
Kini semua sudah berada di meja makan..Afnan Tak mengizinkan mereka pulang jika Tak ikut makan terlebih dahulu..
Setelah semua selsai makan, maka mereka pun berpamitan..
Ubaydillah sudah terlebih dahulu pamit, karena ada kajian malam Di masjid...
"Sayang kami pulang dulu..." Ucap Umi kyai .. "Sering sering lah ke rumah utama ya" , pinta umi kyai pada, Hasna..
"Iya umi pasti," Hasna masih bergelayut manja Di lengan umi mertua nya..
"Iya.. kerumah Ninen juga sayang, harus sering sering datang, menginap lah Di sana nak Afnan," ajakan ninen nya
"Iya Nin InshaAllah besok Besok kita menginap," ucap Afnan
"Iya Ninen pasti kita kesana kok, Nana juga kangen sama valentino," "" sambung Hasna
"Baik baik kalian,". ucap pak kyai,
"iya Abi terimakasih"
jawab Hasna Dan, Afnan serempak
"Ya sudah Kiki Dan Ninen pulang" kali ini Kiki nya Hasna berbicara ..
"Asalamualaikum."....ucap semua bersamaan.
"Waalaikum Salam.. "Jawab keduanya ..
Setelah mereka pulang Afna sudah Tak sabaran ia menggendong Hasna membawa nya masuk ke dalam rumah lalu menuju ke kamar, ia merebahkan nya di Atas tempat tidur, Dan afnan ikut naik ke tempat tidur..
" Sayang duduk Di sini... " Afnan menepuk pangkuan nya, Dan tak fikir panjang Hasna pun Naik ke pangkuan Afnan.
Bergelayut manja di sana, sesekali ia mengecup pipi Afnan, me ngelus rambut Afnan, me cubit hidung Afnan, berbisik mesra di telinga Afnan,memeluk erat Afnan, Hasna menjadikan Afnan mainan tangan nya , ia begitu gemas nya, Afnan hanya diam menikmati perlakuan manja istrinya , itulah moment manis mereka fikir nya.
"Byy..." panggil Hasna lirih
"Iya sayang.." ucap Afnan
.
"Mmmm.. Nana boleh tidak bawa valentino ke rumah ini?"
"Siapa itu Valentino sayang?"
"Mmm bisa di bilang kekasih gelap Nana" ucap Hasna ingin membuat Afnan cemburu.
"Apa maksud mu sayang? Tanya Afnan
'Ya kekasih gelap, Karena ia berkulit hitam Byy..
maksud nya, valentino ini yang sudah banyak menemani Nana, menghibur Nana,. Membahagiakan Nana, waktu masih belum bersama byby..."
Tutur Hasna, namun Afnan belum juga mengerti apa yang di maksud oleh Hasna
" Mmm.. Lebih hebat mana byby sama valentino itu,
Dan kalau dia kekasih gelap mu
Lalu byby ini kamu anggap apa?" Tanya Afnan terdengar suara nya kurang bersemangat.
" Mmm.. Valentino itu keren, gahar, macho.. Dan Kalau byby itu .. Ganteng, keren, baik, lembut, bisa peluk Nana Dan bisa di peluk.. Hihi....
Ya jelas dong byby itu InshaAllah kekasih dunia akhirat..."
Batin Afnan bertanya Tanya
"Sayang..." kali ini Afnan yang memulai
"Yaa byy", jawab Hasna
"Seandainya byby punya masa lalu yang cukup kelam, dan Tak sebaik apa yang kamu fikirkan, apa kamu akan meninggalkan byby.."
Tanya Afnan.
"Mmm.. Byy.. Setiap orang punya masa lalu, Dan hitam atau putih nya Masa lalu itu, Nana fikir masih bisa berwarna Di masa depan hanya satu cara, yaitu bertobat Dan ber hijrah Di Jalan Allah.."
" By... Nana tidak tahu apa yang byby alami Di masa lalu,,
yang Nana tahu byby yang kemarin lusa, hari ini Dan esok.
Namun jika byby Ingin Nana terlibat dari masa lalu byby, Nana tidak keberatan.." jawab Hasna begitu gamblang
" MasyaAllah sayang... Kamu begitu bijak nya menganggapi perkataan byby.." afnan merapat kan pelukan nya
Afnan memeluk Hasna makin erat, Dan ia menangis tersedu, ia membenam kan wajah nya di dada Hasna..ia merasa terharu Atas pemikiran bijak istrinya ...
Hasna memeluk kepala nya afnan yang kini terbenam Di dada nya , ia tahu suami nya sedang merasa terganggu sebuah memory dari masa lalu, namun Hasna Tak ingin mengorek nya lebih dalam, walaupun penasaran namun ia takut Afnan akan tersinggungg jika ia menanyakan nya.
Biarlah mungkin esok atau lusa Hasna menemukan jawaban nya.
Tak lama Afnan mendongakkan kepalanya, lalu Ia bicara..
" Hasna Aulia Zahrani
Ana uhibbuki fillah wahai istri ku tersayang "
Hasna pun Tak tinggal diam, ia menjawab pernyataan cinta nya afnan
Afnan Al_jaris
”Ana uhibbuka fillah wahai suamiku tercinta ”
"MasyaAllah,,, Sayang, sungguh??"
Afnan memeluk kembali Hasna dengan erat, tak percaya tapi itu nyata.. Ya sebuah ungkapan cinta dari istrinya.
"Iya byby sayang, itu sungguh" ucap Hasna tersenyum..
"Terimakasih, byby sangat bahagia sayang," ucap Afnan sembari mengecup pipi Hasna.
"Nana juga sangat bahagia by..." ucap Hasna kembali mengecup hidung Afnan yang kala itu mendongakkan wajah pada nya..
"Makin pinter nih kamu sayang ..jika tidak keberatan Ikut lah kelas byby sayang, setiap hari minggu ba'da ashar .. kelas terbuka untuk bahasa arab, tempat nya Di building Bahasa.."
Ucap Afnan
InshaAllah Besok2 Nana hadir deh... Ucap Hasna, lalu ia mengecupi seluruh wajah Afnan dengan gemas nya tanpa terkecuali..
Dan kecupan itu awal dari kebangkitan kejayaan seorang afnan..
tanpan fikir panjang serta Hasna pun ikut masuk ke dalam permainan yang ia ciptakan, maka malam itu adalah malam Kembalinya perduelan si sabuk coklat Dan sabuk hitam, mereka sama sama saling me lengkapi sebuah kepuasan lahiriah Dan bathiniah mereka.
***********,
😊😊😊😊🙏👍👄👌💐💐💐😍😍