
Siang hari.....
Setelah waktu dzuhur tiba,
dan setelah melaksanakan sholat dzuhur, Hasna sedang di sibukan dengan tugas tugas sekolah nya.
Hasna berniat mengambil jus ke dapur maka dari itu ia mencoba keluar kamar, saat baru saja sampai pijakan tangga pertama terdengar beberapa orang berbincang bincang,
Hasna mendengar perbincangan masalah pernikahan...
Lalu ia me ngintai dan ia melihat ada perempuan yang kemarin Di sana, ada Umi Dan Abi mertuanya, ada dua orang laki laki Dan satu orang perempuan Dan tentu nya Afnan...
"Siapa mereka??
ada perempuan yang kemarin juga, atau mungkin...."
Lalu Hasna masuk kembali kedalam kamar, Dan ia menahan haus nya ..
Tak lama Afnan pun kembali Dan masuk ke dalam kamar...
"Asalamualaikum sayang. "
"Waalaikum Salam by..."
"Sedang apa sayang??"
"Belajar by"
"Sudah makan belum? '
Tanya Afnan lagi..
" Belum.. "
Jawab Hasna
" Nah koq belum makan... Kalau byby tidak ada, minta sama Ambu atau Umi dong, jangan menahan lapar .. "
" Aku gak lapar.."
" Ah.. nih bidadari labil kenapa kecut begitu, tadi pagi ku tinggal baik baik saja "
Lalu Afnan menghampiri Hasna Dan Ia merebahkan kepala nya di pangkuan Hasna...
Hasna diam saja, ia pura pura sibuk dengan buku nya...
Afnan memiringkan tubuh nya dan ia melingkar kan tangan memeluk Hasna, membenam kan wajah nya pada perut Hasna.. Cukup lama Afnan seperti itu namun Tak ada reaksi apapun
"By..."
Hingga suara Hasna memecah keheningan..
"Ya sayang... "
Wajah Afnan Masih terbenam dalam perut Hasna Dan sekali sekali menggesek gesekan Daguny, sebetul Nya ada sesuatu yang beterbangan Di dalam perut Hasna dan ada getaran getaran panas dalam dada nya...
"Perempuan yang kemarin Di rumah kecil itu siapa?"
Tanya Hasna
"Ooh.. nama nya Nurmala"
"Memang nya kenapa?"
Tanya Afnan..
"Tidak apa apa..." jawab Hasna
"Pasti ada apa apa niih..?" Tanya afnan
"Tidak...."
"Tapii.. Apa dia Istri byby juga...?"
"Loh koq bisa ber asumsi begitu"
ucap Afnan
Lalu berbaring menghadap wajah Hasna.
"Buktinya byby sama dia berdua duaan waktu Di rumah kecil, kata byby haram berdua dua an bersama wanita yang bukan muhrim nya.."
Nada bicara Hasna mulai naik.
"Oohh itu yang kamu fikirkan ternyata..."
"Kalau misal kan benar, lalu mau apa?"
Afnan ingin menggoda nya..
"Jadi benar dia istrinya byby?"
Tanya Hasna kembali suara nya mulai naik dua oktaf..
Hasna berusaha menyingkirkan Afnan dari pangkuan nya
Namun Afnan tidak bergeming, ia malah tetap santai bak di pantai
"Sejak kapan byby nikah sama dia " Tanya hasna
"Mm... Kapan yaaaa.." jawab Afnan
"By jawab yang betul..."
"Sejak hari minggu kemarin...."
"Haaaaahh.. Berarti byby niakahin aku lalu menikahi dia juga..??"
"Iihh byby...."
Hasna betul betul menyingkirkan Afnan dari pangkuan nya... Lalu ia beranjak turun dari Atas tempat tidur
Namun dengan sigap Afnan menahan nya dan menarik Hasna ke pangkuan nya..
Kini afnan terduduk Di samping tempat tidur dengan Hasna Di pangkuan nya..
"Mau kemana?"
ucap Afnan lirih Dan lembut
"Gerbang ponpes terbuat dari besi sayang, Tak mungkin kau tabrak lagi, atau kamu mau viral ya.. saat kau tabrak gerbang, para santri memotret Dan memvidiokan mu...".
Afnan berbicara setengah berbisik Di telinga Hasna.
Hasna diam
"Lepas by.."
"Tidak...aku akan tetap menahan mu, jika ku lepas maka kamu akan berbuat yang aneh aneh Karena rasa cemburu mu.."
"Apa?"
"Aku cemburu, no by no..."
"Yakin???"
Tanya afnan
"Yakinlaaah..." jawab Hasna
"Ooke,
Nurmala itu sahabat ku dari kecil,
ia Di besar kan di ponpes ini Karena orang tua Nurmala Guru pembimbing Di ponpes ini...
Ya jujur Saja Nurmala pernah mau Di jodohkan dengan ku, namun aku menolak Karena nurmala sudah mencintai orang Lain Dan aku tak ingin me rusak kebahagiaan nya."
Tutur Afnan.
" Terlebih aku juga menganggap Nurmala hanya sebagai sahabat, adik.. ya sama seperti
Layak nya perasaan ku pada Ubaydillah.."
" Lagi pula bersama an dengan itu aku telah tertarik pada seorang gadis, ia cantik, manja., gemesin, tapi kadang nakal dan menantang, gayanya nyeleneh namun bikin kangen..
Aaahh...pokok nya gadis ini sudah mampu merobohkan sebagian iman ku.. "
Ucap afnan kembali sambil tersenyum.
" Sehebat itukah gadis itu by?"
" Ya menurut ku..."
" Dan aku sebagai penghalang byby dan gadis itu.."
" Karena byby menikahi ku maka byby meninggal kan gadis itu.."
ucap Hasna merundukan kepalanya..
" Tidak, aku tidak meninggal kan nya... Aku menikahi nya dan aku bahagia."
" Haaaaahh.. Oh jadi byby sudah nikah diam diam sama gadis itu.."
" Lalu untuk apa sekarang peluk peluk aku.. Lepas by..."
" Iiih lepas, sana byby pergi saja bersama gadis itu..."
Lalu dengan sekuat tenaga Hasna melepaskan diri dari pelukan Dan pangkuan Afnan...
Hasna hendak keluar namun Afnan dengan sigap menahan nya lalu ia menggendong nya, membawa nya ke Atas kasur, Afnan menindih nya,
Lalu ia me ngelus lembut pipi Hasna,
" Lepas by lepas.." berotak Hasna
"Kenapa harus ku lepas, aku Tak punya alasan untuk melepaskan mu, susah payah ku Dapatkan kamu lalu harus ku lepas, tidak sayang.."
"Hmm.. Terimakasih sudah cemburu padaku"
"Aku tidak cemburu by..."
"Kamu cemburu sayang..."
Kecemburuan Di ambang batas wajar, hingga kamu berkelakuan tak masuk di akal...
Hasna memalingkan wajah nya.. Lalu Afnan berbisik Di telinga Hasna..
"Kamu gadis yang telah membuat ku hilang akal sehat sayang...
kamu adalah gadis yang sudah membuat ku berlutut Di hadapan abi agar Abi mau meng khitbah mu untuku.."
"Dan gadis yang sudah membuat ku penasaran serta membangkitkan ketertarikan ku, gadis itu yang kini ada Di bawah pelukan ku... Yang sudah membuat hidup ku berwarna."
Byyyy... Maksud nya.....???
To be continue....
**************
Ahhaiii... Laluuuu?????
🙏 Vote like komen... 😉👍😍