
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Saat ini lawrence merasa wajah kakaknya benar-benar cantik, karena masih bekerja vivi mengenakan pakain jas abu-abu dan pakain profesional.
Kedua gadis turun ke bawah,luis dan istrinya menunggu mereka untuk makan sarapan bersama, saat ini, anggota keluarga chu yang lain masih beristirahat,kedua saudara perempuanmu pergi setelah makan sarapan bersama.
Ketika sampai di depan pintu vivi berkata pada orangtuanya."Ayah, ibu, kalian mungkin akan segera memiliki menantu laki-laki"
"Vivi, apakah kamu sudah mempunyai pacar?"
"Bukan aku bu, tapi, lawrence, dia mungkin akan segera menjadi ibu negara negara kita"
"Ah!! apakah itu tuan presiden?"
Lawrence dengan malu-malu menyenggol tubuh kakaknya."Kakak, jangan katakan ini dulu, ini masih terlalu dini"
Vivi tidak lagi menggoda adiknya,lalu menunjuk mantel di sofa."Bu, minta tolong orang untuk mencucinya"
"Itu, pakaian anak laki-laki,kan?"
"Ya, itu milik temanku"
Menyaksikan mereka berdua pergi,luis dan yohanna akhirnya mengerti mengapa putri kedua mereka harus pergi, ternyata dia jatuh cinta pada tuan presiden.
"Akankan identitas lawrence.." yohanna terlihat khawatir.
"Tenang saja! aku akan segera memberikan identitas lengkap untuk putri kita, membuat orang tahu, bahwa dia adalah anak yang didik diluar dan layak untuk tuan presiden"
"Ya benar"
Setelah mobil tiba di rumah sakit. Pemeriksaan tubuh daniel sudah selesai dan semuanya baik-baik saja, ketika lawrence datang melihat clint yang kelelahan bersandar di koridor, vivi Berkata pada clint."Tuan zhan, aku menaruh pakaianmu di rumah untuk di cuci terlebih dahulu ,aku akan mengembalikan nanti"
Clint tersenyum."Oke, aku tidak terburu-buru"
"Aku lihat kamu kelelahan,kamu pergilah istirahat dulu" kata vivi prihatin.
"Aku baik-baik saja, aku masih bisa bertahan" clint berusaha berdiri tegak.
Di bangsal daniel merasa lebih baik, thomas dan vivi masuk untuk melapor tentang keadaan negara saat ini.Masalah yang sangat penting harus segera di hadapi. Itu adalah tentang ledakan yang dialami oleh tuan presiden yang menyebar ke pihak internasional.
Orang-orang meminta daniel tampil untuk mengklarifikasi, sekarang anggota parlemen nasional khawatir tentang masalah ini, jika daniel tidak tampil untuk mengklarifikasi, akan sulit menghadapi pihak internasional dan orang-orang dalam negeri akan panik.
"Panggil clint" daniel berkata pada thomas.
"Tuan xi, apa yang ingin kamu lakukan?" thomas merasa heran.
"Cepat pergi" daniel memberi perintah tegas, lawrence memegang tangannya.
"Aku akan memanggilnya" vivi segera berkata.
Vivi keluar ruangan dan bertanya pada perawat dimana clint, clint baru saja berbaring dan mendengar seorang memanggilnya, namun clint tetap melanjutkan tidurnya.
Vivi berdiri di samping ranjangnya dan kasihan melihat wajah lelahnya, namun harus membangunkannya.
"Tuan zhan, bangun" vivi menggoyang tubuhnya.
"Tuan zhan, bangun"
"Ya" clint membuka matanya dan langsung melihat wajah cantiknya.
Clint duduk dengan kondisi lemas."Apa yang terjadi asisten chu?"
"Tuan presiden memanggilmu untuk kesana"
"Oke" karena begadang dan kelelahan, clint yang terbangun tergesa-gesa tubuhnya seperti ingin jatuh dan memeluk perempuan di depannya secara naluri.
Vivi merasa cemas dan memeluk pinggangnya.
"Tuan zhan, apakah kamu baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja! terimakasih"
Vivi melihat wajah merahnya sampai ingin tertawa,namun harus menahannya, ia harus mengatakan bahwa tampang tuan zhan sangatlah imut dan manis.
Di mata vivi, clint adalah adik laki-lakinya dan tidak berlebihan menggambarkan wajahnya dengan kata imut.
Clint tidak berani menatapnya dan bergegas keluar, apa yang akan dilakukan sepupunya?
Di bangsal thomas masih melaporkan beberapa hal mendesak.Namun hal yang paling mendesak adalah kemunculan tuan presiden. Selama dia muncul, thomas bisa menyelesaikan masalah lainnya.
"Clint, aku ingin kembali ke istana kepresidenan dan membuat pernyataan sendiri"
Clint terkejut."Tidak, kamu tidak bisa melakukan apapun selain berbaring,hatimu tidak bisa mengalami tekanan sama sekali, kalau tidak situasinya akan berbahaya"
"Aku bertanggung jawab sendiri tentang apapun, kamu bisa memberikan izin dan menemaniku"
"Jangan seenaknya sendiri dan jangan berpikir aku adalah saudaramu dan mudah memberikan izin"
Semua orang tidak berani ikut campur pembicaraan dua saudara.lawrence mengepalkan tinjunya,ia mengerti daniel sangat mementingkan urusan negara.
Clint merenung sejenak dan melihat tekad kuat saudaranya."kamu perlu berapa menit"
"Sepuluh menit"
"Kamu yakin bisa mengatasinya?"
"Tentu saja, aku sangat percaya diri dengan kondisi fisikku"
"Oke, kamu hanya mempunyai waktu sepuluh menit, aku akan mengaturnya"
Clint keluar dan daniel berkata pada thomas.
"Kamu segera menyuruh orang untuk menyiapkan baju kerjaku dan panggil seseorang untuk mengambil vidio"
Thomas juga tidak bisa menolaknya."Aku akan mengaturnya"
"Asisten chu, kamu bantu aku melihat clint, jika dia terlalu kelelahan kamu bisa menjaganya" daniel memberi perintah pada vivi.
"Oke, aku akan menjaganya dengan baik" vivi segera keluar ruangan.
Lawrence memegang tangan daniel erat-erat.
"Kamu benar-benar harus mengambil resiko ini? aku khawatir denganmu"
Daniel mencium tangannya."Jangan khawatir, aku tidak akan terjadi apa-apa, clint dan timnya akan selalu berada disisiku, aku akan aman, clint mendapatkan beberapa penghargaan internasional di berbagai acara"
Tapi lawrence masih tetap merasa khawatir.
Daniel menatap baju cerahnya dan tersenyum ."Kamu mengenakan gaun yang indah hari ini dan kamu harus menggunakan warna cerah di masa depan"
"Ini adalah pakaian kakakku" lawrence tertawa.
"Ya, setelah aku sembuh,aku akan membuat ruang ganti yang besar untukmu dan semua pakainmu akan dirancang oleh desainer kerajaan"
"Ya, mari kita bicarakan setelah kamu sembuh, aku baik-baik saja dengan keluarga chu sekarang"
Setengah jam kemudian rombongan mobil menuju ke istana presiden, lawrence duduk di mobil dengan kakaknya, sekarang daniel di temani clint dan timnya, mereka semua mengkhawatirkan kondisi tuan presiden.
Di istana presiden thomas sudah mengosongkan semua orang,pengawal mendorong daniel sampai ke ruang ganti pakaian, lawrence dan thomas membantunya memakai pakaian dan peralatan untuk merekam sudah disiapkan.
Asisten sehari-hari daniel membantunya merias diri dan mengatur gaya rambutnya.
Clint di sampingnya terus memperhatikan, takut daniel duduk terlalu lama dan menekan lukanya.
Daniel berjalan dengan bantuan thomas dan duduk untuk merekam."Siap" kata thomas untuk memulai merekam. Daniel menghadap kamera, daniel menjelaskan sedang menangani tugas negara yang penting dan menjawab semua rumor yang beredar.Setelah sepuluh menit, daniel telah menunjukkan kemampuannya dan semangat kerjanya yang terbaik untuk negara.
Setelah selesai merekam daniel memegang dadanya dan menyuruhnya untuk berbaring. Clint dan tim memeriksa lukanya.
"Tuan zhan, presiden baik-baik saja, kan?" vivi bertanya
"Baik, sekarang kita kembali ke rumah sakit, waktu selanjutnya, jangan biarkan dia menangani masalah apapun, dia perlu waktu untuk pemulihan"
"Baik, selanjutnya akan lebih gampang dan di tangani oleh karyawan lain" kata thomas. Karena kemunculan daniel akan membuat Semua orang merasa tenang.