
Pada saat candice sedang bekerja vera masuk memberi kabar bahwa seseorang tadi datang mengaku asisten tuan besar, dia mengatakan siang hari akan ada mpmobil menjemputnya untuk makan bersama dengan tuan besar.
Pikiran candice menjadi kacau, mungkin tuan besar gong ingin membicaraka masalah bryan dengannya.
Jam setengah dua belas candice turun, di depan lobby sudah ada sopir menunggunya.
"Anda nona cheng, silahkan masuk ke mobil" sopir sudah di beritahu foto candice.
Sekitar lima belas menit mobil sampai di restoran mewah, candice diantar pelayan ke ruangan vip restoran.
Saat candice masuk tuan gong melihat wanita ini lebih cantik daripada di foto.
"Nona cheng, silahkan duduk"tuan gong berbasa- basi.
"Panggil saja aku candice, tidak usah sungkan"
"Oh baiklah, aku sudah memesan makanan, sebentar lagi datang,aku tidak tahu makanan kesukaan anda,aku memesan secara acak"
"Tuan gong,aku tidak pilih- pilih makanan"
"Aku tahu kamu sudah merawat cicitku dengan baik,kapan kamu menyerahkan hak asuh bryan pada keluarga gong?"
Saat ini pelayan mengetuk pintu dan menaruh banyak makanan di atas meja.
Setelah pelayan pergi canice baru menjawab.
"Tuan gong, mohoh maaf, sampai kapanpun aku tidak akan menyerahkan bryan pada keluarga gong"
"Aku sangat berterima kasih padamu sudah merawat dan membesarkan bryan, karena masalah pendidikan kamu tidak bisa mananggung beban"
"Aku akan bekerja keras menghasilkan banyak uang,dan akan mendidik dan melatihnya"
"Tetapi berapa banyak uang dan kemampuan yang kamu miliki untuk mendidik pewaris masa depan keluarga gong?"
Candice tercengang, pewaris masa depan, apakah itu berarti bryan?
"Kehidupan masa depan anakku biar dia sendiri yang memilihnya,mungkin dia tidak cocok untuk menjadi pewaris keluarga gong" Candice merasa tuan gong memutuskan masa depan anaknya secara sepihak.
"Candice,masa depan cucuku bukan menjadi tanggung jawabmu,bryan bisa menjadi pewaris yang hebat"
Tuan besar selalu di posisi tinggi,ia akan menunjukkan kekuatan di depan junior seperti candice.
Candice sudah sedikit emosi.
"Aku sudah berbicara dengan bernett, bahwa satu tahun kemudian bryan akan mengikuti bernett,sekarang aku masih mengizinkan bersama denganmu"
Candice terkejut."Tuan gong,apa maksudmu?"
Tuan gong sedikit mengangkat alisnya.
"Apakah kamu tidak tahu?apa yang bernett katakan padamu"
"Apa yang kamu bicarakan dengan bernett?"
candice sedikit bingung.
"Aku pernah mengobrol dengan bernett,aku memberinya satu tahun untuk membina hubungan ayah dan anak,setelah setahun bernett berjanji akan memutuskan hubugan ibu dan anak"
Perkataan ini seperti membuang tubuhnya lansung ke dalam neraka.
Bernett bersikap baik padanya hanya untuk membina hubungan ayah dan anak?
Aku mengira lelaki itu mencintaiku?
Candice tersenyum pahit."Anakku tidak akan menerima wanita selain ibunya"
"Kamu tenang saja,setelah satu tahun,, bernett dan bryan sudah akrab, bisa melupakan ibunya, dan aku akan mencarikan ibu sambung untuknya"
"Aku tidak akan membiarkan bryan menjadi milik keluarga gong,aku bisa membujuk anakku untuk membenci keluarga gong seumur hidupnya,Dan jangan lupa anakku menurut kata - kataku" candice sedikit mengancam.
Tuan besar menjadi panik,ia tidak meragukan kata- kata wanita ini, bryan dari kecil dirawat dan dibesarkan sendirian oleh candice.
"Candice,aku tidak bermaksud untuk menyakitimu, aku kira bernett sudah membicarakan masalah ini denganmu, kamu jangan bertindak gegabah" Tuan besar membujuknya.
"Baiklah, aku pergi dulu" Candice terlalu malas membahas masalah ini.
Candice memanggil taxi, merasa sedih dan kesal telah di tipu oleh bernett,ia menanngis sedih.
Hatinya seperti di tusuk dengan pisau, sungguh sakit.
Ini adalah tujuan bernett mendekatinya? Mereka sering berbincang dan melakukan kegiatan bersama,apakah hanya untuk membina hubungan ayah dan anak?
Candice tidak mau merasa berlarut dalam kesedihan, ia memutuskan untuk membawa bryan ke luar negeri ke tempat bibinya.
Gong corp
Bella membawakan kopi untuk bernett di ruangannya.
"Ceo gong, bisakah aku minta cuti seminggu?"
"Boleh,kapan kamu mau ambil?"
"Setelah tiga hari,aku akan menyuruh bobby song untuk menggantikan,kemampuannya cukup baik"
"Baiklah"
"Ceo gong, apakah hari ini bahagia,aku lihat dirimu tersenyum sepanjang waktu?"
"Hari ini adalah hari istimewa" bernett tidak menjelaskan,sore hari dirinya akan melepas jahitan,ini adalah hal yang di tunggunya bisa bersama dengan candice.
Candice sudah memesan tiket pesawat ke negara h jam setengah 4, ia juga sudah menelepon linda meminta cuti satu minggu. Setelah selesai memberaskan baju miliknya dan bryan,ia bergegas ke sekolah untuk menjemput bryan.
Ia masuk sebagai orang tua bryan,jadi bisa menjemputnya kapan saja.
Candice meminta guru untuk memanggil bryan, ia harus bergegas ke bandara.
"Mommy...mommy kenapa kamu ada disini?"
bryan merasa terkejut ini masih siang.
Candice membohongi anaknya."Bryan,ibu dan kamu akan menjenguk bibi buyut ke negara R"
"Apakah nenek sakit?"
"Nenek sakit,kita harus menjenguknya"
"Baiklah, bagaimana dengan daddy?"
"Daddymu, sangat sibuk akhir- akhir ini,kita pergi berdua saja"
Candice berbicara pada gurunya alasan menjemput bryan.
Pukul 16.15 bernett menjemput putranya, ia menelepon candice namun hpnya tidak aktif. Ia bergegas menjemput ke perusahaannya.
Bernett bertamu dengan vera di perusahaan candice dan dberitahu.Bahwa candice sudah keluar dari perusahaan pada siang hari, ia bahkan meminta cuti selama satu minggu.
Bernett menjadi panik dan gelisah ia bergegas ke sekolah bryan.
Apakah wanita ini mengalami masalah?
Apakah dia dalam bahaya?
Seorang guru yang mengizinkan candice membawa bryan pulang sedikit terkejut melihat mobil bernett datang kesini, ia bergegas menghampiri.
"Tuan gong,bryan telah di jemput oleh nona cheng" Ia berkata dengan sopan.
Bernett mengerutkan kening,gerakan wanita itu begitu cepat, tidak menunggu dirinya.
"Sudah berapa lama ibunya membawa bryan?"
"Sekitar pukul dua lebih sedikit"
Wajah bernett merasa gelisah."Apa katamu?Dia menjemput bryan dengan alasan apa?"
"Katanya saudara yang di negara R sakit parah, ia ingin berkunjung bersama bryan"
"Oh, terima kasih"
Bernett masuk ke mobilnya merasa bingung.
Apakah wanita ini sedang naik pesawat, ponselnya mati?
Bernett menelepon asisten yan."Periksa di bandara, apakah candice dan bryan pergi ke luar negari?"
Setelah sepuluh menit bella menelepon bernett.
"Ya,nona candice dan bryan naik pesawat pukul setengah empat,mereka pergi ke negara R"
Bernett merasa marah, walaupun saudaranya sakit,wanita ini tidak memberitahu dirinya pergi ke luar negeri,selama ini aku di anggap apa?
Tiba- tiba bernett mendapat telepon dari kakeknya."Halo kakek"
"Bernett, bawalah bryan malam ini untuk makan malam di tempatku, aku sudah rindu dengannya"
"Kakek,tidak bisa malam ini, bagaimana di akhir pekan?"
"Mengapa? apakah candice tidak mengizinkan? aku hanya berbicara dengannya sebentar, tetapi dia marah besar tadi"
Tiba- tiba wajah tampan bernett menegang.
"Kakek,kapan kamu bertemu candice?"
"Siang hari,apakah kamu tidak bisa menemukannya?" kakek sedikit panik.
"Kakek,kamu tidak membahas tentang masalah hak asuh anak kan?"
"Tentu saja,aku membahas masalah ini"
Bernett menjadi panik."Apakah kamu sudah mengatakan setelah setahun hak asuh anak jatuh pada keluarga gong?"
"Sudah,Kenapa kamu tidak berkata langsung padanya?" kakek menyalahkan bernett.
"Kakek,apa kamu tahu apa yang kamu perbuat? Candice membawa kabur bryan sore ini keluar negeri" bernett merasa tidak berdaya, kakeknya membuat masalah besar.
"Apa?!Kamu harus membawanya kembali secepatnya ke sini"
"Baiklah" jawab bernett lemas.
Ia segera menelepon bella menyuruhnya membeli tiket paling cepat ke negara R.
Pantas saja wanita ini tidak memberi kabar, ia pergi dengan membawa kebencian di dalam hatinya. Bernett merasa bingung.
Apa yang harus dikatakan untuk menenangkan pada wanita itu?Apa yang harus dikatakan untuk menjelaskan masalah ini?
Sialan.
Sementara kakek gong menjadi gelisah dan panik, Sepertinya ancaman wanita itu benar, ia membuktikan dengan membawa bryan ke luar negeri.Dia harus memikirkan baik- baik hubungan bernett dan candice.Apakah harus memberi restu atau tidak?