Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 182. Efek Dahsyat Akibat Ijab Qobul.


Ba'da Ashar....


Di Rumah utama... Tepat nya di kamar Afnan Dan Hasna.


“Aaawww, sayang sakit.. hessstt.. uuugghh.. nyutnyutaan, kebas gini rasanya nih!” ucap Afnan.


“Byby tahan dong, Iih byy jangan bergerak terus” protes Hasna, saat Hasna mengompres bibir Afnan menggunakan air hangat,dengan handuk kecil tanpa ia peras.


“Sayang ini panas, sungguh air nya masih panas” protes Afnan, matanya berlinang air mata.


“Iih byby cengeng, Ini air hangat by, sini ayo kompres lagi” paksa Hasna,hingga Afnan menjauh dan menghindari nya.


“Maaf sayang, sungguh itu air nya masih panas” rengek Afnan.


“Ini bibir rasa habis makan seblak mercon” sambung Afnan kembali


“Masa sih by”, lalu Hasna mencelupkan jari telunjuk nya, “oopppsss!!”


“Heeuumm, panas!”


“Byby sayang, maafkan Nana..mungkin tadi campuran air dingin nya kurang” Ucap Hasna kembali, bernada penyesalan dengan memajukan bibir bawah nya, mimik wajah memelas.


“Sudalah sayang tidak mengapa,mari byby tambah air dingin agar tak terlalu panas” pinta Afnan, mengelus kepala Hasna, lalu ia bawa kembali wadah air panas itu ke washtafel dan menambahkan air dingin, serta kini ia lakukan sendiri mengompres bengkak pada bibir nya, setelah selsai ia kembali ke kamar menghampiri Hasna.


“Sayang...”


“Nana di balkon By” suara Hasna memanggil Afnan dari arah balkon.


“Hai sayang” sapa Afnan, lalu merebahkan kepala nya di pangkuan Hasna.


“By.. Ke dokter saja yuk, obati bibir nya” ajak Hasna.


“Terimakasih, tak perlu lah sayang, cuma bengkak sedikit, bibir atas nya byby jadi sexy kebina bina(banget/sexy sekali) ya kan, hihi” celoteh Afnan.


“Iiisshh, bibir bengkak di anggap sexy,Hihi.. itu hukuman buat orang ganteng, jadi tambah ganteng kan” ledek Hasna.


“Uuumm pasti sayang kesemsem nih pingin mencicipi rasa nya bibir bengkak” ledek Afnan kembali.


“Yakin nih mau Nana hajar ya bibir bengkak nya” ucap Hasna.


“Ampun deh Mimma sayang , hajar nya nanti setelah sembuh” Ucap Afnan.


“By...”


“Heuumm” jawab Afnan bergumam, hidung nya sedang asik Menyesapi kulit perut Hasna yang ia singkap dengan gemas nya.


“By, byby kan sudah pernah melihat wajah kak El tanpa hijab ketika di turki, kak El cantik kan?” tanya Hasna, jari jemarinya sedang memainkan rambut Afnan.


“Tentu, El kan perempuan sayang” jawab Afnan.


“Iya sih, tapi kan maksud nya, cantik yaaa cantik gitu byy” ucap Hasna kembali.


“Hmmm... Sayaaang, setiap perempuan itu mempunyai fitrah nya masing masing termasuk kecantikan” jawab Afnan.


“Tapi kira kira Dev sudah melihat wajah kak Elya belum ya by?” tanya Hasna.


“InshaAllah, seperti nya Sudah, tahu tidak, tadi saat sholat Ashar berjamaah di Masjid, byby melihat Dev senyum sendiri, sayang” Kesimpulan Afnan pada sumringah nya wajah Devano.


“Mmm.. Mungkin juga ya by, semoga deh” jawab Hasna, lalu mulai menggoda Afnan dengan meng klitikinya.


“Geli sayang, hehe” ucap Afnan, tubuh nya menggeliat Karena merasa geli.


“Biar saja,Nana suka lihat byby kegelian tuh jadi goyang goyang, ahahha” celoteh Hasna dan tertawa.


“Uuuumm nantangin di sengat bibir bengakak ya” lalu Afnan bangun dari pangkuan Hasna, dan tanpa aba aba Afnan menggendong Hasna masuk ke kamar.


“Byy.. lepas, turunkan Nana byby” ucap Hasna, bernada memelas.


“Tidak, siapa suruh membangun kan landak bobo, nah durinya jadi Kepingin n*u*uk kan” Ucap Afnan santai.


“Iiih vulgar!” pekik Hasna.


“Hehe biar!, yang vulgar itu justru otak sayang, jurusan nya salah trayek tuh ”, lalu Afnan merebahkan tubuh Hasna di tempat tidur dan Selanjut nya tentu saja lanjut berlanjut berpetualang melalui selimut, serta menaiki kasur.


Di kamar Ubaydillah, setelah Lintang mengompres kening Ubaydillah dengan air hangat, kini Ubaydillah dalam dekapan Lintang, tubuh mereka berbalut selimut,tadi ia mengeluh pusing, namun begitu di kamar bukan nya tidur, ini malah ngajak Plesiran Istrinya di balik selimut, dan di atas kasur.


“Yang, sudah bobo saja, dari tadi mengeluh pusing, sudah di kamar malahan memperdaya Lilin” ucap Lintang.


“Oohh jadi keberatan nih di perdayai oleh suaminya?” tanya Ubaydillah,menatap wajah Lintang dengan lembut seraya tersenyum.


“Ya tentu tidak Yang, malah senang heee” Lintang menjawab dengan suara lembut dan tersenyum.


“Yang, koq bisa sih itu Kening bertelur, memang nya tidak menggunakan safety belt?” tanya Lintang.


“Menggunakan koq, ya nama nya ngerem mendadak sayang, tetap saja tubuh nya terdorong ke depan” ucap Ubaydillah.


“Lagi Dave ada ada saja deh pakai kabur, mmm.. Coba Yang, kira kira Dev sudah melihat wajah cantik nya kak El belum ya?” tanya Lintang.


“Kurang tahu Yang, tapii... Oh ya, tadi di Masjid, sewaktu menunggu Iqomah, A'a Dav dan A'a Ustadz memperhatikan Dev itu senyum senyum sendiri, lalu ia sentuh sentuh bibir nya lalu senyum, nah bahkan waktu sholat tiba itu baju koko dan kain sarung malah dia pegang pegang bukan nya di pakai gitu, pas mau sholat seperti nya dia baru sadar kalau baju koko dan kain sarung nya belum ia pakai, ehehehe si Dev lucu” Ubaydillah bercerita lalu mengekeh geli.


“Iiisss... Koq Dev jadi aneh ya, atau mungkin otak nya cedera Yang, sewaktu menabrak tadi?” tanya Lintang dengan polos nya.


“Ahahah Ayang ada ada saja femikiran nya, tidak lah, InshaAllah Dev baik baik saja koq,seperti nya Efek dahsyat akibat ijab qobul, sudah ayo mandi” ajak Ubaydillah.


“Umm, yuk.. Gendooong!” pinta Lintang dengan manja nya.


“Boleh, ayuk.. tapi ada upah gendong nya dong” jiwa tak mau rugi Ubaydillah.


“Euumm gak mau rugi, ada koq nanti juga tahu hehe” jawab Lintang, lalu mereka pun bergegas ke kamar mandi untuk mandi.


Sedangkan di ruangan Elyavira, Devano baru saja masuk ke dalam pintu, ia tak perlu mengetuk Karena Elyavira sudah memberi tahu kode pada pintu nya, “Assalamu'alaikum” ucap Devano setelah masuk, lalu ia sampirkan begitu saja di sofa kain sarung dan baju koko yang tadi ia kenakan sebagai luaran dari t-shirt dan celana pendek nya untuk pelengkap ia sholat.


Ia lihat Elyavira tertidur di atas kasur,posisi miring ke kanan dan itu menghadap langsung ke arah sofa tempat Devano duduk saat ini,karena pintu kamar terbuka lebar.


Dan seperti nya Elyavira tidur miring ke kanan itu ada makna nya seperti hal nya Islam menganggap tidur sebagai salah satu tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala. 


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَا مُكُمْ بِا لَّيْلِ وَا لنَّهَا رِ وَا بْتِغَآ ؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ


Laten: wa min aayaatihii manaamukum bil-laili wan-nahaari wabtighoooukum ming fadhlih, inna fii zaalika laaayaatil liqoumiy yasma'uun


Arti: "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan."


(QS. Ar-Rum 30: Ayat 23)


Menurut penelitian beberapa ilmuwan, ternyata tidur Nyenyak,dapat mencerdaskan Otak.


AL-Quran dan hadits sangat rinci membahas masalah tidur, bahkan termasuk bagaimana posisi yang di sunnahkan Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam sebelum ilmuwan modern menelitinya.


Hadits al Barra bin Azib, Rasulullah bersabda :


“Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk sholat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan.” (HR. Bukhari).


Dalam riwayat lain Rasulullah juga bersabda: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (Hr Al-Bukhari dan Muslim).


Tidur Ala Nabi, Selain Sehat juga Berkah!


Rasulullah juga membenci orang yang tidur tengkurap. Dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapan ku, dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap.


Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau.


Beliau pun bersabda: “Wahai Junaidib, tidur seperti itu, seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah)


Tidur dalam posisi ke kanan dapat mengistirahatkan otak kiri. Dengan tidur miring ke kanan,  dapat menghindarkan dari bahaya yang timbul seperti pengendapan pembekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan penyempitan pembuluh darah.


Dapat mengurangi beban jantung. dengan posisi miring ke kanan saat tidur dapat membuat darah terdistribusi secara merata dan terkonsentrasi ke tubuh bagian kanan, membuat aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih melambat sehingga denyut jantung lebih lambat dan tekanan darah akan menurun.Mengistirahatkan lambung.


Dengan tidur miring ke kanan menyebabkan aliran chiem lancar sehingga cairan empedu meningkat. Hal ini dapat mencegah batu kantung empedu.


Meningkatkan waktu penyerapan gizi.


Dengan posisi tidur miring ke kanan membuat perjalan makanan yang tercerna lebih lama, sehingga penyerapan sari makanan lebih optimal.Merangsang buang air besar. Dengan tidur miring ke kanan akan membuat proses pengisian usus besar lebih cepat penuh sehingga merangsang gerak usus besar dan relaksasi dari otot anus. Ini akan merangsang untuk buang air besar.


Mengistirahatkan kaki kiri. Dengan tidur miring ke kanan akan membantu pengosongan vena kaki kiri sehinnga rasa pegal lebih cepat hilang.Menjaga kesehatan paru-paru. Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Saat tidur miring ke kanan, jantung juga akan condong ke kanan. Hal ini tak masalah karena jantung akan menekan paru-paru kanan yang ukurannya lebih besar.


Menjaga saluran pernafasan. Dengan tidur miring ke kanan akan mencegah jatuhnya pangkal lidah yang dapat mengganggu saluran pernafasan.Untuk sekarang apa salahnya kita membiasakan dengan tidur miring ke kanan untuk memperoleh posisi tidur yang sehat. (Wallahhua'lam bissawab)


Sebetul nya mengamalkan sunnah itu tidak rugi, sebagaimana telah terbukti manfaatnya bagi diri kita semua.


Devano mondar mandir, ia sudah beberapa kali merebahkan dirinya di sofa, namun pandangan nya terus beralih pada Elyavira.


“Hadduuh, Gila gue nih lama lama, El El.. Lo sudah berhasil membius otak gue, mata dan hati gue kerjasama nih buat pandangin lo terus, oh my God, huuff ah masa bodoh, orang gengsi gak akan berhasil” gumam Devano, dengan mengesampingkan rasa gengsi maka kini ia Melangkah mantap ke arah pintu kamar yang terbuka,lalu ia tatap wajah Elyavira dengan lembut, dan kini otak nya memerintahkan Devano untuk merebahkan diri di samping Elyavira.


Ia berbaring dengan posisi terlentang, dan bluk, tiba tiba tangan kiri Elyavira bergerak dan berlabuh pada dada Devano.


Devano tersenyum, lalu ia genggam tangan Elyavira dan ia kecup perlahan hingga Elyavira tersadar serta membuka mata perlahan Karena kecupan dan membuat basah tangan nya itu.


“Dev” ucap Elyavira lirih.


“Hee,El..maaf sudah mengganggu tidur El” ucap nya tersenyum salah tingkah.


“Tidak koq Dev, Elya tadi menunggu Dev pulang, dari sehabis sholat Ashar, namun maaf Elya malah ketiduran” ucap Elyavira.


“Oh tidak apa apa El,Maafkan Dev juga ya, sudah membuat Elya menunggu, Dev tidak kemana mana koq El, tadi ba'da Ashar, Dev hanya nongkrong di jembatan sebelah selatan masjid, bersama santri putra lain nya sambil gitaran” ucap Devano.


“Iya El faham koq, Dev masih butuh interaksi dengan teman teman Dev, Dev bebas bergaul koq dengan siapapun jangan jadikan pernikahan kita ini beban buat Dev ya, Elya Ikhlas menjadi Istri Dev, Elya akan dukung setiap langkah Dev selama itu baik” tutur Elyavira, matanya berkaca kaca.


Kata kata Elyavira begitu meresap ke dalam relung hati Devano, istrinya yang jauh lebih tua darinya ternyata berfikiran bijak, ada kedamaian di hati dan jiwa Devano.


“Baiklah El, kini mari kita saling mengenal lebih dan saling melengkapi saja dulu, kita coba dengan pacaran dulu gitu El, kira kira Elya setuju tidak?” tanya Devano, lalu ia tarik tubuh Elyavira dan kini kepala Elyavira berada pada dada nya, Devano mengecup pucuk kepala Elyavira.


“Baiklah Dev, Elya sih setuju saja” ucap Elyavira dan jawaban Elyavira otomatis membuat Devano berbunga bunga, akhir nya ia mempunyai kekasih halal.


“Terimakasih El, kini Devano memiringkan tubuh nya, ia biarkan lengan kirinya menjadi bantalan kepala Elyavira yang kini menatap nya.


“Sama sama Dev” ucap Elyavira, kini ia telusupkan wajah nya di antara leher dan dada Devano.


“Jadi kita sekarang resmi pacaran ya El?” tanya Devano.


“Baiklah Dev, kita sekarang pacaran dan sudah resmi” jawab Elyavira.


Tangan Devano melingkar pada punggung Elyavira, dan Devano mendaratkan kecupan di pucuk kepala Elyavira cukup lama.


“Terimakasih pacar, pacar halal ku” bisik Devano.


“Sama sama kekasih, kekasih halal ku juga” timpal Elyavira dan kini mereka saling mengeratkan dekapan mereka, merasakan bagaimana rasanya berbunga bunga saat pertama kali nya dalam hidup mereka mempunyai pacar.


“Ya sudah pacar halal bobo lagi yuk” ajak Devano.


“Iya kekasih halal, hehe” ucap Elyavira seraya tersenyum dan ia mendongakan wajah nya dan kini mereka saling menatap, Devano begitu terbuai dengan senyuman Elyavira yang kini hanya berjarak beberapa inci saja dari hadapan nya, dan ia sangat tergoda untuk mencicipi bibir pacar nya itu, yang baru saja resmi jadi pacar nya dan tidak akan berdosa karena Elyavira adalah pacar halal nya.


Maka ia mencoba mendekatkan wajah nya ke wajah Elyavira dan yang ia tuju adalah mendarat bebas kan bibir nya pada bibir Elyavira, dan cup, mereka diam hingga Elyavira membuka celah, ia ingat saat tanpa sengaja melihat jelas Afnan dan Hasna berpagut di dalam kamar mereka.


Dan naluriah sisi manusia Devano pun tercipta, saat mendapat celah dari Elyavira maka Devano memperdalam kecupan nya, menyusuri tiap inci mulut Elyavira hingga nafas mereka terengah, dan Elyavira mendorong perlahan wajah Devano Karena ia merasa hampir kehabisan nafas.


“Maaf Dev, Elya kehabisan nafas” ucap nya malu.


“Hehe, tidak mengapa El, maaf Dev juga belum faham masalah kayak beginian, Karena ini pertama kalinya dan Dev juga baru tahap belajar” ucap Devano dengan polos nya,dan masih dengan nafas yang berat.


“Hehe, ini juga yang pertama untuk Elya, kita sama sama belajar saja ya Dev, hihi” Elyavira merasa kikuk, koq bisa kata kata itu meluncur dari mulut nya.


“Okke, nanti kita belajar kissing lagi, sekarang kita belajar bobo bersama dulu” ajak Devano.


Dan tanpa bicara kembali, dengan Devano tetap memeluk Elyavira maka kini ia mulai terlelap dan akhir nya Elyavira pun ikut tertidur dalam hangat dan nyaman nya dekapan Devano.


**********


Terimakasih sudah membaca 🙏 😍, vote menurun, boleh dong thor meminta sedikit vote👌👍😇❤