
Hasna Tak mendengar lagi suara Afnan Di balik pintu...lalu ia membuka pintu perlahan, Dan melihat kesana kemari, namun Afnan tidak ada Di dalam rumah Kayu tersebut..
"Mmm.. Byby kemana yaaahhh..."
ucap Hasna bergumam sendiri...
Lalu ia membuka salah satu kamar yang belum ia datangi sejak sampai di rumah Kayu tersebut..
"Waaahh... MasyaAllah barang barang ini??
Koq kotak nya mirip dengan kotak Mukena yang ku punya yah , Dan itu aku dapat dari seserahan pernikahan ku dengan byby.."
Ujar Hasna masih berbicara sendiri.
Ia pun memasuki kamar tersebut, lalu ia amati barang barang yang berada Di dalam setiap kotak ,
" mmm.. Tas.. Sepatu.. Alat makeup.. Semua percis dengan apa yang ku minta pada byby tempo hari sebagai seserahan " cakap Hasna pada dirinya.
"Apa mungkin ini bentuk seserahan untuk ku, yang belum aku lihat sebelum nya ya?"
Ucap Hasna pada dirinya..
"Mm.. Nanti aku Tanya pada byby" ucap nya lagi.
Ketika Hasna melihat ke arah luar jendela kamar tersebut, Ia melihat Afnan sedang duduk seorang diri Di Bawah temaram lembayung Dan biasnya senja, ia duduk Di Atas gorong gorong Tak terpakai.. Padangannya lurus ke arah hamparan persawahan...
Ia telah berganti pakain, seperti nya hendak ke masjid jika Di lihat dari stelan nya...
Rumah Kayu ini Masih di area ponpes, berada di bagian belakang ponpes, Di samping kanan Dan kiri adalah persawahan , ada lapangan bola di belakang rumah Kayu tersebut, Dan gedung futsal Di samping kanan rumah Kayu itu, rumah Kayu hanya terpisah oleh sebuah taman Dan jalan belakang yang bisa di lewati pihak keluarga saja, jalan Raya buatan ini terhubung ke pemukiman warga yang mayoritas bekerja untuk ponpes mengurusi sawah, Kebun Dan lain Lain nya di ponpes.. Lalu jalan itu terhubung ke jalan raya utama setelah memutar melewati sebuah area tanah lapang Dan kandang kuda sebagai tempat latihan Berkuda...
------------
Hasna masih mengamati suaminya...
Lalu muncul ide, Hasna berniat menjahili nya...
Lalu ia mengambil ponsel nya...
Ia menelfon Afnan pakai nomor lain yang Afnan tidak ketahui...
"Semoga byby bawa ponsel,..
By, maaf ya... Nana cuma main main..." gumam Hasna
tuuutt tuuutt.. (nada tunggu)
Afnan menerima tlf...
"Asalamualaikum..." Suara Afnan
"Waalaikum Salam..." Suara Hasna Di buat berbeda..
"Maaf saya bicara dengan siapa?" | Afnan
"Saya masa lalumu? " |Hasna
"Masa lalu bagian Mana?" | Afnan
"bagian Asmar anda.." | Hasna
" Asmara??" Tanya Afnan
"Yaahh Asmara, Asmara percintaan anda dengan seseorang yang kini telah lenyap".
(Hasna bicara Di luar kesadaran nya, seperti ada yang Merubah scenario nya, yang awal nya mau me ngerjai Afnan, namun menjadi lebih serius seperti ia telah tau sesuatu dari masa lalu Afnan)
"Tidak mungkin!!!
saya yakin Anda salah orang" | Afnan.
"Saya rasa tidak, Anda Afnan Al - jaris bukan?" |Hasna..
"Iya saya memang Afnan Al - jaris" | Afnan
"Lalu jika Anda Masa lalu saya, di mana Anda sekarang" | afnan
"Di hatimu" | Hasna
"Saya tidak bercanda" | Hasna
"CLEO.... Itukah kamu?" | Afnan
Deg... Jantung Hasna berdegup Afnan menyebut nama seseorang... Yang Hasna yakin itu nama seorang perempuan.
"Jika iya?" |Hasna...
Hasna makin penasaran ketika Afnan menyebut kata Cleo...
"Tidak, tidak mungkin, tolong Anda jangan bercanda" |Afnan bersuara tegas, lalu terlihat menunduk lesu
"Ada apa ya?
Siapa Cleo?
Jika itu masa lalu sebagai seseorang spesial harus nya byby senang.. Namun ia murung"
"Saya serius ustadz Afnan Al_jaris.." | Hasna
"Ah... Chihs,, bahkan Anda mengenal Saya lebih dari kata Afnan al_jaris, berarti jelas Anda bukan bagian dari masa lalu saya," | Afnan berkata dengan senyuman sinis serta ketus Dan dingin.
Truth tut tut tut.... Sambungan tlp terputus, Karena Afnan memutus saluran nya..
Hasna masih melihat Afnan terduduk Di gorong gorong itu, tatapan nya malah semakin jauh..
" Astagfirullah, kenapa aku Ini, mengerjai suami sendiri.. Tapi siapa itu Cleo?? ", tutur Hasna pada dirinya ..
Hasna malah semakin penasaran, semoga saja suatu hari ia tahu tentang Cleo..
Tak lama Hasna melihat Afnan Bangkit dari tempat ia duduk semula, sepertinya hendak pulang...
Hasna bergegas kembali ke kamar utama... Ia pura pura tertidur di sana, dengan pintu tak ia kunci agar Afnan dapat masuk fikir nya..
Benar saja Afnan langsung masuk ke dalam kamar ..
Ia Lihat Hasna tertidur, padahal Hasna pura pura tidur ....
Lalu Afnan menghampiri Hasna... Ia mengelus lembut pipi Hasna, seraya berkata...
"Sayang tetaplah Di sisi ku.. Jangan biarkan aku kehilangan mu ...cukup.. cukup satu kali dalam hidup ku untuk kehilangan..."
Afnan mengeluarkan bulir air mata dari pelupuk mata nya...
Hasna merasa tak enak Hati, maka ia membuka matanya perlahan seperti sungguhan bangun dari tidur..
" By.. Loh koq byby, menangis??? " Tanya Hasna
" Eh mmm...sudah bangun sayang?? " ucap Afnan salah tingkah Karena, ter pergok sedang beruari air mata.
" sudah, , byby kenapa??" Tanya Hasna pura pura tidak mengerti
"Tidak... Tolong tetap lah jadi istriku, istri manjaku, istri nylenehku, istri nakalku tidak menagapa, asal kau selalu ada Di sisiku.."
Lalu Afnan memeluk tubuh Hasna penuh kerinduan...
Afnan tersedu menahan pilu seperti nya...
".byby Sayang, aku akan tetap di sisimu...
Jangan cemas,, ini aku by... " ucap Hasna..
" Iya sayang terimakasih..."
Hmmm mmm...
Afnan menarik nafas panjang, sepertinya ada suatu beban yang ia tanggung..
"Apa itu artinya by???" batin Hasna...
*********
Adakah Rahasia besar di diri Afnan????
Who knows???
Riders Maha di butuh kan, Ah pkok e like vote komen yooo.. Matur nuwun Sanget 🙏😉😊😊😊💐💐💐