
"Aaah kalian tuuuhh...!!!" Devano tidak melanjutkan kata katanya, ia terlihat kesal dan mengepalkan tangan nya.
"Maaf Dev, kita hanya ingin kak Elya mempunyai suami Karena..."
"Karena.. Karena apa?" tanya Devano.
"Iya sayang, apa ada hal yang sayang sembunyikan?" tanya Afnan
"Iya, Karena kak Elya suka dengan kalian berdua, yaitu Byby dan kak Ubay" ucap Hasna keras.
"What??!!" Devano.
"Astagfirullah sayaang, mana mungkin!" seru Afnan.
"Iya by, dan kak Elya sendiri yang bicara, saat semalam ia memanggil nama byby dalam tidur nya, kata Angela itu somniloquy (syndrome gangguan tidur berbicara dan kemungkinan jujur itu 95% by)
"Hmmm.. Astagfirullah byby tidak faham sayang?!" ucap Afnan.
**Hasna menceritakan kejadian semalam** Karena Afnan tidak pulang dari rumah sakit, maka semalam Hasna memutuskan tidur di kamar Angela bersama dengan Elyavira.
Hasna tidur di tempat tidur bersama Angela dan Elyavira memilih tertidur di sofa karena alasan takut me nyenggol perut Hasna.
Pada tengah malam, "Na.. Nana wake up.. Na please wake up!"(bangun) Angela membangunkan Hasna.
"Ah, what's up(ada apa) Ange?" jawab Hasna setengah mengantuk.
"Hear! Ms. El calls your husband's name!" (dengar, Nona El menyebut nama suami kamu!) ucap angela berbisik.
"Are you Sure?"
"Yes, I'am sure! I have heard it clearly twice"
(Ya, saya yakin! Saya sudah mendengarnya dengan jelas dua kali).
Hasna dan Angela sama sama diam, lalu ia mencoba mendengar kembali apa Elyavira menyebut nama Afnan atau tidak.
Dan setelah lima menit menunggu, betul saja Elyavira menyebut nama Afnan sebanyak dua kali.
"Kak.. Kak Afnan!"
"El Rindu kak"
"Kak Afnan.."
Elyavira bergumam dalam tidur nya.
Hasna merasa Tak percaya, ia menutup mulut nya karena terkejut.
"Ange, apa ini betul?"
Aku tak percaya Ange, ada hubungan apa mereka Ange?"
"Na, please keep calm!"
"Ya!" jawab Elyavira dalam gumaman dan masih terlelap.
Lalu Hasna ikut mendekatinya.
"Nona El suka dengan kak Afnan?" tanya Hasna
"Su..ka,sang.. at" gumam Elyavira
"Sejak kapan?" Hasna
"Di turki"
"Dengan kak Ubaydillah, suka juga" Hasna.
"Sedikit" Elyavira.
"Astagfirullah Al adzim.. Ange apa mungkin maksud kak Elya menjadi pembimbing di ponpes itu untuk mendekati Ustadz?"
I don't know!
"Tapi kamu sabar jangan marah Ms. El ok?" ucap Angela merangkul Hasna dan memabawa Hasna kembali ke tempat tidur.
"Tidak Ange, Nana tidak akan marah, dan tolong rahasiakan masalah ini ya, please.. Kecuali Nana yang bicara.",UCAP Hasna.
"Astagfirullah ya Allah mengapa harus suudzon" ucap Hasna kembali.
Hasna selesai bercerita..
"Seperti itu By" ucap Hasna.
"Astagfirullah, jika itu betul pantas saja Nona El sering mencuri pandang terhadap byby, Maaf sayang byby tidak tahu jika kedatangan Nona El menyebabkan konflik batin untuk kalian, Nona El berada di ponpes ini Karena rekomdasi byby" tutur Afnan mendekap Hasna ke dalam dada nya.
"Dan lo dengan Lintang sudah membuat gue terseret kedalam konflik batin kalian, jangan harap gue mau menikahi Nona El, hal konyol tau gak?!" Devano masih tidak terima dengan kelakuan konyol para sahabat nya itu.
"Maaf Dev" ucap Hasna lirih.
"Dan byby harus dapat hukuman Karena byby Sudah membuat kekacauan di hati Nana itu yang pertama, dan yang kedua karena ketampanan byby maka Nona El jatuh hati maka itupun harus ada hukuman nya"
"Yah sayang, kalau hal pertama byby terima, kalau hal kedua memang byby yang mau jadi orang tampan, itu kan karunia Allah sayang"
"Ngeles aja terus!"
Hasna ngeloyor menuju kamar rawat Lintang.
Sayang tunggu!
jangan ngambek lagi, mana gak ada temen nya nih, biasa nya kan ada Neng Lilin yang juga ngambek, jadi byby ada temen nya si Utun berjenggot nah sekarang siapa dong temen nya" ucap Afnan mengejar Hasna, Karena koridor VVIP sepi makanya mereka bebas kejar kejaran namun tetap dengan suara pelan.
***************
Terimakasih banyak sudah membaca 🙏 😍