
Hai hai Hai..l'll be back niiih..membawa kisah Ubaydillah yang baru akan kita mulai..fans Ubaydillah boleh lega nih, lihat tuh tanda hati yang bergetar.. Simak yuuuk👌👉💗💗😊😁
-------------------
Si pengendara Mobil itu....lalu mengejar Mobil Ubaydillah yang kini sudah mendahului nya.
Ubaydillah tidak menyadari ia sedang di kejar seseorang.
"Heh.. Mau main main rupanya ya dengan Lintang Prameswari" ucap si pengendara mobil.
Hingga bunyi klarkson memekakan telinga Ubaydillah , ketika ia melirik ke arah spions, ia melihat sebuah Mobil berada di ujung belakang mobil nya, sedang berusaha untuk menghentikan nya, itu terlihat dari lampu kedip yang ia kedipkan dua kali..
Namun Ubaydillah berfikir, apa harus ia berhenti??!!
Tapi mengapa harus berhenti??!!
Namun Ubaydillah terkejut, saat ia sedang ragu antara berhenti atau tidak, Mobil tadi sudah berhenti berada tepat di depan nya, Ubaydillah sedikit membanting stirr ke kiri untuk menghindari benturan, namun Karena posisi Mobil terlalu dekat maka tetap saja Mobil di depan Ubaydillah terkena ujung bumper Mobil Ubaydillah.. Jgred greeett.. dan itu Menghasilkan goresan yang cukup panjang dan dalam..
"Astagfirullah..." Ucap Ubaydillah.
"Ya ampuuun" ucap si pengendara Mobil, lalu ia dan Ubaydillah sama sama turun.
"Hai Om.. Hati hati dong.. Lihat nih om, sudah merugikan ku dua kali.., tadi om men ciprati ku dengan air dan Lumpur dari jalan berlubang, kan jadinya kotor tahu , ucap nya sembari memajukan Bibir nya dan menunjuk pada wajah serta gaun yang ia kenakan, dan sekarang om menggores Mobil ku pula." ucap nya kembali.
, lalu ia menunjuk ke arah Mobil nya yang tergores.
Ubaydillah bukan nya menaggapi cerocosan Lintang, ia malah bergumam sendiri Karena terkesima melihat penampilan Lintang.
Waaaawww si imut bawell.." gumam nya
Mmmm... Makhluk manis, imut, cantik..ya Allah,, Astagfirullah.. Jaga mata ubay..jaga mata.."
Deg dug dug detak tag tug tag tug.. Jantung Ubaydillah berdebar..
Oooopppss ..perasaan apa inii.???!!!
Aku baru saja turun dari mobil,bukan turun dari rollcoster , ya Allah , Abi , Umi A'a.. Tolong Dedek sedang mengalami serangan jantung " batin Ubaydillah.
"Hai....haloo.. om... OOm..."
Lintang memanggil Ubaydillah seraya melambai lambai kan telapak tangan nya di hadapan wajah Ubaydillah.
"aa. aam iya...heeeeee." Ubaydillah salah ..tingkah
"Aaaaahh.. Ommm??!!.," mendengar kata kata Om, Ubaydillah baru sadar dan terkejut.
"Maaf Nona, saya bukam Om Anda.." Protes Ubaydillah..
"Lalu harus ku panggil apa?" Tanya lintang
Mmm... Ku rasa, aku masih pantas Di panggil kakak.. Jawab Ubaydillah.
"Okke.. Om.. Eh kak.."
Gaya senga lintang, yaitu memajukan wajah nya dan mencibir..
"Astagfirullah... seperti nya Nona ini masih satu spesies dengan si guemezz nackal.."
batin Ubaydillah..
"Ya sudah Nona, saya minta maaf, mungkin tadi saya tidak sengaja menyiprati Anda, dan untuk goresan Di mobil Anda, saya rasa tidak sepenuh nya salah saya."
Ucap Ubaydillah.
"Ya Sudah, tapi ini bagaimana, saya tidak bawa baju ganti, sedang kan saya harus menghadiri acara pernikahan kakak saya..om eh mas eh kakak, ah apalah pokok nya sejenis itu" ucap lintang.
"Tenang saja Nona, saya akan tetap bertanggung jawab, dengan apa yang telah terjadi" ucap Ubaydillah
Masih dalam perdebatan mereka, tiba tiba polisi wilayah yang sedang berpatroli melewati mereka, dan polisi itu melihat mereka sedang berdebat Di bahu jalan, dengan keadaan posisi Mobil mereka memalang, menghabiskan setengah badan jalan.
Maka polisi itu turun dari kendaraan nya dan menegur mereka.
" Selamat siang saudara ...". Sapa polisi itu
Selamat siang pak, " ucap Ubaydillah dan Lintang serempak.
" Maaf ada kendala?! " Tanya polisi itu.
" Ooh.. Tidak " pak ucap lintang.
" Jika tidak ada kendala, Mengapa kendaraan kalian terparkir sembarangan, dan menghabiskan setengah bahu jalan, lihat pengendara lain terganggu."
Ucap polisi tersebut
" Hehe ini pak, biasa masalah rumah tangga, suami saya Tak sengaja menyerempet Mobil saya , biasa pak pengantin baru , ah bapak seperti tidak tahu saja" ucap lintang sembari bergelayut pada lengan Ubaydillah.
Jangan Tanya, perasaan Ubaydillah.. Dia merasa kehabisan nafas, belum lagi perempuan itu bergelayut di lengan nya,, kaki Ubaydillah bergetar, jantung nya berdetak lebih cepat..
" Betul kah demikian saudara,? " Tanya polisi itu pada Ubaydillah
"Iii..iiya Pak, maafkan kelakuan Istri Saya pak," ucap Ubaydillah, ia seakan terbawa permainan lintang yang bergelayut pada lengan nya, maka ia pun melakukan hal sama, dan Ubaydillah pun kembali mengerjai Lintang, ia melingkarkan lengan yang tadi di gandeng Lintang, kini ia menarik nya dan melingkarkan pada bahu lintang, lalu Ubaydillah menarik Lintang dan mendekap kepala lintang Di lengan nya, ya memang tubuh lintang lebih pendek darinya.
"Ya Allah ampuni hamba.." Ucap Ubaydillah Di dalam hatinya, Ubaydillah tak pernah satu kali pun bersentuhan apalagi berpelukan dengan seorang perempuan, namun untuk kali ini, ia merasa harus melakukan nya , Karena Lintang yng sudah mengaku nya sebagai suami dan enth apa maksud nya.
" Ya baiklah, beruntung saya baru saja, bebas tugas.. Jika tidak kalian akan saya tindak."
"Ya sudah... selsai kan masalah kalian Di lain tempat, jangan Di sini dan mengganggu jalan Umum." ucap pak polisi itu.
"Ba.. Baik pak.." Ucap lintang, dan tersenyum semanis mungkin.
"Silahkan.." Ucap polisi tersebut..
Lalu Lintang masuk kedalam Mobil nya kembali, dan melajukan Mobil nya, setelah sebelum nya ia berbisik pada Ubaydillah,
"om atau kak, aku tunggu Di Bibir pantai depan , kalau tidak.. aku akan laporkan Anda ke polisi , aku sudah mengantongi nopol mu..". Ancam lintang
"Oke.." Ucap Ubaydillah
Dan Ubaydillah pun masuk kedalam Mobil serta melaju mengikuti mobil Lintang.
Setelah tiba di Bibir pantai yang Lintang sebutkan, maka mereka pun kembali turun dari mobil.
"Hai Nona , segeralah sebutkan apa yang Anda ingin kan.?" tanya Ubaydillah.
"Oke tuan, pertama.. Pakaian saya kotor dan saya butuh pakain pengganti.." Ucap Lintang.
"Yang ke dua.. Mobil saya tergores dan itu butuh perbaikan."'Ucap Lintang kembali.
"Baiklah Nona... Mengenai pakain, saya bisa langsung mengganti saat ini juga, namun untuk perbaikan mobil Anda, maka datang lah kealamat saya, ini kartu nama nya.. Ucap Ubaydillah
Dan maaf, ini tolong terima untuk Anda membeli pakaian baru dan tentu nya pakaian yang pantas agar aurat mu tertutup sempurna. " Tutur Ubaydillah sembari mengeluarkan. uang 20 lembar merahan..
" Maksud Anda apa tuan? "...
Siapa Anda harus mengomentari pakaian saya..lagi pula pakain luaran saya kotor dan basah Karena Anda , maka dari itu saya terpaksa membuka nya, Atau Anda terlena dengan penampilan saya? Ucap Lintang.
"Maaf Nona, saya Tak bermaksud apa pun, dan jika untuk masalah pakaian, saya selaku laki laki Muslim, maka wajib hukum nya untuk mengingatkan seorang perempuan agar memakai pakaian yang pantas, untuk menutup aurat mereka"
O ya jika Anda ingin menemui saya untuk masalah perbaikan Mobil , maka tolong pakai lah pakain yang menutup seluruh aurat mu." Ucap Ubaydillah
" Loh memang nya kenapa? "Tanya lintang.
" Sudahlah Nanti juga Anda tahu Nona, baiklah, terima uang ini dan saya permisi" Ucap Ubaydillah lalu ia memberikan uang 20 lembar itu..
Dan lintang menerima nya..
" Terimaksih Tuan... Mohon maaf jika saya telah berkata kasar dan menyulitkan Anda, dan terimakasih telah mengingatkan akan cara berpakain saya." ucap nya.
"Sama Sama..Nona....???!!" Bermaksud menanyakan Nama.
"LINTANG... LINTANG PRAMESWARI Tuan, Dan sampai jumpa Tuan. Ucap lintang.
Lalu Lintang berjalan ke arah Mobil milik nya.
" Assalamu alaikum ." Ucap Ubaydillah.
Dan lintang pun menoleh kembali, serta menjawab Salam Ubaydillah dan tersenyum.
"Waalaikum salam kak Davian Ubaydillah Al jaris. " Ucap nya. (nama lengkap Ubaydillah yang ia lihat Di kartu nama, milik Ubaydillah )
Dan kini lintang betul betul masuk ke dalam Mobil nya dan berlalu.
Ubaydillah masih mematung, memandangi jejak kaki Lintang Di atas pasir.
Astagfirullah... Astagfirullah.. Astagfirullah Al'adzim. Ucap nya sembari mengusap wajah, ada debaran dalam hatinya, dan ada perasaan aneh Di dalam aliran darah nya.. lalu ia kembali ke dalam Mobil, melaju menuju resort.
************
Ya begitulah kira kira pemirsah, maaf jika kurang memasukan 😊 🙏