Mengejar Cinta Duda Baru

Mengejar Cinta Duda Baru
Aleera melahirkan


Hari ini tepat 40 hari Sandra melahirkan, dan hari ini juga bertepatan dengan Aleera yang akan melahirkan anaknya. Memang usia kehamilan Sandra dan Aleera hanya berbeda 2 Minggu saja. Tapi karena Sandra melahirkan sebulan lebih awal dari usia kandungannya, jadi jarak waktu melahirkan antara Sandra dan Aleera juga jadi sedikit lebih jauh dari yang diperkirakan.


(Sudah ada di extra part 2 Pregnant Kendra's Baby)


Sandra sendiri tidak ke rumah sakit, hal ini karena dia tidak mungkin meninggalkan Saga dan Dewa hanya bersama baby sitter saja. Terlebih anak-anak Kendra dan Aleera, yakni Aidan, Ariel, dan Arzan juga dititipkan disini. Apalagi kebetulan sekali hari ini tanggal merah, yang mana sekolah sedang libur. Otomatis Aileen juga di rumah, jadi semakin tidak mungkin untuk Sandra meninggalkan mereka. Lagi pula di rumah sakit ada Bunda Sya, Ayah Radit, dan pastinya juga Kendra. Kehadiran mereka sudah lebih dari cukup kan untuk mendampingi Aleera. Nanti kalau kondisi memungkinkan, barulah Sandra akan ke rumah sakit mengunjungi Aleera dan keponakan barunya.


Apa Sandra tidak repot dengan banyaknya anak yang dititipkan kepada dirinya? Tentu saja tidak. Karena selain masing-masing anak dan juga keponakannya memiliki baby sitter, kebetulan sekali mereka juga anak-anak yang sangat baik. Mereka sama sekali tidak membuat Sandra merasa repot. Justru Sandra merasa sangat bahagia dengan kehadiran semua keponakannya.


Sandra sendiri di rumah hanya sendiri saja bersama dengan art, keponakan, dan juga baby sitter. Karena meskipun saat ini tanggal merah, nyatanya kantor Persada Group tidak libur.


Tapi tenang, sebentar lagi Viola akan datang kesini untuk menemani Sandra dan para keponakan mereka. Viola sendiri saat ini memang tidak ke rumah sakit, mungkin nanti sore setelah Rendra pulang bekerja. Lagi pula terlalu banyak orang di ruangan Aleera pasti akan membuat tidak nyaman. Apalagi saat ini katanya Aleera belum melahirkan.


"Assalamualaikum..."


Nah kan, baru saja Sandra bilang kalau Viola akan kesini. Sekarang sudah terdengar suara lembut dari kakak iparnya itu.


"Wa'alaikumsalam..." Jawab Sandra.


Tidak hanya Sandra, yang lain juga ikut menjawab salam dari Viola.


Aileen, Ariel, dan Arzan tampak semangat melihat kedatangan Viola. Terlebih Viola membawa buah tangan berupa es krim dan donat. Sementara Aidan, dia tampak tenang seperti biasa. Meskipun sebenarnya dia juga senang dengan kedatangan Viola. Seperti biasa, Aidan memang selalu minim ekspresi.


Setelah membagikan es krim dan juga donat, Viola menghampiri Sandra yang saat ini tengah menyusui Dewa. Kalau tidak ada laki-laki lain selain Daven di rumah, Sandra memang tidak masalah menyusui secara langsung seperti ini tanpa harus ditutupi. Berbeda kalau sedang ada Ayah Radit, Kendra ataupun Rendra, maka Sandra akan menyusui menggunakan botol dengan ASI yang memang dia pumping.


"Aku ada bagian juga kan Kak?" Tanya Sandra kepada Viola.


Bagian yang Sandra maksud adalah donat dan es krim. Yang lain saja dapat, masa Sandra tidak. Meskipun Sandra saat ini sudah menjadi ibu dari 3 orang anak, Sandra juga masih mau es krim dan donat.


Viola tersenyum mendengar ucapan Sandra.


"Ada dong, enggak mungkin Kakak nglupain bayi besar ini." Jawab Viola.


Sebagai putri satu-satunya dan juga seorang bungsu, Sandra memang mendapatkan julukan bayi besar. Bagaimana tidak, kalau orang-orang membelikan sesuatu untuk Aileen ataupun para keponakannya, Sandra juga harus dapat bagian. Kalau tidak bisa-bisa nanti Sandra ngambek selama 2 jam.


"Uuhh, emang Kak Vio itu ter the best. Enggak pernah ngelupain adeknya." Ujar Sandra.


Selagi Sandra menyusui Dewa, Viola menggendong Saga yang kebetulan memang tidak sedang tidur karena sedang menunggu giliran untuk disusui.


Memangnya tidak bisa kalau Sandra menyusui dua-duanya secara langsung? Ya sebenarnya Sandra bisa, dia sudah belajar mengenai bagaimana caranya menyusui 2 bayi sekaligus. Tapi biasanya Sandra melakukan itu hanya saat dia berada di kamar, dan saat ada Daven bersama dengan dirinya. Karena Sandra tidak bisa melakukan itu tanpa bantuan Daven. Sementara kalau meminta bantuan Bunda Sya, jujur saja Sandra agak merasa malu.


Oke kalau memang itu alasannya, lalu kenapa tidak satu menyusu secara langsung dan satu menyusu menggunakan botol? Kan ada baby sitter yang akan membantu Sandra menyusui Saga dan Dewa menggunakan botol. Masalahnya, kalau Sandra sudah menyusui secara langsung salah satu diantara Dewa atau Saga, mereka yang lain tidak akan mau kalau menyusu menggunakan botol. Sandra sendiri tidak tau kenapa bisa seperti itu. Jadi kalau Dewa menyusu secara langsung, Saga juga maunya menyusu secara langsung. Begitu pun sebaliknya, kalau Saga menyusu menggunakan botol, Dewa juga akan menyusu menggunakan botol. Aneh kan? Ya memang iya juga sih sebenarnya.


"Udah dapet kabar Aleera melahirkan, San?" Tanya Viola kepada Sandra.


Saat ini sudah jam 10, sementara Aleera dan Kendra berangkat ke rumah sakit jam 7. Tapi sampai saat ini Sandra dan Viola belum mendapatkan kabar kalau keponakan baru mereka sudah lahir.


Sandra menggelengkan kepalanya.


"Belum Kak, mungkin sebentar lagi. Kemungkinan sih udah lahir, soalnya udah dari tadi juga kan. Mungkin Bunda sama yang lainnya masih sibuk, jadi lupa kasih kabar ke kita." Jawab Sandra.


Viola mengangguk-anggukkan kepalanya. Tidak lama setelah Sandra mengatakan itu, tidak lama kemudian ponsel Sandra dan Viola bergetar tanda ada pesan masuk. Dan ternyata sebuah pesan yang Bunda Sya kirimkan di group keluarga mereka


from Bunda


Alhamdulillah putri Aleera sama Bang Kendra sudah lahir. Semuanya sehat dan tidak kurang suatu apapun. Baby-nya juga cantik banget.


Tidak lupa Bunda Sya juga mengirimkan foto seorang bayi merah yang memang terlihat sangat cantik.


"Alhamdulillah..."


Sandra dan Viola tentu saja turut bahagia dengan kelahiran anggota baru di keluarga Santoso. Melihat betapa cantiknya baby, membuat Sandra dan Viola juga tidak sabar ingin segera bertemu dengan baby.


Setelah mendapatkan kabar itu, Sandra dan Viola langsung memberitahukannya juga kepada anak-anak. Dan mereka semua langsung bersorak gembira dengan kelahiran princess baru ini. Aidan, meski tidak ikut bersorak, tapi bocah tampan itu langsung tersenyum saat Sandra dan Viola memberitahu bahwa adiknya lahir dengan jenis kelamin perempuan.