
Keesokan hari nya..
Hasna baru saja selsai sholat Dhuha, dan Afnan sedang menelpon seseorang Di luar kamar, setelah sebelum nya ia melaksanakan sholat dhuha terlebih dahulu saat Hasna sedang mandi, mulai saat ini Hasna Tak ingin menaruh curiga apapun pada Afnan, ia ingin percaya sepenuh nya, Karena setiap kali ia cemburu dan berulah pada akhir nya ia kan kalah dan menyerah, Afnan terlalu kuat untuk dirinya, ia lebih segala nya dari Hasna dan hanya Afnan yang dapat mengimbangi dirinya.
Saat ini Hasna hanya ingin fokus pada Kehamilan nya, terlebih lagi ia Ingin sekali Babby twins.
Sembari menunggu afanan ber telepon, Hasna berniat membaca surah yusuf, tapi Al-Quran nya tidak ada...
Ia mencari Di antara laci lemari televisi dan laci meja, namun Tak ada juga, lalu Hasna keluar, hendak menanyakan pada Afnan, dan afnan baru saja selsai menelpon..
Melihat Hasna keluar dan menatap nya, maka Afnan pun menyerahkan ponsel nya pada Hasna.
"Nih sayang, rekaman telepon nya.. " Ucap Afnan
"Iih byby.. Nana tidak mau menanyakan itu, Nana hanya ingin menanyakan al-Quran, Nana ingin mengaji.., tapi Di kamar tidak ada Al-Quran " Tutur Hasna.
Ooh.., mungkin belum di persiapkan, Karena kamar ini belum lama selasai di renovasi sayang ..ucap Afnan.
"Ooohhh begitu...., tapi dedek utun nya, ingin mendengar surah yusuf by " Ucap Hasna
Hehe...ya sudah byby saja yang bacakan, bagiamana? Tanya Afnan
"Mmm.. Boleh by..." Jawab hasna
Ayok, mau di bacakan Di dalam kamar atau di tepi pantai? Tanya Afnan.
"Di dalam kamar saja by, Di tepi pantai sudah mulai panas," .ajak Hasna
O ya sudah, ayo... Afnan merangkul Hasna masuk ke dalam kamar.
Setelah di dalam kamar, Afnan memposisikan duduk Hasna dengan senyaman mungkin. Ia mengangkat Hasna dan duduk Di pangkuan nya, merangkul pinggang Hasna dengan sebelah tangan dan tangan sebelah nya ia posisi kan me ngelus lembut perut Hasna.
Maka mulai lah Afnan menarik nafas nya membaca kan surah Yusuf dengan merdu nya....
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
1).
الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ ٱلْمُبِينِ
Alif, laam, raa. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Quran) yang nyata (dari Allah).
2).
إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ قُرْءَٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.
3).
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ ٱلْقَصَصِ بِمَآ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانَ وَإِن كُنتَ مِن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلْغَٰفِلِينَ
Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Quran ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.
4).
إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَٰٓأَبَتِ إِنِّى رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِى سَٰجِدِينَ
(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku".
5).
قَالَ يَٰبُنَىَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلَىٰٓ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا۟ لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لِلْإِنسَٰنِ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia"
6).
وَكَذَٰلِكَ يَجْتَبِيكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكَ وَعَلَىٰٓ ءَالِ يَعْقُوبَ كَمَآ أَتَمَّهَا عَلَىٰٓ أَبَوَيْكَ مِن قَبْلُ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَٰقَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta'bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
7).
لَّقَدْ كَانَ فِى يُوسُفَ وَإِخْوَتِهِۦٓ ءَايَٰتٌ لِّلسَّآئِلِينَ
Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya.
8).
إِذْ قَالُوا۟ لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰٓ أَبِينَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّ أَبَانَا لَفِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ
(Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.
9).
ٱقْتُلُوا۟ يُوسُفَ أَوِ ٱطْرَحُوهُ أَرْضًا يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ وَتَكُونُوا۟ مِنۢ بَعْدِهِۦ قَوْمًا صَٰلِحِينَ
10).
قَالَ قَآئِلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوا۟ يُوسُفَ وَأَلْقُوهُ فِى غَيَٰبَتِ ٱلْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ ٱلسَّيَّارَةِ إِن كُنتُمْ فَٰعِلِينَ
Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat".
صَدَقَ اللهُ اْلعَظِيْم
Maha benar Allah yang maha Agung.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً،"
Ya Allah rahmati aku dengan al-Qur`ân, dan jadikanlah ia sebagai imam, cahaya, petunjuk dan rahmat bagiku.
Afnan pun selesai membaca kan surah yusuf..
Telimaaciw Biyya chayank.. Dedek sudah tenang sudah sejuk, tadi rasanya Perut Mimma panas Biyya ...
Hasna seperti nya sudah mendapat panggilan untuk anak nya kelak.
BIYYA dan Mimma ???!! Afnan bertanya
"Hihi... Biyya untuk byby dan Mimma untuk aku.. Tapi byby boleh tidak setuju koq.. Ucap Hasna.
Mmm... Boleh, lucu juga hihi... Itu koq bisa biyya dan Mimma sayang?....Tanya Afnan.
Iya by... Biyya itu singkatan dari Abi dan Ayah dan Mimma itu singkatan dari Umi dan Mamma.. Hihi... Ucap Hasna.
Hehe... Kamu ada ada saja sayang... Ucap Afnan.
Ya tapi unik, bagus.. Hehe, ucap Afnan sembari manggut manggut.
Ya sudah, aku menghubungi Ubaydillah dulu , untuk bawain buku buku kamu ke sini, selama masa tenang sebelum ujian, kita akan Di sini, agar kamu belajar nya nyaman, seperti nya suasana Di sini lebih tenang untuk belajar. .. Ucap Afnan.
Iya by, Terimakasih... Nanti byby bantu Nana belajar ya....ucap Hasna
Iya sayang, byby akan dampingi kamu terus.. Ucap Afnan.
Dengan ponsel Di telinga nya, Afnan masih bicara pada Hasna..
"Sudah.. siap siap sayang , kita makan di luar kamar..." Ucap Afnan
"Iya by ..." Ucap Hasna
"Byy... Tolong bilang kak ubay, bawa juga
al-Quran kecil milik Nana yang dari byby sbg seserahan." pinta Hasna..
"Iya sayangg" , ucap Afnan.
_______..
Kini Ubaydillah sudah berada Di jalan, menuju resort tempat Hasna dan Afnan menginap,
Ia sedang mengingat saat afnan menelpon nya...
"Assalamu alaikum dedek sob sayang.. Aa mau ngerepotin dong, hehe.." Ucap Afnan di seberang sana..
"Waalaikum Salam A'a bro sayang.. Mau ngerepotin apa tuuh, dedek mu ini siap Di repotin 24 jam hihi..." Ucap Ubaydillah.
"tolong , bawain buku buku nya Nana untuk belajar ke resort nya Nana , dan jangan lupa Nana minta di bawain juga al-Quran kecil seserahan dari Ana sob.. Ucap Afnan.
Oke siap A'a bro.. Ana meluncur....
Brugg... Dug.. Byuuurrr.. cpreet.. .... "Astagfirullah.. Lobang.. Ucap Ubaydillah,"
Karena kurang fokus menyetir , roda Mobil Ubaydillah baru saja melewati sebuah lobang yang cukup dalam dan saat itu posisi Ubaydillah menyalip kendaraan lain nya, namun Ubaydillah tak menyadari jika cipratan air dari lobang yang terlewati roda Mobil nya mengenai si pengendara yang ia salip tadi.
"Ooh.. Shit.." Ucap seseorang Di dalam Mobil yang terkena cipratan roda Mobil Ubaydillah, wajah dan lengan pakaian nya terlihat kotor Karena cipratan air bercampur Lumpur, bagaimana tidak, dengan mobil convertible yang Di kemudikan nya, ia melipat atap Mobil itu karena sedang menikmati keasrian Alam sekitar, maka dari itu ia membiarkan seluruh atap Mobil terbuka.
"Njiirr.. Kurang ajar, bablas ajjeh lagi, jangan kan berhenti untuk minta maaf sekedar klarkson saja tidak dia lakukan.. Shit.. Hehm main main sama gue..."
Lalu si pengendara Mobil itu mengejar Mobil Ubaydillah...
***********
Lalu....apakah yang akan terjadiiii??? ..
Dan siapa kah pengendara Mobil itu...???
Nantikan.. I'll be back👌... Coming soon..👍
Heeehh naon sih author, teu jelas pisan maneh mah😜😁😅😅