
"Sayang, jika byby seorang ketua geng motor apa kamu percaya?"
" What, maksud nya??????"
************
Continued _____
"Byby ketua geng motor?"
Tanya Hasna.
"Iya..." Ucap afnan singkat.
"Kalau melihat dari kelembutan, kebaikan, kesabaran byby, jujur Nana tidak percaya.."
Ucap Hasna.
"Tapi.. Jika mengingat byby yang mahir balapan baik Mobil atau motor, serta jago bela diri ya Nana percaya"
ucap Hasna lagi.
"'Lalu kapan itu terjadi by... Saat ini.. a..tauuu.. ??? "
Pertanyaan Hasna menggantung .
Afnan menghela nafas Dan menghebuskan nya perlahan.
Afnan melepaskan pelukan nya lalu ia memutar tubuh Hasna agar menghadap pada nya, Dan ia menggenggam tangan Hasna.
Lalu ia bicara:
" Itu Masa lalu sayang .... "
Ucap Afnan.
Seraya memeluk erat Hasna,
Hasna merasa tubuh Afnan berguncang, ia menangis tanpa bersuara, hanya suara terisak yang Hasna dengar.
Afnan melepas pelukan nya pada Hasna, lalu membawa Hasna naik ke Atas tempat tidur Dan bersandar Di kepala tempat tidur dengan Hasna duduk Di sebelah nya.
"By.. Maaf, Nana terlalu memaksakan...."
Hasna Tak melanjutkan kata kata nya, ia melihat linangan air mata Di pelupuk mata Afnan, lalu Hasna menghapus nya dengan ibu jarinya Dan mengecup kedua kelopak mata Afnan serta memeluk Afnan, ia dapat merasakan kesedihan suaminya.
"tepat nya ketika Usia byby 16 tahun, kala itu kelas 2 SMA"
Tiba tiba Afnan Membuka suara.
" Walaupun byby memiliki seorang ayah sebagai kyai Dan sekolah di ponpes berstandar International ,
tapi byby memilih ber sekolah di luar ponpes sejak masuk SMP, tujuan nya byby Ingin banyak pengalaman Dan pengajaran hidup yang tidak melulu di dapat hanya di area ponpes saja "
Tutur Afnan.
" Maka Di mulailah kenakalan kenakalan anak Usia SMP , saat itu kelas 3 SMP, mulai ikut tawuran, bolos sekolah, untuk nongkrong Di tempat game, biliard, Dan mulai belajar me rokok juga."
" Tapi jujur, byby paling anti dekat dengan perempuan, maaf byby fikir perempuan itu peluntur iman paling ampuh, jika kita dekat, katakanlah sebagai pacar, Dan sebut lah pacaran."
" Byby takut berkhalwat yang nanti nya akan menimbulkan Fitnah , bagaima pun byby tetaplah anak seorang kyai yang harus menjaga nama baik Abi Dan ponpes"
"Di luar.. Byby terlihat urakan namun tidak saat sudah berada di ponpes, byby tetaplah anak baik di mata Abi"
"Kenakalan anak SMP itu ternyata berlangsung hingga SMA" . Ucap Afnan.
"Suatu waktu byby di tantang balapan oleh geng motor Lain, Dan byby menerima ya, namun sayang, kali itu berakhir dengan kekalahan, Dan mulai dari saat itu byby merasa tertantang untuk dapat menguasai motor dan Mobil, byby pun berlatih hingga Di anggap mahir"
"Dan Karena di setiap balapan byby jadi pemenang, maka Di tunjuk lah byby sebagai ketua geng motor oleh para berandal Itu, awal nya byby menolak, namun saat byby berfikir ulang, byby akan dapat lebih mudah berdakwah Dan mengajak mereka insyaf saat byby menjadi teman mereka bahkan ketua geng mereka, Makanya byby terima, walaupun besar resiko nya.
"Namu rupanya perihal byby banyak berulah Di luar, sampai juga di telinga Abi."
"Yang mengakibatkan byby harus berurusan dengan polisi, awal nya sebagai saksi dari saksi byby menjadi terduga dalang dari perkelahian tersebut, namun entah bagai mana Caranya ternyata byby di bebas kan"
Dan setelah byby di bebaskan, maka selama 6 bulan byby di asing kan Di pesantren teman Abi.
Dan itu pesantren khusus anak anak badung dan berandal, santri pesantren ini dari berbagai suku Dan negara.
pesantren itu tempat nya berada di Tengah hutan, jauh dari pemukiman warga sekitar "
" Dan bangunan nya lebih mirip benteng perang jika dari luar, namun saat Di dalam lebih terlihat seperti kost kostan, terbagi sesuai tingkat kenakalan yang Di lakukan."
" Sayang... semua macam berandal Dan pelaku kejahatan apapun hampir ada Di pesantren itu, gengster, pembunuh, pemerkosa, pemabuk, pecandu narkoba, yang hoby track liar, maling, pengutil dll nya, Dan itu dari berbagai macam suku Dan Negara, tak jarang konflik baru akan muncul Dan menimbulkan perkelahian akibat tidak saling mengerti bahasa satu sama lain. "
" para berandal Dan pelaku kejahatan yang dari Kalangan elite, mereka akan lebih memilih mengeluarkan kocek yang banyak untuk anak mereka di titip Dan Didik Di pesantren ini daripada harus mendekam di penjara, Dan entah bagaimana caranya mereka bisa lolos dari mata hukum. "
"Namun byby salut terhadap pengsuh ponpes
Tersebut, se bejad apapun santri itu , hanya dalam kurun waktu 6 sampai 12 bulan dengan metode pengajaran nya yang tergolong ekstreme maka mereka akan bertaubat Dan hidup normal.
________
," Saat itu malam hari.. byby di antar hanya oleh Abi Dan sopir menuju pesantren tersebut, bagi byby Tak masalah ke manapun byby pergi menuruti kemauan Abi.
Namun byby tak sanggup ketika harus melihat umi meneteskan air mata mengantar akan kepergian byby hanya sampai gerbang rumah utama , begitupun melihat permohonan dari kedua kakak nya byby yaitu kak Afrina Dan kak Adreena."
" Jujur Byby sempat merasa kecewa terhadap Abi, yang Tak mau me dengarkan kebenaran nya, Abi hanya melihat berdasarkan kejadian, Dan men judge byby bersalah."
" Ubaydillah... ya Ubaydillah kala itu masih SMP kelas satu usia nya 13 tahun, ia menahan Abi di pintu gerbang utama ponpes , ia menahan agar byby Tak Di bawa keluar dari ponpes, dia memohon Dan menangis, betapa tidak Ubaydillah tidak pernah terpisahkan dengan ku dari sejak saat malam itu ia di temukan , aku Tak perduli Ubaydillah anak siapa, darimana asal nya, aku hanya merasa bahagia ketika Abi membawa adik laki laki yang sudah lama ku ingin kan."
" Hingga Umi tuh seperti memiliki anak kembar, saat Ubaydillah sakit maka Tak lama aku pun akan jatuh sakit, dan sebalik nya ketika aku sakit Ubaydillah pun akan ikut sakit. "
"Aku ingat betul saat Ubaydillah hampir bersujud Di depan Abi "
*Flash back memory Afnan tentang Ubaydillah*
"Abi... Abi.. Dedek mohon, jangan bawa A'a nya dedek bi, tolong urungkan niat Abi untuk menyekap nya di sana, A'a nya dedek gak salah bi, ini cuma salah faham.
Bi.. Sejak dedek menjadi anggota keluarga Abi, dedek tidak pernah minta apapun, tapi untuk kali ini dedek mohon bi, bebas kan A'a bi, atau ajak dedek bersama nya, biar dedek menemani nya
*Flash back end *
"Namun Abi tidak berkata sepatah katapun, ia tetap diam, namun aku melihat jelas linangan air mata Abi Di pelupuk mata Abi, aku tahu Abi pun Tak tega namun seperti nya Abi ingin aku belajar mempertanggung jawaban konsekuensi dari sebuah kesalahan."
"Mobil tetap melaju, ku lihat Ubaydillah masih bersimpuh Di gerbang ponpes ia menangis Dan Di temani beberapa santri."
"Abi, izinkan Afnan bicara sebentar dengan dedek, tolong bi", pintaku.
Setelah 3 kali memohon, akhir nya Abi mengizinkan ku berbicara dengan Ubaydillah"
"Aku berlari menghampiri nya , Dan Ubaydillah memeluk ku, dek sudah jangan memikirkan A'a, dedek doakan saja agar A'a dapat cepat kembali. "
'Iya A , tapi dedek nanti sama siapa , A'a yang baik Dan selalu melindungi dedek, "
"Dek ada Abi, Umi kak Afrina Dan kak Adreena, tolong selama A'a tidak di sini, dedek yang A'a andalkan untuk menjaga mereka .
Ingat cita cita Kita membangun pesantren ini lebih maju, ingat saat nanti dewasa, kita sudah berjanji akan bersekolah ke turki Dan membangun bisnis bersama.. "
"Iya A, tapi berapa lama A'a Di sana, "
"A'a janji secepat nya A'a akan pulang..."
To be continue...
**********
Meng usahakan untuk Up dari siang banyak rintangan, akhir nya Selsai juga hampir tengah malam 💪😄
Maaf kalau tidak memuaskan 🙏👌😍💐