
DUAAAARRR!!!
Sementara itu ledakan dan hempasan energi kencang terus menghiasi pertarungan ini.
BUMMM!!!
HUSSH!!
Akhirnya kedua makhluk itu pun terhempas bersamaan.
Pertarungan masih berlangsung seimbang dan keduanya menatap tajam satu sama lain.
Kini pedang aura gelap terlihat mengecil.
Sang penguasa gelap terkesan dengan kekuatan musuh utamanya ini.
Penantiannya selama ini terbayarkan.
Untuk pertama kali setelah sekian lama ada yang bisa mengungguli kekuatan gelapnya.
“….” Max terdiam, ia terlihat tenang dan masih memerhatikan lawannya.
Benar-benar kuat.
Itulah komentarnya terhadap kekuatan sang penguasa gelap.
Namun yah ini memang wajar sih.
Mana ada lawan terakhir yang mudah dikalahkan?
Max memegang pedangnya lebih erat lagi.
Kekuatannya sudah pasti akan keluar deras.
Max menenangkan dirinya.
Teknik fisik dan berpedang lawannya memang tak bisa diragukan.
Sang lawannya ini tak memberi celah sama sekali.
SSHHHH….
Aura kekuatan suci mulai memenuhi dirinya kembali.
“HEHE.” Sang penguasa gelap terlihat tertarik. Dan tubuhnya sudah penuh dengan kekuatan gelap juga.
Situasi kembali memanas, namun masih belum ada yang kelihatan maju.
Keduanya lagi-lagi menanti langkah apa yang diambil musuhnya.
Max terdiam.
Rasanya ingin menyerang brutal lagi.
Namun sayang sekali serangan seperti itu takkan berpengaruh banyak padanya.
Buang-buang tenaga saja.
Namun pada akhirnya ia akan tetap buang-buang tenaga juga sih.
Tak ada yang bisa dilakukannya selain trial and error.
Raut wajah tertarik masih ada pada sang pimpinan gelap ini.
Ia dengan sabarnya menunggu pergerakan lawannya lagi.
Meski sampai sekarang masih belum kelihatan juga.
“Kenapa?” Max membuka mulutnya juga.
Ia memaksakan dirinya untuk bicara, daripada bosan diam-diaman saja.
“HM?” Sang penguasa gelap tak terlihat paham dengan ‘pertanyaan satu kata’ lawannya itu.
“BERTANYALAH DENGAN JELAS, MAKA KELAK AKU AKAN MENJAWABNYA! HAHA!” Sang penguasa gelap mengangkat kedua tangannya ke atas.
Ia siap untuk menjawab rasa penasaran apapun dari lawannya, anggaplah sebagai suatu kehormatan!
“….” Oke berisik juga ya.
Jadi inilah sifat asli sang penguasa gelap?
“Hmmmpp … haaah ….” Max menarik nafas panjang sebelum bertanya.
Dan akhirnya ia bertanya juga.
“HO!” Setelah sekian lama musuh utamanya bicara panjang lebar juga! Fascinating!
“Pyuh.” Bicara panjang lebar ternyata melelahkan juga ya.
“Aku akan jadi penguasa terhebat.” Sang penguasa gelap akhirnya menjawabnya juga.
“….” Oke….?
Itulah alasan sang penguasa gelap menaklukan berbagai dunia.
Max terdiam, yah villain dengan alasan klasiknya.
Sudah sangat jelas dialah antagonis utama yang harus ditumbanggkan.
Sudah terlalu banyak hal gelap yang diperbuatnya.
Yah sudah jelas juga sih dia ini ‘kan sumber kegelapan yang harus dihentikan.
Kini ia bisa lebih mengerti lawannya.
Sang penguasa gelap sangat menantikan momen ini.
Entah sudah berapa banyak pertarungan yang sudah dijalaninya.
Melawan berbagai macam makhluk kuat yang tak terbayangkan.
And yet, he still wait for him.
Max jelas kalah pengalaman sih.
Namun apa daya, tak ada yang bisa dilakukannya selain menerima kenyataan.
Dan di sisi lain, momen penting ini tak mau di sia-siakan sang penguasa gelap.
Hanya tinggal selangkah lagi saja maka semuanya akan jadi miliknya.
Benar, ia pada akhirnya akan jadi makhluk terkuat yang pernah ada!
“….” Max terdiam entah sudah berapa banyak kesedihan dan teror yang sudah dibuat makhluk satu ini.
Jarang-jarang ia memikirkan tentang orang lain.
Namun aura gelap yang terpancar dari sang penguasa gelap itu sudah bicara keras.
“Ada lagi?” Sang penguasa gelap masih siap untuk menjawab pertanyaan lain.
Anggaplah ini sebagai kehormatan!
Max diam dan perlahan raut wajahnya berubah.
“Sudah cukup.”
Max pikir sang penguasa gelap itu adalah pribadi tertutup yang nggak enjoyable ketika diajak ngobrol.
Namun ternyata tidak begitu.
Lawannya dengan senang hati menjawab semua rasa penasarannya.
The real bersenang-senang di atas penderitaan orang lain.
“Oh oke.” Sang penguasa gelap masih ingin ngobrol sama musuh utamanya ini sih.
Ia masih bisa menahan diri demi mencapai tujuan utamanya.
Ia tak berbangga dengan semua pencapaian dan pengalaman yang dialaminya.
Namun masih bisa menghormati batu pijakan terakhirnya ini.
Max tersenyum kecil.
Momen seperti ini jarang terlihat darinya.
Kini tekadnya sudah bulat.
Tak peduli seberat, sekeras apapun, ia harus menghentikan sang makhluk gelap ini.
Max perlahan mengangkat palunya aura sucinya ke atas.
JDERRR!!!
ADA PETIR YANG MENYAMBAR PALUNYA!
“Ho.” Sang penguasa gelap tak menyangka.
Sring.
Sang penguasa gelap bersiap juga dengan pedang aura hitam yang sudah utuh lagi.
WUSH!
WUSH!
Max memutar-mutarkan palunya dan berlari maju!
SWUSH!!
Begitu pula dengan sang pimpinan gelap!
TRAAAANG!!
Dentuman energi dashyat tercipta seketika itu juga!
Jual beli serangan langsung terjadi!
‘Cepat.’ Sang penguasa gelap menyadarinya. Musuh utamanya ini jadi lebih cepat dari yang sebelumnya.
Aura kekuatan suci lawannya benar-benar tak terbendung.
BUMMMM!!
Untuk pertama kalinya sang penguasa gelap terhempas!
HUSH!!
Max tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan terus mengejarnya!
SYAT!
SYUT!
Namun dengan lihainya sang penguasa gelap menghindari rentetan serangan yang sangat cepat ini.
“Yahaha!” Kepuasan terlihat pada sang pimpinan gelap in.
Beginikah rasanya terdesak? Sangat menyenangkan sekali!
“….” Max tak mengira lawannya malah makin senang diserang begini.
Namun yah, suka-sukanya saja sih.
SWUSSSH!!
Sang penguasa gelap makin terhempas kencang dan akhirnya berhasil menjauh juga dari lawannya.
‘HM.’ Max tak mengira lawannya malah mundur.
Kenapa tak melawan balik?
Max pikir para makhluk gelap identik dengan harga diri tinggi dan tidak membiarkan dirinya untuk mundur.
Namun ternyata tidak seperti itu ya.
Kalau mundur ya mundur. Lawannya punya alasan jelas saat melakukannya.
Dan memang itulah kenyataannya.
‘Aku harus menyusun strategi.’ Alasan terbesar sang penguasa gelap ini mundur tak lain tak bukan adalah untuk menjaga momentumnya.
Tak lucu kalau tumbang disaat pertarungan sudah berjalan serius.
Kini waktunya untuk mengeksekusi strategi ultimate dan membuktikan dirinya adalah nomor 1!
“….” Max terdiam, dari tadi ia hanya berdiri saja.
Yah mau gimana lagi, ia kehilangan jejak musuhnya sih.
Lawannya tak meninggalkan jejak sama sekali.
Santai dulu nggak sih?
Max tak mau tegang, ia harus tetap tenang.
DRRRR….
Getaran hebat tiba-tiba terjadi.
Ada apakah gerangan?
Max melihat sekitarnya, namun yang ada hanyalah kegelapan dan kehampaan.
Keberadaan musuhnya tak terasa sama sekali.
SYUT!
“!” Dengan cepat Max berkelit!
Gerakan akrobatik keren langsung terlihat darinya!
Tap.
Max terdiam, kini sorot matanya lebih tajam dari yang sebelunya.
Bukan tanpa alasan ia tiba-tiba menunjukkan gerakan keren.
Namun ada sesuatu yang dirasakannya, dan bukan hanya sekedar perasaannya.
Ada yang aneh.
Max waspada dan serius disaat bersamaan.
Swush!
BUAFGH!
Tak ada angin tak ada hujan Max tiba-tiba terhempas begitu saja!
Sreet….
Max berusaha menahan tubuhnya.
Terlihatlah energi gelap nyangkut di pipinya berupa api hitam yang seolah sedang membakarnya.
‘HM.’ Akhirnya terungkap juga apa yang terjadi.
Jadi inilah trik sang penguasa gelap?