
"Dek lintang sedang apa malam malam Di tengah laut sendiri??" Tanya Ubaydillah,
Ketika mereka sudah sama sama berdiri, hati Ubaydillah ketar ketir sebetul nya.
Ia ingat pepatah Abi kyai sejak ia usia SD kelas 5.
**Flash back bebera tahun silam **
pak kyai : A'a... Dedek.. Ingat ya, jangan pernah sekali sekali berkhalwat bersama perempuan, itu hukum nya haram, nanti bisa timbul Fitnah.
Ubaydillah : loh koq begitu Bi?
Pak kyai : ia dek.. Di dalam Islam.. jika bukan mahram Di larang keras berdekatan apalagi berduaan dan bersentuhan, itu bisa di golongkan sebagai zina, maka dari itu s
Cara kita menemukan pasangan itu dengan ta'aruf lalu Khitbah, baru menikah, nah kalau sudah halal boleh bersentuhan..
Hadits nya seperti ini ,
اَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ باِمْرَأَةٍ إِلاَّكاَنَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَان
Artinya: “Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita, melainkan yang ketiga dari mereka adalah syetan“. (HR. At-Tirmidzi)
Afnan : loh koq zina Bi, bukan nya kita cuma ngobrol dan paling pegang tangan, kan tidak tidur bersama.
Pak kyai : bukan me lulu zina itu tidur bersama A.. hati, tangan, mata pun bisa zina, Contoh, yaitu :saat kita secara seksama memandang lawan jenis kita yang bukan mahram. Maka itu di sebut zina mata, nah yaitu Di khawatirkan Di antara berdua itu ada nya syetan yang akan membawa kita berbuat lebih dari sekedar mengobrol dan pegang tangan.
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk“.(Surat al-Isra’ ayat 32)
Ubaydillah : Lalu Bi , jika kita terlanjur bersentuhan apalagi berpelukan?
Pak kyai : harus menikahi wanita itu.
Afnan : astagfirullah... Masa begitu Bi, kan cuma berpelukan?
Pak kyai : eheemm, Karena sudah menyentuh nya dan itu termasuk zina jadi...
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Artinya: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap satu dari keduanya dengan seratus kali deraan. Dan janganlah kamu belas kasihan kepada keduanya didalam menjalankan (ketentuan) agama Allah yaitu jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah (dalam melaksanakan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman“.(An-Nur ayat 2)
الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ ۚ وَحُرِّمَ ذَٰلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ
Artinya: “Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang beriman“.
(An-Nur ayat 3)
Ubaydillah : ya Allah Bi... Jadi kita harus menikahi yang sudah kita sentuh Bi?
Lalu jika tidak cinta bagaimana?
Pak kyai : ya begitulah dek, ya jika tidak cinta terima saja, maka nya A'a sama Dedek hati hati dalam peraulan, jangan sekali sekali menyentuh wanita yang bukan mahram, kalau Tak mau Di cambuk dan Di nikah kan paksa.
Berdua: Iiiihh... Serem Bi.... A'a gak mau,
ia Dedek juga, Gak mau sentuh sentuh perempuan.
*End *
Kembali pada Ubaydillah dan Lintang.
Kini mereka berjalan beriringan, Ubaydillah yang berjalan terlebih dahulu dan lintang berjalan Di belakang nya
"Mmm... Tidak ada" jawab Lintang
"Tidak ada bagaimana?" Tanya Ubaydillah.
"Atau mungkin dek lintang ingin......" lanjut nya lagi.
"bunuh diri maksudnya?.
Ahahaha... Ya Tidaklah kak Davian "
Sambung Lintang tertawa.
Terlihat begitu cantik lintang tertawa, ketika Ubaydillah menoleh, walaupun dalam keadaan berantakan, baju yang basah, rambut yang Tak beraturan, namun lintang masih terlihat cantik Di mata Ubaydillah.
"Mmmm.. Kak Di sini ada shower umum tidak untuk bersihin tubuh?" Tanya Lintang
"Tidak ada dek, mengapa tidak mandi saja di kamar mu dek." ucap Ubaydillah
"Hee...mmm..." ucapan Lintang ragu...Ubaydillah menanti perkataan Lintang, namun Lintang terdiam.
"Kenapa dek?" Tanya Ubaydillah, berdiri mematung Di depan Lintang tanpa menoleh.
"Astagfirullah... Koq bobo Di Mobil dek?" Ubaydillah penasaran.
"Mmm.. Nanti Lintang certakan kak, saat ini Lintang butuh mandi dan ganti pakaian kak." ucap Lintang.
"Baiklah, kamu mandi saja di kamar ku, aku tunggu Di luar," ucap Ubaydillah.
"Tidak apa apa memang nya kak,Nanti jika istrinya kak Davian tahu bagaimana?" Tanya Lintang.
"Cheeh . Dia berfikir, aku sudah punya istri, pantas saja waaktu tadi siang aku Di panggil om.." Batin Ubaydillah.
"Mm... Tidak apa apa, paling juga kita Di nikah kan paksa." Ucap Ubaydillah ingin mengerjai Lintang
"Loh koq begitu kak, kita kan tidak berbuat apa apa,.." ucap Lintang.
"Siapa bilang, tadi kita sudah berpelukan, dan jika laki laki dan perempuan sudah bersentuhan apalagi berpelukan seperti tadi , maka mereka harus menikah, Karena wanita itu sudah ternoda." Ucap Ubaydillah.
"Ah.. Benar kah begitu kak ?" Tanya Lintang.
" Iya betul... Ya sudah kamu mandi dulu Di dalam , ini kamar saya, masuk lah.." Ucap Ubaydillah
, tanpa memandang Lintang.
"tapi kak, nanti istrinya kakak....." ucap Lintang
"Saya belum menikah" ucap Ubaydillah, memotong perkataan Lintang
Lintang tersenyum lega, tanpa fikir panjang lalu ia masuk ke dalam kamar dan mencari pintu ke kamar mandi.
"Di sebelah kiri dek, yang ada kaca besar , geser saja kacanya itu pintu nya," ucap Ubaydillah, ketika ia lihat Lintang kebingungan mencari pintu kamar mandi.
"o ya pintu saya tutup ya, saya tinggal sebentar untuk pesan minuman hangat , tidak apa apa kan dek Lintang?" Ucap nya kembali.
" Oh tidak apa apa..." Ucap Lintang, lalu membuka pintu kamar mandi.
Saat Ubaydillah hendak menutup pintu , Lintang yang hendak masuk ke kamar mandi menoleh..
"Kak Davian" Panggil nya.
"amm.. Ya dek" ucap Ubaydillah
"Terimakasih kak ..." ucap Lintang, tersenyum
"Sama sama dek, o ya handuk dan kimono mandi ada Di laci dekat washtafel " ucap Ubaydillah.
"Ia kak, Terimakasih.." Teriak lintang, yang kini sudah sedikit menutup pintu kamar mandi
Lintang masuk ke kamar mandi, Ubaydillah pergi ke dapur atau kantin resort untuk memesan minuman, lalu Ubaydillah pergi ke kamar Afnan dan Hasna.
Tok tok.... " Assalamu alaikum A.. Dek Nana.."
Ucap nya.
"Waalaikum Salam, ucap Hasna dan Afnan terdengar serempak."
Lalu muncul ah Afnan, Di balik pintu.
"Ada apa dek," Tanya Afnan..
"Astagfirullah, kamu kenapa itu basah basahan gitu," Tanya Afnan kembali.
"Biasa A, baru alih profesi habis shooting baywatch." ucap Ubaydillah menyeringai.
"Ah kamu dek ada ada saja.." ucap Afnan.
"A dedek mau numpang mandi.." Ucap Ubaydillah.
"Loh mandi Di sini lagi?
Di Kamar kamu kenapa memang nya dek?"
Tanya Afnan.
"Ada putri duyung numpang berendam A..." Ucap Ubaydillah asal.
"Putri duyung??????!!!!!!
***************
Masih bersambung yaaaa... Thor ngebut setor bab pagi pagi, cause siang mau otweh urusin izajah SMP dan urusin berkas masuk ke SMA putra nya thor.. Ssssttt thor udah punya anak bujang loh 🙈😁😁...
Jangan merajuk ya readers, thor akan angkat bab untuk Ubaydillah dan lintang mengobrol, serta Ubaydillah yang ngotot ingin menikahi Lintang, hanya gegara berpelukan yang sudah ia anggap menodai LINTANG ( taktik Ubaydillah juga sih😆) ".sehabis bab ini di nanti ya.. 🙏🙏😍💐💞💞