LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
MENJALANI HUKUMAN


Setelah tiba di hadapan Ping Ru Meng Yu Ming pun berkata,


"Meng Er aku hanya ingin katakan pada mu, percaya atau tidak percaya terserah padamu.."


Melihat Ping Ru Meng hanya diam, memiringkan wajahnya, tidak bersedia menatapnya.


Yu Ming tersenyum pahit, dan melanjutkan berkata,


"Ru Meng sesuai apa yang pernah aku janjikan dan bicarakan dengan mu.."


"Aku hanya akan mencintai mu dan menyayangi mu seorang.."


"Aku kini tetap akan katakan pada mu perasaan itu selamanya tidak akan pernah berubah."


"Aku juga mau katakan padamu, aku tidak bersedia membatalkan pernikahan kita.."


"Bagi ku, kamu selamanya adalah istri ku, kenyataan itu tidak akan pernah berubah "


Ucap Yu Ming dengan serius.


Mendengar ucapan Yu Ming, ingin rasanya Ping Ru Meng maju memeluk dan memaafkan suaminya.


Tapi saat terbayang kematian ayahnya yang mengenaskan dan ucapan ayah nya sebelum meninggal.


Ping Ru Meng mau tidak mau harus mengeraskan hati nya


Dia menggunakan jari nya untuk menghapus sisa air mata, yang menggantung di wajahnya.


Tanpa menoleh kearah Yu Ming, dia berkata dengan tegas.


"Itu tidak perlu, sejak hari ayah ku tiada, bagi ku kamu sudah mati, .."


"Hati dan perasaan ku, juga sudah ikut mati.."


"Jadi tiada gunanya lagi, kamu terus mengenang masa lalu..'


"Mari kita lupakan saja.."


Ucap Ping Ru Meng berusaha terlihat tegas dingin dan tegar, padahal hati nya menjerit jerit pilu.


Dia sangat ingin menubruk kedalam pelukan Yu Ming dan menangis sepuasnya.


Melepaskan semua beban penderitaan dan kesedihan nya


Tapi semua itu tidak mungkin bisa dia lakukan lagi.


Kini Jurang pemisah mereka begitu lebar, mereka tidak akan punya harapan untuk bisa bersatu lagi.


Yu Ming mendengar ucapan Ping Ru Meng yang kaku dan dingin.


Dia hanya bisa tersenyum pahit kemudian berkata pelan,


"Baiklah Meng Er aku hargai keputusan mu, tapi aku ingin kamu tahu.."


"Apapun sikap dan perasaan mu, perasaan ku selamanya tidak akan pernah berubah..'


"Meng Er satu hal lagi, aku harus katakan pada mu.."


"Aku Yu Ming bukanlah pelaku pembunuh ayah.."


"Bila aku mau, aku bisa saja dan bukan hal sulit bagi ku untuk menolak hukuman ini.."


"Siapapun tidak akan mampu menahan ku.."


"Aku hari ini menerima hukuman ini semata mata untuk menebus rasa bersalah ku pada mu dan ayah .."


"Aku telah bersalah meninggalkan pesta, sehingga menyebabkan tragedi ini.."


"Hanya itu kesalahan ku satu satunya, dan aku akan menebusnya dengan hukuman penderitaan seumur hidup.."


"Tidak apa apa, mungkin ini adalah takdir ku, karena telah melanggar sumpah terhadap para tetua di Ching Ti.."


Ucap Yu Ming sambil tersenyum sedih.


"Apa maksud mu dengan sumpah itu ? sumpah apa..?"


Tanya Ping Ru Meng sambil balik menoleh kearah Yu Ming.


Yu Ming tersenyum dan berkata,


"Tak perlu ku jelaskan, orang telah tiada barang juga tiada, tak ada gunanya..'


"Kini aku harus puas menjalani hukuman dari sumpah ku sendiri.."


Selesai berkata, Yu Ming pun membalikkan badannya.


Dia mundur menjauhi Ping Ru Meng, Yu Ming kembali lagi ke posisi sebelum nya tadi.


Yu Ming menggunakan pesan suara di kirimkan ke ayah nya, bahwa pembicaraan nya dengan istrinya telah selesai.


Baru setelah Yu Ti dan lainnya kembali hadir di sana, Ping Ru Meng akhirnya berhasil menguasai dirinya.


Di dalam hati dia berkata,


"Aku harus selidiki siapa pelaku pembunuh ayah.."


"Kuncinya ada pada pusaka kunci emas dan gulungan gambar itu."


"Siapapun yang memegangnya, tentu dia pelakunya.."


"Aku harus cari kembali pusaka kerajaan es abadi itu.."


"Aku sepulang dari sini, harus mencari tahu ke para tetua di Ching Ti."


"Apa sebenarnya sumpah yang Ming ke ke jalankan di hadapan mereka.."


Batin Ping Ru Meng dalam diam.


Yu Ti setelah kembali ketengah ruangan bersama yang lainnya, dia pun berkata,


"Meng Er apa ada hal lain yang ingin kamu sampaikan lagi..?"


Yu Ming tersenyum sedih menggelengkan kepalanya dan berkata pelan,


"Sebagai pendosa, aku tidak punya hak untuk berbicara lebih banyak lagi.."


"Bisa di beri kesempatan seperti tadi pun, Ming Er sudah merasa sangat berterimakasih.."


"Silahkan jalankan saja hukuman nya sekarang, Ming Er tidak akan berkeberatan lagi.."


Yu Ti mengangguk, lalu dia mengeluarkan 4 buah gelang emas di kedua telapak tangannya.


Saat Yu Ti melempar keempat gelang emas itu kedepan.


Secara ajaib keempat gelang itu langsung menyatu di pergelangan tangan dan kaki Yu Ming, yang di pasangi borgol.


Yu Ming seketika merasa semua kekuatan di dalam tubuhnya lenyap.


Semuanya tersegel, kini dia telah berubah menjadi seorang dewa cacat, yang tiada ubahnya manusia lemah tak berguna.


Tapi Yu Ming tidak mengeluh, dia menerimanya dengan pasrah.


Menurut Yu Ming hukuman ini sudah sangat.layak untuk dosa yang sudah dia lakukan.


Yu Ti menoleh kearah Yu Long dan berkata,


"Bawalah tahanan pergi menjalani hukuman nya..!"


"Siap ayah.."


Ucap Yu Long sambil maju memberi hormat ke Yu Ti.


Setelah itu dia segera memberikan instruksi, agar bawahan kepercayaan nya segera bergerak maju untuk mengurus Yu Ming.


Yu Ming sendiri diam saja, dia tidak melakukan perlawanan apapun, kepala nya terlihat selalu tertunduk.


Baru saat di giring bergerak meninggalkan ruangan, Dia sempat melemparkan tatapan terakhir kalinya pada Ping Ru Meng kekasihnya.


Setelah itu Yu Ming, baru dengan langkah tenang, berjalan meninggalkan ruangan sidang istana,


Ping Ru Meng sendiri memberikan tatapan balasan kaku sedingin es.


Tapi setelah Yu Ming berjalan pergi memunggunginya.


Dia tidak sanggup lagi, untuk tidak menatap lembut kearah bayangan punggung Yu Ming.


Tanpa bisa dia cegah, dua butir air bening telah mengalir turun dari sepasang matanya yang indah.


Ping Ru Meng menggunakan jari nya yang lentik, buru buru menghapusnya.


Setelah itu Ping Ru Meng tanpa banyak bicara, dia juga berjalan pergi meninggalkan ruangan sidang, melalui pintu samping.


Perlahan-lahan bayangan punggung Yu Ming dan Ping Ru Meng , yang menempuh jalan terpisah sudah menghilang dari ruangan tersebut


Yu Ming di kawal oleh sebarisan pengawal bawahan Yu Long,. meninggalkan Istana Halimun Mukjizat.


Saat melewati Nan Thian Men semua masih berjalan normal.


Tapi begitu menjauhi Nan Thian Men, di mana mereka melakukan perjalanan darat menuju ujung Utara, yang merupakan wilayah tempat Yu Ming menahlukkan Kerajaan iblis dulu.


Perlakuan pasukan pengawal itu mulai berbeda, mereka mulai berani mendorong dorong Yu Ming dengan kasar.


Saat menemukan Yu Ming kini hanya orang biasa, tidak mampu melepaskan kekuatan dewa nya.


Mereka mulai berani main kasar, Menggunakan bagian belakang ujung tombak yang tumpul untuk menyodok punggung Yu Ming.