Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Berhasil menolong


Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Sementara lawson dan bawahannya berhasil menghancurkan detektor di sekitar mereka. Sementara di pabrik tua drake sedang menerima telepon."Mengenai iring-iringan mobil daniel, pastikan ia duduk di mobil mana dan kalian tidak boleh gagal, kalian harus berhasil dengan sekali coba"


Setelah memberi perintah drake tersenyum puas, kemenangan telah di depan matannya dan untuk hidup sepasang suami istri dan keira sudah tidak ada artinya lagi.


Drake memegang pistol dan berencana membunuh mereka dengan tangannya sendiri.


"Bos, kami telah mempersiapkan rute pelarian, sekarang kami hanya tinggal menunggu perintahmu dan kami akan segera melarikan diri"


Drake mendengus."Biarkan aku membunuh pengkhianat di organisasi dulu"


Drake mengisi peluru ke magazine dan bersiap ke ruangan untuk melenyapkan keluarga chu.


Tapi, drake tiba-tiba terdiam, ia melihat sinar laser merah di dadanya.


Tidak hanya dirinya, namun 6 orang lainnya sudah di target oleh sinar laser, mereka mendongak dengan ketakutan dan melihat pasukan khusus bersembunyi di dekat jendela di sekeliling mereka, mereka sama sekali tidak tahu, sejak kapan mereka sudah di kepung.


Expresi drake menjadi ketakutan, seumur hidupnya belum pernah merasakan di ujung kematian, tapi saat ini seolah dewa kematian sedang melambaikan tangan padanya. Ia bergegas ke ruangan untuk menyandera mereka.


Namun baru saja melangkah kedua kakinya tertembak, ia kehilangan keseimbangan dan berlutut di tanah. Bawahannya langsung membuang senjata ke tanah dan mengangkat tangannya ke atas, mereka tidak ingin mati konyol.


Selama masih hidup,semua orang mempunyai insting untuk bertahan hidup. Drake berencana mengambil senjatanya untuk menembak, namun kepalanya sudah tertembus peluru.


Sebelum mati kedua mata drake melotot, ia tersenyum pahit, ia sudah tahu kalau negara ini mempunyai pasukan khusus yang siap untuk membunuhnya.


Lawson memberikan perintah untuk menembak mati mereka semua, mereka adalah orang-orang kotor yang telah banyak membunuh orang, mati pun tak perlu di kasihani.


Lawson membawa beberapa orang ke ruangan untuk menolong keluarga chu yang menderita luka-luka di tubuhnya.Luis dan yohanna tidak menyangka ada orang yang datang menolong mereka, sebenarnya meraka berdua sudah merasa putus asa.Mereka merasa bersyukur telah terbebas dari bahaya.


Sepasang suami istri langsung berpelukan dan air mata mengalir di pipinya.


"Tuan chu, nona chu, kami harus menolong 1 orang lagi, kalian tenangkan diri dulu" Setelah berkata lawson menuju kamar sebelah.Saat keira mendengar suara tembakan,ia tahu bala bantuan telah datang.Tapi tidak tahu siapa yang memerintahkan mereka datang.Namun saat melihat pria dengan bekas luka di wajahnya keira merasa was-was.


"Jangan khawatir nona chu, aku adalah orang yang dikirim oleh tuan presiden untuk menolongmu, aku tidak akan melukaimu"


Keira melebarkan matanya." Bagaimana kamu bisa tahu, aku adalah putri dari keluarga chu?"


"Kami juga baru tahu anda adalah putri dari keluarga chu, orang tuamu berada di kamar sebelah dan sudah tertolong"


"Kalau begitu,tuan presiden juga mengetahui identitasku?"


"Benar, ia sudah tahu, tapi kurasa ayah dan ibumu belum tahu, cepat temuilah meraka" lawson membuka kunci borgol di tangan dan kaki keira.Akhirnya merasakan kebebasan.


Tiba-tiba expresi keira menjadi panik, ia menatap lawson."Bagaimana dengan tuan presiden? dimana dia? di tidak apa-apa kan?"


"Tuan presiden tidak apa-apa, dia sedang berada di istana presiden"


"Kau yakin?"


"Setidaknya sebelum aku kemari, tuan presiden menuju ke istana kepresidenan"


"Apa?" lawson langsung menjadi panik dan langsung menghubungi thomas.


"Thomas, dimana tuan presiden saat ini?"


"Kami sedang ke tempat yang terkena bencana untuk menyampaikan belasungkawa,ada apa kapten gu?" tapi sebelum lawson berkata terdengar ledakan, thomas berteriak ketakutan.


"Mobil di depan meledak"


"Cepat selamatkan orang-orang"


Lawson segera memberi perintah kepada bawahannya."Tinggalkan beberapa orang untuk menyelamatkan keluarga chu dan lainnya ikut aku ke mobil"


"Apa yang terjadi?" keira mengejar lawson.


"Iring-iringan mobil presiden baru saja di ledakkan" lawson langsung berlari pergi.


Keira merasa kepalanya akan pecah dan matanya berkunang-kunang.


Keira berlari keluar dan melihat mayat drake dan anak buahnya di lantai, ia mengepalkan tinjunya,jika terjadi sesuatu pada daniel, bahkan jika drake mati 1000 kali tidak akan menghilangkan kebenciannya.


Keira melihat kedua orangtuanya sedang mengenakan pakain militer, mereka menatap wanita muda yang wajahnya berdarah dan terluka, mereka tidak mengenalinya karena rambut berantakan dan pakaiannya kotor. Sebuah perasaan haru dan kegembiraan muncul di hati keira,tapi, ia tidak bisa menemui mereka Sekarang.Karena harus segera pergi ke pusat kota untuk menolong pria itu. Ia melihat iring-iringan mobil langsung telah pergi dan pergi ke mobilnya untuk datang kesini. Ia langsung mengikuti iring-iringan mobil lawson.


Di pusat kota hanya berjarak 15 menit ke tempat bencana, iring-iringan mobil daniel di ledakkan, terdengar suara ledakan berturut-turut dan iring-iringan mobil daniel di lalap api dan beberapa bodygard terbakar berguling di tanah, mobil thomas yang paling belakang.


Ia melihat mobil yang di tumpangi daniel di lalap api dan dua bodygard dengan sigap membuka pintu belakang, karena ledakan mobil terpental dua meter dan langsung terbakar.


"Tuan xi" thomas berteriak dengan putus asa, thomas tidak mendekat agar tidak mengganggu kinerja para bodyguard.


Daniel di pintu belakang sedang memegangi dadanya dan membungkukkan badan berlindung pada para bodyguard.Daniel segera di bawa ke mobil dengan perlindungan ketat.


Thomas berlari ke mobil."Biarkan aku masuk"


Thomas melihat darah di dada daniel, karena menggunakan jas hitam tidak terlalu jelas, namun tangannya berlumuran darah.


"Tuan xi, anda terluka" thomas merasa tercekat dan segera memberikan perintah."Cepat pergi ke rumah sakit kerajaan"


"Tidak apa-apa" expresi daniel tenang seperti biasanya.


"Bagaimana anda bisa terluka?"


"Tadi ada orang yang berpura-pura menjadi bodygard dan menembakku, aku tertembak di bagain dada" daniel berkata pada thomas.


"Kau tinggallah disini untuk membereskan masalah ini, aku akan pergi ke rumah sakit dulu"


"Tuan xi"


"Cepat pergilah, kamu harus mengurus hal ini"


"Baiklah" thomas melihat ke para bodyguard.


"Pastikan untuk membawa tuan presiden ke rumah sakit dengan selamat, jika di tengah jalan ada yang mengganggu, bunuh saja"


"Baik, jangan khawatir sekretaris"


Orang-orang di dalam mobil adalah orang-orang terpercaya daniel.