
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Ketika pengawal dan dokter mendorong daniel keluar, clint juga mengikuti keluar.Karena gula darah clint rendah, badannya sedikit terhuyung, detik selanjutnya sebuah tangan ramping memegang bahunya.Vivi mendapatkan tugas untuk menjaga clint dari daniel.
"Tuan muda,sepertinya kamu kelelahan, setelah kembali ke rumah sakit kamu harus istirahat"
Di depan vivi, clint tidak ingin menunjukkan kelemahan,ia segera bersemangat."Tidak apa-apa,aku masih bisa bertahan"
Vivi tersenyum melihatnya kembali semangat.
"Oke, kita kembali ke rumah sakit"
"Vivi, kembalilah ke rumah sakit dan jaga tuan xi, aku akan menangani urusan disini dulu dan baru menyusul kesana"
"Oke, aku akan mengurus yang disana"
Ketika ingin masuk kedalam mobil, daniel berkata padanya."Biarkan lawrence menemaniku,kamu naik mobil vivi dan istirahatlah sebentar, jangan sampai kamu kelelahan"
"Baiklah" clint berjalan ke mobil vivi.
"Kamu tidurlah, aku akan menyetir" kata vivi.
Clint memakai sabuk pengaman dan menutup matanya,bibirnya tersenyum.Ini membuat vivi tertawa kecil.Tidurnya seperti anak kecil.
Clint benar-benar kelelahan perjalanan hanya 25 menit clint tertidur pulas.Daniel sudah dikirim ke kamar pasien.Vivi menghentikan mobilnya dan tidak tega membangunkan lelaki di sebelahnya.Tapi tidak ingin clint tidur dalam posisi seperti ini terlalu lama, ini bisa membuat badannya sakit.
Vivi memanggil dengan pelan."Tuan muda, tuan muda, kita sudah sampai"
Clint membuka matanya dan sedikit bingung sudah sampai di parkiran,ia langsung mengusap bibirnya, takut mengiler.
"Kamu sangat lucu" vivi tersenyum sambil memujinya.
Wajah tampan clint memerah.. sangat lucu!
Apakah ia lucu di matanya? bukankah dirinya tampan dan menawan? baginya, itu tidak berguna.
"Nona chu, jangan menggunakan kata itu untuk menggambarkanku, bagaimana pun aku adalah pria dewasa"
"Maka kamu tidak perlu memanggilku nona chu lagi, di masa depan adikku akan menikah dengan sepupumu, panggil aku kakak vivi" vivi tertawa senang.Ia merasa bahagia mempunyai adik laki-laki yang lucu.
Vivi keluar dari mobil dan sepertinya tidak bercanda, clint mengikuti di belakangnya, badannya masih lemas dan memutuskan untuk beristirahat.
Clint memeriksa kakaknya sebentar dan berjalan ke ruang istirahat.
Daniel tidak ingin memberitahu ibunya, namun nyonya xi menelepon dan memberitahu dirinya di rumah sakit.Setelah mendengarnya nyonya xi terkejut dan bergegas ke rumah sakit.
Perawat telah menyiapkan makanan,kali ini lawrence yang bertugas menyuapinya.Ketika dirinya terluka daniel merawatnya dengan baik, sekarang giliran dirinya merawatnya.
Daniel dalam suasana hati yang baik, ia melihat lawrence meniup bubur dengan sabar dan mencicipinya dengan bibir merahnya.
"Makanlah"lawrence mengarahkan sendok ke mulut daniel.Daniel memakan buburnya,namun pandangan matanya terus ke wajahnya, seumur hidup ini tidak akan meninggalkan wanita ini.
Ketika nyonya xi sampai candice juga baru sampai,ibu dan anak masuk kamar pasien bersama.Melihat daniel terbaring di tempat tidur mata nyonya xi menjadi merah. Tadi melihat vidio putranya mengira putranya baik-baik saja.
Tapi siapa tahu, putranya terbaring di rumah sakit.
"Mengapa semalam kamu tidak memberitahuku?kamu malah meminta thomas berbohong padaku,mengatakan kamu tidak berada di rombongan mobil,apakah kamu ingin menakutiku?"
Candice segera menghibur."Ma, jangan khawatir,kakak tidak ingin membuatmu merasa khawatir"
"Menyembunyikan dariku mengira aku bisa tenang" nyonya xi melihat keira berdiri agak menjauh,ia menarik tangannya,lalu berkata.
"Ma, dia mengubah namanya menjadi lawrence, kamu jangan memanggil keira di masa depan, kamu panggil saja lawrence"
"Lawrence juga enak di dengar" nyonya semakin menyukainya.
"Ma, ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan padamu, lawrence adalah cucunya martin chu,namanya adalah lawrence chu"
"Apa? Kamu cucunya martin chu, mengapa terakhir kali tidak memperkenalkan diri? nyonya benar-benar terkejut, status martin di dunia politik sangat tinggi dan bahkan keluarga xi harus menghormatinya.
Daniel tersenyum."Aku lupa memberitahumu"
"Kamu ya, sibuk sampai melupakan hal penting, Ini sangat baik di masa depan kita adalah satu keluarga" nyonya benar-benar merasa bahagia.
Candice juga merasa bahagia,ibunya tidak perlu memikirkan urusan pernikahan kakaknya lagi dan cepat atau lambat akan segera menggendong cucu.
"Lawrence,kamu mintalah kakakmu menemani sarapan, setelah sarapan pergilah istirahat, disini sudah ada ibu dan adikku" hati daniel sedikit sakit melihat wajah pucatnya.
Lawrence mengangguk."Baiklah"
"Lawrence,istirahatlah dengan tenang, kami disini akan menjaganya" nyonya tersenyum.
Setelah keluar sarapan bersama kakaknya di kantin rumah sakit, lawrence langsung pergi ke kamar setelah makan sarapan dan vivi masih harus bekerja.
Dengan kemunculan daniel, rumor yang berada di luar negeri dan dalam negeri semuanya menghilang, bahkan pihak luar negeri menyelesaikan dugaan dan kesalahanpahaman.
Setelah daniel melewati masa kritisnya sekarang hanya butuh waktu untuk pemulihan dan nyonya juga menginap di rumah sakit.
Malam hari, vivi yang semalam hanya tidur selama satu jam lebih, tidak dapat menahan rasa kantuknya lagi.Ia masih duduk di koridor.
Clint yang datang untuk mengecek kakaknya melihat wajah pucat vivi dan merasa tidak tega.
"Nona chu, tampaknya kamu harus beristirahat"
"Aku masih belum bisa beristirahat"
"Tenanglah! aku akan meminta izin kakakku, kamu istirahatlah di ruanganku, dua jam kemudian aku akan membangunkanmu"
Kepala vivi benar-benar sudah pusing dan berpikir tubuh yang baik akan menghasilkan uang,lebih baik istirahat sejenak.
"Baiklah, ingatlat untuk membangunkanku dua jam kemudian" vivi berjalan ke ruangannya, di ruangan clint ada kasur dan selimut.
Clint tertegun melihat vivi berjalan ke ruangannya.Ia benar-benar terkesan dengan nona pertama keluarga chu.
Hanya saja auranya terlalu kuat, ditambah dengan kedudukannya yang tinggi dan ada perbedaan usia, benar-benar tidak berani untuk memulainya.
Vivi juga tidak merasa sungkan,ia benar-benar kelelahan,ia berbaring di tempat tidur yang biasa di gunakan clint untuk beristirahat dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Di dalam selimut masih ada kehangatan dan bau tubuh clint,tidak berapa lama vivi benar-benar terlelap.
Clint mendorong pintu dan bergegas menyapa.
"Bibi, kamu ada disini"
"Clint, bagaimana dengan istirahatmu, tidak melelahkanmu, kan?" nyonya memeriksa putra kesayangan kakak pertamanya, untungnya semalam ada dia yang lembur dan menjaganya.
"Tidak apa-apa,badanku sangat sehat, aku dapat menahannya" clint berkata dengan percaya diri.
"Bagaimana dengan lukanya daniel?"
"Baik-baik saja, operasi semalam sukses dan hanya butuh waktu untuk pemulihan"
Nyonya merasa lega."Ayahmu akan datang nanti, jantungnya baik-baik saja kan"
"Tidak ada masalah,belakangan ini dia meminum teh kesehatan,sering membawa anjing jalan-jalan , tidak ada tekanan"
Clint memandang daniel dengan serius."Kak, beberapa hari ini kamu letakkan pekerjaan, pulihkan dulu tubuhmu"
"Ya" daniel mengangguk