
Xiong Mao Tian terdiam. Menatap Qing Ruo dengan takjub.
" Pemilik dunia jiwa," batinnya.
" Ruo er, mereka....?" tanya Xiong Mao Tian dengan ramah.
" Kakek guru, dia istriku, Duan Ling dan dia putra kedua kami, Qing Yong Jun dan putri kecil kami Qing Lian An." Qing Ruo memperkenalkan.
" Ling er, aku Xiong Mao Tian. Panggil aku kakek guru, dan kamu Jun er, panggil aku Kakek buyut," ucapnya dengan hangat dan ramah.
" Hormat pada kakek guru," ucap Qing Ling dengan hormat, lalu diikuti Qing Yong Jun yang berlutut dengan hormat.
" Hormat pada kakek buyut," ucapnya dengan khidmat.
" Ling er, Jun er, duduklah," ucapnya dengan tatapan haru, lalu mengarahkan pandangannya pada Qing Ruo.
" Ruo er, aku mengerti sekarang. Benua teratai biru bukanlah tempat yang tepat untuk Jun er," ucapnya pelan, menatap Qing Yong Jun dengan penuh kekaguman.
" Kakek guru, bagaimana dengan putri kami?" Tanya Qing Ling dengan serius.
Xiong Mao Tian terdiam, menatap Qing Lian An yang tertidur pulas.
" Pemilik tubuh Dewi jatuh adalah hal yang paling sulit untuk dijelaskan, karena tubuh ini menolak kekuatan langit dan bumi," ucapnya pelan.
" Tapi kakek buyut, apakah benar-benar tidak ada cara ?" tanya Qing Yong Jun.
" Jun er, para pemilik darah emas dapat menguasai dan mempelajari kekuatan langit dan bumi dan mengubahnya menjadi kekuatan cahaya, pemilik darah gelap seperti iblis juga dapat menguasai kekuatan langit dan bumi, tetapi mereka mengubahnya menjadi kekuatan gelap, sedangaknAn Er, dia tubuhnya menolak kedua kekuatan penting tersebut. Selain itu, karena tubuh ini jarang ditemui maka pembahasannya juga sedikit, tetapi Shen Guoshi Zhiliao mungkin memiliki cara," ucapnya dengan serius.
Qing Ruo menganggukan kepala.
" Kakek guru, pergi ke wilayah barat juga bagian dari misiku, bahkan aku juga telah bertemu dengan para tetua mereka," ucap Qing Ruo pelan.
" Ruo er, ada tempat dimana tipe tubuh ini bisa tinggal dan memulai latihan dari dasar, tetapi jalan menuju tempat itu agak sedikit sulit, karena poros langit yang merupakan jalan menuju tempat itu telah tersegel."
" Kakek guru, benarkah?" Tanya Qing Ruo dengan penuh semangat, tanpa menghiraukan rintangan itu.
" Tempat itu disebut bumi, atau juga disebut sebagai dunia fana."
" Kakek guru, terima kasih. Informasi ini benar-benar sangat berharga," ucap Qing Ruo dengan gembira.
" Tapi ruo er, kamu akan kehilangan sebagian kekuatanmu," Ucapnya dengan serius, berbicara pada Qing Ruo melalui telepati.
" Kakek guru, selama An er bisa sembuh, aku akan melakukan apapun untuknya." Dengan wajah serius.
" Baik, tapi sebelum pergi, kabari aku." Dengan wajah serius.
" Baik kakek guru."
" Ruo er, bagaimana kamu bisa tiba di tempat ini?" dengan wajah penasaran.
" Kakek guru, sebelumnya aku tiba di kawasan hutan bambu emas, itu karena terus di kejar oleh kedua jenderal kucing hitam," ucap Qing Ruo sambil menjelaskan tujuan dan rentetan peristiwa yang dilewatinya disepanjang jalan hingga tiba di klan Xiong Mao.
" Benar-benar luar biasa," batinnya menatap Qing Ruo dengan penuh kekaguman, terutama dengan misi Qing Ruo yang ingin menepati janjinya, serta caranya menghadapi kedua kucing hitam bermata gelap itu.
" Ruo er, hutan Gelap ini memiliki tiga penguasa yang berbeda. Mao Chen dari klan Kucing Hitam, Mayi Hu dari klan semut Raksasa dan Hu Xie Fang, klan harimau mata biru,," ucap Xiong Mao Tian menjelaskan, membuat Qing Ruo ternganga, yang tidak menyangka bahwa kawasan hutan gelap itu dikuasai oleh tiga penguasa yang berbeda.
" Ternyata ada banyak penguasa dalam satu tempat," ucap Qing Yong Jun, yang menyimak dengan penuh kekaguman.
" Jun er, apakah kamu ingin melihat hutan gelap? Jika kamu mau, aku akan menemanimu," ucapnya santai.
" Kakek buyut, benarkah apakah hutan ini tidak berbahaya?"
" Tenanglah. Serahkan saja padaku," ucapnya dengan senyumnya yang hangat.
" Terima kasih Kakek buyut, Jun er mau." Dengan penuh semangat.
Setelah berbincang-bincang cukup lama, Xiong Mao Tian lalu mengakhiri pembicaraan mereka.
" Ruo er, Ling er, tinggalah beberapa waktu di tempat ini. Ada hal yang ingin aku lakukan pada Jun er," ucapnya dengan serius.
Xiong Mao Tian terdiam, mengerutkan keningnya.
" Tenanglah, aku akan meminta Shanliang dan yang lainnya melindungi mereka.
" Terima kasih kakek guru."
" Ruo er, Ling er, beristirahatlah. Di dalam dunia kecil ini, kalian bisa pergi kemana saja, bahkan ke tempat kediamanku. Bahkan jika kalian ingin beristirahat di dalam dunia jiwa. Dan jika kalian perlu sesuatu, minta saja pada pelayan."
" Baik kakek guru, terima kasih."
" Jun er," ucapnya pada Qing Yong Jun.
" Baik kakek buyut. Ayah, ibu, aku pergi dulu," ucap Qing Yong Jun.
Qing Ruo dan Qing Ling menganggukkan kepalanya.
" Jangan merepotkan kakek buyut," ucap Qing Ruo.
" Baik ayah." Lalu bergerak mengikuti Xiong Mao Tian meninggalkan ruangan itu.
Setelah Xiong Mao Tian dan Qing Yong Jun pergi, tempat itu menjadi hening. Di hadapan Qing Ruo, tampak Qing Ling tediam dengan wajah khawatir.
" Ling er, tenanglah. Aku yakin kakek guru adalah orang yang dapat dipercaya. Selain itu, ini adalah kesempatan Jun er berlatih dan belajar bersama sosok yang sangat luar biasa ini." ucap Qing dengan lembut.
Qing Ling menganggukkan kepalanya, yang masih merasa sulit mempercayai orang lain yang baru dikenalinya.
" Tapi gege, dia bahkan tahu jika gege memiliki dunia jiwa. Apakah ini tidak berbahaya?"
" Ling er, tenanglah. Aku percaya pada kakek guru."
" Baik, lalu apa rencana gege selanjutnya?"
" Sepertinya kita akan beristirahat beberapa hari tempat ini, hingga urusan Jun er dengan kakek guru selesai. Selain itu, aku juga ingin memulihkan pondasi kultivasiku."
Qing Ling menggukan kepalanya.
" Setelah berbincang-bincang mengenai rencana mereka di tempat itu, Qing Ruo lalu membawa Qing Ling kembali ke dalam kamarnya.
****
Di tempat lain.
" Swhus...swhus...." Sosok Qing Yong Jun, bergerak mengikuti Xiong Mao Tian yang membawanya menuju sebuah tempat rahasia yang ada di dalam dunia kecil tersebut.
" Jun er, apakah selama ini kamu selalu berada di dalam jiwa?"
" Benar kakek buyut."
" Jun er, tindakan ayahmu sudah benar. Dan untung saja dia juga memiliki dunia jiwa," ucap dengan ramah.
" Kakek buyut, sebenarnya bahaya apa yang akan terjadi jika keberadaanku diketahui oleh orang lain?"
" Jun er, pada dasarnya kultivasi itu terbagi menjadi tiga tingkatan. Tingkat pertama atau tingkat dasar, dimulai dengan pendekar bumi dan berakhir di tingkat pendekar Dewa Langit. Lalu tingkat kedua, disebut dengan tingkat penguasa yang juga kenal dengan semi abadi, dimulai dari tingkat dasar sampai dengan semi abadi tingkat sembilan. Lalu yang terakhir, tingkat puncak tanpa batas, disebut dengan yang abadi. Hal yang paling sulit adalah yang terakhir ini. Di daratan Ilahi ada ribuan para dewa yang berhenti di tahap itu, dan untuk menjadi yang abadi mereka memerlukan tubuh emas. Apakah kamu sudah mengerti?" Tanya Xiong Mao Tian membuat Qing Yong Jun bergidik.
" Mengerti Kakek buyut. Tapi apak selain menggunakan tubuh emas, Apakah tidak ada cara lain untuk menjadi Abadi?"
" Tentu saja ada, tapi cara itu lebih sulit, sehingga banyak yang gagal melakukannya, dan akhirnya terbunuh."
" Tapi bagaimana dengan kakek buyut?"
" Jun er, alasanku membawa mu adalah untuk mengajarkan teknik itu."
" Benarkah? Tapi mengapa bukan ayahku?" Dengan wajah serius.
" Jun er, cerita ayahmu membuatku ngeri. Keberaniannya melakukan apa saja demi kalian, itu akan membuatnya cepat terbunuh, apalagi jika dia mempelajari teknik ini. Sedangkan kamu adalah kasus yang berbeda. Pemilik tubuh emas adalah satu-satunya tubuh yang dapat berada di puncak dunia ini itu tanpa hambatan." Sambil terus berbincang-bincang santai.