
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Pagi hari
Daniel pukul tujuh sudah sampai ke kantor, dan sekitar pukul delapan menyuruh thomas untuk menjemput yuna."Tolong bawa yuna kemari, aku akan mengobrol dengannya"
"Oke, aku akan menyuruh seseorang untuk menjemputnya"
Yuna sangat semangat pagi ini, dan keluarga yang menantikan acara pertunangan putrinya nanti malam, meskipun tidak di buka untuk umum, mereka tidak banyak komentar.
Yuna merasa semangat mendapatkan telepon dari thomas."Halo thomas"
"Nona yang, tuan presiden mengatakan ingin berbicara dengan anda, sopir sedang menuju kediaman yang, silahkan anda bersiap dulu"
"Baik, aku tunggu di rumah"
Yuna menarik nafas dalam-dalam,apa yang ingin di katakan oleh daniel? apakah tentang upacara pertunangan malam ini?
Setengah jam kemudian mobil istana presiden parkir di kediaman yang, yuna langsung masuk ke mobil dan sepanjang perjalanan menebak-nebak apa yang ingin dikatakan oleh daniel, tentu saja, tebakannya kearah yang positif.
Sampai di istana thomas menyambut yuna dan menyuruhnya untuk menunggu di ruang istirahat,saat ini daniel sedang rapat dengan anggota parlemen.
Selesai rapat daniel merapikan jasnya dan berjalan ke ruang istirahat yuna.
Yuna tersenyum melihat daniel masuk ke ruangan."Daniel, kamu sudah selesai"
Daniel mengulurkan tangan dan mengunci pintu, yuna menjadi gugup melihat daniel mengunci pintu, apakah sang pria akan berbuat sesuatu padanya?
Kalau tidak, mengapa dia mengunci pintu?
"Yuna, ada yang ingin aku katakan padamu"
Yuna malu-malu meremas tangannya."Daniel, apa yang ingin kamu katakan?"
Daniel berkata dengan perasaan bersalah."Aku ingin memundurkan acara pernikahan ,kita bertunangan saja dulu"
"Memundurkan? memundurkan sampai akhir tahun atau?"
"Yuna, seharusnya kamu sudah tahu bahwa pada awalnya bukan karena cinta, jika kamu ingin membatalkan acara pernikahan ini, aku pasti akan mengganti rugi dan aku akan menanggung semua konsekuensinya"
"Tidak,daniel,aku tahu kamu tidak mencintaiku, tapi aku bersedia menjadi istrimu"
"Ini tidak adil untukmu"
"Aku bersedia menanggung cinta yang tidak adil ini,bahkan jika kamu mencintai gadis lain"
"Apakah kamu tahu ada wanita lain di hatiku?"
"Itu adalah gadis bernama cherly adalah orang yang tidak pernah kamu lupakan, iya kan?"
"Kamu... Bagaimana kamu tahu?" daniel sedikit terkejut, ternyata yuna bisa melihat isi hatinya.
Yuna langsung merasa terjatuh."Apakah kamu benar-benar mencintainya?bisakah kamu memberitahuku,apa yang terjadi di antara kalian berdua?"
"Apakah kamu beneran ingin tahu?"
"Aku ingin tahu mengapa gadis itu kamu cintai, aku sangat iri padanya"
Dalam hati daniel untuk yuna,walaupun tidak ada cinta, masih ada belas kasihan.
"Dia dulu menyelamatkanku dengan nyawanya" daniel memutuskan untuk memberitahukannya.
Yuna langsung teringat dengan ucapan clarissa, bahwa di tubuh cherly ada bekas tembakan.
"Dia pernah melindungimu dari tembakan?"
"Maaf,aku bertanya pada clarissa tentang gadis ini, dia memberitahu ada bekas luka tembakan di tubuhnya"
"Tidak" daniel menggelengkan kepala."Itu adalah peluru yang aku tembakan padanya"
"Apa?" yuna merasa tidak percaya."Kamu yang menembaknya?"
"Dia membunuh pembunuh yang ingin menyerangku dan aku menembakkan peluru ke arahnya.Pada saat itu dia sekarat dan hampir kehilangan nyawanya,akhirnya dia memutuskan melompat ke sungai,kupikir dia sudah meninggal,Tetapi saat mengumumkan pertunangan denganmu dia muncul dan sekarang hilang ingatan"
"Apakah dia beneran hilang ingatan?"
"Ya, dia melupakan kejadian di antara kami berdua"
Wajah yuna sedikit pucat, ternyata daniel berhutang nyawa pada gadis itu, berhutang perasaaan dan berhutang kehidupan bersama dengannya.
Saat pertama kali bertemu dengan daniel mengira dia tidak pernah ada cinta, ternyata cintanya sudah untuk gadis yang telah menyelamatkannya.
Ini adalah rencana tuhan, gadis itu kembali saat hari pertama mengumumkan pertunangan.
"Kalau begitu, kamu ingin membatalkan acara pernikahan dan menikah dengannya?" mata yuna sudah memerah.
Daniel menggelengkan kepalanya."Yuna, aku memberitahumu hal ini, aku harap kamu memilih kebahagiaanmu sendiri,aku tidak bisa memberikan kebahagiaan yang kamu inginkan"
"Tapi, aku tidak pernah jatuh cinta pada pria manapun selain kamu, aku hanya mencintaimu daniel, aku bersedia menjadi istrimu,aku juga tidak keberatan cintamu hanya untuk gadis itu"
"Oke, aku akan menghormati janjiku dan bertunangan denganmu,masalah pernikahan akan minta waktu untuk mengatur"
Yuna melihatnya seperti sedang bernegoisasi, dia tidak membicarakan tentang pernikahan, ini hanya tentang pemerintahan dan tidak ada kebahagiaan untuknya sama sekali.
Sama seperti pada awalnya, dia hanya membutuhkan seorang istri yang berada tepat di sebelahnya.
Pria ini memenuhi janjinya dan melepaskan wanita yang dicintainya.
Hubungan ini mengikat tiga orang, daniel dan yuna, dan gadis yang kehilangan ingatannya.
Yuna telah berpikir untuk menarik dirinya agar mereka bersatu,tapi berita pertunangan sudah muncul di surat kabar,jika dia menarik dirinya, konsekuensi apa yang akan ditanggungnya?
"Aku ada rapat lagi, aku harus pergi dulu" selesai berkata daniel meninggalkan ruangan.
Yuna di belakangnya merasa sangat sedih, ia tiba-tiba merasakan jijik di dadanya, ia menutup mulutnya dan batuk beberapa kali,setelah itu ada cairan darah keluar dari hidungnya.
Ia mengelap hidungnya, mata yuna membuka lebar melihat warna merah di telapak tangannya,ia mengeluarkan cermin kecil dan melihat hidungnya mimisan dan dadanya berdebar kencang.
Kenapa ia mimisan? ada apa ini?
Yuna menyeka darah dengan tisu dan keluar ruangan dengan tergesa-gesa,thomas datang padanya."Nona yuna, apakah kamu sudah mau pulang?aku akan menyuruh orang untuk mengantarmu"
"Iya, siapkan mobil, aku ingin ke pusat kota"
"Baik" thomas menelepon sopir untuk bersiap-siap.
Setelah duduk di mobil yuna merasakan sakit di jantungnya dan nafasnya sedikit terganggu.
"Tolong, lebih cepat sedikit"
"Oke,nona yang" sopir menambah kecepatan.
Ketika yuna berada di universitas sahabat baiknya sekarang menjadi dokter rumah di pusat kota,dalam hal ini yuna tidak berani pergi ke rumah sakit kerajaan,ia ingin mengetahui sendiri kondisi fisiknya.Kedatangan yuna juga mengejutkan teman sekelasnya,tetapi karena mereka adalah teman dekat, yuna langsung melakukan pemeriksaan.Ia ingin mengetahui penyebab mimisan,temannya bernama eva berkata untuk tidak usah gugup.
Yuna mimisan lagi,eva langsung mengambil tisu dan memberikan padanya."Kamu mimisan lagi"
"Eva, apa yang salah dengan tubuhku? mengapa aku mimisan lagi?"
"Apakah kamu berada di bawah tekanan akhir-akhir ini?"
"Lumanyan, aku ada masalah Baru-baru ini"
"Jangan khawatir,aku akan melakukan pemeriksaan yang lebih detail,kita periksa dulu darahnya" eva memanggil asistennya untuk membawa jarum, jari yuna di tusuk jarum untuk mengambil sempel darahnya.Namun darah terus keluar dan eva menggunakan obat-obatan untuk menghentikan pendarahan.