Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Meminta maaf


Keluarga shen


Janice su sedang menikmati minum teh di ruang tamu, hpnya di atas meja berdering.


"Halo suamiku,kenapa kamu meneleponku?"


"Kamu dimana?" bertanya dengan nada tinggi.


"Aku dirumah, ada apa? apa yang terjadi?" janice merasa tommy shen sedang marah.


"Oke, tunggu dirumah, jangan pergi kemanapun" perintah tommy tegas.


Janice melamun, pagi ini suaminya masih baik- baik saja, tetapi mengapa sekarang marah dan tidak mengizinkan meninggalkan rumah?


Dua puluh menit kemudian, janice mendengar mobil suaminya di parkir di depan rumah, diikuti oleh mobil hitam mewah.


Ia terkejut, apakah suaminya pulang membawa tamu?


Suaminya segera turun dari mobil dan membukakan pintu mobil yang berada di belakang dengan membungkukkan badan.


Janice keluar dari rumah.


Melihat seorang pemuda ganteng dan tinggi, ia cukup terkejut muka suaminya bengkak di kedua pipinya.


Janice menyapa suaminya." Suamiku, kenapa dengan wajahmu?"


"Diam" bentak tommy.


"Tuan gong, silahkan masuk" tommy mempersilahkan masul ke rumah.


Janice sangat sedih, kenapa muka suaminya bengkak dan kelihatan marah padaku.Ia memanggil pelayan untuk menyajikan teh.


Mereka duduk di kursi, tubuh tommy masih sedikit gemetar.


"Suamiku, siapa tamu ini?"


"Dia adalah tuan bernett gong, president gong's corp" tommy melotot ke arah istrinya."Apa yang kamu lakukan pagi ini?"


"Apa yang bisa aku lakukan, aku berada di rumah?"


"Plak" satu tamparan di pipi janice


"Pagi ini kamu bermasalah dengan seorang wanita, dan menggantung spanduk untuk melecehkan orang lain" tommy marah.


Janice terkejut, bagaimana suaminya tahu masalah ini?


"Candice cheng, telah merayu suami putri kita dan membuat putri kita bersedih" janice membela diri.


Bernett berbicara."Tuan shen, aku harap besok istrimu meminta maaf dan menggantung spanduk permintaan maaf selama sebulan, kalau tidak dalam satu minggu perusahaanmu akan menjadi milikku."


Setelah mengatakan bernett pergi tanpa pamit.


Tommy mulai menggila menampar lagi wajah istrinya." Apa kamu tidak tahu, berapa masalah yang telah kamu buat?Apakah kamu tidak tahu bernett gong? Dia adalah orang no 1 di kekayaan indek global,beraninya kamu memprovokasi dia?"


"Aku tidak memprovokasi dia" janice mengelus pipi yang masih terasa panas.


"Apakah kamu bodoh, tanpa dijelaskan pun sudah jelas,bahwa candice adalah wanita bernett, kalau kamu tidak minta maaf, perusahaanku akan di beli olehnya dengan harga murah"


"Suamiku, apakah tidak ada cara lain, selain minta maaf?" janice tidak bisa di permalukan.


"Kalau kamu tidak pergi, semua usahaku selama ini akan hancur, lebih baik kita besok pergi ke catatan sipil, mengurus perceraian"


"Apa? kamu ingin menceraikannku"


Janice panik


"Sudahlah, besok pagi aku temani kamu meminta maaf pada candice"


Pagi hari..


Para karyawan sebelum kerja mereka terbiasa dengan bergosip.Sekarang gosip yang lagi panas adalah candice.Wanita 24 tahun, sudah menikah, bercerai, punya dan merayu mantan suami.Obrolan para penggosip tidak jauh dari materi itu.


Di lantai perusahaan 2 mobil berhenti di depan kantor..Pasangan suami istri keluarga shen datang dengan pekerja yang membawa tangga dan memasang spanduk.


"Janice su dengan tulus meminta maaf kepada candice cheng karena telah menghina dan mempermalukannya"


Janice merasa sangat malu melihat spanduk yang sudah di pasang, ia berjalan menundukkan kepala ke ruangan candice.


Janice memegang tangan candice." Nona candice, aku minta maaf atas perkataanku yang buruk kemarin"


"Lepaskan tangan kotormu" candice sedikit menyiram muka janice dengan air di tangannya. Candice memanfaatkan situasi karena dukungan bernett.


"Kamu.... " janice mau memaki, tapi tidak berani, karena ancaman suami dan bernett..


"Nyoya shen, aku tidak menerima permintaan maafmu, silahkan pergi" candice dengan sedikit berteriak.


"Nona candice, aku minta maaf, aku tidak berani lagi membuat masalah denganmu"


Candice tersenyum mengejek." Kalau kamu mau permintaan maafmu di terima, panggil putrimu debby dan meminta maaf padaku"


Candice sekalian menyeret sumber masalah ini adalah debby shen.


"Candice,kamu jangan keterlaluan, aku sudah meminta maaf, debby tidak bersalah mengapa harus meminta maaf padamu" janice kesal.


"Silahkan kamu pergi, aku akan menunggumu dan putrimu di kantor hari ini" candice masuk ke ruangan dan menutup pintu.


Janice turun masuk ke mobil, tommy merasa senang." Ayo pulang, kita harus makan enak"


"Suamiku, candice tidak menerima permintaan maafku, ia ingin debby datang dan ikut meminta maaf" janice berkata dengan cemas.


Tommy tertegun sebentar."Panggil debby kemari, kalian yang memprovokasi bersama, jadi kalian berdua juga yang harus menyelesaikannya"


"Suamiku, aku bisa saja minta maaf, tapi gimana dengan putri kita?"


"Panggil andreas juga cepat" perintah tomy.


Janice menelepon debby." Halo mom, ada apa?"


"Putriku, dimana kamu sekarang?"


"Aku sedang di mall.Bu, aku membelikanmu sebuah gaun indah"


"Debby, bisakah kamu datang ke carmen corp sekarang? ada yang ingin aku bicarakan denganmu?"


"Perusahaan candice? mengapa harus pergi kesana?"


"Putriku...Ibu dan ayah ada disini, kamu cepat kemari"


"Aku tidak suka pergi kesana,katakan saja di telepon, aku tidak mau repot- repo pergi kesana"


"Debby,ayahmu meminta aku minta maaf pada candice,dan aku sudah minta maaf padanya, tetapi wanita pelacur itu ingin kamu juga minta maaf, kalau tidak dia tidak akan memaafkanku"


"Bu, kenapa kamu minta maaf padanya?" debby mulai emosi.


"Karena....candice meminta bernett untuk menekan ayahmu, jika aku tidak datang dan minta maaf, perusahaan ayahmu akan dibeli oleh bernett, bisakah aku tidak datang?" janice tampak kesal.


Tommy menyambar telepon dan berkata. "Debby, untuk kebaikanmu, cepat datang kemari"


"Ayah"


"Hubungi andreas untuk sama- sama menyelesaikan masalah ini secara langsung. Jika kamu tidak datang,jangan salahkan aku tidak mengakui kamu lagi sebagai anakku."


Tommy mengancam dan langsung mematikan telepon.


"Suamiku, apa yang kamu lakukan? kenapa bisa sampai berbicara seperti itu?"


Tommy sangat panik, kalau masalah ini tidak di selesaikan dengan baik, semua usahanya selama ini akan hancur.


Debby yang sedang berbelanja langsung hilang mood nya, ia segera pergi ke parkiran mobil dan menelepon andreas.


"Ada pa?" jawab andreas


"Andreas, kedua orang tuaku pergi ke carmen corp mengalami kesulitan, candice menyuruh bernett untuk membeli perusahaan ayah dan mereka harus meminta maaf pada candice"


Andreas jadi marah"Debby, apa yang kamu lakukan?"


"Andreas, aku tidak melakukan kesalahan apapun, candice yang mencari masalah dengan orang tuaku"


"Aku akan pergi ke carmen sekarang, dan kamu bergegas ke sana" andreas segera bergegas.


Debby menyalakan mobilnya,pikirannya penuh kebecian pada candice,Dia tidak pernah berfikir candice akan mempermalukan kedua orang tuanya, bahkan mereka harus meminta maaf.