
,,,,,,,,,,,,,,,,
Siang hari.. sudah saat nya Hasna pulang sekolah, dia pulang bersama Adrian sesuai dengan rencana nya tadi pagi.
"Yan, bisa lo antar gue ke kantor ustadz?"
Ajak Hasna..
"Bisa sih Na.. Loh bukan nya lo mau ke rumah Nenek lo Na..?"
Tanya Adrian
"Mm.. Besok aja deh, gue penasaran pingin lihat suami gue, kalau lagi kerja sekeren Apa yaaa.. Hihi..."
Hasna membayangkan kan , sekeren apa jika Afnan sedang bekerja.
"Tapi... apa gak masalah ya,?
kalau nanti ada yang lihat, istri nya ustadz boncengan ama cowok lain, udah gitu cowok nya ganteng lagi..."
Celoteh Adrian
" Hueeekk Narsis lo yan... Ahahha" Hasna tertawa
"Ahahah ahahahaha.." Tawa Adrian
"Woles yan , gak akan ada yang kenal gue sebagai istrinya ustadz yan.."
Ucap Hasna lagi
"Ya oke lah..." sambung Adrian
"Na..." panggil Adrian
"Yap ..." jawab Hasna
"Nikah itu rasa nya bagaimana sih?"
Tanya Adrian..
"Mmm... Yeee... Sensor ach ... Gue malas ngobrolin ini sama anak di bawah umur..."
Canda Hasna
"Wah kacau lo Na... Iyaaa deeh mak emak..hihi..."
"Mak emak syantik yaaa... Ahahahah"
"Ada cewek yang model nya kayak lo lagi gak?"
" Kalau ada gue pesan dong satu ...."
Celoteh Adrian
"Lo fikir bakso pakai Di pesan.. Hihi
Tapi tenaaang.. Nanti gue cariin yan, siapa tahu ada duplikat nya gue ... Hihihi...."
Canda Hasna kembali
"Ahahahha,... Bisa aja lo ah.."
Adrian masih melajukan motor nya membonceng Hasna menuju kantor Afnan.
---------------------
25 menit kemudian mereka telah sampai di ladhidh rest & food restaurant
Hasna dan Adrian Sama sama masuk ke dalam resto...
Namun ia bingung, Di mana kantor Afnan, akhirnya Hasna memutuskan menelfon Ubaydillah, namun tlp Ubaydillah sibuk..
Saat ia hendak berbalik seorang pelayan Tak sengaja menyenggol nya.. Dan
Streek...Praaanngg ...
Pesanan makanan yang ada Di nampan pelayan itu terjatuh ke lantai Dan Berserakan ..
Dan tak selang lama si pelayan limbung lalu terjatuh tak sadarkan diri...
"Astagfirullah..." ucap Hasna
"Mbak .. mbak .. mbak ..."
Panggil Hasna ..pelayan Itu tetap diam..
Adrian yang melihat itu berlari menghampiri..
"Ada apa Na?" Tanya nya
"Gak ngerti yan, tiba tiba nyenggol lalu jatuh..." ucap Hasna tenang.
"Mbak bangun ..." Si pelayan jatuh tersender masih Tak sadar kan diri,Hasna masih terus memanggil pelayan itu Berharap Segera bangun. Namun hasil nya nihil.
Pengunjung resto pun riuh seketika, ada yang bicara ... Itu meninggal ya? ... Itu kenapa.? Itu ada apa..? . Itu...!? Ah berbagai macam komentar Dan spekulasi Pengunjung,!! memang pengujung sedang padat Karena ini masih jam makan siang.. ...
"Pak ini tolong dong di angkat,"
perintah Hasna pada seorang satpam,
"maaf.. Bapak, Ibu sekalian.. bisa kah salah satu dari kalian meminjamkan Mobil untuk membawa mbak ini ke rumah sakit...??"
Ucap Hasna
Hasna mulai kesal..
Lalu ia naik ke Atas salah satu meja makan, Dan ia berteriak...
" Hai kalian, tidak kah punya hati nurani, oke kalian Orang Orang berada, boleh kalian Tak peduli akan orang kecil Dan boleh sombong saat ini, namun ingat.. Satu jentikan Jari saja, jika Allah mau, maka habis lah harta kalian...!!!!
"Saya pinjam Mobil untuk kemanusiaan Oke, jika kalian takut, nanti Mobil nya akan Di bawa kabur, ini temen saya akan menjadi jaminan nya.." ucap Hasna lantang
Lalu Hasna turun dari meja..
Dan menarik Adrian yang sedang melongo..
"Na.. Kok gue??." Tanya Adrian Tak percaya.
"Lalu..??
, saat ini hanya elo jaminan berharga biar orang percaya..." jawab Hasna meyakinkan
"Hewmmm... Oke. oke demi kemanusiaan.."
Jawab Adrian pasrah.
Tak selang lama, beberapa orang menyodorkan kunci Mobil kepada Hasna, Dan ia mengambil dari salah satu mahasiswa ...
"OK kak...aku pinjam Mobil mu..kamu tunggu Di sini bersama teman saya sebagai jaminan." ucap Hasna.
"Baiklah.. Gunakan Mobil itu sampai semua urusan mu selsai, saya menunggu di sini.."
Ucap si empunya Mobil.
"Mobil nya terparkir Di line A.4.." ucap nya lagi
"Baiklah kak..??" Hasna menunjuk pakai jempol tangan..
"Firman..." Jawab lekaki itu.
"Terimakasih kak Firman , Anda masih punya hati nurani..." ucap Hasna sumrigah
"Sama sama.." Ucap Firman
"Yan gue jalan ya.. Thanks yan.. Lo bisa di andalkan.."
"Pak, tolong papah ke parking line A. 4"
Ucap Hasna pada seorang satpam Dan pelayan lain nya..
Sebelum keluar dari restoran..
"Mbak bilang pada Boss mu, saya akan ganti semua kekacauan ini, pesan Hasna pada seorang kasir yang sedari tadi menatap nya sinis..."
"Baiklah... Dengan senang hati" ucap nya, masih dengan nada sinis.
Hasna pun pergi ke rumah sakit, mengantar si pelayan yang pingsan tadi..
----------------------
Setelah Hasna berlalu, dua orang laki laki masuk ke dalam restaurant tersebut..
Itu Afnan Dan Ubaydillah.. Mereka baru saja kembali dari urusan nya di luar...
"Pak.. Maaf pak.. Tadi ada kekacauan Di sini.."
Ucap kasir yang tadi.
"Kekacauan macam apa? " Tanya Ubaydillah
"Seorang gadis SMA, membuat gaduh Dan berulah .. Hanya Karena mau membawa seorang pelayan yang pingsan pak.."
Tutur nya.
"Gadis macam apakah kira kira sob...?"
Tanya Afnan pada Ubaydillah.
"Entahlah.. Atau bisa jadi duplikat dari si gemezzz nackal bro... Hihi " asumsi Ubaydillah.
"Ah Anta... Kenapa harus Nana lagi...Hehe"
Ucap Afnan sembari tertawa kecil.
Saat Afnan hendak menuju ruangan nya,, Ia melihat Adrian bersama seorang laki laki.
.
"Adrian, apakah sedang menunggu ayah mu?"
Tanya Afnan.
"Eh om ustadz, om ubay.."
"Tidak om saya sedang menjadi tawanan.. Eh jaminan ...".
**************
Maaf ya author Lama up.. Process review yaa..
Vote like komen ... And stay@home👌😇💐