
Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
.........
Setengah jam kemudian pesawat mendarat dengan selamat, ada dua baris orang yang datang menyambut, mengantar dan mengurus tempat tinggal mereka.Bernice berada di hotel dengan teman penerjemah, sedangkan nickson tinggal di daerah militer.
Tugas nickson kali ini bukan terjun ke daerah perang,tapi tugas pertamanya adalah untuk melindungi warga dalam kota dan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penyelamatan.
Disini pekerjaan setiap orang tidak akan mudah, disini daerah berbahaya.
Bernett mendapat telepon dari nickson mengatakan sudah sampai dengan selamat sedikit lega, ia mengingatkan untuk berhati- hati.
Pagi hari
Di restoran ruangan privat dua wanita sedang duduk berhadapan.
"Apa kamu punya ide?" tanya laura
"Aku bisa membuat janji sekali untuk bertemu dengan candice dengan menggunakan foto- fotonya, menurutmu apakah kita menggunakan kesempatan kali ini untuk memberikan pelajaran?" debby bertanya.
Laura masih sakit hati terhadap candice.
"Baik, kita harus menggunakan kesempatan ini dengan baik dan membuatnya menderita"
"Apa yang ingin kamu lakukan?" debby penasaran.
"Kita buat ledakan untuk mencelakai dia"
"Bagaimana caranya?"
"Kita pilih dulu lokasi,lebih baik ada gas alam di sekitarnya atau sejenisnya di samping restoran, lalu kita melakukan kebakaran yang natural, kamu bisa melarikan diri dulu"
"Aku tidak akan dalam bahaya,kan?"
"Sebelum bertindak, aku akan menghubungimu, kamu punya waktu untuk menghindar"
"Aku bisa menghindar, apakah candice tidak bisa?" debby hanya ingin candice bermasalah.
Laura tersenyum dingin."Kita harus memasukkan obat di minumannya, agar dia tidak punya tenaga untuk melarikan diri, kita pilih obat yang tidak bisa dilacak"
"Baik, kamu cari lokasi, aku akan mengajaknya bertemu disana, kalau bisa sampai tubuhnya hancur berkeping- keping"
Mereka berdua hanya perlu menentukan lokasi dan waktu melakukan eksekusi.
Hari ini bernett tidak pergi ke perusahaan, dia menyuruh bella untuk mengantar dokumen ke apartemen.Datang bulan di hari pertama candice akan merasakan sakit di perutnya, oleh karena ini bernett meletakkan tangannya di perutnya.
Candice membaca kalender di dalam ponselnya."Dalam pemberitahuan sekolah bryan masih ada satu minggu menuju liburan"
"Kamu bisa bekerja setelah menemaninya liburan"
"Aku memang berencana seperti itu"
"Kedua orang tuaku akan tahun baru di dalam negeri"
Candice tersenyum."Kita melakukan tahun baru bersama,ya"
Saat ini ponsel candice mendapat pesan singkat dari andreas.Isi pesan adalah "Candice cheng, aku sudah menyerahkan foto itu pada debby, dia akan memberikan padamu dan semoga kalian bisa membicarakan dengan baik- baik"
Mengapa debby memberikan foto?apakah dia sebaik itu?
"Kenapa?" bernett dapat melihat perubahan di wajah candice.
"Tidak ada apa- apa, hanya sms spam, sangat mengganggu orang" candice menolak untuk bertemu dengan debby.
Tujuan candice kali ini hanya ingin mengambil foto.
Tidak lama kemudian bella datang membawa dokumen, siang hari bernett membuat masakan, begitu malam juga memasak untuk candice, waktu seharian hanya menemani candice sambil bekerja.
Hari kedua datang bulan, bernett mengantar candice ke istana untuk menemani kedua orang tuanya dan bertemu bryan setelah pulang sekolah.
Hari ketiga candice, di apartemen sendirian, bernett sudah kerja dari kemarin.
Saat candice sedang menonton tv ponselnya berdering telepon dari debby."Halo"
"Kamu ingin mengantarkan foto,kan?" candice bertanya dengan dingin.
"Keluarlah, kita mengobrol di restoran, aku akan memberikan fotonya secara empat mata" debby sudah kembali ke sifat aslinya marah.
"Aku tidak mempunyai waktu,kamu letakkan di lobby kantor andreas, aku akan menyuruh orang untuk mengambilnya" candice tidak mau menemuinya.
"Candice cheng,kalau kamu tidak datang, kamu jangan menyesal,kamu tidak takut aku menyebarluaskan." debby mengancam.
"Kamu berani" candice memperingatkan.
"Aku berbaik hati mengembalikan foto padamu, kalau kamu tidak datang,aku juga tidak ada cara lain.Sekarang andreas sedang di luar kota"
"Baik, dimana alamatmu?aku pergi ambil"
"Aku akan mengirimkan lewat pesan, kalau kamu tidak datang dalam waktu setengah jam, aku tidak akan menunggumu" debby mematikan telepon.
Tak lama kemudian alamat terkirim, candice memikirkan, pasti debby tidak akan menyerahkan semudah ini.
Bisa saja dia membuat rencana untuk mencelakainya.
Tidak bisa, walaupun tidak memberitahu bernett, tapi pengawal bernett bisa membantu. Candice menyimpan no telepon pengawal dan tidak mau mengambil resiko.Dia menelepon dan meminta tolong untuk menemani bertemu seseorang.
Pengawal berjanji akan sampai dalam waktu limabelas menit.
Candice tidak mengetahui bahwa setiap pekerjaan pengawal di laporkan kepada bernett.
Bernett sedang melihat berkas mendapat laporan dari pengawal mengerutkan alis.
Siapa yang ingin di temui wanita ini?
Sampai memerlukan penjagaan dari pengawal.
Bukankah wanita ini berjanji untuk berdiam diri di rumah.
Bernett menjadi tidak tenang,ia menelepon pengawal."Tunggu aku di bawah, aku akan turun sekarang"
Candice sudah berganti baju, ia hanya berencana mengambil foto dan pergi.Ditambah ada pengawal seharusnya tidak terjadi apa- apa?
Candice menunggu di bawah, sekitar sepuluh menit, mobil bernett parkir, melihat candice berjalan mendekat, pengawal turun membuka pintu belakang.Candice terkejut melihat sosok tampan dan tinggi dengan wajah tidak senang dan dingin.
Mengapa bernett bisa datang?
"Kamu..bukankah di kantor?" candice terkejut.
"Berencana bertemu siapa?" bernett berkata dingin.
Pengawal dengan sigap menutup pintu dan menunggu berdiri di luar.
"Katakan, ingin bertemu pria mana di belakangku?" bernett marah.
Candice merasa ditindas, apa yang di cemburui pria ini?
"Aku bukan menemui pria,aku pergi menemui debby shen" candice berkata jujur.
"Bukankah kamu membencinya?kenapa tiba- tiba ingin bertemu dengannya?" bernett merasa curiga.
Candice mengela nafas."Empat tahun lalu, setelah kejadian itu, keluarga lu mengambil fotoku, walaupun aku masih memakai selimut, aku ingin mengambil kembali foto itu"
"Foto- foto itu ada di tangan debby shen?" bernett menyipitkan matanya dengan tajam dan menunjukkan kemarahan dalam hatinya, keluarga lu ternyata bertindak seperti ini empat tahun yang lalu.
Candice menganggukkan kepala."Hei, debby mengajakku keluar.Oleh karena itu aku meminta pengawal menemani, aku ingin pengawal menemaniku"
Bernett agak kesal menjitak pelan kepala candice."Huuuufft, tampaknya kamu tidak terlalu bodoh"
"Tapi, bagaimana kamu muncul disini?"
"Yang kamu gunakan itu pengawalku, mereka setiap melakukan sesuatu, selalu melapor padaku"
"Kalau begitu, aku harus mengambil fotoku atau tidak? debby mengatakan harus bertemu dengannya"
Bernett mengela nafas."Dia ingin mengajakmu bertemu, pasti akan melakukan sesuatu yang jahat, untuk apa kamu pergi? aku akan menyuruh pengawal mengambil fotomu"
"Bisa" candice merasa ide ini sangatlah bagus.
"Kirimkan alamatnya padaku, aku akan mengutus orang pergi"