjadi assassin terhebat di kedai pembunuh, itu berarti aku adalah seorang ninja, dan itu cita cita yang aku inginkan, seperti yang aku tonton di film anime sebelum aku di Isekai ke dunia ini"


Rooney terus mengoceh tanpa Henti, sambil menyerang Willy, serangan yang bulan kaleng kaleng, bahkan pohon yang tadi tumbang sekarang sudah menjadi potongan potongan sebesar badan manusia.


Kemudian dia pun meloncat beberapa langkah ke belakang, di sana Willy pun tersenyum, dia mengerti akan diri Rooney yang sedang perang batin.


Willy tahu jika dia membenci pekerjaannya sebagai seorang pembunuh, tetapi karena tugas dan jasa orang yang mengajarinya, Rooney tidak bisa menolak semua perintah dari mereka semua.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna