
Hari hari berikut nya.....
Tak terasa 3 minggu sudah,
Setiap hari Afnan Dan Ubaydillah mengantar
serta menunggu Hasna Di jalan persimpangan dekat sekolah Hasna , Dan setelah pulang sekolah Afnan akan membawa Hasna ke kantor nya, jika Afnan harus keluar kota atau harus meeting di luar, ia akan mengantar Hasna ke ponpes atau ke rumah Ninen nya.
Satu minggu kedepan adalah masa tenang menghadapi ujian dan minggu berikutnya adalah ujian akhir sekolah Hasna. Jadi sebentar Lagi Hasna akan lulus SMA.
Ngidam nya afnan sudah ke tahap ingin yang masam seperti rujak..pedas pedas sambal bakso.
Namun pernah satu kali mereka di buat ketar ketir oleh permintaan Hasna yaitu ketika mereka melewati sebuah rumah, Hasna melihat ada pohon belimbing.
Suatu siang....
"Stop kak ubay...." pinta Hasna
Ciiittt.. Ubay menginjak pedal rem nya dengan tiba tiba Karena terkejut.
"Ada apa dek Nana? " Tanya Ubaydillah.
"Iya, sayang kenapa?" Tanya afnan.
"Itu by.. Ada pohon belimbing, Nana mau itu by.." rengek Hasna
"Oooh itu, tapi itu masih hijau sayang , beli di supermarket saja ya, lebih besar Dan lebih bagus buah nya" bujuk Afnan
"Tidak mau, Nana mau nya yang itu, dan harus byby yang ambil" ucap Hasna
"Ya ampun sayang, itu pohon nya tinggi loh, byby boleh jadi ketua geng motor, bisa jadi owner dari beberapa perusahaan, dan
Yang repenting dapat menaiki kamu.. Hehe , tapi tidak untuk memanjat pohon.. Byby takut sayang.."
Tutur Afnan, entah betulan Tak dapat memanjat pohon, atau ia beralasan Karena malas.
" Aahh pokok nya Nana mau belimbing dari pohon itu titik.
Kalau tidak, Nana yang manjat Nih. "
Ancam Hasna.
"Iii... iya.. Sayang iyaa.. Apa sih yang enggak untuk kamu sayang" . Ucap Afnan,
"Dek.. Ayo kita izin sama yang punya " ajak Afnan kepada Ubaydillah.
"Iya ayo A..." Ubaydillah mengiaykan.
Di luar Mobil, Dan Di pintu gerbang si pemilik pohon belimbing...
"Assalamuallaikum .. Assalamuallaikum ... Permisi... Permisi.." Ucap kedua nya.
"Sampurasun.." Ucap Ubaydillah
"Waalaikum Salam.." Terdengar sahutan dari dalam. dan terlihat seorang wanita paruh baya keluar menuju halaman.
"Assalamuallaikum bu... " ucap Afnan Dan Ubaydillah
"Waalaikum Salam..." Sahut si ibu
"Maaf akang akang ini ada perlu apa ya , kalau pihak sales, saya tidak menerima sales maaf ya kang"
, kata perempuan itu, ia berfikir Afnan dan Ubaydillah adalah sales Karena Afnan memakai dasi Dan baju kemeja yang tangan nya ia gulung.
"Oh bukan bu, kami bukan sales,
Maaf istri saya sedang hamil, dan Memaksa ingin buah belimbing yang ibu miliki, tuh istri saya menunggu Di Mobil" tunjuk Afnan pada Mobil nya dan Hasna terlihat sedang duduk Di dalam terlihat dari kaca jendela yang terbuka.
"Ooh.. Ee.. Ehe he.. Maaf saya kira teh sales.." Ibu itu salah tingkah ketika melihat Mobil mewah nya Afnan.
"Silahkan atuh, ambil saja sesuka hati.. " Ucap ibu si pemilik rumah.
Lalu Afnan mengeluarkan uang 3 lembar merahan.
"Terimaksih banyak ibu..dan tolong ini di terima Yaahh," ucap Afnan sembari menggenggam tangan si Ibu menempelkan uang pada telapak tangan si ibu.
"Tolong bu, ini rezeky ibu.. Mohon di terima" ucap Afnan memohon
"Tapi, ibu tidak berniat menjual nya untuk anak ini, lagi pula ini terlalu banyak nak..." Ucap si ibu kembali
"Oh tidak bu, tidak sama sekali untuk membeli buah ini, ini murni rezeky untuk ibu yang Allah kirim melalui saya" . Ucap Afnan
Dan akhir nya ibu itu mau menerima nya..
Kini dengan segala upaya susah payah Afnan Dan Ubaydillah berusaha memanjat pohon belimbing itu.. Akhir nya Afnan berhasil memanjat pohon belimbing itu dengan kaki yang gemetar .
"Ya Allah, dedek utun.. inji... Ini Ayah lakukan untuk mu, semoga ayah tidak jatuh, bismillah hirrohman nirrohim" ucap Afnan
Bermodal kan sebuah kantung kresek dari si ibu pemilik rumah, Afnan mulai memetik satu persatu buah belimbing itu.
Higga tiba tiba Ubaydillah berteriak dari arah bawah pohon .
"A'a dedek ke Mobil duluan...teriak Ubaydillah. Lalu ia berlari terbirit birit... Kyaaaaa... Ubaydillah berlari terus ... Yaaaaaaa... Hushhh.. huuusshh ... Wuushh..
A'a tolong dedek.. A. Aaaa..." Teriak Ubaydillah masih berlari berputar putar di halaman..
Afnan yang melihat Ubaydillah Di kejar angsa ia tertawa terpingkal pingkal.
" Ah Haa Haa.. Dek itu di belakang mu, awas itu di samping mu.." Ucap Afnan masih dengan tawa.
Ternyata Ubaydillah sedang di kejar gerombolan angsa, mungkin jumlah nya lebih dari 10.
Ubaydillah merasa kelelahan, Karena angsa angsa itu Tak membiarkan Ubaydillah untuk keluar dari gerbang rumah , maka hanya berlari ber putar Di halaman yang dapat ia lakukan untuk menghindari si angsa , hingga si ibu pemilik rumah menyelamtakan nya, dengan menghalau angsa angsa itu ke arah belakang rumah.
Mereka telah kembali ke mobil... Hasna yang meminta belimbing malah sudah tertidur pulas Karena terbuai akan lantunan sholawat Nabi yang ia dengar di USB Mobil..
"A... A'a yang bawa, kaki dedek lemas ucap nya," terlihat Ubaydillah sedang mengatur nafas nya di kursi penumpang.
"Ya sudah A'a yang bawa, kaki A'a juga gemetar sebetul nya dek, seumur umur baru naik pohon setinggi itu, mana banyak semut hitam . Ucap Afnan sembari melajukan Mobil nya.
End
_______
Siang ini di rumah utama, ponpes...
" Assalamuallaikum.. "Ucap Afnan, Ubaydillah Dan Hasna serempak.. Mereka baru saja sampai rumah, sehabis menjemput Hasna pulang sekolah.
" Waalaikum Salam", jawab serempak dari dalam rumah, beberapa Ambu, guru pembimbing dan para santri wati terlihat sedang sibuk mempersiapkan kado kado Dan souvenir lain nya yang entah untuk apa.
"Eh sayang sudah pulang" ucap Umi kyai.
"Sudah mi.." Ucap meraka
Hasna dan Afnan langsung pamit masuk ke kamar mereka. Dan Ubaydillah melihat pangkuan umi nya me nganggur maka ia merebahkan dirinya Di sana.. Ia cuek dengan kehadiran para guru pembimbing Dan santriwati.
"Loh dedek kenapa, terlihat lesu..?" Tanya umi.
"Haaaahh.. huuuuu... Dedek lelah mi.. Hehe.." Jawab Ubaydillah sembari berseringai.
"Lelah kenapa sayang ?" Tanya umi lagi sembari tangan nya memotong motong solatif untuk bungkus kado
"Ya itu mi.. A'a .. dia yang boboin Nana sampai hamil, masa dedek yang repot.. A'a maem nya jadi jorok, apa saja di makan , Hari ini mi, A'a makan rujak sudah tidak waras, dalam satu jam A'a menghabiskan 6 pack rujak mi.. Belum bakso 2 mangkuk sambal nya sampai 4 sendok, es dawet 3 gelas. pas semua sudah habis malah uwheek.. hadeuuh kan nyebelin mi", Ucap Ubaydillah
"Hehe sabar sayang, ikhlas yaa nak dalam menolong A'a mu.."
"Hehe iya umi sayang, dedek ikhlas , oh ia.. Ini untuk apa mi, koq bungkus bugkus kado? Tanya Ubaydillah
"Untuk besok santunan anak yatim sayang , ini kado untuk para santri wati santri wan beasiswa Dan berprestasi." tutur umi kyai.
" O iya.. Umi temui Nana dahulu, ibu ibu pengajian ingin kenal dengan Nana., biar ia tidak terkejut bila dada kan Di suruh, jadi Nana sudah siap siap untuk besok naik podium." Ucap Umi kyai.
*********
Selamat membaca..next Episode, Nana akan bertausiah dadakan di depan jamaah masjid pesantren yaa....
👌🙏😍💐