
Dan pada akhirnya, para anak-anak juga tidak berada di sisi mereka.
Bernett terlihat seakan dapat melepaskan hasrat yang sudah dipendamnya selama beberapa tahun dan Candice juga hanya dapat
menemani suaminya.
Mereka pun melewati malam tanpa tidur.
Pagi hari di Negara R.
Melvin mereka mengendarai mobil ke arah
peternakan dan tinggal sejenak di hotel terdekat. Mereka pun mulai menyelidiki
lingkungan sekitar dan berencana untuk terdiam selama tiga hari.
Keesokan harinya merupakan Pameran Sumber Energi yang paling diminati Bernett . Bernett dan Candice dari pagi hari telah tiba
di Konferensi Tingkat Tinggi.
Mereka pun hanya melihat kumpulan para
orang terkaya di dunia, dimana semua prianya mengenakan setelan dan semua wanita mengenakan gaun terbaik mereka.
Candice sendiri juga tidak membuat malu suaminya. Dia mengenakan gaun merah yang
agak ketat, dimana gaun ini dapat menunjukkan kecantikan dan keseksian orang asia.
Ketika Candice selesai memakai gaunnya,
Bernett pun sedikit menentangnya, karena gaun yang dia gunakan membuatnya terlihat seperti wanita penggoda.
Bernett pun khawatir dengan para pria yang akan melirik Candice . Namun, Candice tidak
berpikir demikian. Dia merasa gaun yang dia pakaikan itu biasa saja! Wanita yang menyukai kecantikan itu adalah hal yang wajar.
Setelah Bernett memikirkannya lagi, itu pun juga tergantung pada keinginan Candice
. Konferensi Tingkat Tinggi padahari ini sangat ramai dan proyek yang dibahas juga banyak. Di depan panggung Pameran Sumber Energi
berdiri seorang wanita Asia muda yang
sedang menjelaskan pameran ini.
Wanita ini penuh dengan percaya diri dan juga cantik. Wanita ini sambil menjelaskan sambil melihat para tamu di bawah panggung, lalu saat dia melihat Bernett di antara kerumunan tersebut, wanita itu tiba- tiba berhenti berbicara sejenak karena dia telah terbengong.
Bernett yang berdiri di antara kerumunan tersebut memiliki postur tubuh tinggi, wajah yang tampan dan bahkan berhasil menarik perhatian banyak gadis-gadis. Selain itu, gadis
yang berbicara di atas panggung ini
juga pertama kali melihat pria asia
yang begitu menggoda, jadi tentu dia
akan terbengong ketika melihat Bernett.
Pandangan mata Bernett tertuju pada gadis itu, namun dia hanya tertarik dengan penjelasan
produk yang dibicarakannya dan bukan
penampilannya.
Candice juga tidak menyadari bahwa wanita lain sedang melirik ke suaminya. Candice
saat ini hanya menunduk kepalanya membaca majalah yang berada di tangannya. Di dalam majalahnya juga terdapat beberapa penjelasan, namun Cheng sama sekali tidak memahami hal ini, makanya dia juga- tampak agak sulit untuk mendengarkannya.
Setelah pidatonya selesai, masih ada banyak peluang untuk kerja sama dan investasi di sini. Selama tertarik dengan proyeknya, maka siapapun bisa membahas kerja sama dengan para developer.
Bernett sangatt tertarik dengan sumber energi yang kali ini. Setelah wanita ini turun dari panggung,
Bernett segera meminta asisten Johnny untuk pergi mencari siapakah tim peneliti kali ini karena Bernett ingin berbincang dengan
orangnya.
Pada saat ini, Johnny pun menghubungi tim penelitinya dan kebetulan yang datang bertemu
dengan Bernett adalah wanita yang berpidato di atas panggung.
Ketika wanita ini melihat Bernett pandangan matanya sekilas tampak takjub. Dia pun menunjukkan senyuman tergodanya dan berjalan kemari. "Tuan Gong, tolong ikuti aku."
Candice kali ini sudah dapat melihatnya. Sebagai seorang wanita, dirinya juga mempunyai intuisi yang tinggi. Candice pun menyipitkan matanya dan memandangi wanita itu.
seperti itu? Apakah mungkin dia masih
memiliki pemikiran yang lain?
Bernett menggenggam tangan Candice dan berkata, "Ayo kita kesana."
"lya! Baiklah!" seru Candice sambil mengangguk kepalanya.
Wanita itu pun terkejut sejenak, tapi dia tampak tidak menganggap Candice . Candice memang cantik, tapi wanita ini juga telah bertemu dengan banyak wanita cantik dibandingnya. Dia pun percaya selama ada takdir, bahkan jika orang itu sudah menikah, maka dia juga bisa
berteman dengannya.
Selain itu, wanita ini juga ingin sekali berkenal dengan Bernett dan bahkan mempunyai pikiran kotor dengan Bernett . Sebagai seorang
peneliti muda seperti dirinya, dia tidak pernah berpikir untuk menikah, namun dia hanya menginginkan cinta yang romantis dan penuh gairah saja.
Dan dia sangat ingin memiliki hubungan seperti itu dengan Bernett. Wanita itu pun membawa Bernett ke hadapan tim ilmuwannya.
Saat Candice Cheng melihat ada sebuat tempat peristirahatan di sebelah, dia langsung menoleh ke Bernett dan berkata, "Kamu pergi saja! Aku akan menunggumu di sini."
"Baiklah! Aku akan segera keluar. Johnny tolong menemani Candice'' perintah Bernett kepada asistennya.
"Baiklah!" seru Johnny sambil berdiri tegap. Lalu dia menemani Candice ke tempat
peristirahatan yang terletak di sebelah.
Bernett dibawa gadis itu ke sebuah kantor. Wanita itu juga merupakan salah satu anggota para ilmuwan, dia pun ikut masuk ke dalam.
Pandangan mata Candice dari tempat peristirahatan tertuju pada pintu yang ditutup. Candice pun menjadi tidak tertarik dengan majalah yang ada di genggamannya.
Candice bukanlah yang orang dominan maupun kuat. Dia biasanya akan memberi Bernett ruang pribadinya dan tidak akan membuat masalah yang tidak masuk akal.
Sekarang Candice pun merasa bahwa wanita itu sangat tertarik dengan Bernett .Selain itu, Candice juga tidak ikut kedalam karena dia ingin Bernett dapat dengan tenang membahaskan proyek tersebut.
Namun Candice juga akan merasa sangat sedih ketika melihat wanita yang jelas-jelas sedang mendekati suaminya.
Setelah setengah jam kemudian, Bernett pun sudah keluar. Orang yang mengantarnya keluar masih si wanita itu. Wanita itu dengan percaya
diri memperkenalkan dirinya kepada Bernett dan raut wajahnya pun memberi kesan yang sangat kuat. "Tuan Gong, jika tidak keberatan
boletkah aku meminta nomor ponselmu? Dengan begitu untuk kedepannya kita bisa saling berhubungan" kata wanita itu
Candice dan Johnny berjalan kemari. Bernett pun menoleh ke Candice . Meskipun Candice tidak menunjukkannya dalam wajahnya, tapi Bernett dapat melihat pandangan dinginnya
dan ini pun membuat Bernett merasa ada yang tidak benar.
Bernett menoleh ke wanita itu dan berkata, "Maaf, aku saat ini tidak begitu tertarik dengan penelitian kalian. Lain kali kalau ada kesempatan baru bekerja sama."
"Tuan Gong, barusan kamu jelas- jelas mengatakan bahwa kamu tertarik dengan hasil kami.. bagaimana kalau kita membicarakannya lagi?"Wanita ini pun tampak terkejut.
Raut wajah Candice mendingin beberapa saat. "Maaf tampaknya aku tidak memiliki banyak
waktu lain"
Setelah selesai mengatakannya,
Bernett pun menggandeng pergi Candice . Johnny Xu pun tampak terkejut di sebelah. Jelas-jelas bos sangat tertarik dengan proyek ini, tapi kenapa tiba-tiba dia tidak ingin bekerja
sama lagi? Apakah mungkin karena nyonya terlihat agak tidak senang, makanya bos langsung membuang proyek ini? Tentu saja, kemungkinan ada hubungannya dengan wanita yang tertarik dengan bos!
Johnny pun menoleh kepalanya dan mendapatkan wanita itu tampak sangat kecewa. Namun itu karena wanita itu tampak terlalu percaya diri dan meremehkan cinta bos kepada istrinya.
Jadi jika dikatakan alasan kehilangan kerja sama kali ini, tentu karena wanita ini yang terlalu percaya diri
Candice pun digandeng keluar oleh Bernett , lalu dia mendongak kepalanya dan bertanya
"Apakah kamu sungguh tidak tertarik?"
"lya"
"Jangan bilang karena aku lagi!l"
Candice pun dapat melihat
bagian ini.
Bernett Gong pun terseyum dan berkata, "Benar, ini karena kamu Jika istriku tidak menyukainya, maka aku pun juga tidak akan menyukainya"