Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 81. Itu Mu.. Plesiran ke Mana-Mana


Jam menunjukan pukul 1 dinihari..


Hasna terbangun Karena merasa lapar..


Ketika ia membuka mata, tak terlihat Afnan ada Di sana, jangan kan wujud nya, bau nya saja Tak tercium Di kamar itu.


"By... By... Byby di mana??," panggil nya..


"Byby kemana siihh?"


"Atau semalam aku betul betul mengunci mereka Di... tee... ras... Luu.. aarr.. Aku Di ..ka...mar, sendi...ri..ru.. Maa.. hh.. ..hi..laa..ngg..


Kyaaaaaaa... Bybyyyyyy..."


Hasna baru tersadar Dan teringat ucapan Afnan mengenai rumah kecil yang hilang di telan gelap malam..


Lalu ia berlari ke luar kamar...


Dan saat melewati ruang TV.. Kaki nya terantuk sesuatu.." .hhyaaaaa.. bruuugggkkkhh..


"Aaaww astagfirullah.." ucap Hasna


"Aoouussshhh.. Astagfirullah dada.. Ku.. Aaa hhaaaa..." afnan terkejut Dan menahan sakit, yang bagaimana tidak, sedang tidur pulas tiba tiba ada yang mendarat bebas Di atas tubuh nya.


"Loh byby.." Ucap Hasna..


" Maaf by.. maaf Nana tidak sengaja ... "


Hasna baru saja terantuk kaki afnan Dan jatuh tepat Di Atas tubuh Afnan yang tertidur Di ruang TV ...


Semalam Karena keasyikan mengobrol dengan Ubaydillah, Afnan dan Ubaydillah tertidur Di Atas permadani ruang TV


" Sayang... Ya Allah, malam malam begini mau ke mana siih?" .. Afnan bertanya sembari mengerjap ngerjapkan mata Dan mengusap usap dada nya .


"Nana cari byby..." jawab Hasna


"Ya, tapi.. gak gini juga dong cara bangunin nya, dada byby sakit Sayang.."


Protes lembut Afnan.


"Iya Byy maaf. " wajah Hasna memelas


"Ya sudah... Beruntung jatuh nya di tubuh byby, coba jatuh Di tubuh kak ubay, apalah jadinya sayangg...?" Tanya Afnan


"Ya jadinya pasti sama by... Sakit juga.." jawab asal Hasna.


"Hemm.. Nakal nih ya.. Kalau bicara Tak mau Di fikir..."


ucap Afnan sembari menarik pelan dagu Hasna agar wajah nya mendongak , lalu ia mengecup ujung hidung Hasna.


Ubaydillah Tak terganggu sedikit pun dengan kebisingan mulut mereka, ia masih terlihat lelap.


" Nana lapar byy." ucap nya bermanja


" Ya Allah ... Sayang lapaaarr??.." tanya Afnan setengah terkejut.


"Hu.. Uh...." Hasna menganggukkan kepala.


"Ya sudah, kamu tunggu Di kamar, byby buatin sesuatu." ucap Afnan.


Lalu Afnan berdiri Dan menuju ke arah dapur..


"Tunggu Di kamar sayang ... Itu mu plesiran ke mana mana tuuhh, nanti kak ubay lihat bagaimana? ."


Tunjuk Afnan pada paha hasna.. Karena semalam Afnan menyalini Hasna dengan baju kemejanya yang mudah memakaikan nya , memang tangan nya sih panjang, tapi kan bawah nya itu jauh Di atas lutut jarak nya .


" Biar saja, Nana takut sendiri Byy.. Nanti rumah nya di hilang Di telan malam bagai mana.." jawab Hasna Tak ada beban.


"Ekhmmppfff.." Afnan menahan tawa,


" Tumben bidadari labil ada yang Di takuti"


"Iih byby apa siiihh.. "


"Ya sudah sini.."


Afnan mengajak Hasna duduk Di bangku makan yang ia tarik ke dekat meja kompor,


Setelah Hasna duduk, lalu Afnan berdiri memakai lutut Di hadapan Hasna.. Dan ia meraih tangan Hasna, lalu ia genggam bertumpu pada pangkuan Hasna.


"Mmm... Hihi.. Iya, Nana lupa... Tadi kurang mencerna kata kata byby..." ucap Hasna tersipu malu.


"Ya sudah, kalau mau Di sini menemani byby, tidak apa apa, tapi pakai ini buat menutupi itu mu..."


Lalu Afnan membuka atasan koko nya, Dan membentangkan nya pada paha Hasna untuk menutupi paha polos Hasna.


Dan jadilah afanan bertelanjang dada Di hadapan Hasna pada tengah malam itu, body sexy , dada bidang , perut datar, Dan punggung yang tegap, kini jadi pemandangan indah untuk Hasna, yang sukses membuat jantung nya berdegup lebih cepat .


"Aih... By...aku Di apain,


Koq bisa pakai baju byby ?"


Hasna baru sadar, kalau ia sudah berganti pakain.


"Ya tukar baju bersih laaah.... "


gaya Afnan cuek sembari meletakan Teflon di Atas kompor untuk menggoreng sosis Dan telur..


"Siapa yang tukar byyy.. Lalu kapan aku mandi?" Tanya hasna lagi.


"Tadi..byby yang tukar pakain kamu, byby juga yang mandiin, pakai jurus mandi Kucing," ucap Afnan berbisik...


"Haaaaahh no no no no... Iiih byby pasti sudah lihat semunya yaaa..."


"Aaaaah byby Nana ternoda deeehh..." celoteh Hasna.


Lalu Hasna menutupi wajah nya dengan kedua telapak tangan.


"Aha..ha.. Apanya yang ternoda coba,"


"Ya Aurat Nana By... Uuumm By.. By.. Nana malu.." ucap manja.


"Byby sudah lihat Bagian Mana saja.."


Ucap nya lirih Dan menundukan kepala sembari menarik narik pelan celana Afnan, Dan Afnan sedang fokus pada Teflon nya.


"Mmm bagian.. Semua nya laaahh sayang, yang perlu Di lihat ..."


"Beruntung nya malam ini kamu tertidur pulas sapai bisa ku buat topless.. Hihi"


Goda afnan.


Memang afnan Tak pernah melihat tubuh Hasna topless dari Atas sampai bawah, sekali pun sedang berhubungan intim mereka selalu melibatkan selimut Di antara tubuh Mereka.


Makanya ketika mengganti pakaian Hasna, ia menutupi tubuh Hasna dengan handuk Dan selimut, bisa saja afnan melihat semua nya, namun Afnan Tak mau mencurangi istrinya, melihat semua nya di saat istrinya dalam keadaan Tak sadar karena tidur pulas.


"Huhhu.. By.. Byyy... "


"Sudah nih.. Ayo makan, katanya lapar.."


"Tidak mau makan... Habis byby sudah lihat aku topless."


"Hmmm... Tidak sayang, percaya deh, semalam byby me ngelap tubuh mu Di balik handuk Dan ketika memakai kan baju itu juga di balik selimut.." Tutur Afnan


"Sudah makan yaa, habis makan sholat isya lalu tahajud bersama byby..


" Ehhmm.. Terimakasih by.. Nana sayang byby..


Suapiin maem nya.. Hihi... " Lagi lagi jurus manja Hasna.


Kini Hasna berada di pangkuan afnan, sembari memeluk dada telanjang nya afnan , Dan afnan menyuapi Hasna serta dirinya, Karena terasa lapar juga setelah melihat makanan Di depan nya..


Setelah selsai makan, mereka bergegas ke kamar untuk sholat, dengan Hasna Di gendong Afnan dari belakang.. , setelah sholat, mereka melanjutkan saling bertukar rasa memuaskan satu sama lain, kali ini Hasna ikhlas untuk topless Di hadapan Afnan yang tentu saja membuat Afnan mengap mengap melihat pemandangan indah dini hari.


***********


😄😄😄👌✌👍😇😇💐💐


Vote


Like


Komen


Terimakasih readers Maha di butuhkan