Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Hari pernikahan akan segera tiba


Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Daniel hanya tertidur dua jam,kemudian ia dengan perlahan turun dari ranjang, ia tidak boleh tertidur terlalu lama, masih ada banyak pekerjaan yang menunggunya. Sedangkan keira masih tertidur pulas.


Daniel menyuruh dua pembantu untuk menunggu di dekat pintu, jika sang gadis sudah terbangun harus memberitahunya.


Ia kembali ke kamarnya dan berganti pakaian formal, lalu turun ke bawah melihat thomas sedang tertidur."Thomas, bangunlah"


Thomas merasa bersalah."Maaf tuan, aku tertidur"


"Tidak apa-apa,aku akan bekerja disini hari ini, antarkan dokumen kemari"


"Baik"


Daniel pergi ke ruang kerjanya.


Hingga petang hari keira baru terbangun, ia membuka matanya dan masih mencium aroma pria yang tadi tidur di sebelahnya.Ia tersenyum tanpa suara.


Pembantu membuka pintu sekali-kali melihat keira apakah sudah terbangun, melihatnya sudah terbangun pembantu mendekat dengan rasa hormat."Nona, anda sudah bangun"


"Dimana tuan presiden?"


"Tuan presiden sedang bekerja di lantai bawah, aku akan kesana untuk mengabarkannya"


"Tidak perlu, kalian cukup buatkan aku sedikit makanan, jangan pergi mengganggunya" keira sangat pengertian.Pembantu menuruti perkataannya dan menanyakan ingin makan apa,setelah itu mereka pergi ke dapur untuk memasak.


Tidak lama kemudian terdengar suara langkah kaki, keira mengira itu adalah pembantu yang membawakan makanan, namun yang membuka pintu malah daniel.


Keira sedikit kaget."Kenapa kamu? bukankah kamu sedang bekerja?"


"Pekerjaan sudah selesai, tanganmu sedang terluka, aku akan menyuapimu"


Hati keira menjadi manis sang pria begitu perhatian.


Daniel meniup dulu mie ayam yang panas, baru memberikan ke mulut keira. Keira juga makan tanpa segan-segan. Semangkuk mie telah dihabiskan olehnya.


"Apakah aku boleh berjalan-jalan diluar sebentar?" keira merasa bosan berbaring terus di tempat tidur.


"Kamu masih bisa berjalan?"


"Apakah kamu memiliki kursi roda?"


"Ada, aku sudah menyuruh orang membawa kesini tadi sore"


Keira merasa terharu,pria ini telah mengatur semuanya untuknya.


"Baik" daniel menyuruh pembantu membawa kursi roda ke kamarnya.


Daniel membawa keira ke lift dan turun ke lantai satu, keira baru pertama kali berjalan-jalan di istana presiden dan merasa kagum.


Daniel mendorongnya perlahan dan membiarkannnya menikmati pemandangan dengan teliti.


"Suka dengan tempat ini?" daniel bertanya, namun keira tidak menjawab.


"Kalau kamu suka tempat ini, mulai sekarang bisa tinggal disini"


Keira sadar dari melamun."Aku memang menyukai tempat ini, tapi, aku tidak boleh tinggal disini terlalu lama"


Daniel menghela nafasnya."Baik, tunggu hinga lukamu sudah sembuh,aku akan mengatur sebuah tempat tinggal untukmu"


Daniel mengerti dengan ketakutan keira tentang identitasnya,jika terlalu disini,pasti tidak akan membuatnya merasa nyaman.


"Baiklah"


Daniel mendorongnya satu putaran dan saat kembali adalah waktu makan malam daniel, keira menemaninya makan, namun sebagian besar waktunya untuk mengamati daniel makan. Apapun yang dilakukan sang pria, semuanya begitu elegan dan memikat, bahkan penampilannya saat akan membuat keira terpikat.


Daniel terkadang akan menyuapi keira sayuran.


"Daniel, istrimu baru saja meninggal, namun aku malah tinggal disini bersamamu"


"Kamu tenang saja, yuna tidak akan menyalahkanmu" daniel menenangkannya.


Sudah sangat lama keluarga menantikan pernikahan nickson dan bernice dan besok adalah hari pernikahan mereka.


Pernikahan sudah dipersiapkan selama setengah bulan dan semua orang tidak sabar menunggunya.


Keluarga Ye adalah keluarga militer, tuan Ye sudah berumur 85 tahun dan ketika muda membuat banyak prestasi di militer dan sekarang di gantikan oleh nickson yang masih muda dan kuat, ia merupakan pondasi militer negara.


Pernikahan ini sederhana dan tidak berlebihan, tamu yang di undang hanya 100 orang, mereka adalah tetua militer dan orang-orang politik negara dan disaat bersamaan tuan presiden juga menghadiri acara pernikahan.


Pernikahan di laksanakan di hotel kerajaan, disini adalah tempat rapat anggota legislatif dan disini akan diadakan pernikahan yang luar biasa.


Sebagai pengantin wanita bernice sudah mempersiapkan diri dengan baik, ia sudah menunggu terlalu lama dan bahkan hampir tiga tahun.


Saat ia melihat nickson pada pandangan pertama,ia diam-diam jatuh cinta padanya, waktu itu nickson sedang bermain basket dengan kakaknya, ia merasa pria itu benar-benar tampan,tinggi, besar dan menarik perhatiannya.


Tapi karena waktu kecil ia suka menangis, maka setelah berkenalan dengannya, ia di beri nama hantu cengeng, pada saat itu nickson akan menggodanya sampai menangis, bukan karena tidak mencintainya, melainkan sang pria memperhatikannya dan menyukainya.


Jadi bernice begitu takut bertemu dengannya dan akan bersembunyi jika melihatnya, Bernice dan orang tuanya pindah keluar negeri selama tiga tahun,saat mereka bertemu kembali cinta yang terpendam sudah berubah menjadi saling ketertarikan.


Takdir telah mempertemukan mereka kembali, bernice mencintainya dan nickson juga mencintainya.


Perjalanan itu memiliki kebahagiaan dan kesedihan,tapi, tidak ada kesalahpahaman dan akhirnya mereka berdua bersama untuk saling mencintai.


Dan hasil buah cinta mereka yang pertama sudah berumur 1 tahun lebih dan sekarang di perutnya mengandung anak kedua. Yang lebih membahagiakan akan segera menjadi istrinya.