
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Perhatian luis tertuju kesana."Gadis yang seperti apa?"
"Seorang gadis muda, tubunnya di penuhi luka"
"Dia pastilah gadis yang diculik bersama kami, biarkan dia masuk" kata luis
Keira masuk ke ruangan dengan tergesa-gesa, semua orang melihat terkejut sejenak, ujung bibirnya berdarah, pipinya terdapat bekas tamparan dan segaris luka di wajahnya, membuat mereka tidak mengenalinya, bahwa ia adalah gadis yang cantik yang datang bersama sean saat itu.
Tapi, setelah menatapnya beberapa saat vivi mengenalinya, dia adalah gadis yang berada di perpustakaan saat itu."Kau?"
Keira melihat semua anggota keluarga chu berkumpul, sepasang suami istri sedang di rawat, ia meneteskan air mata kebahagiaan.
"Nona, akan menyuruh seseorang untuk mengompres dan mengobati lukamu" kata yohanna yang berjalan ke arahnya.
"Tidak perlu, aku tidak mempunyai banyak waktu, aku datang untuk memberitahu kalian, siapa aku sebenarnya" kata keira dengan suara payau.
"Bukankah kamu kekasih sean? kamu bernama kiki, bukan?" kata vivi.
"Benar, aku di panggil kiki, namun nama asliku adalah lawrence chu"
"Lawrence chu? bagaimana bisa kau menyebutkan nama ini?" yohanna terkejut, ini adalah nama putrinya.
Semua orang disana tahu, lawrence chu adalah nama kedua dari kakak pertama dan kakak ipar yang telag meninggal , tapi kenapa gadis ini bisa berkata bernama lawrence?
Keira berusaha keras menahan rasa harunya, ia menghela nafas panjang,lalu berkata."Aku tahu lawrence chu adalah nama putri kalian dan aku, aku adalah anak yang hilang 20 tahun yang lalu, aku adalah lawrence chu"
"Bagaimana bisa? bagaimana bisa kamu adalah putri kami? putri kami sejak dulu telah.. " yohanna tidak ingin mengingat masa lalu yang menyedihkan, meskipun ia tidak menyalahkan gadis ini, yang di ketahui mereka adalah putrinya telah meninggal.
Keira mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan salah satu foto."Ini adalah fotoku saat kecil, apakah ini putri kalian?"
Yohanna segera meraih ponselnya dan melihat bayi putih di dalam keranjang.Meskipun ia tidak mengenali baju dan kalung umur panjangnnya, begitu melihat wajahnya langsung mengenalinya, ini adalah putrinya.
Matanya langsung basah oleh air mata dan mengangguk."Benar, ini adalah foto putriku, apakah kamu benar-benar gadis di dalam foto ini?"
Keira sama sekali tidak menyalahkan mereka, karena dalam fikiran mereka, putri mereka telah meninggal dan tiba-tiba ada orang yang mengaku sebagai putrinya,tak heran mereka semua merasa terkejut.
Luis dan vivi bergegas meraih ponsel itu dan melihat fotonya, mata luis juga memerah, foto putrinya yang hilang 20 tahun yang lalu, tiba-tiba muncul di hadapannya, semua kesedihannya semuanya menghilang.
Keira mengeluarkan hasil tes DNA dan berkata pada yohanna"Ini adalah hasil Tes DNA ku denganmu, apakah kamu masih ingat saat aku mencabut rambutmu di taman saat itu? aku gunakan untuk melakukan tes DNA dan inilah hasilnya"
Yohanna dengan semangat mengulurkan tangan dan membaca hasil tes.Ia melihat kolom tes tertulis."Setelah di periksa kedua orang ini adalah ibu dan anak kandung"
"Benar, kamu adalah benar-benar putriku" yohanna memeluknya tiba-tiba.Vivi berkata dengan tenang."Kau bilang kau adalah adikku, selain dua bukti ini,apakah kamu mempunyai bukti lain? karena hari itu aku juga berada di lokasi, bukankah aku berhak meragukanmu, kamu menggunakan Dna ku untuk memanipulasi data ini"
Keira menggelengkan kepalanya."Selain dua bukti itu, aku tidak punya"
"Vivi" yohanna menarik putri tertuanya ke sampingnya, ia merasa sedih melihat putrinya memperlakukan keira seperti itu.
Keira awalnya tidak ingin memberitahu identitas aslinya, karena terlalu berbahaya,tapi, dirinya harus menyakinkan keluarganya, ia membutuhkan bukti lain.
"Aku bisa pergi ke rumah sakit denganmu dan aku membiarkan kalian melihat hasil dna ku denganmu"
"Ayah, ibu, apakah ada tanda lahir di tubuh adikku, untuk membuktikan identitas aslinya?"
"Tidak ada,tapi,vivi, tidakkah kamu merasa alis gadis ini mirip denganmu? mungkin dia memang... " yohanna sangat berharap gadis ini adalah putrinya yang hilang.
"Gadis muda, beritahu kami,kenapa kamu juga diculik oleh mereka? siapakah mereka? apakah kamu mengenalnya?" walaupun luis juga mempunyai harapan seperti istrinya, tapi dirinya harus bersikap tenang.
Mereka semua baru saja lolos dari tangan penculik dan gadis ini juga berada disana, ini sungguh aneh.
Semua orang menatap keira dengan expresi penasaran dan pikiran mereka tidak ada maksud buruk."Aku tahu akan sulit bagi kalian untuk mempercayaiku, sementara untuk para penculik itu, mereka bukan berasal dari negara ini, mereka adalah organisasi internasional"
Keira menatap pasangan suami istri."Mereka menculik kalian dengan satu tujuan dan aku berada disana bukan karena kebetulan, kalian diculik oleh mereka karena aku"
Semua orang terkejut mendengar informasi ini, tuan besar menyipitkan matanya."Apa hubunganmu dengan pembunuh ini?"
"Aku dulu adalah salah satu dari mereka, aku dulu merupakan pembunuh di organisasi itu, aku di panggil keira dan pemimpin organisasi bernama drake, drake adalah orang yang membesarkanku"
Seluruh anggota keluarga chu merasa tidak percaya,bahwa gadis muda ini adalah seorang pembunuh.
Vivi menjauhkan kedua orangtuanya dari keira.
"Kau seorang pembunuh"
Keira mengangguk pahit."Dulunya, sekarang tidak lagi, aku selalu ingin menemukan identitasku dan akhirnya aku menemukan fotoku saat masih kecil dan dari kalung umur panjang menemukan keluarga Chu"
Keira menatap vivi."Apakah kamu masih ingat saat hampir jatuh di perpustakaan? aku menahanmu dan disaat bersamaan melihat kalung liontin di lehermu, aku baru tahu itu adalah lambang keluarga chu"
"Maka hari itu kamu datang ke kediaman keluarga chu, mengambil rambutku dan melakukan tes DNA?" kata yohanna,Saat ini yohanna sudah percaya gadis ini adalah putrinya.
"Saat itu aku belum yakin siapa orang tuaku, jadi aku mengambil sample padamu, nyonya kedua dan nyonya ketiga dan hasilnya aku adalah putrimu"
Nyonya kedua dan ketiga yang daritadi diam, ikut berkata."Benar, aku ingat, saat itu kamu bilang tidak sengaja melukai tanganku, kamu mengelap darahku dengan tisu"
"Aku juga ingat, kamu menggunakan sepatu hak tinggi dan menabrakku"
"Bahkan jika kamu benar-benar adikku, bisakah kamu membuktikan kalau kamu tidak berbahaya lagi?"
"Benar, identitasku ini membuatku tidak mempunyai keberanian menemui kalian dan mengaku sebagai keluarga"
"Saat kami di culik, apakah kamu ditangkap karena berusaha menolong kami?" kata luis
"Benar, mereka tahu aku terus mencari kalian, maka begitu mereka tiba di negara ini, yang mereka lakukan adalah menculikmu dan menjadikan kalian sebagai umpan untuk menarikku, mereka ingin membunuhku"
"Anakku, kamu tidak perlu berbicara lagi, aku mempercayaimu, aku percaya kamu adalah putriku, kau selamat dan baik-baik saja sudah cukup" kata yohanna.