Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Menangkap yuni


Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Linda dan candice kembali ke kantor..


Yuni melihat kedatangan mereka berdua sedikit kaget, lalu berjalan menyambut."Kak linda, candice, kalian habis darimana?"


Linda sambil memegang map."Aku dan candice pergi mengumpulkan bukti,kami berdua sudah mendapatkan bukti yang kuat untuk melaporkan kelly"


Linda berbicara yakin,seakan-akan di tangannya beneran ada bukti yang kuat.


Expresi wajah yuni sedikit berubah,lalu ia bertanya dengan penasaran."Bukti apa?"


"Masih rahasia untuk sementara ini, kalian berdua ikutlah ke ruanganku,aku ingin membahas agenda baru"


Linda sengaja mengajak yuni dan candice ke ruangannya dan menaruh map di laci paling kiri atas.


Candice mengamati yuni,dari sudut matanya terus melihat pergerakan dari linda.


"Candice, bukti apa yang telah linda dapatkan? apakah berguna?" yuni menatap candice serius.


"Linda mengatakan untuk merahasiakan dulu! aku juga harus merahasiakan dulu!tapi memang, kami sudah memiliki bukti yang kuat untuk menuntut kelly yang telah mencuri desain karyaku"


Hati yuni langsung menjadi resah,kenapa baru lewat beberapa waktu, linda dan candice sangat percaya diri?


"Apalagi,asalkan jika kita memiliki bukti ini, kita bisa membuat kelly kehilangan uang dalam jumlah yang besar" linda menambah bumbu untuk menyakinkan mempunyai bukti.


Hati yuni merasa tidak tenang dan gelisah, tadi melihat linda memasukkan map ke laci atas sebelah kiri, lalu menaruh kunci di kotak alat tulisnya dan tidak merasa berhati-hati dengannya.


Yuni merasa sangat lega, karena linda dan candice masih belum merasa curiga padanya.


Tapi, bukti apa yang telah mereka dapatkan? yuni sangatlah penasaran,ia ingin melihatnya sekali. tidak, ia harus melihat secara diam-diam dan ia ingin laura mempersiapkan diri lebih awal,sidang kali ini tidak boleh membiarkan candice menang.


"Candice, yuni, sudah waktunya pulang! mari kita makan bersama-sama aku yang traktir" linda berkata.


"Baiklah, aku mengetahui sebuah restoran yang enak,tapi tempatnya agak jauh dari sini" candice menyetujuinya.


"Tidak apa-apa lebih jauh sedikit, lagipula kita bisa sedikit jalan-jalan setelah pulang kerja"


Yuni langsung menolaknya."Aku tidak ikut pergi,masih ada dua proyek dari kostumer yang belum aku selesaikan, aku harus lembur hari ini"


"Kalau memang begitu, kita pergi lain waktu saja! Tapi,aku dan candice ingin pergi"


"Kalian berdua pergi saja, tidak usah khawatirkan aku, setelah aku menangani beberapa desain ini, aku akan mentraktir kalian berdua makan" Yuni sangat tidak sabar untuk mengusir kedua orang ini dari kantor, semakin jauh tempatnya semakin baik.


Linda dan candice sebelum pulang kerja sengaja pamitan kepada yuni.


Yuni melihat mereka berdua pergi, hatinya merasa tegang.


Ia terus memikirkan bukti itu! ia hanya perlu mencari alasan untuk pergi ke ruangan linda, jadi bisa melihat dokumen secara diam-diam.


Di depan perusahaan candice dan linda saling menatap tersenyum, sebentar lagi ikan besar akan terpancing.


Para karyawan Canbry mulai meninggalkan perusahaan satu-persatu,asisten yuni Melihatnya masih menggambar,lalu bertanya.


"Tidak perlu di temani, aku sebentar lagi juga pulang, kamu boleh pulang duluan" yuni tidak ingin di temani olehnya.


Asisten merasa senang."Baiklah, aku pulang duluan, sampai jumpa."


Di dalam kantor,akhirnya menjadi sangat hening dan tersisa yuni seorang.Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, dan menunggu kantor benar-benar tidak ada orang.


Pukul tujuh akhirnya yuni memberanikan diri, di tangannya memegang hasil gambar desain berjalan ruangan linda,Ia mendorong pintu ruangan ternyata tidak di kunci.


Tuhan sungguh membantunya,mungkin linda pergi terburu-buru dan lupa mengunci ruangannya.


Ia dengan perlahan mendekati meja ruangan linda,lalu mengangkat kotak tulisnya dan menggoyangkan,memang di dalamnya ada kunci.Ia merasa girang mengambil kunci dan membuka laci berisi map bukti,ia sudah merasa tidak sabar untuk melihatnya.


Ia mengelurkan map dan mengeluarkan kertas di dalam map, tapi di dalam hanya ada dua kertas kvs putih tanpa tulisan, dimana bukti itu?


Yuni buru-buru membereskan map dan mengembalikan di tempat semula dan keluar dari ruangan linda.


Ia bergegas mengambil tas di ruangannya, saat keluar dari ruangan melihat candice dan linda berjalan mendekat ,di belakangnya melihat bernett membawa dua pengawal berwajah garang,pandangan mereka tertuju padanya, seperti sedang menangkap pencuri.


"Kalian... kak linda, candice, kenapa kalian berdua tiba-tiba kembali? apakah sudah selesai makan?" yuni langsung terlihat santai, padahal jantungnya sudah mau loncat keluar.


"Kak linda,aku barusan menaruh gambar desain di ruanganmu, aku pamit dulu"


Linda terlihat marah."Berhenti,kenapa kamu tadi pergi ke ruanganku, tolong jelaskan dulu?"


"Aku menyerahkan gambar desain" yuni tersenyum.


"Selain mengantar gambar desain,apakah kamu menyentuh laciku?"


Wajah yuni menjadi pucat, ia sudah menebak dokumen itu palsu dan sengaja di Perlihatkan padanya.


Candice menatapnya dengan dingin."Yuni jian, aku menganggap kamu adalah rekan kerja dan memperlakukan dirimu dengan baik, namun kamu malah ingin mencelakaiku"


"Candice, linda, dengarkan penjelasanku,aku tidak melakukan apapun,karena aku telah mendengar tentang bukti yang kalian bahas hari ini, makanya aku merasa penasaran,aku tidak memiliki niat lainnya" yuni berusaha membersihkan namanya.


Linda menatapnya sangat kesal."Kamu masih berani untuk mengelak?"


"Aku tidak melakukan kesalahan apapun, kenapa aku harus mengakuinya? lagipula, kenapa kalian begitu mencurigaiku,hanya karena aku membuka laci?" yuni merasa kesal dan ketakutan.


"Yuni, jangan memaksaku untuk memeriksa ponsel dan komputermu, apa yang telah kamu lakukan,kamu sendirilah yang paling mengerti" linda memberi peringatan.


Yuni langsung memegang erat tasnya."Apa yang ingin kalian lakukan?aku memiliki hak patenku sendiri"


Saat ini dua polisi muncul dari belakang bernett, wajah yuni langsung pucat karena kaget."Atas dasar apa kalian ingin menangkapku?"


"Kelihatannya,kamu tidak ingin jujur di hadapan kami, jujurlah pada pihak polisi" candice berkata dengan tenang.


"Tidak, kak linda, jangan membiarkan mereka menangkapku,aku tidak mencelakai candice cheng" yuni memohon pada linda.


"Aku tidak bisa membantumu,kamu sedang melakukan tindakan kriminal,kami memutuskan untuk menggugat kelly yang telah melakukan plagiatrisme,kamu boleh muncul sebagai saksi, kamu sebaiknya mengatakan dengan jujur,jika terus berbohong,hukumanmu di penjara akan semakin lama"


Raut wajah yuni langsung memucat, harus mendekam di penjara? sebuah bantuan untuk menyenangkan laura,bisa membuatnya masuk bui.


"Nona jian, kamu melanggar kriminal tentang hak paten, mohon ikut dengan kami"


Yuni mengikuti polisi dengan wajah pucat dan badan gemetaran.