Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 111. Masih Satu Spesies Dengan Si Gemezzz Nackal.


Menjelang sore Ubaydillah sampai di resort yang kata Afnan sudah menjadi milik Hasna,


"Assalamu alaikum.." Ucap Ubaydillah ketika sudah berada di depan kamar Afnan..


"Waalaikum Salam..." Terdengar suara Afnan dari dalam, lalu pintu pun terbuka dan benar saja Afnan yang membuka pintu..


"A permisi dedek hauss, seperti nya dedek dehidrasi nih." Ucap Ubaydillah sembari nyelonong masuk ke kamar Afnan, hampir saja Ubaydillah menyengol Afnan.


"Assalamu alaikum dek Nana.. " Ucap Ubaydillah, langkah nya berhenti sejenak untuk mengucap salam pada Hasna.


"Waalaikum Salam kak ubay," jawab Hasna yang sedang berseluncur Di aplikasi belanja dunia maya memakai ponsel Afnan, Karena ponsel nya tidak ia bawa kemarin.


Setelah menyapa Hasna, Ubaydillah pun menuju sebuah meja yang terdapat kran khusus air minum, lalu ia menengadakan gelas untuk mengambil air minum, gelas pertama ia minum tanpa tersisa, gelas ke dua dan ke tiga, Hasna melihat kelakuan Ubaydillah merasa bingung, Hasna menelan ludah , lalu menatap Ubaydillah tanpa berkedip dengan posisi mulut nya me nganga.


Cup.. Hasna baru sadar saat Afnan mengecup kilas Bibir nya yang melongo," sayang sampai segitu nya lihat dedek ubay" ucap Afnan. sembari duduk Di sebelah nya dan merangkul Hasna dengan lengan nya pada pundak Hasna.


"By... Lihat deh, itu kak ubay kenapa, koq minum nya mirip ikan sampai menghabiskan bergelas gelas air sekaligus?!" Tanya Hasna, penuh heran.


"Mmm.. Tak usah heran sayang, biarkan saja Ubay tuh kalau nervous begitu, suka aneh Aneh kelakuan nya, ucap Afnan.


Memang, nervous kenapa by?? Tanya Hasna.


Entah lah, mungkin nervous habis kesambet, ucap Afnan.


" Kesambet apa, yang buat orang bisa se nervous itu by" , ucap Hasna polos.


"Ke sambet cewek cantik deh seperti nya.. Heeee" ucap Afnan berbisik dan menyeringai.


"Ih byby ada ada saja". ucap Hasna sembari menepuk pelan paha afnan.


"Dek, kembung perut mu nanti, berapa gelas sudah itu kamu habiskan, jadi dedek buntal kamu loh kebanyakan air", Ledek Afnan.


Mendengar ia di bercandai Afnan lalu Ubaydillah menghampiri Afnan dan duduk Di sebelah Afnan, ia menyandarkan kepala nya pada bahu Afnan, "tolong dedek A.. Jantung dedek hampir copot, Dedek baru saja turun dari wahana halilintar Heee .."


Ucap Ubaydillah seraya menyeringai.


"Pantas saja sampai setengah hari, perjalanan mu dek, biasa nya paling lama juga 3 1/2 Jam, ternyata habis rekreasi dulu toh, ahaahaa.." Ledek Afnan kembali sambil tertawa kecil.


"Mandi Sana dek, pasti belum sholat Ashar juga deh. " Ucap Afnan.


"Ia A.. Heee.. Belum." jawab Ubaydillah.


Lalu ia Bangkit dari bahu Afnan, seraya berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi,


"A handuk mana?" Tanya Ubaydillah yang masih berdiri Di ambang pintu kamar mandi.


"Tuh di laci dekat wshtafel, lagian bukan mandi di kamar kamu sih dek" Ucap Afnan.


"Malas ah, kepingin mandi disini" , ucap Ubaydillah lalu msuk kedalam kamar mandi.


"By.. Kak ubay habis rekreasi ke mana?" Tanya Hasna polos, ia Tak faham dengan bercandaan Afnan dan Ubaydillah , Hasna fikir perbincangan itu serius.


Hehe.. "Sudah lah sayang, tak usah menanggapi perbincangan kita ya, fokus saja tuh mau beli belanjaan apa," ucap Afnan.


"Ya... Paling pakaian dulu by, untuk di sini, kira kira bisa sampai besok tidak by, Nana sudah Tak betah pakai baju kimono dari resort.." ucap Hasna.


"Di Usahakan bisa sayang, nanti byby pesan ekspress kilat khusus" , ucap Afnan,.


Tak berapa lama Ubaydillah keluar dari kamar mandi, ia mengenakan stelan koko milik Afnan, yang memang sudah tersedia Di lemari ganti kamar resort .


Afnan, cuek.. Ia terbiasa saling meminjam pakaian jika sedang di luar kota atau seperti saat ini terpepet keadaan yang Tak banyak menyediakan pakain.


Setelah selsai sholat, Ubaydillah duduk Di atas kasur Afnan dan Hasna, ia duduk santai sambil memeluk guling, terlihat sesekali ia tersenyum sendiri.


"By..Nana takut lihat kak ubay, kalau aneh begitu" , ucap Hasna pada Afnan, ia merasa Ubaydillah berkelakuan aneh, namun Afnan sudah mengerti dari keanehan tersebut , itu menandakan Ubaydillah sedang kasmaran, namun seperti nya keanehan saat ini yang paling akut, berarti perasaan nya mendalam, fikir Afnan.


"Dek, ke kamar mu sana" , ucap Afnan.


"Ah A'a ngusir nih ya" , ucap Ubaydillah


"Bukan ngusir, A'a ilfil lihat kamu senyam senyum sendiri gitu.." sambung Afnan.


Lalu Ubaydillah,turun dari tempat tidur menghampiri Afnan dan Hasna, dan ia ikut duduk bergabung bersama Hasna dan Afnan di sofa yang lebih pendek dari sofa yang sedang di duduki Afnan dan Hasna.


"A.. boleh kita mengobrol sebentar Di depan?" , Tanya Ubaydillah


'Mau ngobrol apa sih dek..?" Tanya balik Afnan.


" Mmm...ini Pokok obrolan nya menarik deh, hehe " ucap Ubaydillah menyeringai.


" Ya.. Sudah ayoo, tapi bawakan dulu buku buku nya Nana ke sini" ,ucap Afnan


"Baik A" Ubaydillah pun berlalu menuju Mobil untuk mengabil buku buku nya Hasna.


"Sayang, byby mengobrol dulu ya sama dedek berjenggot Di luar, sayang mau pindah ke kasur tidak?...." Tanya Afnan.


"Mmm.. Boleh deh by, Nana ingin rebahan," ucap Hasna.


Lalu Afnan mengangkat Hasna, membopong nya menuju tempat tidur dan meletakan Hasna Di Atas kasur, membantu Hasna untuk mendapatkan posisi berbaring senyaman mungkin.


"Tolong putarkan lantunan sholawat untuk Nana dan dedek utun by," ucap Hasna


Iya sayang sebentar, Afnan mengambil ponsel nya di atas sofa, lalu kembali kepada Hasna dan ia memutar lantunan sholawat pada ponsel nya.


Tak lama Ubaydillah masuk, membawa box besar berisi buku buku Hasna.


" Nih A, semua ada Di dalam termasuk ponsel dan dompet Nana, tapi maaf dedek lupa membawa kan kalian pakain,ucap Ubaydillah


O iya, nih Di box kecil Isinya susu dan vitamins titipan Umi untuk Nana ." Ucap Ubaydillah kembali.


"Oh ia kak ubay terimakasih," ucap Hasna


" Ia terimakasih dek," ucap Afnan pula.


"ya sudah Ayo kalau me ngobrol" , ajak Afnan.


"Ayo A, dek Nana babang ustadz nya kak ubay pinjam sebentar ya.." Ucap Ubaydillah.


"Mm.. Ya kak ubay" . Ucap Hasna.


"Sayang byby ke depan sebebtar ya..." Pamit Afnan pada Hasna.


"Ia by.." Ucap Hasna tersenyum.


Afnan dan Ubaydillah pun menuju ke depan kamar, kini mereka duduk pada bangku kayu yang berada di bawah pohon.


"A.. Seperti nya dedek falling in love.." Ucap Ubaydillah.


"Sama siapa dek,? "Tanya Afnan.


Lalu Ubaydillah men ceritakan apa yang terjadi ketika ia dalam perjalanan menuju resort.


Afnan pun setia mendengar kan cerita Ubaydillah sembari mengangguk anggukan kepala, tanpa memotong Ubaydillah bercerita.


Lalu ia tertawa ketika mendengar perempuan itu mengaku istrinya Ubaydillah.


"Aneh, lucu juga tuh prempuan dek.." ucap Afnan.


"Ia A, seperti nya dia masih satu spesies dengan si gemezzz nackal, tapi ini sih si imut bawell A " ahahaha.. Ubaydillah berucap sembari tertawa.


"Hush, Di dengar Nana, Tamat kamu dek ehehehe.." lalu kedua ny mengekeh.


"Ehemmm.. Ada yang sebut sebut nama Nana nih seperti nya.. " Terdengar Hasna berdehem dari arah belakang...


"Eh sayang..." "Eh dek Nana.." Ucap kedua nya serempak saat menoleh ke arah sumber suara..


************


Masih pada mau berlanjut tidak??


readers yang baik nya Alhamdulillah gak ketulungan, selalu vote, komen dan like.. Terimakasih 🙏😍💐