
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Bernett duduk di kantor polisi dan melihat vidio ledakan di dalam mall.Ia sangat membenci orang yang sengaja membuat ledakan sehingga wanita yang dicintainya menghilang.
Pencarian kehilangan candice sudah berlangsung hingga seminggu dan bernett membuat keputusan siapa orang yang bisa menemukan candice akan diberi imbalan uang sebesar 1 milyar rupiah.
Ia sengaja tidak memberikan uang terlalu banyak, karena takut orang-orang akan berburu candice dan menyebabkan sang wanita dalam bahaya.
Bernett hanya menyebarkan fotonya saja agar orang-orang lebih mudah menemukannya.
Candice sendiri sudah seminggu berada di pulau yilan,ia hanya menyendiri di dalam kamar dan melamun.Harry dan dirinya tidur di kamar yang berbeda.Mereka berdua tidak melakukan perbuatan yang macam-macam.
Ia menggambar pemandangan luar di depan teras kamarnya.Candice merasa terkejut dirinya dapat menggambar dengan lancar, apakah dirinya dulu menyukai hal melukis.
Ia menggambar dengan konsentrasi dan tidak menyadari kedatangan harry yang sudah berada di belakangnya.Dan harry merasa terjejut dengan hasil gambarnya yang mengagumkan dan indah.
"Bagus sekali" harry memberikan pujian.
Candice menoleh ke arah belakang."Maaf, aku sudah menyentuh barang-barangmu"
"Kakek menyuruhku untuk mempersiapkan pernikahan seminggu ini, apa yang kamu inginkan, aku akan mengabulkan"
"Cepat sekali" candice merasa masih belum siap.
Harry menghela nafas."Kesehatan kakek tidak terlalu baik,setelah minggu ini kakek akan meninggalkan pulau ini untuk operasi dan mungkin akan meninggalkan pulau dalam waktu yang lama"
"Ada apa dengan kakek?"
"Dia sakit paru-paru stadium akhir"
"Apa?"
"Aku sudah menghubungi pihak gereja untuk mempersiapkan pesta pernikahan yang mewah, aku akan berusaha mempersiapkan yang terbaik masalah ini"
"Aku tidak memiliki permohonan khusus"
"Veren, aku akan menjadikan wanita paling bahagia di dunia ini"
Tidak tahu candice merasa sedih, Jelas-jelas harry menyatakan cinta yang tulus padanya,
"Aku akan melanjutkan gambarku dulu" candice tersenyum
"Baiklah" harry meninggalkan kamar dengan perasaan yang bahagia.
Bernett melawati malam penuh penderitaan, setelah menidurkan bryan, ia masuk ke kamar anak perempuannya yang sedang menangis dan menggendongnya.
Setalah anak perempuan tertidur, bernett melihat wajahnya yang hampir mirip dengan ibunya dan berjanji akan segera menemukan keberadaan ibunya.
Sudah berselang tiga hari setelah pengumuman candice oleh pihak kepolisian.
Di sebuah kamp tentara,seorang prajurit baru saja kembali dari tugas, pipi kirinya ada bekas luka yang mengerikan,namun ia adalah prajurit yang unggul.
Ketika sang prajurit makan bersama, televisi menyiarkan berita orang hilang.
Wajah candice terlihat jelas di televisi, sang prajurit membesarkan matanya,lalu berkata pada teman yang disebelahnya."Aku pernah bertemu dengan wanita itu"
"Apa? tidak mungkin?"
"Saat kejadian pasca ledakan, aku menemukannya pingsan,aku berusaha membawanya ke rumah sakit, namun saat di tengah jalan dia terbangun dan turun dari mobil"
"Berita ini sudah disiarkan beberapa hari di televisi, mungkin pihak keluarganya sangat cemas,jika ada waktu kosong lebih baik kamu pergi ke kantor polisi"
"Setelah selesai makan siang, aku akan pergi ke kantor polisi"
Pukul satu siang
"Tuan gong, ada seorang pria yang pernah bertemu dengan wanita yang kamu cari, apa kamu akan datang kemari?"
"Baik, aku akan segera kesana, suruhlah orangnya menunggu sebentar"
Bernett menyerahkan putrinya kepada ibunya.
"Bu, aku ingin keluar sebentar"
"Baiklah, hati-hati saat mengemudi"
Setengah jam kemudian bernett sudah berada di kantor polisi,dan melihat seorang pria mengenakan pakain tentara sedang diruang tunggu.Petugas polisi menyambutna."Tentara itu mengatakan setelah ledakan melihat istrimu"
Bernett duduk di depannya."Halo,apakah kamu pernah bertemu dengan wanitaku?kejadian apa yang terjadi saat itu?"
"Apakah kamu adalah suami dari wanita itu?" tentara langsung bisa menebak identitas bernett."Bukankah kamu adalah bernett gong! aku sudah melihatmu di majalah bisnis"
"Iya, aku adalah suaminya"
"Saat itu istri anda pingsan di pojokan,karena aku takut terjadi ledakan lagi,maka aku membawanya keluar dan berencana membawanya ke rumah sakit,lalu saat di tengah jalan istrimu sadar dan mungkin takut melihat wajahku,aku menurunkannya di pinggil jalan"
"Dia turun dimana?"
"Sepuluh kilometer dari lokasi peladakan"
"Apakah saat itu terlihat ada yang tidak beres dengannya?"
"Kepalanya terluka,mungkin terbentur di dinding lalu pingsan,untuk saat itu dia terlihat linglung"
"Lalu dia pergi kemana?"
"Karena aku takut dia pingsan lagi, aku mengikutinya di belakangnya,setelah itu dia masuk ke dalam kecil, aku kira itu adalah rumahnya dan aku pergi meninggalkannya"
"Apakah kamu bisa menunjukkan tempat dimana kamu menurunkannya dari mobil?" bernett merasa semangat, sekarang ada cahaya terang tentang keberadaan candice.
"Oke, aku akan menunjukkannya"
Tentara itu duduk di dalam mobil polisi dan mobil bernett mengikuti dari belakang.Setelah sampai tempatnya tentara menunjuk dengan jarinya."Disini adalah tempat aku menurunkannya"
Bernett langsung memerintah polisi untuk mengecek kamera cctv di daerah ini."Segera periksa cctv,dimulai saat di menghilang, aku ingin melihat sebenarnya apa yang terjadi?"
"Baik,tuan gong"
Mereka langsung memutar kamera cctv sepuluh hari yang lalu dan melihat candice sedang turun dari mobil sang prajurit.
Bernett melebarkan matanya dan menghela nafas, ini adalah pertama kali melihatnya setelah pasca ledakan.
Di dalam rekaman candice terlihat seperti orang yang linglung,dia melihat ke kanan dan kiri seperti orang yang bingung.
Bernett menduga candice sudah hilang ingatan, di dalam rekaman candice berjalan ke arah perempatan dan tertutup oleh mini bus mewah, lalu keberadaan candice sudah tidak terlihat lagi.
"Cepat cari pemilik mini bus itu?" bernett memerintah dengan tegas.
Pihak kepolisian langsung memeriksa gerombolan mini bus tersebut dan mobil itu adalah mini bus yang disewakan.
"Kami akan segera mencari tahu siapa orang yang menyewa mobil tersebut dan mungkin kehilangan istri anda berhubungan dengan orang menyewa mobil tersebut"
Bernett menjadi gelisah, sepertinya candice diculik dan ini sudah berjalan sepuluh hari.Apa yang terjadi dengannya?
Tentara itu sudah kembali ke kamp tentara dan diberi hadiah uang dua milyar oleh bernett.
Bernett datang bersama dengan polisi ke tempat perusahaan penyewaan mobil,karena tekanan dari bernett dan pihak polisi, akhirnya mereka memberikan informasi siapa orang yang menyewanya.
Seorang pria 50 tahun yang menyewa mobil dan membawa paspos dari luar negeri.
"Segera periksa identitas orang-orang itu" bernett tahu orang menyewa mobil hanyalah bawahannya saja.
Bernett sudah mengira, orang yang menculik candice adalah orang yang berada di dalam mini bus.