Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 100. Logo HSN


Di gerbang sekolah Hasna..


"Tunggu Adrian sebentar ya sayang..."


Ucap Afnan pada Hasna


"Memang byby ada perlu apa dengan Adrian?"


Tanya Hasna


"Mau kasih hukuman, Karena dia sudah berani ajak kamu nge track" ucap Afnan.


"By.. Mau Di apakan Adrian nya...?"


Hasna masih bertanya.


"Mmmm.. Mau Di apakan yaaa enak nya..." Ucap Afnan


"Byby...jangan jangan byby Sama kak ubay mau berbuat tidak senonoh ya, terhadap Adrian"


Ucap Hasna.


"Ah.. Hehe .. Fiktor tuh, kurangi Fiktor nya sayang, kasihan debay nanti tersiksa Karena fiktor "


Ucap Afnan.


Lalu Hasna mengeluarkan ponsel nya, ia berniat me nelpon Adrian agar hati hati, kini Ubaydillah Dan Afnan lebih mirip gangster, yang siap men culik Adrian.


Namun belumpun Hasna me nelpon, Adrian sudah Tiba Di gerbang sekolah Dan Ubaydillah sudah mem berhenti kan laju speda motor Adrian.


"Stop... Assalamuallaikum Adrian.." Sapa Ubaydillah


"Waalaikum Salam"


om ubay


"Maaf Adrian ikut om ubay sebentar, menemui om ustadz ya, om ustadz nya di dalam Mobil " ucap Ubaydillah.


"Mmmmmm..boleh om, sebentar ya,Adrian memarkirkan motor dulu." ucap Adrian.


"Baiklah, silahkan".. Ucap Ubaydillah


Di dalam Mobil............


"Beres bro... Adrian memarkirkan motor nya dulu.."


Ucap Ubaydillah yang kini sudah masuk ke dalam Mobil.


"Ya sudah," ucap Afnan.


"Byby, kak Ubay itu Adrian mau kalian apakan?" Tanya Hasna


"Mau di hukum"..


Ucap Afnan singkat, ia sedang Memeriksa beberapa pekerjaan di laptop nya.


Tak lama Adrian pun masuk ke dalam Mobil Afnan di bagian depan.


"Asalamualaikum om ustadz..om ubay, Nana,


ucap Adrian


Waalaikum Salam.. Jawab mereka serempak.


" Adrian, kamu ngapain masuk sini, kamu tuh mau Di hukum, mungkin mereka mau melakukan hal tidak senonoh, seperti di siksa gitu.." Ucap Hasna


"Astagfirullah sayang, koq fikiran nya begitu," ucap Afnan


Hasna kesal Karena ia berfikir, Afnan serta Ubaydillah Ingin melakukan hal yang aneh aneh terhadap Adrian.. dan Hasna pun memilih turun dari mobil dan masuk ke dalam gedung sekolah.


"Ya sudah Nana kekelas dulu by.. Assalamualikum" ucap Hasna sembari mengecup punggung tangan kanan Afnan.


"Sayang hati hati.. Waalaikum Salam"


Ucap Afnan


Hasna pergi dengan membawa tas nya, Ia Tak sadar ponsel nya tertinggal Di bangku Mobil Afnan.


"Drian...langsung saja ya..


Mm.. Nana saat ini sedang hamil, Dan ....."


" Apa om.. hamil????"


Belum pun Afnan menyelsaikan kata kata nya, Adrian sudah memotong Karena terkejut.


"Ia Drian.." ucap Afnan


"Hehe..maaf om, Adrian hanya terkejut, selamat ya om sudah mau menjadi Abi" ucap Adrian.


"Terimakasih Adrian" ucap Afnan


"Sama sama om.." Ucap Adrian


"Ehemm... Jadi gini Drian .. om mau minta tolong sama Adrian, setiap hari Di Jam sekolah, Adrian tolong bawa Hasna keluar dari kelas lalu antar Hasna menuju mobil Om , dan sebalik nya, setiap berangkat Adrian bawa Hasna dari mobil om menuju kelas, nanti om tunggu kamu di Mobil dan om akan menunggu Di ujung jalan sana."


Tunjuk Afnan ke sebuah jalan agak sepi.


" Om bisa saja antar jemput Di pintu gerbang, namun nanti terlalu mencolok Dan menimbulkan perhatian, sedangkan teman teman kamu dan pihak sekolah kan taunya Nana belum menikah." ucap Afnan


" Om khawatir akan Nana yang sedang hamil, Adrian tahu lah, Hasna itu ceroboh."" ucap Afnan kembali.


"Jadi.. Sampai hasna lulus sekolah, om akan mengantar sekolah Dan menunggu Hasna sampai pulang sekolah, kira kira berapa lama lagi sampai kelulusan itu Drian?" Tanya Afnan


"Mmm.. Mungkin dua bulan om, Dan itu pun tidak full, seperti nya belajar full hingga ujian akhir itu... sekitar satu bulan lebih, setelah ujian kita free." Tutur Adrian.


"Oh begitu ya..."


Ucap Afnan.


"Ya sudah... bagaimana , Adrian setuju tidak?" tanya Afnan


"Kalau Adrian sih oke oke saja om"


Ucap Adrian.


"Adrian boleh minta apa saja sebagai tanda terimakasih" ucap Afnan kembali


"Oh tidak perlu om, seperti sama siapa saja,Adrian tulus koq mau bantu om" ucap Adrian


"Ya terimakasih Adrian, namun jika Adrian butuh apapun tolong hubungi om,jangan sungkan ya" ucap Afnan.


"Baiklah om, Terimakasih atas tawaran nya, kalau begitu Adrian pamit masuk ke dalam kelas dulu." Ucap Adrian


" O ya silahkan Adrian, Terimakasih kembali "ucap Afnan.


Asalamualaikum


...


Adrian pun berlalu menuju kelas....


" Dek.. Tunggu di tempat yang Sudah kita tentukan" ucap Afnan pada Ubaydillah.


"Baik A.." ucap Ubaydillah.


-----------------------------


Di dalam Mobil Afnan....


"Dek tolong laporan global perusahaan.. A'a ingin mengecek nya.." pinta Afnan.


"Nih A, semuanya ada di file yang ini," ucap Ubaydillah menyodorkan laptop pada Afnan


"Iya terimakasih dek..." Ucap Afnan


"Ya A.." ucap Ubaydillah.


Triiiingg..


Saat Afnan tengah serius memandangi laptop nya.. Tiba tiba suara ponsel Hasna berbunyi,


Afnan menoleh pada sumber bunyi.


"Ponsel Nana?" gumam Afnan


Lalu ia meraih nya...


Saat itu Ubaydillah sedang di luar Mobil untuk membeli camilan.


Entah mengapa Afnan begitu penasaran dengan isi ponsel Hasna.. Lalu Afnan membuka nya.


"Maaf ya sayang byby me ngintip sedikit, hehe." Gumam nya


Hasna Dan Afnan sama sama sepakat kode kunci keamanan pada ponsel mereka yaitu tanggal, bulan serta tahun, hari ketika Hasna Di tespek urin, jadi masing masing tidak kebingungan lagi jika saling meminjam ponsel.


Afnan membuka satu persatu sosmed Hasna, ia lihat biasa saja tidak Ada yang berarti, hingga mata Afnan sampai di panggilan keluar pada sore hari jam Dan tanggal ketika Afnan mendapat telepon yang Afnan kira itu CLEO..


Lalu Afnan mengeluarkan ponsel nya, ia ingin memastikan bahwa panggilan itu di tujukan untuk nya.


Afnan menekan dial pada nomor yang tertera tanpa nama, dan betul saja ponsel Hasna berbunyi Dan masuk ke jalur provider satu nya lagi, ke nomor yang lain yang Afnan tidak ketahui.


Nana... Kamu apa apaan coba.. Pakai tlp aku memakai nomor yang tidak aku kenal Dan salah nya aku tak sengaja menyebut nama CLEO ..


Pantas saja, beberapa hari lalu kamu menanyakan tentang CLEO


Astagfirullah... Trauma ku akan CLEO sudah betul betul hilang, namun mengapa saat ini bak luka lama yang tergores kembali Dan hampir me nganga..


Tak lama Ubaydillah masuk ke dalam Mobil, duduk bersebelahan dengan Afnan..


"A.. Aa mau uwheek lagi?"


Ubaydillah bertanya begitu , Karena melihat Afnan tengah bersandar pada Sandaran Jok Mobil tanpak murung..


"Tidak dek, alhamdulillah sampai saat ini, uwheek nya baru satu kali pas tadi mandi pagi" jawab Afnan.


"Dek, ternyata yang menelpon tempo hari yang A'a fikir CLEO.. Ternyata itu Nana" ucap Afnan.


"Betulan Itu A,?" Tanya Ubaydillah kembali


"Iya dek betul, lihat saja nomor ini, kalau Anta penasaran tlp saja dek. " Tutur Afnan.


"Mana coba lihat, mmm.. Iya A ini nomor yang sama."


Ucap Ubaydillah


"Tapi koq Nana bisa tahu Ya" ucap Ubaydillah kembali.


Hufffff... Seperti nya Nana tidak tahu.. Mungkin awal nya mau mengerjai aku, namun Karena kata kata Nana waktu itu mengena maka Ana tidak sengaja menyebut nama CLEO..


"Uuhhmm.. Bisa jadi A .." ucap Ubaydillah


"Heemm... Memang Ana harus men ceritakan nya pada Nana, nanti Ana cari waktu untuk bercerita, agar Nana Tak salah faham."


Ucap Afnan.


"CLEO.. CLEO.. CLEO... Mengapa kamu harus naik ke permukaan di saat aku Sudah lebih jauh melupakan mu, melupakan harapan ku menjadi ayah yang sirna ." ucap Afnan


"Kamu harus tahu, Kini aku akan menjadi ayah kembali CLEO, tolong jangan lagi muncul , walau hanya namamu..


biarkan aku memiliki Calon anakku saat ini yang ada Di Rahim istri ku, menggantikan calon anak yang telah kau bawa pergi... CLEOPATRA LARRISA!!"


Ucap Afnan


Huuuurrsssshhh.. Afnan menghempaskan nafas panjang Dan perlahan.


" Hebat juga Nana bisa menjebak Anta A'a" bro.. Ucap Ubaydillah


"Iya dek,, waktu Hasna tlp itu seakan nyata dan A'a merasa terbawa suasana gitu, sampai A'a berkata CLEO Itukah kamu?!!"


"Ya Sudah semoga Nana mau mengerti saat nanti A'a menjelaskan siapa itu CLEO"


ucap Ubaydillah


"Iya dek semoga saja, aminnn" ucap Afnan .


"O Ia A..


A'a lihat nih apa yang dedek ketemu kan."


Ucap Ubaydillah seraya memberikan Tab nya pada Afnan.


"Valentino dek?" Tanya Afnan


"Iya A, Dan A'a tahu tidak, siapa yang nyeremped kaca spion Mobil nya Abi..


Ya si valentino ini nih... Yaitu Nana" ucap Ubaydillah.


"Ya Allah dek, ini sungguhan??" Tanya Afnan


"Ia sungguhan..kemarin waktu dedek di mintai tolong untuk bawa valentino ke steam, Ana merasa tidak asing dengan nopol ujung logo HSN..


Ya sudah Ana cek, dan surprisess.. percis Nama nya HASNA AULIA ZAHRANI" ucap Ubaydillah.


"MasyaAllah Nana... Berarti hari di mana kita malam nya akan bertamu ke rumah Ninen nya Nana Itu kan dek?" Tanya Afnan


"Yups... Betul" ucap Ubaydillah


"Ya Allah.. Sungguh jodoh yang di perlihat kan oleh Allah berkali kali Karena insiden... Hehe Nana Nana.." ucap Afnan sembari tertawa kecil.


**********


Hai readers selamat membaca 🙏 😍 💐


Tetap yaaa.. Vote like Komen nya.


.