
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Orang-orang di ruang tamu dapat melihat pemandangan itu,Daniel dan Lawrence sudah memahami situasi tersebut.Bahkan Candice dan bernett dapat mengerti hal itu.Nyonya xi dan tuan Zhan juga saling memandang.Clint adalah anak yang penuh perhatian.Vivi sangat malu dan bergegas keluar ruangan dan Clint mengikuti dibelakangnya.Dua orang berjalan di taman, taman di hiasi lampu yang sudah menyala,pohon beringin besar seperti payung raksasa.
Jika ini musim panas pasti terlihat bagus dan keren,Vivi terpana dengan keindahan pohon beringin dan berlari seperti anak kecil berlari mengelilingi pohon, Clint tersenyum melihat tingkahnya,Vivi mengelilingi tiga kali sampai kepalanya pusing dan badannya terhuyung,Clint dengan cepat menangkap tangannya dan menarik ke pelukannya.
"Kamu sudah besar,tapi senang berlari-lari" Clint sedikit mengeluh.
Vivi mundur selangkah,namun tangannya di pegang erat oleh Clint dan memasukkan ke dalam sakunya."Taruh tanganmu di saku,jika tidak kamu akan kedinginan dan terkena radang"
Detak jantung Vivi berdetak kencang,apa yang ingin di lakukan pria ini?
Meskipun begitu Vivi tidak menarik tangannya.
Ia seperti pencuri dan mencuri pacar orang lain.Vivi melupakan kedinginan dan menikmati suasana romantis ini.
Mereka berdua berjalan di taman dan saling berpegangan tangan.
Clint dapat merasakan tangannya semakin dingin,lalu berkata."Ayo kembali, jika terus seperti ini kamu akan kedinginan"
Vivi seperti anak kecil di tarik olehnya, saat mendekati pintu Vivi menarik tangannya,Clint juga bekerjasama melepaskan tangannya.
Di ruang tamu dapat mendengar suara Beatrix yang imut, semua orang tertuju padanya, gadis kecil ini mempunyai sifat untuk menarik perhatian semua orang.
"Beatrix,jika kamu besar nanti akan menjadi apa?" kata nyonya xi sambil menarik ke dalam pelukannya.
Beatrix mengedipkan matanya,berpikir sejenak."Aku ingin menjadi artis terkenal"
Semua orang cukup terkejut mendengar hal itu,dan sebagian orang terhibur oleh tingkah lucu Beatrix,Candice menghela nafas,sepertinya harus mengurangi anaknya menonton sinetron.Bernett tidak perduli pada putrinya akan menjadi apa,ia akan mendukungnya sekuat tenaga dan akan melindunginya.
Melihat wajah imut Beatrix membuat para wanita ingin melahirkan anak perempuan. Bryan hanya diam saja memegang tabletnya sambil membaca komik bahasa Inggris. Sekarang Bryan semakin pendiam.
Dan Beatrix menjadi sumber kegembiraan semua orang,penampilannya yang nakal dan lucu membuat semua orang memeluk dan memegangnya.
Bahkan Daniel yang biasanya serius memeluk gadis kecil dengan penuh perhatian dan di matanya ada cinta yang tidak dapat di sembunyikan.
Makan malam sudah siap,semua orang sudah mengelilingi meja.Makan malam mewah dan lezat,Bahkan Lawrence yang biasanya makan sedikit makan lebih banyak dari biasanya.
Setelah makan malam mereka berkumpul di ruang tamu, jam setengah sembilan bernett dan Candice berpamitan.
Setelah bernett dan Candice pergi,Clint mendapat telepon dari rumah sakit untuk menangani suatu masalah dan Clint meminta supir Daniel untuk mengantarkan ayahnya kembali.
"Kakak,kita mungkin pulang agak malaman, bagaimana kalau kamu ikut mobil Clint saja" kata lawrence
Vivi sedikit kaget mendengarnya,ia tersenyum pada Clint."Tidak apa-apa kan, aku ikut di mobilmu"
"Baiklah" Vivi mengambil tasnya dan kemudian berpamitan pada semua orang.
Kendaraan Clint adalah kendaraan of road lapis baja, juga memiliki fungsi anti peluru,Ini karena identitas sebelumnya sebagai putra presiden.Kalau berpergian harus berhati-hati.
Vivi duduk di mobil dengan tenang, karena kedinginan lupa memakai sabuk pengaman.Clint menghidupkan mobil dan penghangat,melihat Vivi sedang menghangatkan tangannya.Tiba- tiba membungkukkan badannya ke arahnya.
Vivi menjadi panik dan mengira Clint akan menciumnya,namun Vivi menutup matanya untuk menyambutnya dan Clint melihat perubahan expresinya tersenyum. Clint menarik sabuk tangan dan membantu memasangkannya, terdengar bunyi."Klik"
Vivi mendengarnya dan saat bersamaan otaknya hampir meledak karena malu, wajahnya sudah seperti tomat.
Vivi segera membuang mukanya ke arah jendela,menggigit bibirnya dan ingin mencari lubang mengubur dirinya sendiri.
Clint juga tidak menertawakannya dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa, lalu melajukan mobilnya.
Tapi Vivi chu tidak ingin melihat ke arahnya untuk waktu yang lama,ia benar- benar tidak mempunyai wajah untuk melihatnya,apakah barusan dia telah memikirkannya dan membiarkannya menciumnya?
Bahkan terpikir sang pria akan menciumnya?
Ini terlalu memalukan,bahkan jika diluar suhunya 0 derajat,akan sulit menyembunyikan wajah merahnya.
Vivi mengotak-atik radio untuk menghilangkan rasa malunya."Apakah ada lagu?kamu ingin mendengarkan apa?"
"Aku biasanya akan mendengarkan radio" kata Clint.
Vivi memutar radio dan mendengarkan lagu cinta,namun satu lagu belum selesai Vivi sudah mematikan.
"Ada apa?" Clint merasa heran.
"Aku tidak ingin mendengarkan lagu lagi"
Suasana menjadi hening lagi,tiba- tiba Vivi teringat sesuatu."Dokter Sally di rumah sakit begitu muda sudah menjadi dokter,dia juga sangat cantik, dia sangat luar biasa"
Clint tersenyum."Dia benar-benar mampu, dia adalah teman sekolahku"
"Oh ya, berarti hubungan kalian sangat bagus" Vivi berpura-pura terkejut.
"Di mataku dia adalah adik Perempuanku"
"Oh"Vivi tersenyum.
Mobil sudah sampai di parkiran rumah sakit,Clint melihat wanita di sebelahnya." Apakah kamu ingin pergi ke kantorku dan menunggu disana?"
"Tidak usah,aku bisa menunggu di mobil, kamu tidak perlu mematikan mobilmu" Vivi tidak ingin mengganggu pekerjaannya.
"Baiklah" Clint membuka pintu dan turun.
Vivi melihat sosoknya berjalan menjauh dan melihat ada aura ketenangan di tubuhnya.
Meskipun lebih muda,namun lelaki itu lebih matang dan bertindak dewasa.