Sang Penguasa

Sang Penguasa
berpergian dan Mu Xuanyin


kelima leluhur kekaisaran terkejut mendapati bahwa Ling Feng menghilang dari hadapan mereka..


" teknik teleportasi !!!" kelimanya terkejut melihat Ling Feng menggunakan teknik teleportasi


...


kini Ling Feng dan Yin Lang muncul di depan istana jin Qiong, Ling Feng sengaja berpindah ke istana jin Qiong, karena ia cukup penasaran dengan isi istana ini.


" tuan untuk apa kita kemari ?" tanya Yin Lang


" kita akan mengambil semua harta yang ada di dalam istana ini, karena yang aku lihat dari ingatan jin Qiong dia menyimpan banyak harta " jelas Ling Feng


Ling Feng dan Yin Lang menuju tempat gudang penyimpanan harta, saat sampai di gudang penyimpanan harta Ling Feng melihat banyak sekali harta..


" aku tak menyangka bahwa jin Qiong memiliki cukup banyak harta " Ling Feng berkata sembari menatap tumpukan harta yang berserakan.


setelah mengambil semua harta, Ling Feng memutuskan untuk berkultivasi.dia akan menstabilkan aura membunuh nya, karena setelah membunuh miliaran monster, secara alami aura kematian para monster terserap kedalam tubuhnya dan berubah menjadi aura membunuh


Ling Feng mengambil sikap lotus dan mulai menutup mata nya,sedangkan Yin Lang berjaga di luar


7 hari kemudian...


Ling Feng berkultivasi selama seminggu,yang ia tidak ketahui adalah saat ia melakukan kultivasi tertutup,kini seluruh alam rendah di gemparkan dengan seorang pria bertopeng yang membantai miliaran monster seorang diri.


Ling Feng membuka matanya pelan,kini Ling Feng berhasil menstabilkan aura membunuh yang semula merembes keluar dari tubuhnya,Kini Ling Feng berpenampilan dengan rambut sepinggang dan warna pupil mata berwarna biru safir, aura kutivasi turun sampai ke titik terendah bahkan seperti manusia biasa,dia menekan kultivasi nya.


setelah ia rasa sudah cukup lama berdiam diri, Ling Feng berdiri sambil menepuk-nepuk baju nya yang kotor karena debu,ia berjalan menuju pintu keluar


...


kota Yang


kota 'Yang' merupakan salah satu kota besar yang ada di kekaisaran ming dengan jumlah penduduk 20 juta orang, bersebelahan dengan ibukota kekaisaran Ming.


berita peristiwa yang terjadi di dimensi monster sudah menyebar ke seluruh kekaisaran, salah satunya kota 'yang' banyak orang biasa maupun kultivator membicarakan peristiwa seorang pria bertopeng membantu miliaran monster.


"mengapa kau sudah tahu peristiwa yang terjadi di dimensi monster?" tanya seseorang


"tentu saja tetapi bagaimana dengan keasliannya ? "tanya yang lainnya


"aku bisa menjamin keasliannya saudaraku ada di sana,saat kejadian katanya seorang pria bertopeng dengan aura yang agung membantai miliaran monster, menurut kabar dari seseorang pria itu berasal dari alam langit " ucap seseorang


**


" wush..."


"wush..."


" wush..."


hutan ada orang yang sedang melompat dari dahan pohon ke dahan lainnya, orang itu tak lain adalah Ling Feng , Ling Feng menyuruh Yin Lang untuk tinggal di dunia jiwa, dan Ling Feng juga tidak mengenakan topeng nya dia menggunakan penampilan aslinya.


saat sedang terbang Ling Feng merasakan ada sebuah pertempuran, dan benar saja Ling Feng melihat seorang wanita yang sedang dikepung oleh 10 orang.


wanita cantik berambut hitam dengan mata yang berwarna biru berlutut dengan satu kaki dan bertumpu menggunakan pedangnya.


" siapa wanita itu ? kenapa dia di kepung banyak orang ?" ling Feng yang mengamati di balik semak-semak


" siapa di sana ?!" teriak pria dengan luka kalau di matanya membentuk garis lurus hingga ke bibir, yang terlihat seperti pemimpinnya


Ling feng yang diketahui persembunyiannya keluar perlahan dari semak-semak " ehem....aku hanya orang kebetulan lewat"Ling Feng dengan tenang


" hei.... jangan berbohong serahkan barang berharga atau kau akan menyesal " balas salah satu pria botak


" kalian ingin barang-barang berharga ku maka ambillah jika kalian mampu" ucap ling feng dengan senyum meremehkan


" bocah kau akan mati hari ini karena mengacau bisnis geng tengkorak !!!" sahut pemimpin sambil mengarahkan pedangnya ke arah ling Feng


" Serang"


" matilah kau bocah "


" akan ku potong-potong tubuhmu"


10 detik kemudian


10 orang yang menyerang Ling Feng mati dengan keadaan kepala yang terlepasng menghampiri wanita cantik setelah mengambil harta orang-orang itu.


" hei apa kau baik-baik saja ? " tanya Ling Feng sambil mengulurkan tangannya


" aku tidak apa-apa terima kasih telah membantuku " jawab wanita cantik itu sambil meraih tangan lempeng dan tidak memperhatikan wajahnya.


" siapa namamu dan sedang apa kau di dalam hutan ini " tanya Ling Feng yang terpesona dengan kecantikan wanita itu


" namaku Mu Xuanyin Aku di sini karena sedang berpetualang " jawab Mu Xuanyin


" oh Mu Xuanyin dan perkenalkan namaku Ling Feng " ucap Ling Feng memperkenalkan diri


Mu Xuanyin yang yang sebelumnya tidak memperhatikan wajah Ling Feng, kini wajahnya memerah karena melihat wajah Ling Feng yang sangat tampan.


Mu Xuanyin hanya menunggu saat melihat wajah Ling Feng, di dalam hidupnya dia tidak pernah melihat wajah setampan Ling Feng


Ling Feng yang melihat tingkah Mu Xuanyin hanya tersenyum kecil, dia tahu kalau Mu Xuanyin terpesona oleh wajahnya


" gimana tujuanmu sekarang " tanya Ling Feng


" Aku akan menuju kota ' Yang ' " jawab Mu Xuanyin


Ling Feng yang mendengar itu lalu ia berkata " kebetulan karena aku belum mempunyai tujuan bagaimana jika kita bersama "


" baiklah mari " ucap Mu Xuanyin


" mari "


kamu saat hendak pergi tiba-tiba terdengar suara auman seekor harimau


Rooarrr


Ling Feng dan Mu Xuanyin terkejut dengan suara auman harimau itu, burung-burung berterbangan karena suara itu


" i..ini adalah harimau api penjaga hutan ini , karena konon katanya berada di tingkat mortal " Mu Xuanyin cemas


sedangkan ling Feng hanya diam mendengarkan suara itu


" wah kau takut dengan suara harimau api " ucap Ling Feng


" siapa yang tidak takut dengan harimau ini dia berada di tanah mortal sedangkan jangan aku berada di rana jalan surgawi, untukmu Aku bahkan tidak tahu " ucap Mu Xuanyin


mu Xuanyin berbalik hendak pergi namun sayang belum sempat melangkah pergi ya sudah ditangkap oleh Ling Feng.


" cantik kau hendak ke mana ? tanya Ling Feng pelan di sebelah telinga Mu Xuanyin


melihat kelakuan Mu Xuanyin, Ling Feng hanya terkekeh kecil dan mulai mendekat kembali " Aku perlu bantuanmu untuk membunuh harimau itu " ucapkan Ling Feng


apa kau gila membunuh binatang buas ranah mortal adalah hal yang mustahil !!! " balas Mu Xuanyin dengan nada sedikit berteriak


" kau hanya perlu mengalihkan perhatiannya saja " ujar Ling Feng


" apa kau idiot bagaimana jika aku mati " Mu Xuanyin kesal lalu menggembungkan pipinya


Ling Feng menggaruk pipinya pelan saat diberi pertanyaan seperti itu


" hahhh.... baiklah akan kubantu " ujar Mu Xuanyin menghela nafas panjang


" kalau begitu ayo kita berangkat" hujan Ling Feng berbalik menuju dalam hutan diikuti dengan Mu Xuanyin di belakangnya


" sebenarnya aku bisa hubungi dengan mudah tapi itu akan terasa membosankan " gumam Ling Feng


" kau berbicara apa ? " tanya Mu Xuanyin Ling Feng berbicara sendiri


" hanya saja Aku mengagumi wajah cantikmu itu " balas Ling Feng dengan mengedipkan mata kirinya


Mu Xuanyin yang mendengar pujian tentang dirinya hanya tertunduk malu wajah memerah bagai tomat.


Ling Feng yang melihat reaksi Mu Xuanyin hanya tersenyum kecil.


mereka terus berjalan menuju pusat suara dengan kecepatan standar, butuh waktu 5 menit sampai mereka berdua tiba di sebuah tanah lapang yang luas di tengah-tengahnya,terdapat harimau dengan ekor sapi yang besar


" woahh.. besar " ucap Ling Feng


'kebanyakan orang akan berlari ketika bertemu dengan hewan buas namun pria ini malah bersemangat apakah dia gila ' batin Mu Xuanyin


" kau kucing jelek" ling Feng yang berjalan mendekati harimau


Roarr


" manusia kau mau masuk wilayah aku dan bahkan menyebutku dengan sebutan kucing kau harus mati" teriak harimau sambil menyerang lempeng menggunakan cakarnya


Boom!!


" huh .... manusia lemah "


Ling Feng melesat bagaikan peluru yang ditembakkan dari senapan menghantam tebing dengan keras membuat lubang yang cukup dalam.


Mu Xuanyin yang melihat Ling Feng terkena serangan dari harimau langsung berlari ke arah Ling dengan perasaan cemas.


ia mengangkat Ling Feng pelan yang terlihat kesakitan


" Ling Feng... Ling Feng.." ucap Mu Xuanyin menggoyangkan tubuh Ling Feng


" argh... argh.." Ling Feng yang berpura pura kesakitan


" kau tak apa ?" tanya Mu Xuanyin yang khawatir


"aku tidak apa-apa " balas Ling Feng dengan tertawa di dalam hati melihat Mu Xuanyin khawatir.


Ling Feng berdiri secara perlahan bertumpu dengan satu kaki ia menatap harimau besar di depannya " kalau begitu mari kita lanjutkan rencana awal " ucap Ling Feng


Mu Xuanyin hanya mengangguk kecil kemudian berlari ke arah berlawanan dengan Ling Feng


" harimau jelek sini "


harimau yang mendengar provokasi mu Xuanyin bersiap menyerang kembali dengan kekuatan penuh, aura mengelilingi tubuh harimau siluet harimau setinggi 20 m bisa terlihat di atas langit dengan gagahnya


mulai berlari ke arah Mu Xuanyin dengan cepat siluet di atas langit membuat auranya makin kuat, tanah bergetar hebat binatang buas yang berada di sekitar tempat kejadian, mulai berlari menjauh ketika serangan harimau 10 meter hampir mengenai Mu Xuanyin.


slash!!


zrash!!


suara pedang bisa terdengar di belakang harimau memotong ekornya dengan rapi dan membuat semburan darah segar yang mengalir dengan deras membasahi tanah, harimau berteriak kesakitan dan mulai kehilangan fokus.


Mu Xuanyin mau di depannya kehilangan fokus dia langsung menusuk kedua bola mata harimau tersebut.


" Aaaargh.... manusia sialan akan ku bunuh kalian " teriak marah ia lalu menggunakan racun untuk menyerang


Mu Xuanyin yang terkejut dengan serangan mendadak dari harimau hanya diam, Mu Xuanyin merasakan kakinya gemetar lemas tak berdaya tinggal beberapa inci sebelum racun menyentuhnya dengan sigap, Ling Feng meraih Mu Xuanyin yang membeku ketakutan.


" kau tak apa-apa " tanya Ling Feng


Mu Xuanyin hanya mengangguk kecil untuk jawaban dari pertanyaan Ling Feng


" kucing jelek sekarang giliranku " ucap Ling Feng mengangkat satu tangannya ke atas


" tapak dewa " teriak Ling Feng


terlihat sebuah tapak besar di atas langit tercipta, Ling Feng dengan santai melambaikan tangannya


harimau yang merasa hidupnya terancam mencoba untuk kabur, namun ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya akibat tekanan yang dihasilkan oleh tapak besar itu.


wush...


BOOM


Harimau itu yang terkena serangan Ling Feng langsung mati seketika dan tanpa sisa.


Mu Xuanyin yang yang melihat pemandangan di depannya terkejut dengan bibir terbuka ia mencubit pipi ling feng memastikan apakah ia sedang bermimpi atau tidak.


" Aaaargh ...apa yang kau lakukan " tanya Ling Feng kesal


" tak ada, bisakah kau lepaskan tanganmu " ucap Mu Xuanyin menunduk malu


" Ah maaf aku tak sengaja memelukmu " ucap Ling Feng melepas Mu Xuanyin dari dekapan nya dan Ling Feng tersenyum kecil


plak


" ugh..kenapa kau menampar ku " ucap Ling Feng mengelus pipinya yang merah


" kau pikir saja sendiri !" jawab Mu Xuanyin bejalan dari Ling Feng


" ugh Mu Xuanyin tunggu aku "


....


**Bersambung..


Terimakasih sudah membaca**


...~jangan lupa like nya ~...