Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 90. Ketua Geng Motor


Siang hari pukul 10 : 30...


Hasna terbangun karena hangat nya sinar matahari yang masuk ke dalam kamar itu dan Di sebut afnan sebagai basecamp menerobos dari kaca jendela berukuran besar yang hampir menghabiskan satu dinding besar nya.


"Aagghh.. Uugghh.."


"Aw hesstt .."


Hasna meregangkan tubuh nya, namun terasa ada yang mencengkram Di bagian bahu Dan membuat ia meringis, tubuh nya terasa ringsek akibat dari perkelahian semalam , semalam belum begitu terasa.


Namun semua rasa sakit Di tubuh nya seakan Sirna, melihat apa yang ada Di depan matanya,


"MasyaAllah " ucap Hasna


"Waaahh indah nyaa..."


Hasna melihat pemandangan yang menakjubkan dari balik jendela ukuran besar di basecamp itu, ia dapat melihat ke arah lain itu ketika masih berada di Atas tempat tidur.


Terlihat Di kejauhan namun masih nampak jelas Dua aliran air terjun Kembar, persawahan, Dan perbukitan hijau lebih mirip cagar alam yang menyejukan mata, hingga membuat ia betah berlama lama di atas tempat tidur, beberapa burung elang terlihat terbang bebas Di sana....


Hasna Tak menyadari ada sepasang mata yang sedang memandangi nya dari arah sofa , hingga sebuah suara muncul.


"Selamat pagi sayang... Sudah bangun.. Ayo makan dulu , dari semalam kamu belum makan.." Ucap Afnan


"Ya Allah by... Membuat Nana terkejut saja.."


Ucap hasna, ia merasa terkejut Dengan suara Afnan Dan sewaktu bangun tadi ia Tak menyadari keberadaan Afnan.


"Hehe.. Maaf sayang, ayo sini makan dulu, nih sudah byby buatkan sop ayam kampung , ucap nya .


Dengan malas, Hasna beranjak dari tempat tidur Dan menghampiri Afnan, setelah sampai di tempat Afnan, lalu ia duduk Di pangkuan Afnan, memang itu seperti kebiasaan sudah menjadi candu baginya, Afnan pun Tak keberatan dengan hal itu sebalik nya ia merasa bahagia akan hal itu.


"Selamat pagi byby sayang, cup.."


Ucap hasna, lalu mengecup kening Dan hidung Afnan, serta memeluk nya erat.


"Love you byby "


ucap nya lagi berbisik Di telinga Afnan.


"Love you more sayang" ucap Afnan kembali dengan wajah ia benamkan di dada Hasna.


"Ya sudah ayo makan," ucap Afnan


"Mm..Nana mau suapi byby ya..."


Ucap hasna


"Mmmm ... Boleeh..." Afnan tersenyum lega, Hasna sudah mulai mengerti akan posisi nya sebagai istri, ini mungkin hanya tahap awal..


Sebetul Nya Afnan memanjaKan Hasna, membuatkan makanan, menyuapi nya, me ngurusi pakaian nya, terkadang sampai buku pelajaran nya pun Afnan yang menyiapkan, mencurahkan kasih sayang nya,Dengan tulus Dan ikhlas itu semata mata hanya ingin melatih Hasna tanpa menggurui atu memerintah.


agar suatu saat ketika usia nya Hasna sudah tepat dengan sendiri nya ia yang akan berganti merawat Afnan


Afnan yakin akan hal itu, Karena pada dasar nya hasna orang yang lembut, baik, pintar Dan keibuan, lambat laun ia akan men contoh setiap perlakuan Afnan padanya Dan ketika saat itu tiba maka suatu keuntungan lah untuk Afnan, saat ia mulai berumur Dan mulai lelah maka akan ada perempuan yang merawat nya dengan ikhlas.


Saat ini Afnan sadar selain Hasna masih belia Dan manja, perempuan macam apa yang ia jadikan istri, seorang pemerontak, keras kepala, maka jika ia men didik Hasna dengan cara menggurui atau memerintah secara keras, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan luka hati baru yang lebih serius.


setelah mendapat luka hati dari orang tuanya Dan kini harus mendapat luka hati dari suami nya, apa yang akan terjadi setelah itu, mungkin bukan nya menurut namun bisa saja Hasna akan lebih menjadi pembangkang Dan setiap hari hanya akan berakhir dengan pertengkaran.


Namun lihat saat ini, hasil dari memanjakan nya sudah mulai mendapat hasil yang manis, perlahan namun pasti sikap hasna mulai me lembut, terutama dalam masalah percintaan mereka, Hasna memberikan cinta dan kesetiaan nya pada Afnan tanpa ia paksa kan.


"Emm.. Enak byy.."


"Byby koq sudah sempat sempat nya memsak sih, kenapa Tak membangun kan Nana"


ucap Hasna sembari menyuapi dirinya Dan Afnan.


Tutur Afnan.


" MasyaAllah by.. Byby kepasar? "


Tanya Hasna.


" Iya dong, sudah biasa, kenapa terkejut seperti itu? "


Afnan kembali bertanya.


Hiiiii..


" Byby jempolan deeehh... Nana bangga memiliki suami seperti byby,sudah ganteng, serba bisa, pekerja keras, sayang istri, ustadz lagi..


MasyaAllah Byy... Byby tuh manusia atau malaikat siih... " ucap Hasna memuji suami nya.


"Heesss..ya manusia lah sayang, mana ada malaikat sering berbuat kesalahan seperti semalam ikut balapan liar , tawuran bak anak SMP Dan kemarin kemarin nge track Di jalan tol.."


Ucap Afnan berseringai.


"Uuuuuhh..maaf by.. itu kan ulah Nana pada awal nya,"


ucap Hasna dengan nada penyesalan.


"By.. besok Besok boleh tidak Nana ikut kepasar dan belajar masak, Nana Ingin menjadi istri yang baik untuk byby" ucap Hasna kembali.


"Iya nanti ya sayang, saat usiamu sudah cukup, kamu dapat belajar apa saja sebagai istri, saat ini nikmatilah usia remajamu, sayang cukup lihat Dan pelajari apa yang byby lakukan secara perlahan.


Saat ini bagi byby dengan sayang sudah mencintai dan setia pada byby saja itu sudah cukup"


tutur Afnan.


"Alhamdulillah sudah habis by, umm masakan byby lezaat deh." puji hasna kembali.


"Heeee.. Terimakasih sayang" ucap Afnan..


"Ya sudah ayo mandi dulu , nanti ba'da dzuhur byby ajak Keliling sekitar sini, sekalian kenalin kamu ke tetangga tetangga kampung sini" Ucap Afnan.


"Mmmm... Nanti dulu,byby masih punya hutang penjelasan Dan jawaban dari pertanyaan Nana semalam"


Ucap Hasna


"Iya nanti ya sayang"


ucap Afnan lembut


"Tidak, Nana mau nya sekarang.."


Ucap hasna kesal , dan ia berlalu dari hadapan Afnan menuju jendela besar, ia berdiri mematung, matanya menatap pemandangan yang ada Di depan nya.


Afnan menghampiri Hasna, lalu memeluk nya dari belakang Dan menyesapi rambut hasna.


" By,,, Tak usah peluk peluk Nana, lepas"


Ucap Hasna meronta, berusaha melepas kan pelukan Afnan, namun Afnan makin erat memeluk nya, mengecupi telinga nya , seraya berbisik.


Sayang, jika byby seorang ketua geng motor apa kamu percaya?


What, maksud nya??????


**********


🙏👌👍😊😇💐