LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
MENAHLUKKAN IBLIS MIMPI


Tiba-tiba dari belakang sana terdengar suara teriakan dahsyat yang mengelegar hebat.


Seperti suara langit yang akan runtuh kebawah.


Iblis Mimpi yang kaget, langsung otomatis menghentikan pergerakan tangan nya, dia buru buru menoleh kearah belakang.


Untuk memastikan apa yang sedang terjadi.


Tapi baru saja dia menoleh kebelakang, dia merasakan punggung dan dadanya nyeri luar biasa.


Saat dia menunduk kebawah, dia melihat pedang Xuan Yuan sudah menembus dada kanannya.


Darah menyembur dari luka tersebut, karena jantungnya sendiri telah pecah di tembus oleh pedang Xuan Yuan.


Untungnya semua ini hanyalah mimpi, bila kenyataan dia pasti sudah tewas menjadi debu.


Perlahan-lahan tubuh Iblis Mimpi hancur retak seperti cermin terbelah.


Kemudian pecah hancur tersebar kesegala arah.


Iblis Mimpi sepenuhnya menghilang, roh nya kembali lagi ke tubuh aslinya, yang sedang duduk bersila di dalam Gua persembunyian nya.


Begitu sepasang matanya terbuka, Iblis Mimpi di alam nyata, langsung memuntahkan darah cukup banyak dari mulutnya.


Dia telah terluka parah oleh Yu Ming, yang ternyata memiliki kekuatan diluar nalar.


"Bocah tengik, siapa kamu sebenarnya..?"


"Mengapa wajahmu begitu mirip dengan Cu Kung, tapi kamu justru berpihak pada Dewa munafik itu..?"


Ucap Iblis Mimpi mengomel sendiri, sambil memegangi dadanya, yang terasa nyeri luar biasa, dengan tangan kanannya.


Sementara Iblis Mimpi sedang mengomel sendiri di Gua bawah tanah, tempat persembunyian nya.


Yu Ming di dalam mimpinya, setelah Iblis Mimpi hancur menghilang dari hadapan nya.


Dia melihat calon tunangan nya, Ping Ru Meng pun ikut menghilang.


Akar akar rambat, kini semuanya tidak lagi terlihat.


Dengan wajah cemas dan panik Yu Ming berteriak keras.


"Ru Meng...! kamu di mana..?!"


"Ru Meng...! kamu di mana..?!"


"Ru Meng...! kamu di mana..?!"


Yu Ming berteriak sambil mencari kesana kemari, hingga akhirnya dia terbangun dari mimpinya.


Di tempat lain nya, Nacha, Dewa Pagoda, dan Dewa Er Lang, mereka semua juga ikut tersadar dari mimpi panjang mereka.


Nacha yang bermimpi tenggelam akhirnya bisa bernafas dengan normal.


Dewa Pagoda yang mimpi. dirinya sedang di desak hebat oleh Iblis Mimpi, hingga sekujur tubuh terluka bersimbah darah.


Sebelum Iblis Mimpi sempat menghabisinya, Iblis Mimpi, tiba tiba sirna dari hadapannya.


Dia pun ikut terbangun dari mimpi panjang nya, dan menemukan kenyataan, meski semua terjadi dalam mimpi.


Akan tetapi semua luka yang di alaminya, semuanya nyata.


Dewa Pagoda segera menggunakan obat luka, untuk merawat luka luka nya sendiri.


Setelah keadaan Nacha lebih stabil, dia pun datang membantu mengobati luka luka di bagian punggung ayahnya.


Sedangkan Dewa Er Lang, yang di dalam mimpinya hampir di hisap oleh hewan trenggiling.


Dia mendapatkan kenyataan, Trenggiling itu lenyap dengan sendirinya.


Begitu pula dengan Iblis Mimpi, dan kini dia sendiri sudah terbangun dari mimpinya.


Hanya Siau Thian Cuan sendirian, yang menatap bingung ke mereka berempat.


Saat mereka berempat kembali kealam nyata, hari sudah pagi, matahari mulai muncul.


Burung burung mulai berkicau, menyambut datangnya sang Surya menyinari dunia.


"Apa yang terjadi ? mengapa Tuan dan yang lainnya ?"


Tanya Siau Thian Cuan kebingungan.


"Aku mimpi mau di tenggelam kan dengan cara di seret kedalam kolam.."


Jawab Nacha.


"Aku juga mimpi di serang oleh Iblis Mimpi, yang jauh lebih kuat dari yang aslinya.."


"Pagoda Ling Long kehilangan fungsi di sana.."


Ucap Dewa Pagoda.


Yu Ming dan Dewa Er Lang mereka sama sama mengangguk.


Sesaat kemudian Dewa Er Lang pun berkata,


"Ini pasti ulah Iblis Mimpi, untungnya saja kita semua berhasil bangun dan selamat dari kekejian nya.."


"Cuma herannya, dia tidak mungkin akan pergi begitu saja, bila tujuannya menghabisi kita belum tercapai.."


"Apa mungkin karena munculnya sang Surya, sehingga dia kehilangan kekuatannya mengontrol kita tetap tidur..?"


Lalu dia menoleh kearah Yu Ming dan berkata,


"Menurut mu Ming Er,.. ?"


Yu Ming tersenyum canggung dan berkata,


"Aku dalam mimpi begitu emosi, karena dia menganggu Meng Er."


"Jadi aku telah menghabisinya.."


Yu Ming menatap serius kearah Dewa Er Lang dan berkata,


"Tapi aku yakin dia masih hidup, kita harus secepatnya menemukan dia.."


"Bila tidak, saat kita tidur nanti, dia mungkin akan datang kembali.."


Ucap Yu Ming serius.


"Ming Er benar, ayo kita sekarang selidiki kebawah tebing, kalau perlu kita menyelam kedalam sungai berarus kencang itu."


"Apapun caranya, Iblis yang sangat berbahaya itu, tidak boleh sampai lolos."


"Ayo kita segera temukan dia.."


Ucap Dewa Er Lang sambil bangkit berdiri, bersiap turun menyusuri pinggiran tebing.


Sesaat kemudian, mereka berempat berbagi lima arah menyusuri tebing luas dan curam itu.


Setelah setengah hari berlalu, mereka berlima, akhirnya berkumpul kembali di mulut tebing.


"Bagaimana..?"


Tanya Dewa Er Lang sambil menatap mereka semua secara bergantian.


Satu persatu menggelengkan kepalanya, saat bertatapan mata dengan Dewa Er Lang.


"Tidak ada cara lain, kita terpaksa harus masuk kedalam sungai.."


"Sama seperti tadi, kita menyelidikinya ke 5 arah.."


Ucap Dewa Er Lang membagi tugas.


"Sebentar .."


Ucap Dewa Pagoda tiba tiba.


"Ada apa Dewa Pagoda..?"


Tanya Dewa Er Lang ingin tahu.


"Begini, aku kan punya ilmu menembus tanah, bagaimana bila aku mencoba membawa kalian menembus tanah.."


"Kita bisa coba dari tempat Siau Thian Cuan, merasakan hawa iblis yang paling kuat.."


"Bagaimana menurut kalian...?"


"Ide yang bagus, layak di coba, kita bisa andalkan Siau Thian Cuan dan Dewa Pagoda, membawa kita, untuk menemukan jejak keberadaannya."


Ucap Dewa Er Lang bersemangat.


Yu Ming juga mengangguk membenarkannya.


Setelah semuanya setuju, Dewa Pagoda segera membawa mereka semua untuk mengikutinya menembus tanah.


Siau Thian Cuan mengandalkan penciuman nya sebagai penunjuk jalan.


Tanpa memerlukan waktu lama, mereka Berlima, akhirnya sampai di Gua bawah tanah di mana Iblis Mimpi berada.


Melihat kedatangan ke 5 orang itu, di mana empat diantaranya adalah yang belum mampu dia bunuh dalam mimpi.


Terutama saat melihat kehadiran Yu Ming, Iblis Mimpi yang sedang terluka parah, dia hanya bisa tersenyum pasrah.


Dan berkata,


"Yang harus tiba, akhirnya tiba juga.."


"Baiklah, cepatlah menuntaskan nya, jangan ragu.."


"Lakukan saja.."


Dewa Er Lang , menoleh kearah Dewa Pagoda dan berkata,


"Dewa Pagoda gunakan Pagoda Ling Long..ringkus dia.."


Dewa Pagoda mengangguk, dia segera mengeluarkan Pagoda Ling Long.


Setelah membaca mantra, Dewa Pagoda pun melemparnya keudara .


Pagoda Ling Long langsung melayang keatas kepala Iblis Mimpi, menyinarinya dengan cahaya emas.


Sesaat saja, Iblis Mimpi di ubah menjadi kecil, kemudian tersedot masuk kedalam Pagoda Ling Long.


"Arggghhh..!"


Terdengar suara jerit kaget Iblis Mimpi, sebelum akhirnya dia terlempar masuk kedalam ruangan, Pagoda Ling Long.


Di mana Siluman kura kura, Naga hitam, dan Naga Kepala Sembilan di kurung.