Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps. 92. kecewa Terhadap Abi.


"A'a janji secepat nya A'a akan pulang..."


Continued _________


"Ucap ku waktu itu , padahal aku sendiri


pun Tak tau akan sampai kapan Di ponpes teman Abi tersebut."


"Sudah, dedek kembalilah, tolong hibur Umi, saat ini pasti Umi butuh kamu dek.


A'a pergi dulu, yakin A'a Akan kembali secepat nya."


"Baiklah A , dedek akan sayang A'a sampai kapanpun, A'a jaga diri Di sana" ucap Ubaydillah.


"Iya dek A'a tahu itu,A'a juga akan sayang


dedek sampai kapanpun. Terimakasih dek, inshaAllah A'a akan selalu jaga diri, agar A'a dapat kembali untuk kalian."


*Beberapa santri ikut mengerubungi ku waktu itu*


"kak Afnan hati hati Di sana, kak Afnan cepat kembali, lalu siapa yang akan mengajar kami, beladiri, berkuda Dan lain nya kak..


Sudah lah adik adik , kakak akan secepat nya kembali,( o ya aku sudah belajar beladiri dari sejak usia TK..)"


ucap Afnan kembali, lalu ia berhenti sejenak dalam bercerita.


Ia lihat Hasna menangis terisak , Hasna mengecupi tangan kanan Afnan , lalu memeluk erat Afnan ,


"By maafin Nana jika egois ingin membongkar masa lalu byby" ucap hasna.


"Tidak sayang, byby memang ingin me ceritakan masa lalu byby tanpa terkecuali, namun byby hanya mencari moment yang tepat."


"Lalu by, selanjut nya apa yang terjadi" "Tanya hasna


Kini Afnan merangkul hasna lebih erat sembari mengelus lembut rambut Hasna, Dengan posisi Kepala hasna menempel pada dada Afnan, Dan kedua tangan nya melingkar Di antara perut Dan pinggang Afnan.


" Lalu... Resmi lah byby menjadi anggota santri Di ponpes itu, setiap santri Di tempat kan berdasarkan kenakalan Dan kehajatan mereka.


Asrama para santri terdiri dari 3 tingkat Dan 5 building berhadapan.


Building 1, 2,untuk santri laki laki , Dan building 3, 4, untuk santri wati.


"Dan 1 building memanjang berhadapan dengan masjid bertigkat 3 lantai, dari arah pintu sampai dalam itu building para staf Dan Pengurus ponpes,jadi semua building, masing masing ber lantai tiga"


"Namun jangan harap kita akan bertemu santri wati walaupun building kita berhadapan, kita tidak akan pernah saling bertemu,


Building Di simulasi sedemikian rupa, hingga untuk akses ke lapangan olah raga, Aula Dan kegiatan lain, seperti berbelanja , makan , sholat berjamaah Di masjid memiliki akses masing masing"


"Para santri pria akan memenuhi masjid bagian atas Dan santri wati memenuhi masjid bagian bawah, dengan jalan keluar Dan masuk berbeda"


"Setiap kamar berisi 24 anggota santri , dengan masing masing satu tempat tidur Dan satu loker tempat menyimpan barang2 termasuk pakaian, kamar mandi memanjang berhadapan dengan 6 kotak shower Dan tiap kotak Di lengkapi satu toilet"


"Masing masing baris tempat tidur terdiri dari 4 dipan kecil bertingkat 2,dan terdapat 3 baris tempat tidur


Kami Di falitasi televisi Di setiap ruang nya , namun itu saluran Central, tombol manapun yang kita sentuh saluran nya akan tetap bacaan Ayat suci Al Qur'an"


Tanya Afnan pada Hasna.


"Iya by, aku masih ingat" ucap Hasna


"Kenapa memang nya by?"


Tanya Hasna kembali.


"Ya Di situ lah byby bertemu polisi Imron,kita beda kobong tapi bersebelahan, awal nya berbagi rokok hingga kita nyambung dalam berbicara Dan menjadi akrab, terlebih polisi imron pernah terluka saat bantu byby berkelahi dengan santri kobong kejahatan kasus pembunuhan, hanya Karena bersenggolan Dan ia mengajak berkelahi, ternyata orang itu bawa Pisau lipat yang luput dari pengawasan petugas, saat ia akan menusuk byby polisi imron mencegah nya dengan cara menangis Pisau itu, hingga lepas, namun lengan polisi imron tergores dan harus mendapat kan perawatan di Klinik ponpes"


"Beruntung byby di tempatkan dengan para santri yang hanya kasus kenakalan ringan , mereka anak anak yang cukup baik Dan termasuk kobong tenang, ya mereka menamakan kamar perkamar itu Kobong"


"Siang Itu waktunya para santri makan siang, Dan Di kantin lah tempat pertemuan seluruh para santri,


Riuh nyaa... awal nya memang Tak biasa, bayangkan kita duduk satu aula kantin besar Dan berbagai bahasa bercampur, sunda, jawa, batak, betawi, dll nya, Di tambah beberapa dari mereka banyak juga yang berasal dari luar negeri, Dan mereka itu Tak mau menggunakan bahasa Indonesia, mereka mempertahankan bahasa masing masing istilah nya"


"Di setiap kita berkegiatan Dan mengharuskan seluruh santri berkumpul, maka akan ada polisi yang mengawal dengan atrubit lengkap , paling sedikit 5 orang"


"Karena keributan kerap terjadi saat satu sama lain merasa tersinggung dengan bahasa mereka yang Tak Di mengerti , apalagi jika sudah di susupi provokator, mengadu domba, bahwa si A sedang mengatai si B dengan Bahasanya, ya sudah pasti akan berujung saling tuding Dan berakhir deng perkelahian"


"Namun tawa bisa saja pecah saat kita mengobrol satu sama lain memakai bahasa masing masing, Dan berujung dengan bahasa isyarat"


Hehe.. Ucap Afnan tersenyum menyeringai, mengingat kelucuan yang terjadi.


"Mereka mendidik kami cukup ekstreme, dari membangun kan kami Di tengah malam Dan merendam kami di sebuah kolam air dingin yang cukup besar Dan kami Di harus kan merenungi kesalahan kesalahan kami, setelah kami memohon untuk naik Karena sudah tidak sanggup lagi dengan dingin nya air, maka kami akan Di angkat lalu Di tanya Menyesal atau tidak akan perbutan kami, Dan setelah itu kami Di ajak bertahajud serta berdzikir hingga kami menangisi kekhilafan kami"


"Kami mendapat hukuman masing masing dari kelakuan kami, seperti si pembunuh, ia Di bekali Pisau dan Di tempatkan Di sebuah ruangan dengan ratusan ayam yang harus ia sembelih, hingga ia sendiri memohon Ampun agar pihak ponpes menyudahinya Dan menyatakan ia taubat Dan menyesal"


"Untuk para penjudi, meraka Di tempat kan Di sebuah ruangan khusus berbagai fasilitas judi ada Di sana , mereka di persilahkan berjudi sepuas nya selama Berhari hari hingga mereka sendiri yang memohon untuk Di keluarkan dari tempat judi tersebut Dan kapok berjudi"


"Banyak hukuman hukuman lain nya tergantung dari kesalahan nya, hingga mereka merasa kapok Dan mohon ampun untuk Di bersihkan agar dapat bertaubat"


"Kobong byby tidak mendapat hukuman berarti, hanya hukuman rendam, Dan hukuman setor hafalan Al-Quran setiap harinya, setiap orang wajib me nyetor 5 ayat beserta pemahaman nya, (mungkin bagi santri yang bukan level anak badung setor hafalan al-Quran adalah sebuah pelajaran agung, namun bagi kami anak anak berandal itu adalah hukuman, Di mana saat kami harus setoran lalu belum hafal, maka kami akan Di tempat kan di sudut ruang untuk kembali menghafal hingga lancar"


"Dan metode ini cukup ampuh, kami berlomba lomba secepat nya hafal agar keluar paling dulu dan memilih hadiah atau makanan yang telah Di sedia kan, Karena jika keluar lebih lama maka Kita hanya akan mendapat sisa"


"6 bulan byby melewati systim pengajaran dengan susah payah, saat nya tiba byby di nyatakan lulus Dan Di perbolehkan pulang, namun Abi yang byby tunggu untuk menjemput byby selama 5 hari, Abi Tak juga datang menjemput, hingga polisi imron saja sudah di jemput keluarga nya"


" Hari itu Ahad , Karena Abi Tak juga menjemput byby, Dan karena rasa kecewa terhadap Abi, maka byby nekad kabur dengan menyelinap menaiki mobil pengangkut logistic, tanpa uang dan tanpa pakaian ganti, Karena kita para santri tidak di bekali uang, jika kita butuh sesuatu kita cukup pergi ke minimarket Di area ponpes Dan lalu hanya mencatat barang belanjaan, nama Dan nomor kobong, maka tagihan akan Di gabung besama biaya bulanan"


"Byby terlunta lunta di jalan, hingga byby pingsan karena menahan lapar satu hari tersebut, byby hanya meminum air kran ketika byby berwudhu Di masjid yang byby lewati"


"byby kecewa sangat kecewa terhadap Abi, hingga byby berfikir untuk pergi saja entah kemana Karena memang tak ada tujuan. hingga akhir nya byby merasa ada yang memapah byby dalam byby setengah sadar......


To be continue_____


***********


Jadi garing gak seeh cerita nya?????


🙏😍😇💐