LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
MUTIARA IBLIS


Yu Ming setelah melepaskan tebasan nya, dia langsung muncul di samping Yu Lek.


"Bagaimana keadaannya, biar aku periksa .."


Ucap Yu Ming cemas.


Yu Lek dengan wajah menyesal menyerahkan Siau Sien Ce ke Yu Ming dan berkata,


"Kakak maafkan aku, aku tidak menyangka akan jadi begini.."


Yu Ming menghela nafas panjang dan berkata,


"Sudahlah lupakan saja, hal seperti ini siapa yang mau.."


"Jadikan sebagai pengalaman saja, lain kali sebelum bertindak harus di pikirkan dan dipertimbangkan dengan matang.."


Ucap Yu Ming sambil mencoba memeriksa keadaan Siau Sien Ce.


"Masih sempat di tolong, jangan khawatir.."


"Yang bahaya adalah luka beracun di dada dan punggungnya ini.."


Ucap Yu Ming menenangkan Yu Lek, juga sekaligus membantu menenangkan diri sendiri.


Yu Ming menggendong tubuh Siau Sien Ce, lalu dia menoleh kearah Yu Lek.


"Kamu sebaiknya kembali ke sisi Dewa Bintang, di sini berbahaya."


"Kakak tidak bisa menjaga mu, kakak mau mencari tempat sepi."


"Untuk membantu mengeluarkan racun dan jarum yang bersarang di tubuh Siau Sien Ce."


Ucap Yu Ming serius.


Yu Lek mengangguk cepat, dia tidak membantah lagi segera bergerak pergi dari sana.


Yu Ming mengibaskan tangannya kearah Siluman Burung Garuda Putih, menotoknya dari jarak jauh.


Sekaligus menarik kembali Jala Langit dan Bumi Yu Lek.


"Adik Lek, jangan lupa mainan mu..!"


"Sekalian seret mahluk ini, serahkan ke kakak misan.."


Ucap Yu Ming sambil melempar Jala langit dan bumi, yang dalam bentuk gulungan sebesar bola kasti kearah Yu Lek.


"Terimakasih kak.."


Jawab Yu Lek sambil menangkap gulungan jala nya dengan kedua tangannya.


Setelah itu dia segera menyeret Siluman Burung Garuda Putih, yang tidak mampu melawan lagi.


Tapi karena berat, dia pun menoleh kearah sekitarnya, dan berteriak,


"Hei kalian cepat kemari bantu aku,..!!"


"Ya kalian..! Cepat jangan bengong saja..!"


Bentak Yu Lek sambil melambaikan tangannya, memanggil beberapa Pasukan Kahyangan yang kebetulan berada tidak jauh darinya.


Begitu mereka tiba, Yu Lek menyuruh mereka mengurus burung sialan yang berat itu


Sedangkan dia sendiri sudah terlihat berlari keluar dari balik perisai pelindung hawa iblis, dengan melewati tubuh beberapa iblis yang tergeletak di sana.


"Ming ke ke terimakasih, kamu kembali menolong ku.."


Ucap sebuah suara lembut dari belakang Yu Ming.


Yu Ming segera menoleh keasal suara dan berkata,


"Cuma kebetulan saja, tidak perlu di pikirkan.."


Ping Ru Meng tersenyum lembut menanggapi jawaban Yu Ming.


Sesaat kemudian dia menoleh kearah , gendongan Yu Ming dan berkata,


"Ming ke ke dia sepertinya terluka parah, apa ada yang bisa saya bantu..?"


"Tidak perlu, kamu lebih baik pergi bantu yang lain, agar bisa segera menahlukkan sisa pasukan kerajaan iblis, dengan lebih cepat.."


Ucap Yu Ming serius.


"Baiklah Ming ke ke, kalau begitu Meng er kesana saja, bantu Ruo Lan menghadapi siluman kelelawar, seperti nya dia agak kesulitan.."


Ucap Ping Ru Meng cepat.


Yu Ming mengangguk dan berkata,


"Berhati hatilah, lumpuhkan dulu sayapnya, waspada dengan cakar dan gigitannya nya, biasanya mengandung racun berbahaya.."


Ping Ru Meng mengangguk, setelah melemparkan senyum manis.


Dia segera melesat ke arena pertarungan Ruo Lan yang sedang keteteran melawan Siluman Kelelawar.


Yu Ming sendiri sambil memondong tubuh Siau Sien Ce, dia segera melesat kearah salah satu gua, terdekat dengan nya.


Di tempat lain, Yu Long yang sedang bertarung dengan Siluman Kodok dan Siluman Bangau Merah.


Dia yang tidak pernah melepaskan perhatian nya dari pertarungan Yu Ming, melawan Thian Mo dan Ti Mo.


Begitu melihat kedua orang itu terpental melesak kedalam dinding tebing, pingsan tidak bergerak.


Dengan gerakan cepat, Yu Long secara dadakan melepaskan pukulan dahsyat kearah Siluman Kodok dan Siluman Bangau Merah secara bergantian.


Mereka terlambat bergerak menghindar.


Dalam sekejab mereka telah di lumpuhkan oleh Yu Long, menjadi dua potong es beku.


Setelah melumpuhkan kedua lawannya, Yu Long buru buru membuka kantung kecilnya dan berkata,


"Rubah kecil,.. sekarang waktunya.."


Siluman Rubah Ekor Sembilan dengan cekatan melompat keluar dari kantung kain Yu Long.


Dia berlari dengan sangat cepat menuju tebing batu es.


Kemudian berlompatan ringan bergerak cepat menuju puncak tebing.


Yu Long bergerak cepat menyusulnya dari belakang.


Siluman Kodok dan Siluman Bangau Merah, yang melihat semua itu.


Mereka berdua hanya bisa melotot kesal, kearah Siluman Rubah Ekor Sembilan, yang telah mengkhianati mereka semuanya.


Dengan tanpa kesulitan, Siluman Rubah Ekor Sembilan, mendarat di mulut Gua, yang di segel oleh Iblis Asura.


Yu Long juga menyusulnya mendarat di sana, menatap kearah pintu Gua yang di segel oleh lapisan Es Beku.


"Tuan dinding es itu harus bisa di hancurkan, yang tuan cari ada di dalam sana.."


Ucap Siluman Rubah Ekor Sembilan cepat.


Yu Long mengangguk, dia mengeluarkan sebatang tombak pusaka, yang bisa terbang sendiri, melayang di atas telapak tangannya.


Begitu tangan nya, dia dorongkan kedepan, tombak yang melayang di lengannya itu, langsung melesat kedepan menerjang dinding Es Batu penghalang itu.


"Blaaarrr...!!"


Terdengar suara ledakan dahsyat, saat dinding batu es itu, di tabrak oleh tombak pusaka Yu Long. secara berulang kali.


"Blaaarrr...!!" Blaaarrr...!!"


"Blaaarrr...!!" Blaaarrr...!!"


"Blaaarrr...!!" Blaaarrr...!!"


"Blaaarrr...!!" Blaaarrr...!!"


"Booommm..!"


Akhirnya terdengar suara ledakan dahsyat, dinding batu es itu meluruk kebawah.


Yu Long buru buru melanjutkan langkahnya,memasuki bagian dalam Gua, untuk melakukan pemeriksaan.


Di dalam Gua, Yu Long menemukan Iblis Asura sedang duduk bersila memunggungi, sebongkah batu es abadi, berbentuk kristal.


Di mana di dalam bongkahan es abadi itu, terlihat sesosok pria berpakaian seragam perang berwarna hitam, sedang duduk bersila di sana.


"Rubah Ekor Sembilan, nyali mu besar sekali, berani mengkhianati Cu Kung..!"


"Apa kamu sudah bosan hidup ?"


"Apa kamu sudah tidak menghendaki pil darah iblis lagi..?"


Ucap Asura penuh ancaman.


Siluman Rubah Ekor Sembilan tersenyum mengejek dan berkata,


"Aku berani kemari, tentu aku tidak memikirkan untuk takut dengan Pil sialan itu.."


"Sebaliknya, seharusnya kamu yang harus lebih cemas dengan nyawa mu sendiri.."


Ucap Siluman Rubah Ekor Sembilan sambil tersenyum mengejek.


"Anak muda kamu siapa ?! apa maksud tujuan mu datang kemari..?!"


Tanya Iblis Asura sambil menatap lekat lekat kearah wajah Yu long.


Yu Long tersenyum dingin dan berkata,


"Tidak takut memberitahu mu,.akulah Yu Long putra ketiga Kaisar Langit.."


"Nah sekarang mampuslah kau..!*


"Wussssh..!"


Tombak di tangan Yu Long langsung melesat menembus dada Iblis Asura, yang sedang duduk bersila tidak berdaya.


Darah Iblis Asura muncrat membasahi batu kristal es, yang membungkus jasad Che You.


Kepala Iblis Asura langsung terkulai kebawah.


Sesaat kemudian jasadnya pun hancur meluruk kebawah, menjadi butiran es kecil kecil, yang berserakan di sekitar sana.


Sebuah cahaya hitam melesat keluar dari dalam gua, menghilang di udara.


Itu adalah Roh iblis Asura sebelum kemudian hancur dan lenyap di udara.


"Tuan cepat, Golok Darah Iblis yang ada di pangkuannya itu, yang penting ."


"Rahasia kitab ilmu Kekuatan Iblis Pemusnah, ada tersimpan di dalam gagang golok itu.."


"Serta mutiara darah iblis di dalam mulut jasadnya Che You, itu juga sangat penting."


"Tuan harus segera mendapatkan nya."