Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 95. Byby Merasa Mual


Sore itu Ba'da Ashar, setelah pamit kepada pak aswad Dan bu Su....


Kini Afnan Dan Hasna sudah berada di Atas motor membelah jalan raya menuju ponpes..


"Loh by.. Semalam bukan nya lewat hutan ya?"


Tanya Hasna, merasa heran, Karena saat ini Afnan melewati perkampungan padat Dan melewati pasar tradisional, serta itu adalah jalan Raya yang cukup padat.


"Umm.. memang nya iya?"


Tanya Afnan kembali .


"Iihh byby, iya koq..." jawab Hasna


"Ooh mungkin kamu halu, kan cape habis bersilat ria"


ucap Afnan cuek, sembari membelokan sepeda motor nya santai, terlihat cool.


"Tidak koq Byby, Nana yakin Nana sadar, orang byby bawa ngebut nya seperti bawa barang, bukan orang"


Ucap Hasna meyakinkan.


"Ehem ah Hehe hehe..." tiba tibaAfnan terkekeh..


Hasna yang memeluk punggung Afnan, ia merasa kan guncangan kecil tubuh Afnan, pertanda Afnan sedang tertawa mengekeh.


"Uumm bybyyyy,, mengerjai Nana ya ternyata ?"


Teriak Hasna mencubit perut Afnan.


"Aha ha Haa Haa.."


Afnan tertawa lepas Di balik helm yang ia kenakan.


"aduh duh sakit..sakit sayang"


ucap nya ketika perut nya di cubit oleh Hasna,masih dalam terkekeh .


Hasna hanya diam saja, ia merasa kesal telah Di kerjai Afnan semalam, hampir saja jantung ny loncat, karena merasa ngerii, lewat hutan sepi pada tengah malam, Dan Di bawa ngebut Pula.


"Sayang... Sayang... Hai.. kamu bobo ya.. Koq diam saja"


panggil Afnan yang tak mendengar lagi suara Hasna.


Hasna Tak menjawab nya, ia hanya diam.


Hingga Afnan berhenti Di sebuah kedai es kelapa.


"Sayang tiba tiba byby kepingin es kelapa sih.. Turun sebentar yuk" ajak Afnan kepada Hasna


"Byby saja" ucap Hasna singkat


Namun Afnan sudah menuntun nya dan mengajak nya duduk Di pinggir Danau Di sebuah bangku yang terbuat dari semen.


"Sayang sebentar aku pesan es Kelapa Nya dulu ya.."


Ucap Afnan.


Hasna hanya menganggukkan Kepala nya.


Tak lama Afnan kembali, dan duduk Di sebelah Hasna seraya menggenggam tangan Hasna Dan menautkan jari mereka.


Sayang koq diam Saja?


"Sudah byby Tak usah bicara, Nana sedang marah pada byby.." ucap Hasna datar.


"Ehehhe.. Masa orang marah bilang bilang sih?!"


Ledek Afnan sembari tertawa.


"byby minta maaf, kalau penyebab nya kemarahan kamu itu di karenakan semalam lewat hutan,


" Byby ada alasan nya koq. "


Ucap Afnan.


" Apa alasan nya by? " Tanya Hasna


" Karena itu jalan terdekat sayang!?"


Ucap Afnan.


" Memang beda nya berapa jam dengan jalan yang akan kita lewati ini?"


Tanya Hasna.


"Mmmm.. Sekitar limaaa.... menit.." ehhehehe..


Afnan berbisik Di telinga Hasna Dan mengekeh.


"Iihh byby... Ngeselin, aku fikir lima jam, gak tau nya cuma lima menit" ehehehe..


Kali ini Hasna ikut tertawa mengekeh.


"Hihi...maaf sayang, tapi seru kaan lewat hutan"


ledek Afnan kembali pada Hasna.


"Seru, saking seru nya aku sampai terharu, kepingin menangis sembari tertawa.. Hihi. "


Ucap Hasna sembari menyeringai.


"Ahahahaha,," Afnan tertawa lepas , "


kamu ada ada saja, masa menangis sembari tertawa"


emmppfff.. Afnan masih menahan tawa.


Tak lama pesanan es kelapa mereka pun tiba.


"Silahkan A,"


ucap si pedagang es kelapa


"Terimakasih" ucap Afnan pada si penjual es kelapa.


"Sama sama A"


ucap si penjual es kelapa lagi sembari berlalu meninggalkan Afnan.


"Ayo Di minum sayang, " ucap Afnan


"mmm.. By..Nana kepingin bakso yang Di ujung situ"


ucap Hasna menunjuk ke arah kedai bakso.


"Oh yang itu,?" Tanya Afnan


"Ya sudah sebentar ya, byby pesan dulu"


Ucap Afnan sembari berdiri Dan berlalu, untuk memesan bakso .


Tak lama ia kembali duduk Di samping Hasna..


"Uheek.. Ekhem.. Oouu.." terlihat Afnan seperti mau muntah.


"Loh byby kenapa,"


Tanya Hasna


"Tidak tahu sayang, byby merasa mual ya, pas cium bau kuah bakso"


"Ohok.. ouuu..


Huuffs.." afnan terlihat mau muntah kembali.


By... Tidak apa apa kan??


"Ayo minum lagi,"


ucap Hasna sedikit khawatir sembari mengusap usap perut Afnan.


"Tidak sayang nanti juga baikan.."


Ucap Afnan kembali


Tak lama pesanan bakso Hasna pun tiba.


"By coba pakai kuah bakso ini hangat kan dulu Perut byby ,


mungkin byby masuk angin, tadi kan makan masih jam 10 han pagi by Dan byby belum makan lagi."


Ucap Hasna.


"Iya, mungkin juga sayang"


, ucap Afnan


"Ya sudah sini sayang, makan bakso nya berdua saja ya,"


ucap Afnan


Lalu Afnan memasukan bakso ke dalam mulut nya.


"Mm... Enak sayang .. Tapi kurang pedas nih.."


Lalu Afnan me nambah kan kembali 3 sendok sambal pada baksonya, yang memang sudah di Siapkan Di nampan.


Hasna melihat itu hanya menganga tak percaya ,


Afnan itu paling tidak suka pedas Dan paling menjaga perut nya dari makanan makanan seperti bakso, mie, Dan sejenis nya.


dia cuma suka sayuran hijau Dan daging steam atau panggang.


"Byyy...kelihatan nya itu pedas sekali..? ". Tanya Hasna.


"Tidak sayang,, ini enak... Mmm.. huuheestt Haaa..wajah Afnan terlihat me merah menahan pedas, peluh membasahi dahi nya, sesekali Hasna menyeka nya memakai telapak tangan nya.


Namun Afnan tetap menikmati bakso itu.


Hasna yang mencicipinya saja, ia tahu itu pedas sekali


Belum pun sampai mulut, bau sengar cabai sudah menusuk Di hidung Hasna.


Setelah menghabiskan bakso nya tak bersisa, Dan Hasna sudah Tak ingin lagi makan bakso.


Afnan kembali mengajak Hasna melanjutkan perjalanan..


Uuu.. Oouu..


"Sayang aku mau muntah,"


ucap Afnan


"Ya sudah by menepi saja lah dulu."


Ucap Hasna.


Dan betul saja, setelah menepikan motor, Afnan mengeluarkan kembali isi perut nya di tepi jalan,


Hasna memijiti tengkuk Afnan.


Wuhekk..ouu..ouu..haaa.. Haa.. Terlihat Afnan mengatur nafas


"Ya ampun by.. Masa sih mabuk perjalanan."


Ucap Hasna.


"WWuuushh, gak ngerti nih sayang..


Uheek Oouu.. Aggghh astagfirullah.. "


Ucap Afnan.


"Ya sudah, Nana yang bawa motor nya saja by.."


Tawar Hasna.


Karena merasa lemas, sehabis muntah , maka Afnan mengiyakan.


Kini Hasna yang berada di balik stang motor Dan mengemudikan nya, berjalan menuju ponpes,


Afnan tersandar pada bahu Hasna , menahan rasa mual nya, ia merasa lemas tak berdaya.


**********


Hmmm.. Masuk angin?? 😏


Hehe tetap vote like Komen 🙏💪👌😍💐