
Trangggg...!!"
Bunga api berpijar, di iringi dengan suara benturan keras benda logam di udara.
Yu Ming yang pedang nya di pentalkan keatas, dengan sigap mengubah arah pedang nya, berbelok kebawah, untuk menangkis serangan Iblis Asura.
"Booommm..!!"
Benturan kedua senjata yang saling mengerahkan kekuatan Hawa Dewa dan Hawa Iblis,
Akhirnya menimbulkan ledakan dahsyat di udara.
"Booommm...!"
Iblis Asura terlihat terpental mundur tiga depa kebelakang.
Sedangkan Yu Ming, dia harus terpental mundur 5 depa kebelakang.
Ini menunjukkan Yu Ming masih kalah kuat dua tingkat di bawah Iblis Asura.
Tapi Yu Ming pantang menyerah, dia segera melepaskan serangan berikutnya.
"Tebasan Pedang Pembelah Gunung..!"
Pedang Xuan Yuan kembali melakukan tebasan dari atas ke bawah.
Tapi kini cahaya merah berbentuk pedang besar, yang muncul menerjang kearah Iblis Asura.
Iblis Asura segera membentuk sebuah perisai cahaya, berbentuk lingkaran raksasa, yang mengeluarkan cahaya kehitaman.
Untuk menahan serangan dari Yu Ming.
"Blaaarrr...!!"
Terjadi ledakan keras saat kedua energi dahsyat berbenturan di udara, dalam bentuk benturan perisai dan pedang.
Tebasan pedang cahaya merah, yang tertangkis melenceng, menghantam ke salah satu menara pengawas pertahanan pasukan Iblis.
"Boooommm..!!"
"Brakkkk...!!"
Terjadi ledakan keras, di sertai suara bergemuruh bangunan menara itu meluruk runtuh kebawah.
Iblis Asura setelah berhasil menangkis serangan Yu Ming, dia langsung bergerak memberikan serangan balasan.
Pedang 9 Permata iblis, lagi lagi dia putar putar, hingga membentuk titik titik pusaran energi pedang, yang sangat banyak.
Lalu dia dorongkan semuanya kedepan, menerjang kearah Yu Ming, bagaikan tetesan hujan yang memenuhi udara, terus bergerak menerjang cepat kearah Yu Ming.
Yu Ming langsung memutar mutar pedang Xuan Yuan, membentuk cahaya keemasan, menutupi seluruh tubuhnya.
"Putaran pedang cahaya emas .!"
"Tebasan Pedang Api Surgawi....!"
Setelah berputar-putar membentuk cahaya emas, menahan hujan serangan Iblis Asura.
Yu Ming membalasnya dengan sebuah tebasan pedang, yang mengeluarkan cahaya Api Hitam menerjang kearah Iblis Asura.
Cahaya Api hitam membelah titik titik Pedang 9 Permata iblis, yang memenuhi udara dan sedang bergerak menerjang kearah Yu Ming.
Setiap titik cahaya Pedang 9 Permata iblis, saat bertemu dengan cahaya Api Hitam Surgawi, yang Yu Ming lepaskan.
Titik cahaya Pedang 9 Permata iblis, langsung hancur, hangus terbakar, oleh titik Api Surgawi, yang memilki titik panas seperti titik hitam, di bagian tengah planet matahari.
Api Surgawi setelah berhasil membelah serangan Iblis Asura, dia langsung mengejar kearah Iblis Asura, ingin mencari sasaran baru.
Iblis Asura terpaksa, memalangkan Pedang 9 Permata iblis, untuk menahan serangan tersebut.
Kedua tangannya dia gunakan untuk menahan pedangnya.
Dia berusaha menghalau serangan Api Surgawi dengan batang pedang nya.
"Booommm..!"
Terjadi ledakan dahsyat, saat benturan Api Surgawi, tertahan oleh badan Pedang 9 Permata Iblis.
Yu Ming terlihat berusaha menekan,, sedangkan iblis Asura terlihat berusaha bertahan.
Sedikit demi sedikit, Iblis Asura bergerak maju, mendorong cahaya api kehitaman, yang menyelimuti seluruh badan pedangnya.
Jarak antara Yu Ming dan dirinya, berhasil dia pangkas pendek.
Saat jarak mereka sudah tinggal satu depa, dengan suara teriakan keras.
"Wussssh..!"
Terlihat pancaran cahaya Pedang 9 Permata iblis, memancarkan cahaya warna warni, membelah cahaya api surgawi.
Kemudian menerjang kearah bagian dada Yu Ming.
"Blaaarrr..!"
Yu Ming terpental.mundur belasan depa kebelakang.
Di tempat lain Thian Mo dan Dewa matahari sudah bergebrak.
Sedangkan Ti Mo, dia berhadapan langsung dengan Dewa Bulan Yue Lao.
Dewa Matahari menyerang dengan pedang gelombang panas matahari, untuk membakar hangus Thian Mo.
Tapi Thian Mo, mampu mengimbanginya, dengan tarian pedang Iblis Langit Es Kegelapan.
Di tempat terpisah Dewa Bulan menyerang Ti Mo dengan tarian pedang gelombang dingin rembulan, untuk mengurung Ti Mo.
Ti Mo mengimbanginya dengan permainan pedang Api Panas Inti Bumi, untuk menahan serangan gelombang hawa dingin yang berasal dari serangan Dewa Bulan.
Chang Er juga sudah terlibat saling serang dengan siluman ular putih.
Chang Er menyerang dengan sepasang selendangnya, yang menari nari di udara, seperti sepasang ular, yang bergerak lincah dan sangat mematikan.
Sedangkan Siluman Ular Putih mengimbanginya dengan kelincahan dan kekebalan tubuhnya.
Pedang di tangannya di putar putar, bergerak lincah menangkis dan balas menyerang Zhang Er dengan ganas.
Dia juga menggunakan bisa beracun dari mulutnya, untuk meracuni udara di sekitarnya.
Agar Chang Er terkena efek racunnya, yang akan membuat Chang Er lumpuh dengan sendirinya, karena aliran udara dan darahnya terhenti oleh bisa racun tersebut.
Untuk menghadapi bahaya ini, Chang Er, mengebut ngebut kan sepasang selendang di tangan nya, agar bisa itu, tertiup terbang menjauhi dari nya.
Sejauh ini mereka berdua masih terlihat cukup berimbang.
Hou Yi, dia harus berhadapan dengan Siluman Badak, yang kebal senjata dan sangat kuat tenaganya.
Berulang kali Hou Yi menembakkan anak panah energi cahaya emasnya.
Tapi hanya berhasil, menahan laju serangan Siluman Badak, tapi belum mampu untuk merobohkan nya.
Hou Yi harus terbang kesana kemari, untuk menghindari serangan serudukan kuat dari cula tunggal Siluman Badak.
Masing masing punya kesulitan sendiri, Siluman Badak, selalu kehilangan sasaran.
Karena Hou Yi bisa beterbangan ringan menghindari serudukan nya.
Sebaliknya Hou Yi kesulitan merobohkan Siluman Badak, yang miliki kulit ekstra tebal dan keras, sebagai perlindungan dirinya.
Di tempat terpisah, Ruo Lan harus menghadapi iblis Cermin, yang mengurungnya dengan Formasi Cermin Ajaib.
Ruo Lan yang terkurung oleh cermin cermin magis di tengah tengah.
Dia kesulitan keluar dari Formasi Cermin Ajaib itu, setiap dia menghancurkan satu Cermin maka akan muncul dua Cermin.
Begitu terus berlaku kelipatannya, semakin banyak dia menghancurkan cermin itu.
Cermin yang mengurung nya akan bertambah banyak.
Ruo Lan terlihat bingung, dia berulang kali seperti melihat ada yang bergerak, ingin menyerangnya dari belakang.
Tapi setiap dia berbalik, ingin mengantisipasinya, ternyata itu hanya bayangan nya sendiri.
Tapi saat dia lengah, Iblis Cermin akan selalu muncul menyerang nya, dengan sepasang pedang pendek, yang berkilauan seperti cermin.
Ruo Lan yang kebingungan, mulai mengalami luka baret di sana sini, meski tidak membahayakan nyawa.
Tapi luka perih dan berdarah itu, cukup menganggu konsentrasinya, dalam menghadapi serangan iblis cermin, yang kadang muncul kadang menghilang.
Sementara itu 8 Dewa menghadapi Iblis Es, Iblis Api, Iblis Kegelapan, Iblis Neraka, Iblis Wajah Seribu, Iblis Tangan Delapan, Iblis Hitam, dan Iblis Putih.
Mereka masing masing mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, untuk saling menyerang.
Sejauh ini mereka masih cukup imbang, belum terlihat siapa yang bakal keluar sebagai pemenang, dalam waktu dekat ini.
Formasi 8 dewa yang di mainkan oleh Delapan Dewa, mampu mengimbangi kesaktian para iblis yang beragam.
Terutama Iblis Api, Iblis es, Iblis Kegelapan dan Iblis Neraka, mereka berempat adalah iblis unggulan yang memiliki kesaktian yang sulit di kalahkan.