Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Kejutan dari bernice


Haloo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


Candice juga rela melepas putranya dan ingin sang putra lebih mandiri serta belajar dan membuat banyak pengalaman.


Sang putra juga merasa bahagia ibunya melakukan liburan bersama sang daddy, mommy selama ini jarang liburan dan sibuk bekerja.


Di area pemakaman


Hari ini batu nisan ditambahkan di makam,tidak mayat dalam kuburan, hanya pakaian yang dulu dikenakan oleh keira.


Sudah setengah bulan berlalu belum ada perkembangan pencarian mayatnya dan daniel mengendurkan pencarian.


Di dekat batu nisan daniel mengenakan pakain hitam terlihat kesedihan di wajahnya dan beberapa pengawal serta asisten menunggu di belakangnya dengan keheningan.


Setelah beberapa saat asistennya mendekatinya."Tuan xi, satu jam lagi akan ada rapat penting dan harus segera melakukan perjalanan"


Daniel menghel nafas,lalu berbalik menuju mobil dengan di jaga ketat oleh pengawal.


Duduk di dalam mobil daniel berusaha menghapus kenangan bersama dengannya dan tidak akan memikirkan dalam hidupnya lagi.


Tapi ia menempatkan di hati yang paling dalam dan tidak akan bisa melupakannya.


Candice dan bernett akan segera kembali setelah liburan sebulan penuh dan bryan akan kembali untuk memulai tahun ajaran baru di sekolahnya.


Hari berikutnya candice pergi ke rumah ibunya untuk sarapan pagi, nyonya Xi menatap perutnya yang membesar tersenyum,sebentar lagi akan lahir cucu perempuannya.


"Bu, hari ini cuacanya sangat bagus,bagaimana jika kita jalan-jalan dan membeli beberapa pakaian?"


"Oke, aku memang sudah agak lama tidak keluar"


"Ya, dokter menyarankan untuk banyak bergerak, aku ingin melahirkan secara normal"


"Baiklah, ibu akan menemanimu jalan-jalan" nyonya xi terlihat bahagia.


Setelah mereka berdua sarapan pergi dengan di temani beberapa pengawal.Mereka pergi ke toko pakaian yang di datangi terakhir kali.


"Selamat datang" candice merasa terkejut, ternyata pelayan yang menyapanya adalah anggie lu.


Candice memikirkan pukulan yang di terima keluarga lu, andreas di eksekusi sebulan yang lalu dan lu corp di akuisisi oleh bernett dan keluarga lu tidak ada pemasukan lagi sehingga kehidupan ibu dan anak sangat memprihatinkan.


Candice tahu dia sangat malu dan sengaja tidak melihatnya dan berjalan masuk.


Ia menemani ibunya memilih gaun, karena tubuhnya yang langsing tidak terlihat jelek menggunakan gaun.


Candice juga memesan beberapa pakain hamil, sebentar perutnya akan semakin besar.


"Bu, Ayo kita jalan-jalan ke taman"


"Oke, ayo pergi sekarang"


Sore hari bernett menjemputnya di rumah keluarga Xi, wajahnya sangat kelelahan. Begitu masuk mobil candice tertidur di pelukan bernett.


Tiba di pintu apartemen bernett menggendongnya dan berjalan ke masuk ke apartemen.


Namun candice terbangun saat berjalan beberapa langkah."Turunkan aku sekarang, aku terlalu berat sekarang, aku bisa jalan sendiri"


"Tidak apa-apa,aku masih sanggup menggendongmu" bernett tertawa kecil,wanitanya hanya perutnya yang membesar dan bentuk tubuhnya masih bagus.


"Tidurlah yang nyenyak"


Bernett masuk ke ruang kerjanya untuk menyiapkan pekerjaan besok, besok dirinya harua mengantar ke rumah sakit untuk pemeriksaan kehamilan.


Candice sekarang sudah hamil enam bulan.


Bernett bekerja sampai jam 11 malam, setelah mandi, berbaring di sebelahnya ikut tidur.


Pagi hari


Setelah sarapan bernett membawa candice ke rumah sakit kerajaan,candice berbaring di ranjang pasien, dokter mendengarkan detak jantung dan melakukan USG.


Melihat keadaan bayi yang normal bernett dan candice tersenyum senang.


"Pertumbuhan janin normal, jika ingin melahirkan normal,selanjutnya harus mengurangi jumlah nutrisi,jika bayi terlalu besar akan sulit melahirkan secara normal" saran dokter


Candice mengangguk,sekarang dirinya sudah siap untuk melahirkan.


Setelah beberapa hari,dedrick dan hannah membawa bryan kembali ke dalam negeri, bernett dan candice pergi menjemput mereka.


Candice dan bernett sedikit terkejut melihat penampilan anaknya, meskipun kulit tubuhnya sedikit lebih gelap, namun terlihat lebih kuat tubuhnya.


"Ayah, mommy" bryan berlari ke arah ayahnya untuk menggendongnya.Sekarang mommy tidak bisa menggendongnya.


Candice tersenyum melihat anak di pelukan bernett."Apakah kamu bermain senang disana?"


"Iya, sangat senang, lain kali aku ingin pergi lagi kesana"


Hannah tertawa."Bryan, kamu bisa kesana setiap liburan panjang"


"Ayah, ibu, maaf telah merepotkan kalian" candice menyapa.


"Tidak apa-apa,kami merasa senang menjaganya" hannah melihat ke arah perutnya.


"Apa yang dikatakan dokter?"


"Dokter berkata,anak ini sangat sehat" bernett melaporkan


"Baik, kamu masih harus bersusah selama dua bulan kedepan"


"Aku tidak merasa kesusahan" candice tersenyum.


Rombongan makan siang diluar, ***** makan bryan cukup baik,setelah kedua orang tua bernett kembali, candice kembali ke istana gong yang lebih sunyi dan udaranya lebih segar, itu baik untuk membesarkan anaknya.


Bryan sudah di daftarkan sekolah Sd, meskipun umurnya belum cukup, namun mereka percaya dengan kecerdasan sang anak dan tidak akan ketinggalan dalam proses pembelajaran.


Ini juga untuk mempersiapkan lompat kelas nanti,bernett sendiri meraih gelas master di bidang ekonomi saat berumur 22 tahun. Dan bernett percaya putranya akan lebih cepat selesai studinya daripada dirinya.


Lagipula tinggi badannya tidak kalah dengan anak-anak diatas umurnya dan terlihat tidak ada perbedaan.


Bernice dan nickson mengakhiri liburan berkeliling dunia lebih awal,karena bernice telah mengandung bayi dan bernice sangat ceroboh baru mengetahui dirinya hamil saat usia janin lebih dari sebulan.


Kali ini keluarga ini sangat bahagia, sebentar lagi akan lahir dua anak.Bernice dan nickson sedang dalam perjalanan pulang ke dalam negeri. Candice bahagia mempunyai teman yang sedang hamil.


Pagi hari bernice dan nickson berjalan di aula istana gong.Hannah langsung berjalan untuk memeluk putrinya."Mengapa tidak memberitahu lebih awal?"


"Bu, aku juga baru mengetahui seminggu yang lalu" bernice sedikit gugup dan gelisah.


Sementara nickson mengobrol dengan bernett, bernice bercerita pada candice sambil berjalan ke kebun,bernice bercerita perjalanan berkeliling dunia.


Candice merasa iri padanya dan ingin merasakan sendiri setelah melahirkan.