Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps. 146 Akibat Jahil


اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ


Latin: Ash-shalaatu khairum minan-nauum


Artinya: Sholat itu lebih baik dari pada tidur


Sayup sayup terdengar lantunan Adzan shubuh di telinga Lintang, aaahh oouuh Lintang meregangkan tubuh nya senyaman ia dapat, rasa letih, kantuk, apalagi rasa remuk di tubuh seperti habis bergulat semalam, Ubaydillah betul betul mabar game percintaan nya hampir semalam suntuk , ia baru tidur 30 menit yang lalu.


Sebelum Lintang menjejakan kaki nya di lantai, terlebih dahulu ia membaca doa ketika bangun tidur :


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ


Latin : Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nushur


Artinya : Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan.


**Sedikit pengetahuan : Doa ini diambil dari hadist Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. dengan judul bab “bacaan yang diucapkan di pagi hari”. Ibnu Batthol menjelaskan bahwa ketika kamu sudah mengucapkan dzikir di pagi hari artinya kamu telah membuka pintu amal dan menunjukkan bahwa dzikir telah kamu lakukan sejak pagi hari. **


Lalu Lintang pun duduk di sisi tempat tidur dengan sedikit meringis menahan sakit, ia hendak mandi dan berjunub , namun ia masih takut dan ragu untuk bangkit dan berjalan, karena sesuatu terasa mengganjal dan menusuk menghadirkan rasa sakit di tempat sensitive nya , ia lihat Ubaydillah masih terlelap, tubuh Ubaydillah hanya tertutup selimut hingga perut, dan Lintang lihat luka gigitan di dada Ubaydillah yang mulai kentara sedikit membiru, lalu Lintang pun tersenyum, mengingat bahwa ia yang menciptakan tato bulat bergerigi di otot dada Ubaydillah semalam.


"Bismillah" ucap Lintang, seraya mencoba Bangkit dan berdiri, ia berpegangan kuat pada sisi dipan, lalu ia lilit kan selimut pada tubuh topless nya, dan ia berhasil berdiri, namun baru tiga langkah berjalan ia merasa ada yang mengalir di sela paha hingga betis, saat ia cek itu darah segar, dan tentu saja Lintang terkejut.


" Astagfirullah.. Aaaaahh.. Ayaang.. yang, bangun yang, aku pendarahan nih, Ayang Davi banguunn" teriak Lintang.


"Astagfirullah, ada apa yang?! Ubaydillah terkejut lalu loncat dari tempat tidur dan menghampiri Lintang.


" Ini Yaang, aku pendarahan," ucap Lintang


" Pendarahan bagaimana? " tanya Ubaydillah tak mengerti.


" Tuuh yaang, mengalir" Lintang memperlihatkan darah segar yang mengalir ke betis nya , namun hanyalah satu aliran.


"Astagfirullah koq bisa, maaf Yang mungkin aku terlalu kasar melakukan nya" ucap Ubaydillah merasa bersalah.


Lintang hanya menggelengkan kepala.


"Huuusstt sabar ya, duduk dulu sini" , ajak Ubaydillah, lalu ia memangku Lintang dan memeluk nya, ia meraih ponsel nya, lalu ia menghubungi Afnan.


Tuuuut tuuuutt ( nada tunggu).


"Assalamu alaikum kak ubay" terdengar suara Hasna yang menerima .


"Waalaikum Salam dek Nana, A'a bro nya mana ya, urgent nih" suara Ubaydillah terdengar cemas.


"Oh sedang mandi kak, sebentar ya Nana antar ke kamar mandi ponsel nya" suara Hasna.


"Iya dek, Terimakasih" suara Ubaydillah


"Byy, sayang.. ini loh kak Ubay ingin bicara urgent katanya" terdengar suara Hasna di balik telepon


"Oh iya sayang, sebentar byby kesitu" terdengar sahutan dari afanan.


"Iya dek" akhir nya Afnan menjawab telepon itu.


"A'a bro, tolongin dedek dong , ini.. anu.. mmm.. Itu.. Aaggrr" Ubaydillah frustasi Karena bingung berucap.


"Dek, sabar pelan pelan A'a menunggu koq," suara Afnan, dan tangan nya jahil menarik Handuk yang Hasna kenakan hingga lepas..


" Iihh byby, masih saja cari kesempatan, padahal sedang terima telepon," ucap Hasna bersuara pelan dan kesal, lalu ia tarik telinga Afnan, karena Handuk yang sudah lepas itu bukan nya Afnan kembalikan, Afnan malah melemparkan nya ke arah tempat tidur , dan saat Hasna akan mengambil nya Afnan malah mendekap dada nya dengan satu tangan, Hasna kesal Karena waktu shubuh mulai bergelincir, maka ia injak Kaki Afnan sekuat tenaga dan Afnan meringis kesakitan,


"Aawsss adudu duuh" Afnan meringis pelan.


lalu Hasna melepas dirinya dan me ledek Afnan, "blweee.. rasakan tuuh akibat jahil shubuh begini ahahha rasa" ia tertawa puas melihat Afnan meringis kesakitan, lalu Hasna mengambil handuk nya ,dan mengenakan nya kembali, ia lihat Afnan masih berdiri di pintu kamar mandi, maka ia raih arloji kesayangan Afnan, ia berniat menggunakan alroji nya jika Afnan menjahili nya kembali, dan benar saja, Afnan mulai menarik handuk Hasna namun saat alroji nya Hasna angkat dan hendak Hansa lempar ke atas lantai, maka Afnan menyerah dengan mempersilahkan Hasna masuk kamar mandi dengan senyuman yang di paksakan.


kembali ke telepon dari Ubaydillah..


" Ini A, mm..malam kan dedek AHHA sama Lilin, terus pas barusan Lilin bangun, ada darah segar A, mengalir! " akhir nya Ubaydillah jujur pada Afnan, ia buang rasa malu nya jauh jauh, ia tak tahu harus bicara kepada siapa Karena hanya Afnan yang akan mengerti dirinya dan tidak akan mencemooh nya .


" Alhamdulillah dek, akhir nya kamu sudah menjadi suami seutuh nya, selamat ya dek" suara Afnan, dan Afnan langsung faham apa yang di maksud dengan kata AHHA.


"Terimakasih A" suara Ubaydillah


"Lalu dek darah nya, masih keluar atau hanya satu kali?" suara Afnan bertanya


"Ya sudah" jawab Afnan.


"Yaaang, coba berdiri lagi masih keluar tidak darah nya" terdengar suara samar Ubaydillah di seberang sana.


" tidak Yaaang, seperti nya hanya yang tadi" terdengar pula jawaban dari Lintang samar di balik telepon.


Afnan tersenyum lega dan bahagia, mendengar celotehan mereka, ia lega bahwa


tahu Ubaydillah telah berhasil menjadi suami seutuh nya, bahagia Karena adik nya kini sudah mempunyai pendamping, betapa tidak ia sempat khawatir takut jodoh Ubaydillah datang nya lama, seperti dirinya yang menikah di usia 31 tahun hampir 32 tahun.


"Halo A, seperti nya hanya satu aliran saja" suara Ubaydillah.


"Ooh ya sudah seperti nya itu Normal, Nana juga dulu sama malah lebih banyak, Anta siapin air hangat saja di bathtub, lalu suruh Lintang berendam , harus nya bertanya ke Nana sih , kan dia yang mengalami" suara Afnan.


"Ya sudah A terimakasih, Dedek ikuti saran dari Anta dulu ya" suara Ubaydillah.


" Baik dek, assalamu alaikum" suara Afnan.


"Waalaikum Salam ," suara Ubaydillah


"Ada apa by dengan kak ubay, seperti nya suara kak ubay panik?" tanya Hasna ketika sudah memakai mukena.


"Ooh itu sayang, Lintang berdarah sama seperti kamu waktu pertama AHHA dengan byby" jawab Afnan, lalu Hasna mencerna kata kata AHHA yang di maksud, setelah beberapa detik mencerna akhir nya ia faham, dan tersenyum.


"Ayo perhatiin shaf nya sayang, suit suit suit" Afnan menyadarkan Hasna dari senyam senyum tak jelas nya " Sayang koq malah senyam senyum, ayo sholat" ajak Afnan, dan Hasna terkejut Afnan memergoki nya saat ia. Senyum senyum tak jelas," Heeee, ia by ayo"


Ucap Hasna.


Kini mereka melaksanakan sholat shubuh berjamaah.


Pukul 9 pagi...


"Yaaang ayo bangun" suara lembut Ubaydillah membangun kan Lintang.


"Mmmm.. masih ngantuk Ayang Dav" suara manja Lintang.


"Ayo bangun, atau aku bangunkan dengan cara lain nih" ancam Ubaydillah mulai msndekati tempat tidur.


"Coba saja, aku ingin tahu cara membangunkan dengan cara lain itu seperti apa" , canda Lintang, masih bermalas malasan di balik selimut.



"Ooohh nantangin nih yaa" , Ubaydillah menarik selimut yang masih membungkus tubuh Lintang.


Namun Lintang menahan nya, hingga Ubaydillah ikut masuk kedalam selimut tersebut dan Ubaydillah memulai kembali mabar game percintaan nya bersama Lintang.


_____________


Di awali dengan Bismillah


Kini ba'da maghrib , semua persiapan di salah satu gedung dalam rangka Walimatul Urs sudah siap, terlibat dekorasi sebagai pelaminan begitu apik penataan nya.


Kedua mempelai dan para orang tua telah berada di atas pemlaminan, untuk menerima para tamu


Para tamu, mulai berdatangan dan mengucapkan selamat pada Lintang dan Ubaydillah.



Hasna terlihat Cantik dalam balutan hijab yang senada dengan pakaian yang Afnan kenakan.


Umi dan Abi terlihat begitu serasi ..



Pukul 21 : 30 malam acara pun selsai dan di tutup dengan Alhamdulillah.


***********


😊😊😊🙏🙏👍💖💖