Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps. 84. 1 jam 15 menit


Sore hari...


Setelah seharian berkegiatan, sore itu menjelang ashar, Hasna pulang ke rumah Ninen nya di antar Adrian.....


"Asalamualaikum Nin..."


"Nin..Ninen.. Kiki..." panggil Hasna, walaupun sudah sebulan lebih meninggal kan rumah Ninen nya, namun seperti baru kemarin.


"Waalaikum Salam.." sahut seorang perempuan dari dalam.


"Nana sayang...apa kabar yaAllah Ninen


rindu..." Sapa Ninen penuh kegembiraan .


"Iya Nana juga Rindu Nin...." ucap Hasna Di pelukan Ninen nya.


"Loh koq sendiri...Nak ustadz mana?" Tanya Ninen


"Iya Nin..Ustadz mau keluar kota, jadi Nana menginap Di sini... Boleh kan Nin?"


Ucap Hasna


"Ooh begitu... Ya tentu boleh dong sayang.. Ninen senang sekali sayang, Kiki juga pasti senang." Ninen begitu antusias.


"Loh Kiki kemana Nin?" Tanya Hasna


"Oh sedang ke lahan pertanian, hari ini kan panen hasil bumi." jawab Ninen


"Oh begitu ... Ya sudah Nana ke kamar dulu ya Nin.. Kepingin mandi dulu"


ucap Hasna


"Oh ya.. Nanti kita ngobrol lagi yaaa.." ucap Ninen


"Oke Nin.." Cup. Hasna mengecup pipi Ninen


Lalu beranjak masuk ke kamar nya untuk mandi.


Tak lama terdengar suara Mobil masuk ke halaman..


"Asalamualaikum..." ucap seseorang dari arah luar


"Waalaikum Salam.." sahut Ninen , sembari membuka pintu.


"Eh Nak ustadz..." sapa Ninen ketika membuka pintu .


"Nin apa kabar .. sapa Afnan setelah bersalaman.


" Loh katanya Nak ustadz ke luar kota.. " Tanya Ninen


" Iya Nin.. Ini mau berangkat namun Afnan mau pamit dulu sama Nana Dan Ninen.. Sekaligus Nitip Nana untuk beberapa malam di sini"


Tutur Afnan.


"Oh ya sudah Nak, tidak usah sungkan, seperti sama saipa saja.." ucap Ninen


"Nana Di kamar, silahkan jika Nak ustadz ingin menemui nya...." ucap Ninen kembali


"Memang boleh ya Nin..." Tanya Afnan tersenyum malu


"Eheehe...ya boleh dong, Nak ustadz ini lucu, kan saat ini sudah halal.." ucap Ninen sembari senyum terkekeh.


"Ehehe...iya terimakasih Nin.. Afnan ke kamar Nana dulu.."


Pamit Afnan tersenyum.


"Iya Nak silahkan ..." sahut Ninen.


Di kamar Hasna_________


"Asalamualaikum sayang..."


Namun tidak ada jawaban..


Afnan mencoba membuka pintu, ternyata pintu tak Di kunci..


Afnan lalu masuk ke dalam nya.. Terdengar suara gemercik air dari kamar mandi,


Mungkin Nana sedang mandi fikir nya.


Maka Afnan memutuskan untuk menunggu Hasna, ia bersandar Di kepala dipan Dan menjulurkan kaki nya di Atas kasur, lalu ia lihat ponsel Hasna Di samping nya, maka ia raih lalu membuka nya...


Ia mesem mesem sendiri melihat foto foto Hasna pada akun sosmed nya yang belum ia tutup Dan kunci..


Maka dari itu ia dapat bebas membuka nya..


Lalu ia melihat foto Hasna sedang berfoto memakai seragam Dan duduk Di Atas speda motor besar warna hitam


Dengan caption :


(Kekasih gelapku.. valentino kesayangan..)



Deg.. Afnan membaca caption itu merasa jantung nya berdegup lebih cepat.. betul betul merasa terpedaya perasaan, hatinya terasa sakit...


Ia berfikir valentino yang memotret Hasna.


Tak lama pintu kamar mandi terbuka.


Cekglek ...


Hasna keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk.


"Loh byby koq Di sini.."


Ucap Hasna yang terkejut melihat Afnan sedang duduk Di tempat tidur


Lalu Hasna menghampiri Afnan ..


Tanya nya.


"Jadi koq sayang, byby Rindu sama sayang, makanya byby kesini dulu sblm berangkat."


Ucap Afnan sembari menarik Hasna duduk Di panggkuan nya ..


Lalu Afnan membenam kan wajah nya pada lekukan depan lengan Hasna,memejamkan mata untuk beberapa detik Dan ia membuang prasangka buruk tentang valentino.


tercium aroma tubuh Hasna yang memabukan dirinya, hingga ia Tak dapat menahan gejolak jiwa nya yang meronta meminta sentuhan kepuasan, Di tambah belaian lembut Dan pelukan manja Hasna yang mampu menambahkan cita rasa yang sempurna.


Maka sore itu Afnan mendapat souvenir ke berangkatan dari Hasna saling melepas kerinduan lahir bathin..


(jiaah.. Thor bahasa nya mirip iklan kecap ya cita rasa yang sempurna 🙊🙈,mentang2 mau lebaran ✌😅😆)


Di halaman depan_____


Ubaydillah yang sedari tadi menunggu di dalam Mobil berbicara sendiri..


" kata nya mau sebentar, cuma pamit aja, tapi koq lama bener ya... Hadeeuuh.."


Lalu Ubaydillah mengeluarkan ponsel nya, Dan menelpon Afnan..


Tuuuut...tuuuutt...( nada dering)


Tak ada jawaban...


Lalu Ubaydillah me nlp kembali..


Tuuut... Tuuut... ( nada dering)


"Halo bro..."


"Eeuumm.."


Hanya ucapan itu yang Ubaydillah dengar.


"Bro ustadz.. Koq lama?"


"20 menit lagi" , jawaban afnan terdengar suara nya begitu berat Dan parau lebih ke bergumam.


Lalu tlp terputus.


Ubaydillah masih sabar menanti, Dan ia memilih mengecek laptop nya sembari duduk Di bangku taman.


Tak lama bik Rumi keluar untuk mem buang sampah..


"Eleh Eleh Den, atuh bukan Di ke dalam."


"Oh iya bik terimakasih .. Saya cuma sebentar menunggu ustadz pamitan sama Nana Dan Ninen" ucap ucap Ubaydillah


"Ya sudah.. bibik buatkan minum sebentar" ucap Rumi .


"Oh iya bik terimakasih.." Ubaydillah mengangguk.


Tak lama Rumi kembali membawa secangkir kopi Dan camilan


"Silah kan den.." tawar Rumi


"Sekali lagi terimakasih bik.." seru Ubaydillah


"Kalau gitu bibik permisi ke dalam den" _Rumi


"Oh iya silahkan.." _Ubaydillah


Di kamar Hasna_____


Terimaksih sayang, ucap Afnan sembari mengecup kening Hasna penuh cinta.


Kini mereka masih bergumul Di dalam selimut.


"Sama sama by .." Ucap Hasna.


"Byby nanti tidak kesorean berangkat nya..?" Tanya Hasna.


"Tidak sayang .. Sebentar lagi byby sedang mengumpulkan tenaga." Ucap afnan.


Beberapa menit kemudian saat Dirasa tenaga Afnan sudah kembali normal , maka ia mengajak Hasna untuk mandi, Di lanjut sholat ashar berjamaah.. Dan setelah selsai sholat, maka ia berpamitan pada Hasna dan Ninen..


Dengan wajah sumringah Afnan menghampiri Ubaydillah yang sudah menunggu Di dalam Mobil..


Saat setelah berada di dalam Mobil, Dan Mobil Segera melaju.


"1 jam 15 menit.. Ana resmi jadi security ...." Ucap Ubaydillah..


"Ya Allah maaf dedek nya A'a.. , tolong maafin A'a mu ini laahh.." rayu Afnan


"Hasna merajuk, A'a harus membuat nya tenang dulu.." afnan beralasan.


"Mmm... Ya ya ya...dedek faham A.. Kalau Hasna merajuk tuh sampai siram siram air kaan.. Tuh lihat rambut A'a Klimis gitu.." Emkekekkkk


Ubaydillah ter kekeh


"Ah kamu dek.."


Afnan tersipu,


bagaimana pun Ubaydillah bukan lah anak kecil yang dapat di bodohi... Dia sudah pantas menikah dengan usia nya saat ini.


"Ya sudah A'a tidur dulu, nanti kalau mau gantian nyetir bangunin ya..." Ucap Afnan


"Siip A'a bro...." Timpal Ubaydillah.


*************


🙏👌😇💐