Sang Penguasa

Sang Penguasa
329. Pasukan Bantuan di Puncak Nan Yin.


Dua kilo meter dari kota Gu Lu.


" Swhuss...." Ledakan energi yang sangat dahsyat mengguncang di tempat itu, bersamaan dengan munculnya sosok Yin Xiolong, Long Chen  dan beberapa tetua tingkat tinggi dari kubu puncak Nan Ying.


" Swhus..... swhus..." sosok  Ying Yin, Mayi Xian dan Mayi Cao bergerak mendekati tempat itu.


" Suadara Chen," ucap Mayi Xian dengan penuh semangat.


" Saudara Xian, dimana pasukan bantuan? Kita harus bergerak sekarang," ucap Long dengan serius.


" Saudara  saat ini mereka sudah berada di posisi mereka. Saudara Ying Yin, aku dan saudara Cao akan membantu saudara Long Chen menjaga segel gerbang teleportasi ini,"  jawab Mayi Xian.


" Baik Saudara," jawab Ying Yin lalu bergerak menuju kota Gu Lu untuk mengabari pasukan bantuan mengenai kebersihan gerbang teleportasi tersebut.


" Swhuss...." Sosoknya lenyap dari tempat itu.


Saudara, bagaimana jalan pertempuran? Lalu bagaimana dengan penguasa?"  tanya Mayi Xian dengan serius sambil mengirimkan kekuataannya menjaga gerbang teleportasi tersebut.


" Saudara Xian, aku tidak tahu dengan pasti, karena aku ditugaskan oleh penguasa untuk menyiapkan gerbang teleportasi ini," jawab Long Chen dengan serius.


" Lalu apakah kita tidak terlambat?" tanya Mayi Cao.


" Tentu saja tidak, karena akan memerlukan waktu berhari-hari bagi kubu timur untuk dapat menghancur perisai pertahanan puncak Nan Yin, lagi pula penguasa memerintah kita untuk tidak beprtempur secara frontal," jawab Long Chen menjelaskan.


Pada saat mereka sedang berbincang-bincang, tidak lama kemudian, Ying Yin Elang Perak kembali bersama lima puluh lima  ribu pasukan yang terdiri dari tiga puluh ribu pendekar semi abadi tingkat tiga hingga tingkat empat. Sepuluh ribu pendekar semi abadi tingkat  lima dan  tingkat enam,  lima ribu di tingkat tujuh dan lima ribu di tingkat delapan. Tidak lama berselang Yuan Shui, Yuan Ding  berserta para jenderalnya juga tiba bersama tiga puluh empat ribu prajurit elitnya yang terdiri dari tujuh belas ribu semi abadi tingkat dua hingga tingkat empat, dan sisanya sepuluh ribu lima ratus adalah para pendekar semi abadi tingkat lima dan tingkat tujuh.


" Ada delapan puluh sembilan ribu pasukan. Kita akan mengirim mereka dalam tiga tahap," ucap Long Chen sambil meminta Ying Yin dan rombongannya mengarahkan pasukan tersebut.


Setelah pasukan tersebut dibagi dalam tiga kelompok besar, Long Chen lalu memerintahkan mereka untuk segera memasuki gerbang teleportasi tersebut secara bertahap.


" Kelompok pertama, sekarang!" ucapnya dengan serius.


" Swhuss...swhus...." Dua puluh sembilan ribu prajurit kelompok pertama bergerak memasuki gerbang teleportasi, dan lenyap di dalamnya.


Sepuluh menit kemudian, dua puluh sembilan ribu prajurit kelompok kedua lalu memasuki gerbang teleportasi portasi tersebut, menyisakan tiga puluh satu ribu prajurit yang menjadi kelompok terakhir.


" Para ahli Mantra Formasi, bantu kami menjaga segel gerbang teleportasi ini," ucap Mayi Xian meminta bantuan dari pasukan tersebut, saat aura kekacauan tiba-tiba mucul dari gerbang teleportasi  tersebut. 


" Baik," ucap Yuan Ding sambil memberi perintah.


" Saudara Long Chen, apakah seseorang mengganggu gerbang teleportasi ini?" tanya Ying Yin.


" Aku rasa tidak, tuan. Itu karena kekuatannya tidak mampu menampung banyak orang," ucap Yin Xiolong menanggapi.


" Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Apakah kita akan membagi pasukannya ini lagi?" tanya Ying Yin dengan serius.


" Tuan, aku rasa tidak mungkin, karena hal itu akan memerlukan waktu lebih lama, yang harus kita lakukan adalah menunggu gerbang teleportasi ini pulih kembali," ucap Yin Xiolong menanggapi.


" Baik," ucap Ying Yin sambil meminta para ahli mantra formasi dari klan Jin dan Kota Gu Lu untuk mengirimkan kekuatannya menjaga gerbang teleportasi tersebut.


****


Gunung Langit Yin.


Kawasan terlarang puncak Nan Yin, lima  kilometer arah selatan dari istana puncak.


" Swhuss...swhus...." Dua puluh sembilan ribu pasukan kelompok pertama yang di pimpin oleh Long Qe serta para tetua dari klan Jin, muncul di tempat itu.


" Saudara,"  ucap Long Qe menyapa Yuan Bai yang berjaga di tempat itu dengan hormat.


" Saudara Qe, tetua," ucap Yuan Bai dengan gembira, sambil  meminta meminta Mao Bing mengarahkan pasukan itu bergerak menuju titik penyergapan yang telah ditentukan.


" Baik saudara, kami pergi dulu," ucap Long Qe dengan penuh semangat sambil bergerak meninggalkan tempat itu.


Tidak lama kemudian setelah Long Qe dan ribuan pasukan dari klan Jin itu pergi, Yuan Bai serta para tetua yang berjaga di tempat itu kembali merasakan gerbang teleportasi bergetar.


" Swhuss... swhuss..." dua puluh sembilan ribu pasukan dari klan Jin kelompok kedua yang di pimpin Long Fu dan tetua klan Jin, muncul di tempat itu,  bersamaan dengan tibanya pasukan dari puncak Dong Yin, yang langsung menyerang perisai pertahanan puncak Nan Yin. 


" Dhuar.... dhuar....." Ledakan dahsyat  bergema, mengguncang kawasan itu dengan hebat, membuat ribuan pasukan klan Jin yang baru saja tiba itu tampak terkejut.


" Baik sudara..." ucap Mayi Gui dengan sigap, lalu membawa Long Fu dan rombongannya menuju tempat yang telah ditentukan.


" Tuan Yuan Bai, apakah ini sudah selesai?" tanya seorang tetua.


" Tetua Senkai, berdasarkan laporan saudara Long Chen, masih ada satu kelompok lagi dengan jumlah tiga puluh satu ribu prajurit," jawab Yuan Bai menjelaskan.


" Jumlah yang sangat banyak, tapi  kami sudah hampir tidak mampu menjaga gerbang teleportasi ini," ucap Yin Shenkai dengan wajah memerah, membuat Yuan Bai tampak begitu khawatir.


" Tapi tetua, apakah ini tidak bisa..." dengan wajah panik.


" Tuan, ini adalah kasus yang berbeda, karena gerbang teleportasi ini   menggunakan kekuatan murni kami, dan kemampuan kami benar-benar terbatas, dan kita juga tidak mungkin memanggil pasukan lainnya yang sedang menjaga Perisai Pertahanan yang ada di pusat segel mantra," ucap Yin Shenkai sambil menatap ribuan para ahli mantra formasi yang kini mulai lelah dan basah kuyup karena keringat dingin.


" Hais andai saja penguasa ada di sini," ucap Yuan Bai merasa tidak berdaya, karena dirinya juga tidak bisa membantu.


" Swhung...." gerbang teleportasi itu kembali bergetar, menandakan kelompok ketiga yang berada di luar kota Gu Lu telah memasuk lorong dimensi ruang dan waktu tersebut.


" Oh tidak. Tetua, bagaimana ini..." ucap Yuan dengan wajah serius.


" Tuan Yuan Bai, kami juga sedang berusaha." ucap Yin Shenkai dengan wajah serius.


Satu persatu prajurit ahli Mantra Formasi yang menjaga pilar gerbang pilar teleportasi tersebut  mulai berjatuhan, membuat Yuan Bai semakin panik.


" Apakah aku haru memanggil penguasa." Batinnya ragu.


Tiba-tiba udara di tempat itu bergetar  bersamaan dengan munculnya sosok Qing Ruo dan Jin Kong.


" Penguasa, tetua Shenkai hampir...." ucap Yuan Bai dengan gembira.


" Aku mengerti," ucapnya sambil membuat segel tangan.


" Swhuss...." cakram emas raksasa muncul, lalu memecah diri menjadi jutaan cakram emas kecil yang langsung  membentuk susunan mantra formasi emas.


" Shen Guoshi Ling...." ucap Yin Shenkai dengan mulut ternganga, sambil menatap susunan mantra formasi emas yang dibuat oleh Qing Ruo  bergerak menuju kedua pilar gerbang teleportasi yang terbentuk dari  energi murni merek.


" Patriark," ucap Qing Ruo.


" Baik," ucap Jin Kong sambil menembakan kekuatan dari  ujung jarinnya, bersamaan dengan  munculnya dua lingkaran cahaya dari punggungnya.


" Swhung...."  Gerbang teleportasi tersebut menjadi tenang, membuat Yin Shenkai dan ribuan prajurit ahli mantra formasi puncak Nan Yin ternganga.


" Ini... ini berhasil," ucap prajurit itu  gembira.


" Benar, tuan Qing Ruo benar-benar seorang ahli Mantra Formasi. Kerja sama mereka berdua benar-benar saling melengkapi," ucap  para ahli Mantra Formasi puncak Nan Yin, menatap Qing Ruo dan Jin Kong dengan takjub. 


" Tetua, beristirahatlah. Serahkan ini pada kami," ucap Qing Ruo sambil menjaga gerbang teleportasi tersebut.


" Baik tuan..." Sambil memulihkan dirinya.


Tidak lama kemudian.


" Swhung ...."  Gerbang teleportasi ini bergetar, bersamaan dengan munculnya ribuan pasukan klan Jin dan pasukan kota Gu Lu.


" Swhuss.... swhuss...." Mereka terus muncul di tempat itu, hingga Ying Yin, Yuan Shui, Yuan Ding, Mayi Xian dan rombongannya, menandakan bahwa semua pasukan itu telah tiba.


" Penguasa..." ucap Mayi Xian dan rombonganya menatap Qing Ruo dan Jin Kong yang sedang menjaga gerbang teleportasi tersebut dengan hormat.


" Mayi Xian, apakah semuanya telah tiba?" tanya Qing Ruo dengan ramah.


" Sudah, penguasa..." ucapnya dengan hormat.


" Baik," jawab Qing Ruo sambil meminta Jin Kong menarik kekuataannya.


" Swhuss..." Gerbang teleportasi tersebut lenyap.


" Yuan Bai, tetua Xiolong, arahkan pasukan sesuai dengan rencana awal," ucap Qing Ruo sambil membawa Jin Kong bergerak meninggalkan tempat itu.


" Swhuss... swhus..." Sosoknya lenyap dari pandangan semua orang.