
Di ruang vip restoran bernard bertemu dengan para pemegang saham, ini adalah untuk menjaga hubungan baik.
"Bernard, teryata kamu punya waktu luang untuk minum teh bersama kami?" yang berbicara adalah salah satu pemegang saham.
Meskipun bernad telah di hapus untuk mengelola gong's corp,ini tidak berarti para pemegang saham berani menyinggungnya, keadaan keluarga gong sangat rumit, bernett belum pasti memimpin perusahaan di masa depan.
Jadi atas undangan bernard mereka datang.
"Apakah kalian sudah menyelesaikan rapat hari ini?" tanya bernard
"Bernard, rapat hari di tunda jam tiga sore ini, kami juga diberitahu mendadak"
"Mendadak, apakah keponakanku punya hal pengting untuk diurus?"
"Kami tidak tahu hal apapun, hanya di beritahu rapat diundur jam tiga sore"
Bernard menghela nafas."Sepertinya keponakanku masih terlalu muda dan bandel, pertemuan penting bisa ditunda sesuka hati"
Para pemegang saham di depan bernard tidak berani memuji bernett,mereka semua tiap bulan dan tahun mendapatkan keuntungan yang besar, mereka tidak berani mengomentari bernett secara sembarangan.
Melihat para pemegang saham tidak memberi komentar, bernard sedikit kesal,namun disembunyikan."Aku pikir yang diperbuat keponakanku, membuat tuan besar tidak senang, bagaimana dengan kalian?"
"Bernard,apa maksudmu?apakah kamu ingin kami melaporkan pada tuan besar?" salah satu pemegang saham berterus terang.
"Aku hanya ingin mendengar suara dari pemegang saham,suara ini akan menyebar ke telinga ayahku" bernard tersenyum, ia berkata lagi."Walaupun ayahku sudah tua, dia sangat perduli dengan urusan perusahaan, kalau para pemegang saham tidak mendapatkan kepuasan, aku kira ayahku akan memarahi bernett, hal ini tidak menyakiti kalian kan"
Para pemegang saham tersenyum paksa."Tentu saja"
Setelah mengantar para pemegang saham keluar, putra bernard masuk."Ayah, apakah kamu punya rencana?"
"Temani aku, malam ini kita makan bersama di kediaman gong"
Pukul lima sore sosok bernice masuk ke ruangan julie.
"Apakah kamu sudah berfikir?" julie menatap tajam bernice.
"Sebagai asistenmu,apa yang harus aku lakukan,apakah menyangkut masalah pribadi juga?" bernice bertanya
"Ya termasuk"
"Oke, aku bersedia menjadi asistenmu, tapi ada satu hal yang ingin aku katakan padamu, aku dan nickson saling jatuh cinta, tidak ada orang yang menggoda"
Wajah julie berubah suram."Jam kerja jangan membahas urusan pribadi"
Bernice tersenyum, ia berjalan keluar dari ruangan.
Ketika bernice sudah menutup pintu, hati julie penuh kebencian, ia tidak percaya nickson bisa jatuh cinta padanya, ia berfikir pasti merayunya,
Huh! bernice gong, aku tidak akan melepaskanmu.
Bernice kembali ke kantor, dua karyawan magang merasa iri karena bernice sudah diangkat karyawan, mereka mengira bernice mendapat perlakuan baik.
Perlakuan baik atau buruk hanya bernice sendiri yang tahu.
Pada sore hari candice menjemput sikecil, ia sudah tahu bernett akan mengadakan rapat penting, makanya ia tidak menelepon takut mengganggunya.
Gugatan sudah dimenangkan, bagaimana kalau zack menggunakan uang dan kekuasaan untuk meringankan hukuman.
Tunggu hasil putusan! kalau tidak puas candice akan bisa menggugat ulang.
"Mommy, bisakah kita makan kfc?aku sudah lama tidak memakannya?" tanya sikecil.
"Oke, mommy akan membawamu makan kfc"
Candice membawanya ke mall sebelah apartemen,disana ada kfc , mereka di temani dua pengawal saat makan.
Setelah makan candice pulang, ia ingin memasak bubur untuk bernett makan malam.
Kediaman keluarga gong.
Bernard datang bersama steve putranya untuk makan malam bersama tuan besar.
bahwa rapat denga pemilik saham di tunda sore hari jam tiga?"
"Bagaimana bisa diubah menjadi sore hari? bukankah diadakan di pagi hari setiap tanggal 15?" tuan besar bertanya.
"Ya, pada siang hari, aku minum dengan kenalan lama dan mengobrol.Aku mendengar mereka mengatakan, bahwa bernett mengubah jam rapat menjadi sore hari,Ini bukan masalah sepela bagi jajaran direkur,bagaimana bisa mengubah seenaknyan?"
"Cucuku pasti ada sesuatu hal yang penting! aku kenal dengan sifat anak ini"
"Ayah,lihat ini" bernard mengambil foto dan dokumen dari tasnya."Ini teman reporter yang mengirim padaku"
Tuan besar melihat foto, bernett sedang bergandengan tangan dengan candice di depan gedung persidangan.
Bernard tidak akan melewatkan kesempatan ini."Aku sudah mencari tahu, bernett menemani nona cheng pergi ke pengadilan pada pagi hari, ini mengenai kasus gugatan ayah candice,dan bernett menemani dan pergi menonton jalannya sidang.Bernett benar- benar mengubah jam rapat, hanya untuk menemani seorang gadis"
Tuan besar tahu, foto ini pasti dari orang suruhan bernard,tapi dia masih sedikit marah dengan masalah ini.
"Ayah, sepertinya kamu salah perhitungan,kamu mengira bernett bisa bersama dengan nona huo,di hati bernett hanya ada candice cheng, bagaimana kalau ayah mendesak mereka untuk bersama?" bernard tidak mau bernett mendapatkan wanita yang bisa mendukungnya menjadi kuat.
Tuan besar menjadi marah, ia menggebrak meja."Apa yang kamu bicarakan?"
Bernard mengela nafas."Ayah, kamu tahu sifat bernett, dia selalu bersikap seperti itu,dia tidak tertarik dengan laura, lagipula nona cheng ibu dari putranya,kamu sebaiknya membuat keputusan"
"Nyoya masa depan keluarga gong, tidak mungkin dari gadis biasa,sekarang bernett hanya tertarik kecantikannya, di masa depan siapa yang mengurus urusan keluarga gong, apakah gadis biasa bisa menanggungnya?"
Bernard sudah tahu sifat ayahnya keras kepala dan berpikiran kuno.
"Apakah nona huo baik?"
"Laura lebih baik dibanding dengan candice"
"Ayah,kamu harus memikirkan masalah ini dengan serius" bernard ingin ayahnya membenci bernett dan mencabut hak kekuasaan bernett.
Tuan besar sangat marah, ia tidak akan setuju bernett menikah dengan wanita biasa.
Bernard merasa bahagia, bernett pasti teguh dengan pendiriannya, mereka berdua bisa saling berdebat.
Tuan besar menghela nafas."Sepertinya aku harus bertemu dengan candice lain hari"
Pukul sembilan bernett sudah sampai di apartemen dengan kelelahan,candice sudah menidurkan si kecil, ia menunggu di ruang tamu, begitu melihat bernett bergegas menghampiri."Bagaimana? lukamu baik- baik saja kan"
Bernett tersenyum merasa senang wanita perhatian padanya."Sudah tidak apa- apa"
Bernett memeluk tubuh candice.
"Kamu jangan memikirkan hal ini, jahitanmu masih belum sembuh" candice memberi peringatan dengan malu- malu.
"Besok, aku akan melepas jahitan,besok malam ...kamu tidak akan bisa melarikan diri" bernett tersenyum licik.
"Kamu yakin bisa melepas jahitan besok?" candice khawatir lukanya belum sembuh.
"Kalau begitu, besok malam kamu yang bekerja keras" bernett tertawa kecil.
Candice cukup malu mengalihkan topik.
"Aku sudah membuatkan sup dan bubur, apakah kamu sudah makan?"
"Panaskan untukku, aku akan memakannya"
Candice segera ke dapur memanaskan, ia menemani bernett makan malam, hatinya merasa hangat melihat sang pria makan dengan lahap.
"Besok aku akan pergi ke perusahaan"
"Baiklah, kamu pergi saja" bernett menghormati keputusannya, lagian dirinya juga sudah sembuh.
"Jarak kedua perusahaan sangatt dekat! jika kamu ada masalah segera meneleponku dan aku segera datang"
"Baiklah" Di depan wanita seperti candice, bernett sengaja menunjukkan sedikit kelemahan agar di perhatikan olehnya.
Malam hari bernett dan candice tidur terpisah, bernett merasa kelalahan tidak punya tenaga lagi untuk menggoda candice.