
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Tidak disangka nyonya xi adalah putri negara ini! status ini melebihi yang dipikirkan oleh candice.
Daniel tertawa melihat wajah tegang candice.
"Kamu tidak usah tegang"
"Terlalu.. terlalu sulit di percaya, ibumu adalah seorang putri" candice sedikit gagap.
Daniel berusaha membujuk."Jangan khawatir, Kita hanya manusia biasa, tidak perlu ada yang di takutkan" daniel menatap serius wajahnya.
"Aku akan memberimu waktu tiga hari untuk berfikir"
Candice menarik nafas dalam-dalam,lalu berkata."Tidak perlu, aku setuju untuk melakukan tes DNA,aku hanya takut kecewa, aku pernah berpikir untuk mencari ibuku"
"Percaya padaku, aku ada firasat,kamu adalah adikku" daniel berkata dengan pasti.
Candice tersenyum."Kapan melakukan Tes DNA?"
Daniel berfikir sejenak."Kamu ingin membawa siapa untuk menemani?"
"Bawa ayah dari putraku,pacar aku sekarang"
"Siapa nama dia?" daniel penasaran.
"Dia bernama, Bernett gong"
Daniel terkejut mendengar nama ini."Bernett gong yang paling hebat dalam bisnis di negara kita?"
Candice merasa dia pasti tahu bernett, ia merasa bangga punya pria yang hebat.
"Iya, itu dia"
Daniel tersenyum."Baik, kebetulan sekali aku ingin bertemu dengan dia, berbincang dengan dia, jika kamu bisa jadi perantara,ini sangat bagus"
"Aku akan meneleponnya sekarang" candice mengambil ponsel."Aku berbicara disana"
"Pergi saja"
Candice berjalan ke pojokan baru menelepon bernett.
Baru lima detik telepon sudah diangkat.
"Kenapa, apakah kamu sudah rindu aku?"
"Bernett, apakah kamu ada waktu?akun ingin kamu temani pergi ke suatu tempat"
"Kapan?"
"'Sekitar satu jam kemudian,aku datang ke perusahaan menjemputmu" candice memutuskan menjelaskan saat di mobil.
"Baik, kamu datang saja, aku tunggu kamu di bawah perusahaan" tentu Saja bernett setuju menemani wanitanya kemana saja.
Setelah menelepon mereka pergi ke parkiran mobil, saat candice ingin pergi ke mobilnya.
Daniel berkata."Naik mobil aku, nanti aku akan mengantarmu kembali"
"Kenapa?"
"Karena kita akan pergi ke rumah sakit kerajaan, mobil kamu akan melalui banyak pemeriksaan, sangat repot"
"Oh! baik" candice tersenyum."Sekarang pergi dulu menjemput bernett"
"Baik" daniel membuka pintu mobil dan mempersilakan candice masuk.
3 mobil beriringan menuju perusahaan gong's corp.
Bernett sudah siap-siap untuk turun ke lantai bawah, segerombolan resepsionis menatap wajah tampan bernett.Di waktu biasa ceo gong akan langsung masuk ke lift pribadi untuk naik.
Bernett menunggu selama lima menit dengan sabar, ia melihat tiga mobil mewah berhenti di depan perusahaan ,ia melihat siapa yang keluar dari mobil mewah itu.
Ia terkejut melihat candice turun dari pintu belakang mobil, dan mobil depannya terlihat wajah tampan daniel yang membuka jendela.
Bernett seketika cemburu.
"Halo, tuan gong, ini pertemuan kita pertama kali"
"Halo" bernett menjawab dengan malas.
"Kenapa tidak meneleponku?" aku bisa menyuruh orang untuk menjemputmu" bernett memegang tangannya.
Candice melihat ke arah daniel."Apakah aku bisa duduk di mobil yang ada di belakang?"
"Tentu saja boleh" daniel tersenyum lembut.
Melihat senyuman daniel, membuat bernett semakin kesal.
Candice segera menarik tangannya untuk masuk ke mobil yang di belakang.
"Mmmm! sebenarnya ini mau kemana? aku bisa menyuruh pengawal sekarang untuk menyiapkan mobil"
"Tidak perlu, kita naik mobil keluarga Xi saja, sampai mobil aku jelaskan padamu"
"Tadi kamu dengannya pergi kemana? sudah berapa lama?" bernett cemburu.
"Aku pergi ke kedai kopi, selama satu jam"
"Beraninya kamu berkencan dengan pria lain! kamu tidak memikirkan aku lagi?" bernett memegang erat tangannya..
Candice tahu pria ini sedang cemburu,ia segera masuk ke mobil bersamanya.
"Jika tidak ada alasan yang masuk akal, malam ini kubuat kamu tidak bisa bangun dari kasur"
Candice segera menatapnya serius."Kamu jangan marah dulu, aku ingin kamu temani aku ke rumah sakit kerajaan, aku mau melakukan tes DNA"
"Mengapa melakukan tes DNA?" bernett terkejut.
"Karena aku mungkin akan menemukan ibuku, tentu saja harus melakukan tes DNA ,aku ingin mencoba melakukan tes"
"Kamu curiga ibu kamu siapa?"
Candice menjawab serius."Adalah ibu dari tuan muda Xi"
Bernett sangat terkejut, ada kemungkinan candice adik dari daniel,tapi beda ayah, ini sangat luarbiasa.
Candice menjadi gugup dan gelisah."Aku berharap bisa menemukan ibuku, juga takut kecewa,makanya aku ingin kamu temani aku"
Bernett segera merangkul pundaknya, kecemburuan tadi sudah hilang."Baik, aku temani kamu pergi"
3 mobil masuk ke wilayah rumah sakit kerajaan.Candice semakin gugup memegang erat tangan bernett,ia merasa senang dan takut kecewa secara bersamaan.
Mobil berhenti di parkiran rumah sakit, pengawal dengan sigap membuka pintu mobil, bernett melihat pria tampan di sebelahnya tidak merasa tertekan lagi,ia tahu candice hanya menganggap sebagai kakak saja.
Daniel tersenyum ke arah bernett."Tuan gong, aku sudah lama mendengar nama besar kamu, aku sedikit kecewa,baru bertemu hari ini"
Bernett tersenyum dan mengangguk,ia tahu status daniel di negara juga diakui oleh banyak orang, ia banyak mendapatkan prestasi.
"Candice, ayo masuk"
Candice semakin erat memegang tangan bernett.
Di dalam aula rumah sakit, ketua rumah sakit menyambut."Tuan muda Xi, kamu sudah datang, apakah kedatanganmu untuk putri?"
"Bukan, ibuku baik-baik saja, aku datang untuk masalah lain, aku berharap rumah sakit bisa membantu"
"Tuan muda xi, perintah apa?"
"Aku ingin melakukan tes DNA, apakah nona ini ada hubungan darah dengan ibuku?"
Ketua langsung menatap candice dengan terkejut,ia sudah bekerja di sini selama 20 tahun, juga pernah melihat nyonya Xi waktu muda, saat melihat candice, bagaimana tidak terkejut?
Apakah tuan Xi masih memiliki adik perempuan?
"Silahkan, ikut aku" ketua juga mengerti ini rahasia keluarga kerajaan dan jangan sampai di ketahui oleh publik.
Di dalam laboratorium,ia hanya meninggalkan satu asisten dan menyuruh semua suster dan dokter keluar ruangan.
"Nona,repotkan kamu, aku harus menggunting sedikit rambutmu"kata asisten dengan sopan.
Bernett mengambil gunting dan memotong ujung rambut candice, candice melihat ke arah daniel."Ibumu harus datang juga"
"Tidak perlu, semua berkas keluarga kerajaan berada disini." Daniel menghela nafas."Sebelum memastikan hasil ini, aku belum memberitahu ibuku, sekarang kesehatan ibuku sedang tidak baik"
Candice mengangguk.
Mereka bertiga menunggu di ruang istirahat di sebelah ruang laboratorium menunggu hasil tes. Candice sampai berkeringat gugup. Bernett dan daniel berbincang-bincang.
Baru limabelas menit ketua mengetuk pintu dan masuk ke ruangan dengan membawa berkas.
Mereka bertiga gugup menunggu ketua membacakan hasil tes.
Ketua melihat mereka bertiga penuh harapan, lalu mengangguk."Hasil tes DNA menyatakan, nona ini dan putri adalah hubungan ibu dan putri, selamat"