Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 128. LINTANG, Ik HOUD VAN JOU


Lintang masih saja berputar dengan fikiran nya, hingga suara ponsel nya berdering...


Continued _____


Trilili Trilili Trilili.. Suara panggilan vidio Di aplikasi WhatsApp Lintang, tertera nama Devano.


Visual Devano



Lintang menerima panggilan vidio dari Devano..


Lintang : Devaaaaannn, masih ingat gue lo???


Dari awal keberangkatan lo gak ada kabar Dev, keterlaluan lo, apa mau ikuti Nana ya ninggalin gue juga???


Devano : ya ampuuun Lin, loe nyerocos aja sih, tanyain kabar gue kek di sini, tau gitu malas gue vidio call elo, gak tahu apa gue kangen sama lo?


Lintang : biar aja, enggak gue gak tahu kalau lo kangen sama gue.


Devano : iya Lin maaf, dari hari keberangkatan gue, gue gak bisa hubungi lo, gue sibuk Lin, dan gue vc lo Karena gue ada kabar baik Lin.


Lintang : kabar baik apa Dev?


Devano : kabar baik nya ada tiga


Lintang : ya sudah sebutkan dong


Devano : pertama, gue mau bawa Granny gue balik ke Indonesia , Grandad and Granny gue Sudah bersedia Lin


Lintang : oh syukurlah , gue ikut bahagia Dev, lalu yang kedua, ke tiga apa Dev?


Devano : yang ke dua, gue sudah menemukan di mana Nana.


Lintang : aaaaaahhhhh Deeeevvv seriously??


Devano : Ja serieus, nu is zij in de stad S ( ya serius, sekarang dia ada di kota S)


Lintang : Hoe weet je dat zij is in de stad S ? ( bagaimana lo tau dia ada Di kota S?)


Devano : Zeker, hij is een vertrouwde bron (yang pasti, dia sumber terpercaya)


Lintang : cepet balik Dev, kita datangi Nana, gue mau minta penjelasan.


Devano : iya Lin, secepat nya gue balik


Lintang : oke Dev gue tunggu, jangan lama lama, o ya terus kabar baik yang ke tiga apa Dev?


Devano : dan kabar baik yang ke tiga adalah


* LINTANG, Ik HOUD VAN JOU*


Lintang : Haaaaahh maksud lo Dev?????


Lintang : Dev..Devanoo..( gambar vidio Tak bergerak, tapi ada suara tidak begitu jelas)


Truulttt.. Panggilan vidio terputus.


Lintang terkejut dengan kata kata terakhir Devano, lalu vidio call berakhir begitu saja, entah Devano yang memutuskan atau signal nya yang menghilang.


"Ya ampuun Dev, gue salah dengar atau tidak ya kata kata terakhir lo, koq putus sih sambungan nya" ucap Lintang.


"Devano, bilang begitu serius atau bercanda siiihh ??!!!!"


"Kalau dia serius bagaimana ya???!!!


" Dev koq bisa saat gue sudah memutuskan untuk menikah dengan kak Davi, lo ungkapkan kata kata itu,,,,


Lintang bicara sendiri seperti orang yang sedang kebingungan.


Di rumah Hasna atau rumah singgah CAHAYA HARAPAN, Ubaydillah tengah melaksanakan sholat isya secara berjamaah bersama sama penghuni panti dan sebagai Imam nya, kini anak anak panti sudah bertambah menjadi 36 orang, dari Usia TK, SD, SLTP hingga SLTA, Hasna Tak membiarkan mereka di adopsi oleh orang tua angkat dari luar , Karena alasan tertentu Hasna sudah memutuskan Ia dan Afnan yang akan menjadi orang tua untuk anak anak tersebut, setelah Hasna terlebih dahulu berkompromi dengan Afnan :


~Pembicaraan Afnan dengan Hasna dua bulan yang lalu :~


Sore hari Di rumah Kayu..


Hasna sedang menerima telepon dari mbak Nurin, mbak Nurin menangis, ia sedang melaporkan bahwa salah satu anak panti yang berusia 9 tahun dan satu bulan lalu Di adopsi telah mendapat perlakuan Tak menyenangkan yaitu berupa penganiayaan, terdapat bukti luka hantaman benda tumpul dan beberapa titik sund*tan Ro*k*k.


Beruntung anak itu dapat melariakan diri, dan setelah Afnan serta Hasna menyaksikan langsung bukti luka dari vidio call, maka ia meminta tolong Afdal yaitu ayah Hasna melalui pengacara nya untuk melapor ke KPAI dan kepada pihak berwajib serta mencabut hak asuh dari si pengadopsi.


Hasna ~ By Nana boleh minta tolong tidak?


Afnan ~ minta tolong apa sayang?


Hasna ~ menjadi orang tua dari anak anak panti, Nana tidak mau mereka di adopsi kembali, ya walaupun tidak semua orang yang mengadopsi anak itu akan berbuat jahat, namun tetap saja Nana khawatir By, Nana jadi trauma, Nana tidak tega by, lihat bekas sund*tan R*k*k itu, ya Allah betapa dia menjerit menahan panas dan sakit by saat itu , hiks hiks ( Hasna terisak).


Hasna ~ Biar Nana yang akan menanggung semua biaya mereka untuk biaya sehari hari dan biaya sekolah hingga perguruan tinggi , agar mereka mempunyai harga diri dan dapat hidup mandiri dengan baik kelak, jika Nana harus jatuh miskin sekali pun Nana tidak akan pernah Menyesali nya yang penting mereka hidup tenang dan bahagia.


Afnan ~ iya sayang.. satu satu dulu kita selsai kan, Saat ini pengacara papah sedang berjuang menegakkan keadilan, nah nanti setelah semua selsai, baru kita buat surat permohonan untuk adopsi biar pengacara Anton ikut mengurusi.


Afnan ~ MasyaAllah sungguh mulia hatimu sayang , byby tentu saja setuju menjadi orang tua angkat untuk mereka, masalah pembiayaan tak perlu khawatir, Nanti biar dek ubay yang mengatur nya, jadi InshaAllah kita akan tetap berkecukupan sayang (seraya mengelus lembut pipi Hasna)


Hasna ~ Terimakasih by, byby ter the best, Nana makin sayangg deh ( Hasna mengecup telapak tangan Afnan yang sedang mengelus pipi nya)


Afnan ~ iya sayang sama sama dan siap siap ya kita akan banyak anak, padahal usia pernikahan kita belum pun satu tahun Hehe


Hasna ~ iiihh byby jangan ngeledek Nana deehh ....Hehe.


~Pembicaraan Afnan dan Hasna end~


Kembali pada Ubaydillah di rumah singgah...


Ubaydillah Sudah berada di dekat pintu mobil nya siap masuk ke dalam Mobil dan sedang pamit pada anak anak, ibu panti dan mbak Nurin, untuk kembali ke kota S.


"Kakak koq pulang sih?" ucap salah satu anak panti.


"Iya kak jangan pulang, iya tidak ada kakak tidak seru, kakak kapan kesini lagi?"celoteh anak anak panti.


" Untuk saat ini tugas kakak Di sini sudah selsai adek adek , dan tenang besok besok pasti kakak ke sini lagi, nanti kakak datang kembali beserta Ayah dan Ibu kalian ya (Afnan dan Hasna)


" Janji ya kak"...ucap mereka serempak...


"InshaAllah" ucap Ubaydillah.


"Mbak Nur, Ibu saya pamit, Terimakasih Atas pertolongan nya selama saya Di sini dan maaf sudah merepotkan" ucap Ubaydillah.


"Sama Sama Nak ubay, tidak tidak sama sekali merasa Di repotkan koq" ucap ibu panti.


"Iya den ubay, kita malah senang den ubay ada Di sini, jadi rame Hehe, kapan pun den ubay datang pintu ruma ini akan selalu terbuka" ucap mbak Nurin.


"Ya sudah saya pamit Bu, Mbak" ucap Ubaydillah pada Ibu panti dan Mbak Nurin.


"Iya hati hati" ucap mbak Nurin dan ibu panti.


"Anak anak kak ubay berangkat ya" ucap Ubaydillah seraya masuk ke dalam Mobil.


"Iya kak hati hati kak" ucap mereka serempak.


Ubaydillah pun berangkat ke kota S untuk pulang ke ponpes seusai dari berkelana nya.


*************


O ya kalau ada yang nanya, ada bahasa asing di atas itu bahasa apa, itu bahasa Belanda yaah, dan mohon jangan Di bully thor Tak bermaksud apapun koq, hanya cerita nya kan Devano sedang di Belanda harus bisa dong sedikit sedikit, Sampai keringat dingin nyari nya itu,🙉😁


O ya, coba tebak kira kira kata kata terakhir Devano untuk Lintang Di vidio call itu artinya apa coba, tebak lewat komen ya, untuk seru seruan saja 👌👍😍😍🙏🙏