
Di atas langit gunung. Di dalam perisai ilusi. Qing Ruo dan rombongannya mengamati Xun Ping dan rombongannya yang berada di bawah mereka dengan santai.
" Penguasa ini," ucap Mao Lei sambil memberikan cincin penyimpanan yang dia ambil dari para tetua klan Xun.
" Aku hanya perlu teknik terlarang klan mereka," ucapnya sambil mengambil gulungan rahasia dari dalam cincin penyimpan tersesebut, lalu menyerah cincin itu kembali.
" Penguasa, ini?"
" Ambillah. itu untuk kalian."
" Terima kasih Penguasa..." ucap Mao Lei dengan gembira.
" Penguasa sepertinya mereka sudah pergi. Jadi apa rencana kita selanjutnya?" Tanya Long Chen.
" Melanjutkan perjalanan. Long Chen, apakah kota Bei Shan memiliki gerbang teleportasi?"
" Tidak ada Penguasa, tetapi kita bisa pergi ke Kota Tongzhe, jaraknya dari tempat ini tiga hari perjalanan."
" Baik," jawab Qing Ruo lalu membuka gerbang dimensi duni jiwa.
" Kalian kembalilah."
" Baik Penguasa..."
Setelah Long Fu, Long Qe, Mao Lei, Yuan Bai dan Yuan Hei kembali ke dalam dunia jiwa. Qing Ruo lalu meminta Huo Mingzhi bergerak.
" Swhuss...." Qilin Api hitam itu meninggalkan langit gunung kecil itu dengan cepat.
Di atas punggung Huo Mingzhi.
Qing Ruo dan Long Chen berbincang-bincang santai sambil menanyakan informasi yang telah Long dapatkan.
" Penguasa, ternyata kota Bei Shan sudah lama tidak memiliki gerbang teleportasi, karena pemimpin kota merasa jengah."
" Mengapa bisa demikian?"
" Karena gerbang teleportasi yang ada di kota itu, selalu digunakan oleh para penjahat kekaisaran untuk melarikan diri, sehingga mereka mendapat sanksi."
" Lalu bagaimana dengan kota Togzhe?"
" Ada Penguasa. Di kota Tongzhe kita mulai bisa menggunakan gerbang teleportasi, jadi tujuan kita selanjutnya adalah kota Xi, kota Cheng, dan kota Bao, lalu tiba di jantung wilayah utara, kota Heian. Di pusat kota Heian, kita bisa menggunakan gerbang teleportasi besar, sehingga bisa langsung pergi ke Gerbang Es Hitam."
" Baik," jawab Qing Ruo.
" Penguasa, apakah ada yang salah?" tanya Long Chen, saat melihat Qing Ruo tampak sedang memikirkan sesuatu.
" Kota Heian, penguasa wilayah Utara."
" Benar Penguasa. Apakah ada yang salah dengan kota itu?"
" Aku teringat dengan saudaraku Heian Bai."
" Heian Bai?"
" Benar, apakah kamu mengenali nama itu?"
" Heian Bai, itu adalah nama putra ke dua belas penguasa Heian Song, penguasa terdahulu yang dinyatakan menghilang dari kekaisaran Heian."
" Benarkah?"
" Penguasa, mungkin saja Heian Bai yang penguasa maksud adalah orang yang berbeda.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Tapi itu mungkin saja orang yang sama."
" Mengapa bisa demikian?"
" Karena Heian Bai yang menjadi saudaraku ini adalah jenderal di kekaisaran langit."
" Jika dia memang pangeran ke dua belas, maka. dapat dipastikan bahwa dia sedang berlindung di kekaisaran langit," ucap Long Chen.
" Benar," ucap Qing Ruo pelan.
" Penguasa," ucap Long Chen ragu.
" Bicaralah..."
" Tapi ini bukan mengenai Jenderal Heian Bai itu..."
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Bicaralah..."
" Aura Semi abadi tingkat delapan, yang penguasa keluarkan dalam pertempuran sebelumnya," ucapnya dengan serius.
" Itu milik orang lain." sambil menjelaskan cara dia memiliki aura itu dengan rinci.
" Jadi itu adalah aura transformasi Yin Gan yang ada di penjara barat?"
" Benar," jawab Qing Ruo sambil tersenyum kecut.
" Tapi Penguasa, aura itu terasa begitu asli, mungkin hanya kekuatan tertentu yang menyadarinya." Menatap Qing Ruo dengan serius.
" Benar, tapi di gunung Bei Tian sebelumnya, Kucing Dahan dapat mengetahuinya."
" Long Chen, itu tidak mudah. Apalagi dengan usiaku saat ini. Perlu proses yang lama dan sabar."
" Ada apa dengan usia penguasa?" sambil menatap Qing Ruo dengan lekat.
" Apakah kamu bisa menebak usiaku?"
" Di bawah seribu tahun," jawabnya.
" Itu sudah pasti," jawab Qing Ruo tertawa.
" Hm... Tiga ratus tahun."
Qing Ruo mengelengkan kepalanya, membuat Long Chen mengerutkan keningnya.
" Penguasa, aku benar-benar tidak tahu. Dari kekuatan tulang, Anda sudah berada di tingkat tulang Naga Dewa tahap akhir. Dan itu adalah puncak kekuatan tulang." Menatap Qing Ruo dengan lekat.
" Di bawah empat puluh tahun," ucap Qing Ruo santai, membuat Long Chen hampir menjatuhkan rahangnya.
" Penguasa, anda...."
" Jadi sangat tidak mungkin aku tiba-tiba menjadi Semi abadi tingkat delapan. Untuk menjadi Semi abadi tingkat tiga saja, aku harus melawan rasa sakit yang luar biasa," ucap Qing Ruo membuat Long Chen terdiam.
" Tapi bagaimana penguasa melakukannya?" menatap Qing Ruo dengan takjub.
" Menahan diri dan melawan rasa sakit."
" Pemilik tubuh kaisar langit benar-benar mengerikan. Dengan usia yang sangat singkat tetapi sudah menjadi semi abadi tingkat tiga." membatin.
" Tapi tidak perlu khawatir, karena aku sudah memiliki rumput emas penguat jiwa. Jika ada sumber tingkat tinggi, maka aku bisa naik tingkat," ucap Qing Ruo menjelaskan, sambil memintanya untuk beristirahat.
" Baik Penguasa...." lalu mulai berkultivasi di atas tubuh Huo Mingzhi dengan tenang.
****
Tanpa terasa dua hari pun berlalu. Menjelang pagi mereka tiba di kawasan hutan es raksasa.
" Penguasa, satu hari lagi menjelang malam kita akan tiba di kota Tongzhe," ucap Long Chen mengingatkan.
" Baik. Mingzhi, terus bergerak jika sudah hampir tiba, kabari aku." ucap Qing Ruo sambil mempelajari teknik rahasia dari klan Xun.
" Baik Penguasa." Sambil melintasi hutan es raksasa tersebut.
Dari atas langit, Huo Mingzhi dan Long Chen dapat merasakan beberapa pasang mata yang berada di dalam kawasan hutan es raksasa, mengawasi pergerakan mereka.
" Saudara Long Chen," ucap Huo Mingzhi.
" Tenanglah," jawab Long Chen dengan santai, sambil meminta Huo Mingzhi untuk terus bergerak.
***
Di dalam kawasan terlarang hutan es raksasa.
" Saudara itu adalah Qilin langit..."
" Benar, Qilin Api Hitam, benar-benar hewan langka."
" Apakah saudara tidak tertarik?"
" Hanya orang bodoh yang ingin mengejarnya. Qilin Langit bukanlah hewan yang suka berkeliaran bebas. Jikapun iya, pasti itu sudah dimiliki oleh seseorang. Perlu saudara ketahui, Qilin Langit hanya mau melayani seorang penguasa, atau tuan yang lebih kuat darinya."
" Saudara benar. Tapi siapa yang menunggangi Qilin Langit itu?"
" Pastinya seorang dari klan yang sangat kuat. Jika dia dari pihak Kekaisaran, pasti dia menggunakan Kuda Naga. Sudahlah, jangan dibahas lagi. Kelompok yang memiliki hewan buas sekuat itu adalah kelompok yang harus kita hindari."
" Baik saudara." Sambil menatap kilatan cahaya hitam keemasan yang melesat meninggalkan wilayah hutan es raksasa.
Di atas langit.
Huo Mingzhi terus bergerak melintasi hutan es tersebut, hingga akhirnya meninggalkan kawasan hutan itu.
Setelah bergerak sepanjang waktu, menjelang malam, mereka akhirnya tiba di kota Tongzhe.
" Penguasa," ucap Huo Mingzhi, mengabari Qing Ruo mengenai hal itu.
" Apakah kita sudah tiba?"
" Benar penguasa..." Sambil menunjuk kota besar yang diterangi oleh jutaan kristal cahaya, yang berada lima kilometer meter di depan mereka.
" Baik." Sambil meminta Huo Mingzhi kembali dan beristirahat di dalam dunia jiwa.
Setelah Qilin api hitam tersebut kembali ke dalam dunia jiwa, Qing Ruo lalu membawa Long Chen mendekati kota itu.
" Penguasa, identitas apa yang akan kita pakai di Kota itu?"
" Gunakan klan Na, seperti di kota Bei Shan sebelumnya."
" Tapi penguasa, menggunakan nama klan kecil itu selalu membawa masalah."
" Benar, tetapi dengan demikian kita dapat mengetahui ketulusan seseorang, bahkan secara langsung mengurangi orang jahat. Sedangkan jika aku menggunakan identitas Klan Luo, Klan Qing, atau Klan Ling, itu justru akan membuat masalah yang lebih besar lagi. Luo trah pertama adalah musuh trah kedua. Jika aku menggunakan identitas Klan Qing atau Klan Ling, orang-orang pasti akan menghindar, bahkan memperlakukan aku dengan hormat, tetapi itu dengan kemunafikan dan kepura-puraan, dan aku tidak suka." Sambil menyerahkan lencana klan Na pada Long Chen.
" Baik Penguasa, hamba mengerti." Sambil bergerak di sisi Qing Ruo dengan tenang.
👉1🙏